Kamis, 10 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Cerita dari 229 Desa yang Tak Suka Basa-basi

Cerita dari 229 Desa yang Tak Suka Basa-basi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • visibility 769
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau membangun ekonomi rakyat diibaratkan menanam singkong, maka Muba sudah punya ladang, cangkul, pupuk, bahkan panennya pun tinggal nunggu waktu. Sementara daerah lain masih sibuk debat kusir soal jenis bibit dan posisi matahari, Muba sudah naik ke traktor dan tancap gas membentuk Koperasi Merah Putih di seluruh penjuru desa dan kelurahan.

Sungguh ini bukan sekadar berita seremonial. Ini lompatan semangat, ibarat emak-emak pasar yang tiba-tiba menguasai saham gabungan karena gabung koperasi simpan pinjam. Kabupaten Musi Banyuasin menunjukkan bahwa koperasi bukan lagi sekadar papan nama di pos ronda, tapi mesin ekonomi yang bisa mendobrak pintu-pintu ketimpangan sosial.

Dalam acara peluncuran dan dialog percepatan musyawarah desa/kelurahan di PSCC Palembang, yang dihadiri langsung oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Gubernur Sumsel H. Herman Deru, kita seolah melihat panggung kolosal reformasi ekonomi rakyat. Dan Muba? Dia sudah duluan buka tirai dan main orkestra.

Kalau Jepang punya sistem keiretsu kerja sama antar perusahaan dan bank untuk memperkuat ekonomi nasional,maka kita punya Koperasi Merah Putih. Bedanya, yang satu pakai jas dan grafik saham, yang satu lagi pakai sarung dan buku kas harian, tapi semangatnya sama memberdayakan dari bawah, dari rakyat.

Bupati Muba, H. M. Toha, tak main-main. Dari 242 desa dan kelurahan di wilayahnya, semuanya, yes, semuanya! sudah punya koperasi. Bayangkan, 229 koperasi di desa dan 13 di kelurahan. Kalau ini lomba 17-an, Muba sudah berdiri di podium juara sambil kibarkan bendera, sementara daerah lain baru bangun tidur dan gosok gigi.

“Kalau mau minum air, ya harus punya ember dulu,” begitu kira-kira logika Menko Zulkifli Hasan soal koperasi yang mesti dibentuk dulu sebelum dapat pinjaman negara. Dan logika ini benar. Mana bisa kita kasih motor ke orang yang belum punya garasi? Ujung-ujungnya nabrak warung tetangga.

Pepatah lama bilang, “Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.” Tapi kalau seluruh desa dan kelurahan sudah serentak bikin koperasi, ini bukan sedikit-sedikit lagi—ini sudah gotong royong massal bikin gunung ekonomi lokal. Tinggal pastikan gunungnya tak longsor oleh ulah segelintir yang doyan main sabun licin.

Sebagai contoh, lihat India dengan sistem koperasi susunya Amul yang berhasil menjadikan peternak sapi kecil sebagai penyumbang besar bagi ekonomi nasional. Atau Finlandia, dengan koperasi konsumen seperti S-Group yang dikelola rakyat tapi punya daya saing seperti jaringan supermarket internasional. Artinya, koperasi bukan barang antik di museum, tapi kendaraan masa depan kalau dijalankan dengan integritas dan inovasi.

Tentu tak cukup berhenti pada pembentukan. Jangan sampai koperasi hanya jadi tempat fotokopi proposal dan jadi ajang arisan politik. Koperasi harus benar-benar bekerja beli gabah petani dengan harga wajar, bantu nelayan dapat solar subsidi, bantu ibu-ibu bikin produk UMKM yang bisa nangkring di rak minimarket.

Tugas selanjutnya adalah menjaga koperasi-koperasi ini tetap hidup dan sehat. Jangan sampai koperasinya tinggal papan nama dan ketua yang sibuk ke seminar, tapi anggotanya bingung bayar iuran. Ibarat warung kopi, jangan cuma papan tulisnya penuh slogan tapi kopi tubruknya gak pernah ada.

Dalam situasi nasional yang penuh tantangan, strategi Koperasi Merah Putih ini adalah langkah cerdas, berani, dan tepat waktu. Muba membuktikan bahwa ketika niat baik dipadu dengan kerja nyata, perubahan bukan cuma wacana. Ini bukan sulap, tapi juga bukan sihir. Ini kerja keras, kerja cerdas, dan kerja bareng-bareng.

Akhir kata, dalam dunia koperasi yang baru ini, mari kita ganti pepatah lama “Bersatu kita teguh, bercerai kita jualan di marketplace tanpa rating.” Koperasi adalah cara lama yang harus dijalankan dengan semangat baru dan Muba, tampaknya, sudah lebih dulu menyalakan mesinnya.

Kalau daerah lain masih sibuk debat soal siapa yang duluan rapat desa, Muba sudah selesai rapat, bikin koperasi, dan mulai dagang. Dan kita? Mari belajar dari mereka, atau setidaknya, jangan menghalangi jalannya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Benar, Pejuang Turki Tiba di Palestina, Ini Yang Sebenarnya

    Tidak Benar, Pejuang Turki Tiba di Palestina, Ini Yang Sebenarnya

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 701
    • 0Komentar

    BEREDAR sebuah video pada platform Facebook yang mengklaim bahwa pejuang Turki telah tiba di Palestina. Video tersebut memperlihatkan sejumlah kendaraan yang sedang konvoi taktis berbendera Turki. Terlihat juga sejumlah warga memadati jalanan yang dilalui konvoi kendaraan taktis tersebut. Dikutip dari Liputan6.com, video yang mengklaim pejuang Turki telah tiba di Palestina adalah salah. Faktanya, video tersebut […]

  • Selama Pertemuan G20, Polda Pastikan Tidak Ada Penutupan Jalan

    Selama Pertemuan G20, Polda Pastikan Tidak Ada Penutupan Jalan

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 696
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa tidak ada penutupan jalan selama berlangsungnya dua pertemuan G20 Finance Meeting 2022 di Jakarta yang berlangsung pada 15-18 Februari 2022 dan 1st FMCBG (Finance Minister Central Bank Governor). “Kami tidak melakukan penutupan jalur mengingat akomodasi dan lokasi acara berdekatan ,” jelas Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya […]

  • Rekap Suara di TPS, Calon Kadis Tidak Perlu Convoi

    Rekap Suara di TPS, Calon Kadis Tidak Perlu Convoi

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.364
    • 0Komentar

    KABID Humas Polda Banten AKBP Pol. Shinto Bina Gunawan Silitonga, S.I.K., M.Si., mengimbau kepada seluruh calon Kepala Desa agar tidak konvoi pasca rekap suara di TPS guna mencegah kerumunan dan menghindari pandemi Covid. Kabid Humas juga mengajak kepada calon Kepala Desa agar mendukung hasil petusan oleh panitia pelaksana. “Hampir semua TPS sudah selesai lakukan rekaputulasi […]

  • Tetap Maksimalkan Pencegahan COVID-19

    Tetap Maksimalkan Pencegahan COVID-19

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 813
    • 0Komentar

    PENANGANAN dan pencegahan wabah COVID-19 di Kabupaten Musi Banyuasin terus dimaksimalkan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama Gugus Tugas Penanganan COVID-19 dibawah komando Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA. Meski penanganan dan pencegahan wabah COVID-19 terus dilakukan, namun Pemkab Muba juga tetap memaksimalkan pelayanan publik dan roda pemerintahan. Dalam kesempatan Rakor bersama […]

  • Bitget Tancap Gas dengan Sponsorship Porsche Cup Brasil Bersama Flávio Sampaio

    Bitget Tancap Gas dengan Sponsorship Porsche Cup Brasil Bersama Flávio Sampaio

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.534
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, VICTORIA, Seychelles, 26 Maret 2025 (GLOBE NEWSWIRE) – Bitget, bursa kripto global terkemuka, semakin mempercepat kiprahnya di dunia motorsport dengan menjadi sponsor resmi Flávio Sampaio dalam ajang Porsche Cup Brasil 2025. Kemitraan ini dimulai pada balapan pembuka musim di April 2025 dan menandai persimpangan antara revolusi keuangan digital dan dunia balap yang penuh adrenalin. […]

  • Ini Tanggapan Daerah Terkait Rencana Evaluasi Pemilihan Kepala Daerah Oleh Mendagri

    Ini Tanggapan Daerah Terkait Rencana Evaluasi Pemilihan Kepala Daerah Oleh Mendagri

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.305
    • 0Komentar

    WACANA Menteri Dalam Negeri [Mendagri] Tito Karnivian yang berencana mengevaluasi sistem pemilihan umum secara langsung mendapat tanggapan dari berbagai pihak di daerah. “Evaluasi saha sajam tapi pemilihan kepada daerah melalu mekanisme DPRD perlu kajian dan tidak diberlakukan sama,”Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPW PKS Sumsel Mgs Saiful Padli, kemarin. Dia menilai sebaiknya, untuk […]

expand_less
WordPress Archive sPlayer – Sticky Audio Player With Playlist Splendid – Drone Photography Elementor Template Kit Splendour – Jewelry & Watches WordPress Theme Splent | Responsive Multi-Purpose WordPress Theme Split : WordPress CV/Vcard Template Spock – Medical Doctor Dentist & Beauty WordPress Theme Sport Club – A WordPress Theme For Your Small, Local Team Sportbikes – Sports and Fitness Store WooCommerce WordPress Theme SPORTIX – WordPress SportsPress Theme for Sport Clubs Sports & Life – Gym and Fitness WordPress Theme