Selasa, 15 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Titik Api di Sumsel Meningkat, BMKG : Pertengahan September Belum Berpotensi Hujan, Waspada Karhutla dan Kesehatan

Titik Api di Sumsel Meningkat, BMKG : Pertengahan September Belum Berpotensi Hujan, Waspada Karhutla dan Kesehatan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
  • visibility 1.296
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TITIK Api [hotspot] di Sumatera Selatan mengalami peningkatan seiring dengan musim kemarau yang hingga kini masih berlangsung. Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polri, yang dipaparkan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan update penanganan Karhutla di Mabes Polri, Jakarta, dilaporkan Rmol, kemarin.

Sumsel ungkapnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari 40 menjadi 143. Lalu untuk luas lahan yang mengalami Karhutla di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan mencapai kurang lebih 7.06 ribu hektare, dengan jumlah tersangka sebanyak 18 perorangan untuk korporasi tidak ada.

Untuk total keseluruhan wilayah yakni sembilan Polda yakni Riau, Aceh, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur telah menetapkan 175 orang tersangka dengan empat tersangka perusahaan alias korporasi.

Dari 175 orang tersangka, 101 berkas telah naik statusnya menjadi penyidikan, 16 berkas sudah pelimpahan tahap satu, dua berkas tersangka sudah tahap P.19 serta 21 berkas sudah pelimpahan tahap dua tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Agung.

Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyebutkan sepanjang 2019 mencatat sudah ada 2.591 hektare lahan di sejumlah wilayah  yang terbakar,  dan semua itu berdampak terhadap kualitas udara di Palembang.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel Ansori mengatakan, sejak awal tahun sampai September ini lebih dari dua ribu hektare lahan terbakar yang diakibatkan sulitnya akses menuju lokasi. Bahkan beberapa titik, upaya pemadaman hanya mengandalkan water bombing.

Kebakaran lahan di Sumsel ini cukup tersebar dan yang lahan yang paling luas terbakar berada di Kabupaten Muba dengan luas sekitar 1.000 hektar. Serta sejauh ini sudah enam unit helikopter yang diturunkan untuk melakukan water bombing,” ujar Ansori.

Sedangkan berdasarkan catatan data Lembaga Antariksa dan Penerbangan (Lapan), Ansori menuturkan, titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah wilayah dalam Provinsi Sumsel, 2.998 titik. Bahkan 1.123 titik diantaranya muncul sejak September.

Tren peningkatan jumlah titik api diprediksi akan terus bertambah seiring puncak musim kemarau yang masih berlangsung hingga Oktober. Sebaran titik panas terbanyak berada di Kabupaten Muba dengan jumlah mencapai 889 titik,” paparnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), beberapa hari terakhir kepulan asap mendominasi cuaca di Kota Palembang dan mengakibatkan kualitas udara tak lagi sehat.

 

Kualitas udara

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Bambang Benny Setiajidi mengatakan, asap yang beredar mengandung partikel-partikel kering menyebabkan jarak pandang berkisar antara 1.000-8.000 meter dengan jarak pandang terendah terjadi pada pukul 06.00 WIB. “Selain mengganggu jarak pandang, asap juga akan terasa berbau, perih di mata dan menyebabkan sesak pada pernafasan,” ujar Benny.

Hal itu, dirinya melanjutkam, dikarenakan angin dari arah Tenggara berikut titik-titik panas dengan tingkat kepercayaan >80 persen yang berkontribusi asap di Palembang dan sekitarnya, yakni Air Sugihan, Pampangan, Banyuasin I, Tulung Selapan, Pedamaran, Cengal dan Pematang Panggang.

Kondisi ini menyebabkan data pada pukul 10.00 pagi tadi dalam kategori ‘Tidak Sehat’ dengan rentang 180-187 µgram/m3 dan diprakirakan kondisi asap ini akan terus berlangsung di wilayah Palembang dan sekitarnya hingga titik-titik panas hilang.

Sedangkan berdasarkan model prakiraan cuaca BMKG dengan rentang prakiraan pada 9-16 September belum ada potensi hujan di wilayah Sumsel. Ia mengatakan BMKG berulang kali mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembakaran dan tetap membuang sampah pada tempatnya.

Sebelumnya Kebakaran hutan terjadi kemarin di daerah Kalidoni tepat di Perum Pesona Harapan, namun api tidak sempat menyebar karena tim damkar dari Pemkot Palembang dan Pusri siap siaga. Selain itu terjadi juga kebakaran hutan di Desa Teluk Tenggulang kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan  hampir tiga hari di daerahnya.

Sekda Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan guna mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan dan hutan, Pemkot terus melakukan pemantau hospot di beberapa titik yang rawan terjadi kebakaran, dengan menugaskan Camat dan Kelurahan dan bekerja sama dengan aparat setempat, seperti Babinsa dan kepolisian Sekta setempat

“Saya juga sudah meminta Kasatpol PP Kota Palembang membentuk tim khusus pemantau kebakaran di Wilayah Palembang, bahkan sudah mensosiliasikan melarang warga jangan membakar lahan atau sampah, karena dapat menyebabkan kebakaran besar, hal itu juga ada sanksi pidananya.[**]

Penulis : berbagai sumber

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukseskan Asian Games 2018, Ini Sejumlah Proyek yang Tengah Dikerjakan PLN

    Sukseskan Asian Games 2018, Ini Sejumlah Proyek yang Tengah Dikerjakan PLN

    • calendar_month Kamis, 28 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.201
    • 0Komentar

    Prediksi kebutuhan pasokan daya untuk penyelenggaraan Asean Games di kawasan JSC sebesar 20 s.d 25 MW

  • Dukung Rapid Test Antigen, Muba Punya 3 Unit BSC, Mau Tahu Keunggulannya ?

    Dukung Rapid Test Antigen, Muba Punya 3 Unit BSC, Mau Tahu Keunggulannya ?

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.430
    • 0Komentar

    KEPALA Dinas Kesehatan (Dinkes) Musi Banyuasin Azmi Dariusmansyah mengatakan, rapid test antigen ini biasanya hanya digunakan di lingkup kerja laboratorium saja. Selain jarang yang menggunakan, harga alat rapid test antigen ini juga sangat tinggi. Untuk penyediaan BSC atau ruangan tempat pemeriksaan pasien, harus membeli dengan harga lebih dari Rp200 juta per unitnya. Ada tiga unit […]

  • Jepang Kubur Mimpi Timnas U-19 di Piala Dunia

    Jepang Kubur Mimpi Timnas U-19 di Piala Dunia

    • calendar_month Minggu, 28 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 990
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA- Timnas U-19 gagal menembus Piala Dunia U-20 di Polandia tahun depan setelah di pertandingan delapan besar Piala Asia dikalahkan Jepang 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno, minggu malam [28/10/2018]. Di bawah tekanan Jepang, U-19 belum bisa berbuat banyak, serangan demi serangan Indonesia selalu gagal. Jepang bermain cukup taktis dengan umpan –umpan pendek sehingga […]

  • Tunggu Tanggal Mainnya, POS Bakal Beri Kejutan Bagi Penikmat Pempek Khas Palembang

    Tunggu Tanggal Mainnya, POS Bakal Beri Kejutan Bagi Penikmat Pempek Khas Palembang

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.468
    • 0Komentar

    POS Indonesia hadirkan berbagai fasilitias bagi mereka yang ingin menikmati Pempek khas Palembang guna memeriahkan  hari jadi Ampera pada tanggal 30 September serta dalam rangka mendukung upaya revitalisasi ekonomi Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) masyarakat, PT. Pos hadirkan promo bagi  pelanggan yang ingin mengirim paket pempek. Executive General Manager PT. Pos Kota Palembang  Yessi Agustianti […]

  • Tingkatkan Keselamatan Angkutan Barang, KAI Divre II Sumbar Bersihkan Jalur Bongkar Klinker di Teluk Bayur

    Tingkatkan Keselamatan Angkutan Barang, KAI Divre II Sumbar Bersihkan Jalur Bongkar Klinker di Teluk Bayur

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.641
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) terus berupaya meningkatkan keselamatan operasional kereta api barang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah kegiatan pembersihan jalur bongkar (unloading) klinker di Teluk Bayur, Kota Padang. Kegiatan ini berlangsung mulai 25 Februari hingga 1 Maret 2025. Kahumas KAI Divre II […]

  • Kaji Pembebasan BPHTB Rumah Murah 

    Kaji Pembebasan BPHTB Rumah Murah 

    • calendar_month Rabu, 24 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.067
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel Herman Deru menginstruksikan agar syarat mengurus Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dipermudah. Hal itu diungkapkannya saat menerima audiensi BPN Perwakilan Sumsel di ruang tamu gubernur, Rabu (24/10/2018). Tak hanya itu, HD juga mewacanakan menaikkan besaran Nilai Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NOPTKP). Menurut mantan bupati OKU Timur dua […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Twilio SMS Notifications WooCommerce Ultimate Reports WooCommerce Unlimited Product Information WooCommerce Update Cart Item Variations WooCommerce Upload Files WooCommerce Upload Files Plugin – Product Page & Order File Upload WooCommerce UPS Shipping Method WooCommerce Upsells and Related Products – Upseller WooCommerce URL Coupons WooCommerce USPS Shipping Method