Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Lepaskan Ketergantungan Pasar Internasional, Muba Komit Bantu Pemerintah Naikan Harga Karet Petani

Lepaskan Ketergantungan Pasar Internasional, Muba Komit Bantu Pemerintah Naikan Harga Karet Petani

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 10 Mar 2019
  • visibility 1.479
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Harga karet di pasar Internasional tak bersahabat dengan karet petani sehingga membuat harga kian terpuruk, oleh sebab itu Muba terus berinovasi untuk menyelamatkan komoditasi yang dihasilkan petani dengan menerapkan aspal campur karet.

Sumselterkini.co.id, Kini karet untuk campurn aspal tersebut pertama kali di Indonesia diujicobakan di salah satu desa di Kabupaten Muba.

“Kita patut bangga karena pembangunan aspal karet sepertinya memberikan pengaruh positif dalam upaya mendongkrak harga karet di Negeri ini, inovasi pembangunan jalan aspal karet di Sumsel pertama kali diterapkan di Kabupaten Muba, yakni di Desa Mulyorejo B4 Kecamatan Sungai Lilin yang telah diterapkan pada tahun 2018 lalu,” ungkap Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.

Pada tahap awal,  pembangunan aspal berbahan campuran karet di Muba tersebut diterapkan di sepanjang jalan 465 meter dan mampu menyerap 8,49 ton karet alam.

Pada  2019 ini, Muba terus berkomitmen untuk menerapkan pembangunan infrastruktur daerahnya dengan inovasi aspal karet.

Pembangunan infrastruktur aspal karet pada  2019 ini dengan lokasi Rumah Dinas Bupati. Sp.AMD – SD Model. Dalam Kelurahan Babat. Sp.KUD Trijaya – Tanjung Agung dan. Sekayu 2 ruas. Babat 1ruas. Lais 1 ruas total panjang jalan keseluruhan 5 KM dan untuk anggaran dari hadiah penghargaan Kementerian PUPR sebesar Rp20 miliar akan di alokasikan untuk pembangunan infstruktur jalan ruas Jalan Ahmad Dahlan (dalam kota sekayu) sepanjang 400 meter lebar 12 meter, 2 jalur,

pemeliharaan jalan ruas desa teladan- simpang supat 8 km dan peningkatan jalan simpang pauh- beji mulyo sepanjang 3 km

“Pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet itu menggunakan teknologi pembangunan Aspal Hotmix Menggunakan Campuran Serbuk Karet Alam Teraktivasi (SKAT), kalau inovasi ini diterapkan di seluruh jalan baik jalan kabupaten, jalan provinsi dan jalan Negara di Indonesia tentunya serapan karet rakyat akan lebih banyak dan kami yakin akan manpu mendongkrak harga karet Petani kita dan ketergantungan kita dari pasar internasional bisa lepas dengan sendirinya,” ujarnya.

Ketua umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari ini juga menjelaskan bahwa untuk tahap awal pembangunan aspal berbahan campuran karet di Muba tahun 2018 tersebut di sepanjang jalan 465 meter mampu menyerap 8,49 ton karet alam milik petani rakyat di Muba, bisa dibayangkan jika semua pemerintah daerah di Negeri ini menerapkan inovasi Aspal Karet ini tentunya serapan Karet Rakyat akan jauh lebih banyak.

“Ini sangat efektif dan membuktikan kalau implementasi pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet akan mendongkrak harga karet di kalangan petani khususnya di bumi Serasan Sekate ini,” terangnya.

Dodi menyebutkan, serapan karet petani rakyat di Muba mencapai 1,6 ton pertahun sedangkan untuk pembangunan jalan berbahan campuran karet di jalan sepanjang 465 meter saja sudah menyerap 8,9 ton.

“Nah, implementasi pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet ini sangat nyata ke depannya akan sangat membantu perekonomian petani karet di Muba,” kata Dodi.

Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Sumsel ini juga menambahkan, pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet di Muba menggunakan dana APBD Tahun Anggaran 2018 dan menelan anggaran sebesar 1,8 miliar. “Untuk faktor ketahanan, metode pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet ini lebih tahan dan kuat,” bebernya.

Diketahui, inovasi pembangunan jalan aspal karet yang di inisiatori oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin ini juga diganjar penghargaan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang diserahkan secara langsung oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada Desember 2018 lalu dalam rangkaian puncak peringatan Hari Bakti PU di Auditorium Kementerian PUPR.

Diketahui, Kabupaten Muba sebagai tiga Kabupaten terbaik se-Indonesia dalam penyelenggaraan infrastruktur PUPR 2018 kategori Inovasi Penerapan Teknologi Penyelenggaraan Pembangunan Infrastruktur PUPR. Tercatat dari total 416 Kabupaten dan 98 Kota di Indonesia, Kabupaten Muba satu-satunya daerah di Sumatera yang dinilai terbaik.

Tidak hanya itu, pembangunan jalan aspal karet di Muba juga dijadikan tempat studi banding Dinas PUPR di Indonesia untuk melihat dan mempelajari penerapan jalan aspal karet, adapun pihak yang sudah melakukan studi banding aspal karet di Muba yakni diantaranya Pemprov Jambi dan Pemprov Kalimantan Selatan.

Dalam kaitan tersebut, Presiden RI Joko Widodo juga menginstruksikan agar seluruh jalan di Indonesia dibangun dengan menggunakan aspal karet. Seperti yang sudah dilakukan di Kabupaten Muba tepatnya di  Desa Mulyorejo B4 Kecamatan Sungai Lilin.

Surat edaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kementerian Dalam Negeri sedang dipersiapkan sebagai payung hukum dari kebijakan ini.

Presiden berharap cara ini dapat mendogkrak harga karet di tingkat petani dan mengurangi ketergantungan komoditas karet pada pasar internasional.

Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo saat menemui sekitar 2.500 petani karet se-Sumatera Selatan di Pusat Penelitian Karet Balai Penelitian Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (9/3/2019).

Presiden menerangkan rendahnya harga karet dalam beberapa tahun terakhir disebabkan oleh kondisi ekonomi global yang belum membaik. “Kalau ekonomi turun, permintaan dunia pada komoditas tertentu juga akan turun, mulai dari harga kelapa sawit, batubara, termasuk juga karet,” ucapnya.

Untuk itu, ujar Presiden, melepaskan ketergantungan terhadap pasar internasional dan meningkatkan penyerapan dalam negeri menjadi solusi agar harga komoditas terutama karet dapat berangsur membaik. Salah satunya  dengan menggunakan karet sebagai bahan campuran aspal.

Sebagai langkah awal, pemerintah akan membeli karet untuk bahan pembuat aspal di tiga provinsi yakni Sumatera Selatan, Lampung, dan Jambi. “Kalau perlu jangan hanya tiga provinsi itu, tetapi seluruh kabupaten, kota, dan provinsi di seluruh Indonesia harus mengaspal jalan dengan menggunakan aspal karet,” tegasnya.[**]

 

Penulis : As

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditemukan Nelayan Di Desa Lebung, Bupati Langsung Berikan Bantuan

    Ditemukan Nelayan Di Desa Lebung, Bupati Langsung Berikan Bantuan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.538
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin melalui Camat Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin, Hasanul Hak, BPBD Kesabangpol Banyuasin, dan Dinas Sosial mengunjungi rumah duka, guna  memberikan bantuan peduli kasih kepada keluarga korban Rosmala, yang merupakan salah satu Warga Desa Penandingan, korban tenggelam akibat perahu yang ditumpanginya menabrak kapal Tongkang pukul 04: 00 WIB, Selasa [26/5/2020]. Menurut Camat Hasanul Hak, […]

  • PM2.5 Palembang Tembus 409,2, Hotspot Sumsel Naik 38 Titik

    PM2.5 Palembang Tembus 409,2, Hotspot Sumsel Naik 38 Titik

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kualitas udara Palembang kembali menunjukkan kondisi yang perlu diwaspadai pada Minggu (27/9/2026). Data BMKG mencatat konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Talang Betutu, Palembang, mencapai 409,2 mikrogram per meter kubik pada pukul 06.00 WIB. Angka tersebut masuk kategori berbahaya. Kondisi ini terjadi ketika aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian di […]

  • PUI Bikin Cabang di Palembang

    PUI Bikin Cabang di Palembang

    • calendar_month Minggu, 18 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.157
    • 0Komentar

    “Ketika tidak terlibat lagi politik maka PUI kembali ke ormas Islam,”

  • Dukung Replanting Perkebunan Karet dan Sawit, Pusri Pasok Produk Inovasi ke Muba

    Dukung Replanting Perkebunan Karet dan Sawit, Pusri Pasok Produk Inovasi ke Muba

    • calendar_month Selasa, 13 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.207
    • 0Komentar

    Turut serta aktif Bersama PPL setempat dalam melakukan kawalan teknologi kepada petani melalui Mantri Tani dan Klinik Tani.

  • Festival Museum Yogyakarta 2021 Hari Ini Mulai Dibuka   

    Festival Museum Yogyakarta 2021 Hari Ini Mulai Dibuka  

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.643
    • 0Komentar

    BADAN Musyawarah Musea (Barahmus) Daerah Istimewah Jogyakarta (DIY) akan menggelar festival museum Jogyakarta pada 7 Agustus hingga 12 Oktober 2021 mendatang. Perhelatan akbar Barahmus DIY ini digelar ini  bertepatan dengan usia yang ke 50 tahun  Barahmus dan  sebagai tahun emas kehadirannya, dan sekaligus penutupan festival tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Museum Indonesia. Prosesi Pembukaan Festival […]

  • SETC Bawa UMKM Asal Pulau Terluar Sulawesi Utara di Trade Indonesia Expo 2023

    SETC Bawa UMKM Asal Pulau Terluar Sulawesi Utara di Trade Indonesia Expo 2023

    • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.274
    • 0Komentar

    Punya minat yang besar pada pemberdayaan masyarakat membuat Marvio B. Pantas (28 tahun) terdorong merintis usaha Dekema untuk membantu memasarkan komoditas petani asal Pulau Sangihe, salah satu pulau terluar Indonesia. Dekema, yang berdiri sejak 2021, saat ini menjadi salah satu Duta Ekspor Indonesia Timur mewakili Provinsi Sulawesi Utara. SETC Bawa UMKM Asal Pulau Terluar Sulawesi […]

expand_less
WordPress Archive Webly – WordPress Blog Theme Website Bounce Rate Control – Add-on Webster – Responsive Multi-purpose HTML5 Template WebViewGold for Android | Convert website to Android app | No Code, Push, URL Handling & much more! WebViewGold for iOS | Convert website to iOS app | No Code, Push, URL Handling & much more! WeCare – Hospital & Clinic Elementor Template Kit WeCreative – Digital Agency Elementor Template Kit Wedding Industry - Wedding Multipurpose Couple WP Theme Wedding Paradise – Modern Ethnic Responsive WordPress Theme Wedding Photographer WordPress Theme – Vivagh