Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Titik Api di Sumsel Meningkat, BMKG : Pertengahan September Belum Berpotensi Hujan, Waspada Karhutla dan Kesehatan

Titik Api di Sumsel Meningkat, BMKG : Pertengahan September Belum Berpotensi Hujan, Waspada Karhutla dan Kesehatan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
  • visibility 1.300
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TITIK Api [hotspot] di Sumatera Selatan mengalami peningkatan seiring dengan musim kemarau yang hingga kini masih berlangsung. Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polri, yang dipaparkan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan update penanganan Karhutla di Mabes Polri, Jakarta, dilaporkan Rmol, kemarin.

Sumsel ungkapnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari 40 menjadi 143. Lalu untuk luas lahan yang mengalami Karhutla di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan mencapai kurang lebih 7.06 ribu hektare, dengan jumlah tersangka sebanyak 18 perorangan untuk korporasi tidak ada.

Untuk total keseluruhan wilayah yakni sembilan Polda yakni Riau, Aceh, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur telah menetapkan 175 orang tersangka dengan empat tersangka perusahaan alias korporasi.

Dari 175 orang tersangka, 101 berkas telah naik statusnya menjadi penyidikan, 16 berkas sudah pelimpahan tahap satu, dua berkas tersangka sudah tahap P.19 serta 21 berkas sudah pelimpahan tahap dua tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Agung.

Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyebutkan sepanjang 2019 mencatat sudah ada 2.591 hektare lahan di sejumlah wilayah  yang terbakar,  dan semua itu berdampak terhadap kualitas udara di Palembang.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel Ansori mengatakan, sejak awal tahun sampai September ini lebih dari dua ribu hektare lahan terbakar yang diakibatkan sulitnya akses menuju lokasi. Bahkan beberapa titik, upaya pemadaman hanya mengandalkan water bombing.

Kebakaran lahan di Sumsel ini cukup tersebar dan yang lahan yang paling luas terbakar berada di Kabupaten Muba dengan luas sekitar 1.000 hektar. Serta sejauh ini sudah enam unit helikopter yang diturunkan untuk melakukan water bombing,” ujar Ansori.

Sedangkan berdasarkan catatan data Lembaga Antariksa dan Penerbangan (Lapan), Ansori menuturkan, titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah wilayah dalam Provinsi Sumsel, 2.998 titik. Bahkan 1.123 titik diantaranya muncul sejak September.

Tren peningkatan jumlah titik api diprediksi akan terus bertambah seiring puncak musim kemarau yang masih berlangsung hingga Oktober. Sebaran titik panas terbanyak berada di Kabupaten Muba dengan jumlah mencapai 889 titik,” paparnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), beberapa hari terakhir kepulan asap mendominasi cuaca di Kota Palembang dan mengakibatkan kualitas udara tak lagi sehat.

 

Kualitas udara

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Bambang Benny Setiajidi mengatakan, asap yang beredar mengandung partikel-partikel kering menyebabkan jarak pandang berkisar antara 1.000-8.000 meter dengan jarak pandang terendah terjadi pada pukul 06.00 WIB. “Selain mengganggu jarak pandang, asap juga akan terasa berbau, perih di mata dan menyebabkan sesak pada pernafasan,” ujar Benny.

Hal itu, dirinya melanjutkam, dikarenakan angin dari arah Tenggara berikut titik-titik panas dengan tingkat kepercayaan >80 persen yang berkontribusi asap di Palembang dan sekitarnya, yakni Air Sugihan, Pampangan, Banyuasin I, Tulung Selapan, Pedamaran, Cengal dan Pematang Panggang.

Kondisi ini menyebabkan data pada pukul 10.00 pagi tadi dalam kategori ‘Tidak Sehat’ dengan rentang 180-187 µgram/m3 dan diprakirakan kondisi asap ini akan terus berlangsung di wilayah Palembang dan sekitarnya hingga titik-titik panas hilang.

Sedangkan berdasarkan model prakiraan cuaca BMKG dengan rentang prakiraan pada 9-16 September belum ada potensi hujan di wilayah Sumsel. Ia mengatakan BMKG berulang kali mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembakaran dan tetap membuang sampah pada tempatnya.

Sebelumnya Kebakaran hutan terjadi kemarin di daerah Kalidoni tepat di Perum Pesona Harapan, namun api tidak sempat menyebar karena tim damkar dari Pemkot Palembang dan Pusri siap siaga. Selain itu terjadi juga kebakaran hutan di Desa Teluk Tenggulang kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan  hampir tiga hari di daerahnya.

Sekda Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan guna mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan dan hutan, Pemkot terus melakukan pemantau hospot di beberapa titik yang rawan terjadi kebakaran, dengan menugaskan Camat dan Kelurahan dan bekerja sama dengan aparat setempat, seperti Babinsa dan kepolisian Sekta setempat

“Saya juga sudah meminta Kasatpol PP Kota Palembang membentuk tim khusus pemantau kebakaran di Wilayah Palembang, bahkan sudah mensosiliasikan melarang warga jangan membakar lahan atau sampah, karena dapat menyebabkan kebakaran besar, hal itu juga ada sanksi pidananya.[**]

Penulis : berbagai sumber

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemendagri Tunda Pelantikan Pelantikan Adik Gubernur, Anak Wagub & Bibi Wako Hingga Akhir Februari

    Kemendagri Tunda Pelantikan Pelantikan Adik Gubernur, Anak Wagub & Bibi Wako Hingga Akhir Februari

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 745
    • 0Komentar

    KEMENDAGRI menunda pelantikan tiga pasangan hasil pilkada serentak Sumsel 2020 lalu hingga akhir februari dari sebelumnya direncanakan pada 17 Februari 2021. Menariknya ke tiga pasangan yang ditunda bakal dilantik tersebut merupakan saudara dari orang yang berpengaruh di Sumsel. Tiga pasangan kepala daerah Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur terpilih, Lanosim Hamzah yang merupakan adik kandung […]

  • Duh, Hoax Lagi, Ustaz Arifin di Kabarkan Meninggal

    Duh, Hoax Lagi, Ustaz Arifin di Kabarkan Meninggal

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.614
    • 0Komentar

    Jakarta – Ustaz Arifin lagi dan lagi dikabarkan meninggal dunia. Namun lewat sang anak, Alvin, kabar tersebut sudah dibantahnya. Kabar yang beredar adalah hoax. Saat ini sang ustaz masih berada di Penang, Malaysia. Hal tersebut terlihat dalam postingan Instagram miliknya. Ia juga memberitahu bagaimana kondisinya saat ini. “Alhamdulillah abang masih rehat di penang, abang sangat sayang kalian semua […]

  • Dinilai 17 Media Nasional, Dodi Raih Best Communicators 2018 

    Dinilai 17 Media Nasional, Dodi Raih Best Communicators 2018 

    • calendar_month Sabtu, 10 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.642
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEMARANG –  Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin berhasil mewujudkan reputasi positif Kabupaten Musi Banyuasin. Hal ini dibuktikan dengan hasil penilaian oleh sebanyak 17 media cetak mainstream nasional. Adapun ke 17 media cetak nasional tersebut yang diutus PR Indonesia untuk melakukan penilaian dan pengambilan sample pemberitaan untuk Best Communicators 2018 Kategori Bupati yakni […]

  • Ayo, Cari Ide, Ekonomi Kreatif Bisa Diandalkan Sumbang PDB Indonesia

    Ayo, Cari Ide, Ekonomi Kreatif Bisa Diandalkan Sumbang PDB Indonesia

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 961
    • 0Komentar

    Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bekraf pada 2015, sektor ekonomi kreatif berhasil menyerap 15,9 % tenaga kerja dan menyumbang nilai ekspor sebesar USD19,4 miliar.

  • Mau Belajar Ekonomi Kerakyatan? Sekolah Pemikiran Bung Hatta Punya Jawabannya, Simak Yuk!

    Mau Belajar Ekonomi Kerakyatan? Sekolah Pemikiran Bung Hatta Punya Jawabannya, Simak Yuk!

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 887
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau ngomongin pahlawan, kita pasti langsung kepikiran sosok yang turun ke medan perang, bertempur, dan angkat senjata buat kemerdekaan. Tapi, pahlawan itu nggak melulu soal perang fisik, lho. Ada juga pahlawan yang berjuang lewat ide dan pemikiran brilian, membangun sistem yang bisa bikin rakyat berdikari. Nah, salah satu tokoh yang masuk kategori ini […]

  • Wow Kepengurusan KONI Sumsel Gemuk, Bisa Jadi Terbanyak Se-Indonesia

    Wow Kepengurusan KONI Sumsel Gemuk, Bisa Jadi Terbanyak Se-Indonesia

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    KEPENGURUSAN KONI Sumsel periode 2020-2024 sebentar lagi bakal dilantik. Rencananya KONI Sumsel yang dikomandoi H hendri Zainuddin ini bakal dilantik pada 26 Januari mendatang oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen (Purn) Marciano Norman di Hotel Zuri Palembang. Ada yang menarik dari kepengurusan induk olahraga di Sumatera Selatan ini. Hal itu tak lain adalah gemuknya komposisi […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Twilio SMS Notifications WooCommerce Ultimate Reports WooCommerce Unlimited Product Information WooCommerce Update Cart Item Variations WooCommerce Upload Files WooCommerce Upload Files Plugin – Product Page & Order File Upload WooCommerce UPS Shipping Method WooCommerce Upsells and Related Products – Upseller WooCommerce URL Coupons WooCommerce USPS Shipping Method