Selasa, 25 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Jam Sekolah Palembang Diundur Jadi 08.00 WIB, Siswa Tetap Masuk tapi Aktivitas Ini Mulai Dipangkas

Jam Sekolah Palembang Diundur Jadi 08.00 WIB, Siswa Tetap Masuk tapi Aktivitas Ini Mulai Dipangkas

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 2 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemerintah Kota Palembang mengubah jam masuk sekolah menjadi pukul 08.00 WIB sebagai langkah antisipasi memburuknya kualitas udara. Meski waktu masuk digeser, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung secara tatap muka hingga jam pulang seperti biasa, sekitar pukul 15.30 WIB.

Kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP. Pemkot Palembang juga meminta sekolah memperketat perlindungan terhadap siswa selama kondisi udara belum membaik.

Salah satu perubahan yang langsung terasa adalah penghentian sementara kegiatan ekstrakurikuler. Anak-anak juga diwajibkan menggunakan masker ketika berada di luar ruangan.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan keputusan itu diambil setelah pihaknya menggelar rapat bersama sejumlah stakeholder terkait.

Menurutnya, perlindungan terhadap anak sekolah menjadi salah satu perhatian utama pemerintah kota di tengah kondisi udara yang perlu diantisipasi.

“Kita mewajibkan anak-anak SD, SMP, TK, dan PAUD untuk memakai masker saat di luar, serta kegiatan ekstrakurikuler ditiadakan sementara,” ujar Ratu Dewa seusai salat Istisqa di Griya Agung, Palembang, Selasa (25/8/2026).

Selain mengatur aktivitas siswa, Pemkot Palembang juga mulai memperluas distribusi masker.

Masker akan disalurkan ke sekolah-sekolah dan masyarakat sebagai bagian dari langkah pencegahan dampak kualitas udara terhadap kesehatan.

Pemkot juga tengah mengkaji pemberian tambahan asupan gizi dan multivitamin bagi anak-anak. Langkah tersebut disiapkan sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Kesehatan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh anak selama kondisi udara menjadi perhatian.

Perlindungan kesehatan tidak hanya diarahkan ke lingkungan sekolah. Pemkot Palembang telah meminta seluruh Puskesmas menyiapkan posko selama 24 jam untuk mengantisipasi peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA.

Selain itu, ancaman kebakaran lahan juga menjadi perhatian pemerintah. Posko akan disiapkan di tingkat kecamatan dan kelurahan, terutama pada tiga wilayah yang dinilai memiliki tingkat kerawanan paling tinggi.

Untuk mempercepat penanganan jika kebakaran terjadi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Palembang mengubah pola penempatan armadanya.

Kendaraan pemadam tidak hanya bersiaga di kantor pusat, tetapi juga ditempatkan di sejumlah titik yang dianggap rawan, termasuk kantor camat.

Strategi tersebut ditujukan untuk memangkas waktu tanggap petugas menjadi sekitar 5 hingga 10 menit ketika laporan kebakaran masuk.

Dengan demikian, langkah Pemkot Palembang saat ini tidak hanya menyasar aktivitas sekolah, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan kesehatan dan penanganan kebakaran di tengah kondisi lingkungan yang perlu diwaspadai. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • alex noerdin Pelantikan Panwaslu se-Sumsel

    Alex Noerdin: Agenda Besar Sumsel 2018 Harus Berjalan Sukses

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin berpesan kepada seluruh panitia pengawas pemilihan Kabupaten/Kota se-Sumsel agar dapat melaksanakan tugas mengawal pelaksanaan pemilihan umum 2018 mendatang dengan baik dan tegas.

  • Perlu Audit Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit, Alasannya ?

    Perlu Audit Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit, Alasannya ?

    • calendar_month Selasa, 5 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 793
    • 0Komentar

    SEPANJANG Covid -19 mewabah di Sumsel, ada sekitar 14 tenaga kesehatan [nakes] yang meninggal dunia saat menangani Covid-19. 14 nakes yang meninggal karena COVID-19 itu rinciannya adalah 4 dokter, 4 bidan, 5 perawat, dan 1 nakes lainnya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nuraini, Selasa (5/1/2021). Lesty menambahkan, jumlah tersebut tidak bisa dikatakan banyak atau […]

  • Pulihkan Lahan Terbakar, Tanam Bibit Pohon di Area Konsesi PT GAL

    Pulihkan Lahan Terbakar, Tanam Bibit Pohon di Area Konsesi PT GAL

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 917
    • 0Komentar

    KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Musi Banyuasin di tahun 2021 ini bisa diminimalisir dengan baik. Tentu, upaya tersebut tidak bisa dipisahkan dari peran berbagai pihak termasuk diantaranya pihak perusahaan. Misalnya saja yang dilakukan PT Global Alam Lestari (GAL) yang berada di Desa Muara Merang Kecamatan Bayung Lencir yang telah melakukan rehabilitasi lahan gambut. […]

  • bpn kota palembang

    Warga Sumsel Wajib Cek! Mulai Senin Besok, Girik dan Letter C Tak Lagi Jadi Bukti Sah Kepemilikan Tanah

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Bono
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Bagi Anda pemilik lahan dengan dokumen lama seperti Girik, Petok D, atau Letter C, Senin (2/2/2026) besok menjadi tanggal yang sangat krusial. Pasalnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021, berbagai dokumen tanah adat tersebut resmi dinyatakan tidak berlaku lagi sebagai alat bukti kepemilikan. Pemerintah memberikan tenggat waktu lima tahun sejak aturan tersebut terbit, […]

  • Sumsel Kirim Tim Jemput Bantuan Rapid Tes

    Sumsel Kirim Tim Jemput Bantuan Rapid Tes

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 886
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Priyo Widyanto dan Sekda Sumsel H. Nasrun Umar mengikuti Rapat Koordinasi Operasi Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 melalui video conference dari Command Centre Kantor Gubernur Sumsel, Sabtu (2/5/2020). Rapat itu sendiri dipimpin langsung oleh Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan […]

  • Pilkades Elektronik, Tidak Celup Tinta Berarti Tidak Nyoblos, Sementara Baru 1000 Desa

    Pilkades Elektronik, Tidak Celup Tinta Berarti Tidak Nyoblos, Sementara Baru 1000 Desa

    • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.357
    • 0Komentar

    PT INTI (Persero) lagi gencar menggenjot implementasi pemilihan kepala desa (pilkades) secara elektronik di berbagai daerah di Indonesia. Hingga saat ini, tercatat 1000 desa yang tersebar di 23 kabupaten dan 11 provinsi telah mengimplementasikan pilkades dengan sistem elektronik. “Pemilihan umum berbasis elektronik atau e-Voting ini merupakan sebuah terobosan untuk mendukung implementasi e-Government, dan manfaatnya telah […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Frequently Bought Together WooCommerce Freshdesk WooCommerce Frontend Manager AFFILIATE WooCommerce Frontend Manager ANALYTICS WooCommerce Frontend Manager DELIVERY WooCommerce Frontend Manager PRODUCT HUB WooCommerce Frontend Manager Ultimate (WCFM) WooCommerce Frontend Manager GROUP & STAFF WooCommerce Geniki Courier Voucher & Label WooCommerce Germanized Pro by Vendidero