Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Model Bisnis Berbasis Sawit Di Muba

Model Bisnis Berbasis Sawit Di Muba

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2020
  • visibility 1.047
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTRIAN Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia dan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia pada 6 Februari 2020 yang lalu telah menetapkan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibawah komando Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex  Noerdin Lic Econ MBA terpilih sebagai Pilot Project Super Prioritas Pengembangan Bahan Bakar Nabati (BBN), Dodi Reza terus menggenjot realisasi pengolahan BBN berbasis sawit di Bumi Serasan Sekate.

Hal ini pula dilakukan sebagaimana komitmen Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengimplementasikan pembangunan hijau berkelanjutan. Ini diketahui setelah Inisiator Program Peremajaan Kelapa Sawit atau Replanting tersebut memimpin  Rapat Pembahasan Design Bisnis Pengembangan Bahan Bakar Nabati Berbasis Sawit (BBN) bersama pihak Institut Teknologi Bandung (ITB) Melalui Video Conference, Kamis (17/9/2020).

“Program ini akan terus jalan, tepat sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Kita berusaha dan berdoa untuk program ini menghadirkan model bisnis industri yang berbasis sawit rakyat,” tegas Dodi Reza.

Dikatakan, keinginan untuk merampungkan Kabupaten Muba sebagai percontohan bagi daerah lain dan produksi CPO demetgum IVO nantinya ditargetkan pada Oktober. “Goal dari realisasi ini yakni dapat mendekatkan akses petani ke pasar internasional, tidak lagi petani kita sekedar menjual CPO, tetapi karena potensi yang meningkat kita dorong dan kita punya potensi kebunnya, bisa bekerjasama agar bisa transaksi langsung,” bebernya.

Dodi menerangkan, pada pertemuan kali ini kami Pemkab Muba ingin memastikan bahwa apa yang dikatakan pihak BPDPKS, Muba sebagai pilot project pengembangan BBN dengan penggunaan katalis merah putih sangat cocok ataupun sangat sesuai untuk dilakukan di Muba.

“Bisa dilihat dari profil sawit yang dimiliki Muba, saya ingin menjamin ketersediaan bahan baku  sampai pasar. Saya yakin ini, sebelum Muba ditetapkan sebagai pilot project, sudah dianalisa pemerintah pusat oleh BPDPKS, kalau dilihat dari luas perkebunan sawit, tentu sangat menjamin ketersediaan bahan baku. Akan sangat sesuai dengan apa yang di amatkan presiden, yang mana pengembangan IVO harus melibatkan dan merangkul petani,” tambahnya.

Sebagai jaminan dari Pemkab Muba mengenai ketersediaan bahan baku, lanjut Dodi, sangat penting, karena ketersedian bahan baku adalah prasarat utama desain pengembangan bisnis ini, dan didapat dari sawit petani rakyat yang diremajakan oleh pemerintah melalui BPDPKS. “Tentu disini membuat masyarakat dan pemerintah sama-sama bahagia,” bebernya.

Selain memberdayakan petani, lanjutnya, Pemkab Muba optimalkan juga produksi dengan membangun pabrik kelapa sawit sendiri, dengan luasan yang sangatlah baik dan cocok. “Bertahap kita bangun 2 sampai 3 pabrik, sehingga bisa mensuplay IVO. Kami juga akan ada standalone gasoline dan hemat biaya sehingga bisa mengurangi biaya cost produksi,” ulasnya.

Tim Institut Teknologi Bandung, Prof Subagjo menyebutkan, untuk rencana Pengembangan Bahan Bakar Nabati (BBN) Berbasis Sawit di tetapkan di Muba memang wajar, Kondisi baik dari dukungan pemerintah, kondisi perkebunan sawitnya, serta masyarakatnya memang spesial luar biasa.

“Aktifitas dukungan pemdanya yang tinggi membuat rencana ini makin dipermudah, ini juga menjadi alasan kuat mengapa Muba dipilih sebagai daerah pilot project.” tandasnya.

Plt Direktur Kemitraan BPDPKS, Muhammad Ferian mengungkapkan bahwa Kabupaten Muba memang sudah sewajarnya menjadi percontohan bagi daerah lain. Daerah yang sudah tepat, baik dari hulu ke hilir begitu juga ketersedian bahan baku di Kabupaten Muba sudah siap dan ada.

“Intinya, Muba sebagai tempat percontohan untuk pengolahan BBN berbasis sawit, bisa diduplikasi bagi daerah lain juga. Terkait dengan akan membangun pabrik kelapa sawit di Muba, kami dari BPDPKS siap membantu penyediaan alat bagi petani, Oktober nanti pemindahan unit demetgum ke Kabupaten Muba akan dilaksanakan, sehingga operasional IVO dapat segera direalisasikan,”pungkasnya.[***]

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bybit Rayakan Hari Jadi MIBR ke-20 dengan Koleksi NFT ‘Phygital’ Eksklusif

    Bybit Rayakan Hari Jadi MIBR ke-20 dengan Koleksi NFT ‘Phygital’ Eksklusif

    • calendar_month Minggu, 22 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6.280
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, DUBAI, UNITED ARAB EMIRATES – Media OutReach –  Bybit, bursa kripto ketiga yang paling banyak dikunjungi di dunia, dengan bangga mendukung mitra Made in Brazil (MIBR) dalam meluncurkan serangkaian NFT untuk merayakan ulang tahun ke-20 tim esports tersebut. Disebut NFT fisik karena terkait dengan pakaian di kehidupan nyata.   Bybit secara eksklusif akan […]

  • 2 Gajah Sumatera Menyeberangi Laut ke Kalimantan, Ada Apa dengan Deo dan Sinta?

    2 Gajah Sumatera Menyeberangi Laut ke Kalimantan, Ada Apa dengan Deo dan Sinta?

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Perjalanan panjang sedang ditempuh dua gajah Sumatera, Deo dan Sinta, menuju rumah baru mereka di Kalimantan Timur. Bukan hanya perjalanan darat, keduanya harus menyeberangi laut dari Jawa Timur menuju Kalimantan Tengah sebelum melanjutkan perjalanan ke Tabang Zoo, Kutai Kartanegara. Proses pemindahan ini dilakukan dengan pengawalan khusus untuk memastikan kondisi kesehatan, kenyamanan, dan kesejahteraan […]

  • Titik Api di Sumsel Meningkat, BMKG : Pertengahan September Belum Berpotensi Hujan, Waspada Karhutla dan Kesehatan

    Titik Api di Sumsel Meningkat, BMKG : Pertengahan September Belum Berpotensi Hujan, Waspada Karhutla dan Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.296
    • 0Komentar

    TITIK Api [hotspot] di Sumatera Selatan mengalami peningkatan seiring dengan musim kemarau yang hingga kini masih berlangsung. Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polri, yang dipaparkan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan update penanganan Karhutla di Mabes Polri, Jakarta, dilaporkan Rmol, kemarin. Sumsel ungkapnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari 40 menjadi 143. […]

  • IKPM Yogyakarta Bertemu PJ Bupati, Ini yang Dibahas

    IKPM Yogyakarta Bertemu PJ Bupati, Ini yang Dibahas

    • calendar_month Kamis, 27 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 718
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Penjabat (Pj) Bupati Muba H Apriyadi Sambut Mahasiswa Perantauan di Bumi Serasan Sekate. Pengurus Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Musi Banyuasin yang ada di Yogyakarta silahturahmi bersama dengan Pj Bupati Muba, Rabu (26/4/2023).   Dikatakan, Ketua IKPM Muba Yogyakarta Adi Nugroho, dirinya bersama dengan teman-teman mahasiswa yang sedang mencari ilmu di Yogyakarta mengucapkan […]

  • IKN di Kaltim, Tidak Ganggu Sebaran Orang Utan

    IKN di Kaltim, Tidak Ganggu Sebaran Orang Utan

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 714
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mamastikan, wilayah pusat Ibu Kota Negara (IKN) bukan merupakan daerah sebaran alami Orang Utan Kalimantan (Pongo Pygmaeus Morio) karena itu sudah dipikirkan. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK, Wiratno, menegaskan IKN berada di bekas kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI), yang bukan merupakan hutan primer lagi […]

  • Dulu Nabrak Jembatan, Sekarang Nabrak Deadline: 21 November Jadi Hari Penentuan

    Dulu Nabrak Jembatan, Sekarang Nabrak Deadline: 21 November Jadi Hari Penentuan

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.165
    • 0Komentar

    KALAU kata orang kampung, “sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui”, tapi kalau di Sungai Lalan, sekali dayung malah jembatan yang terlampaui… alias ditabrak! Masih ingat kasus robohnya Jembatan P6 Lalan di Musi Banyuasin, Agustus tahun lalu? Nah, jembatan malang itu ditabrak kapal, bikin warga Lalan harus muter jauh-jauh kayak peserta Amazing Race cuma buat nyebrang. […]

expand_less
WordPress Archive Taqyeem – Predefined Criteria Addon Taqyeem – WordPress Review Plugin Taranto – WordPress Portfolio for Creatives Target – Business WordPress Theme Task Registration for WordPress Taskbot – A Freelancer Marketplace WordPress Plugin TASKLY – Project Management Tool Tastyc – Cafe Restaurant Theme Tattoo Studio – Responsive WordPress Theme TattooPress - A Wordpress Theme for Ink Artists