Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Menelusuri Sigi Sambil Membawa Misi Kemanusian

Menelusuri Sigi Sambil Membawa Misi Kemanusian

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 16 Feb 2019
  • visibility 1.029
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

MESKI perjalanan dari Sekayu Ibu Kota Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] ke tempat tujuan Kabupaten Sigi – Palu, Sulawesi Tengah [Sulteng] menelan waktu berjama-jam, namun tak membuat saya bersama tim Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) dan Tim Pemkab Muba merasa lelah dan letih.

Apalagi  pesona dan keindahan alam  Sigi menjadi daya tarik tersendiri, sehingga  rombongan tim kemanusiaan  terus bersemangat untuk menemui  saudara -saudari yang tertimpa musibah di Sigi. Canda dan tawa selalu diperlihatkan seluruh tim LTKL dan Pemkab Muba, membuat saya semakin bersemangat.  Komitmen saya dan tim LTKL hanya satu, yakni menyelesaikan misi sosial guna membantu masyarakat Sigi tepatnya di Kecamatan Kulawi yang terdampak Gempa Bumi magnitudo dan Tsunami berkuatan 7,4 SR pada Oktober tahun lalu.

Tak terasa saat jarum jam menunjuk tepat pukul 06.00 WITA, saya bersama tim tiba di Bandara Sigi dan disambut Bupati Sigi M. Irwan Lapata untuk beristirahat sejenak sembari dijamu sarapan pagi. Setelah itu saya bersama bupati Sigi berserta rombongan melanjutkan kembali perjalanan dari Kota Palu melalui jalur darat menuju Kulawi.

Dalam perjalanan menggunakan kendaraan, saya bersama tim terus menelusuri jalan tanjakan berliku serta jurang yang dalam mobil kami beriringan dengan  mobil Bupati Sigi,yang berada persis didepan kami sambil menyapa warga yang tampak giat bergotong- royong bersama sama. Membenahi rumah keluarga mereka yang satu desa yang terdampak waktu gempa.

Perjalanan  menuju Kecamatan  Kulawi cukup ekstrim karena disisi sebelah kanan jalan jurang yang dalam sebelah kiri jalan tebing yang terjal tetapi jalan yang kami lalui ini walau extrim tidak menbuat kamu takut karena disaat mata memandang jauh saat menyusuri perbukitan  dan padang rumput dan pepohonan nan hijau yang luas menghampar sejauh mata memandang, sangat elok dan indah dipandang mata,dan perjalan kami menuju kecamatan kulawi melintasi “taman nasional Lore Lindu” meskipun memang Kabupaten Sigi merupakan daerah yang sangat parah saat gempa yang dahsyat.

Hati kecil saya pun hanya berkata inilah kekuasaan Allah SWT, namun Allah SWT masih memberikan ke indahannya yang luar biasa alam di Sigi, dan semangat masyarakat di sana pasca gempa ingin terus bangkit untuk terus membangun daerahnya yang hancur oleh bencana dan sangat terasa budaya gotong royong itu ternyata menumbuhkan kebersaman kita saat suka dan duka sungguh warisan pendahulu kita yang wajib kita terus lestarikan di jaman sekarang ini.

Misi ini bagi saya sangat menyenangkan, karena merupakan pengalaman pertama saya, sejak diangkat menjadi Bupati Muba. Apalagi ketika saya bersama rombongan melewati jalan di areal perbukitan dengan didingnya sangat terjal dan miring, jalan di lalui itu pun cukup satu kendaraan dengan dipinggirnya jurang yang sangat dalam.

Sinar matahari memancarkan sinarnya menembus kaca kendaraan, seperti mengiringi laju kendaraan, dan sinarnya menyilaukan mata sang driver. Namun laju mobil yang saya tumpangi tetap melaju  di jalan perbukitan itu.

Saya disuguhkan perjalanan sangat berbahaya di atas perbukitan itu, karena jalan tersebut sangat sempit berliku  dan menikung tajam.

Bahkan kondisinya masih tanah bercampur pasir,  debu-debu terlihat berterbangan menutupi jarak pandang kaca depan kendaraan, perlu keahlian driver melintas di jalan perbukitan.

Bukan itu saja, perjalanan menuju ke Kecamatan Kulawi tempat tujuan saya bersama rombongan, menembus hutan dan jalan yang sempit itu, dan sangat memacu andrenalin saya. Namun dibalik itu sangat membuat saya menikamati tantangan menjelajahi Sigi.

Saya bersama bupati Sigi  pun mengajak rombongan untuk menyempatkan diri memberhentikan mobil untuk melihat-lihat pekerja proyek yang tengah fokus memperbaiki jalan.

Mobil buldozer PU Pemerintah setempat terus menderu membersikan jalan lintas yang berada di atas perbukitan, yang diketahui sebagai jalan lintas Palu menuju Kulawi. Mereka terlihat sangat bersemangat untuk membereskan pengerjaaan jalan yang berada ditebing yang sangat terjal.

Saya juga sempat bertanya, kepada salah satu pekerja, terkait pengerjaan jalan tersebut,    ia meneranangkan sebelah kanan jurang yang mendalam, jalan tersebut tadinya putus dan tak bisa dilalui, sehingga warga Kecamatan Kulawi terisolir, bahkan lampu penerangan PLN putus, namun Alhamdullilah saat Tim Kemanusian Pemkab Muba LTKL dan Tim Bupati Sigi beserta rombongan lainnya yang ikut kompoi dapat melalui jalan tersebut dengan selamat sampai tujuan ke Kecamatan Kulawi.

Saya dan rombongan pun langsung ke di Desa, Bolapapu, Kecamatan Kulawi untuk menemui Camat Kulawi Rolly. Penyambutan saya bersama rombongan sangat luar biasa oleh sejumlah tokoh masyarakat, saya juga menyempatkan diri untuk berbincang -bincang.  Dalam perbincangan tersebut, mereka terlihat sangat bersemangat untuk membangun desanya kembali. Saya sangat terkesan dan terharu, atas kekompakan mereka dalam bergotong royong membenahi dan membangun kembali daerahnya.

Disambut meriah

Penyambutan mereka terhadap saya dan tim begitu meriah, apalagi mengenakan Siga[pakian adat yang dijadikan tutup kepala], saya semakin salut dengan mereka, terlebih budaya adat Kulawi ‘Pantodui’ dipertontonkan kepada saya beserta rombongan sebagai hiburan pelepas lelah.

Tarian  ‘Raego’  sebagai ucapan selamat datang untuk saya bersama rombongan  yang pertama kali pertama datang menginjakan kaki di Desa Bola Papu, Kecamatan Kulawi dan setelah acara sambutan dengan cara adat istiadat asli warga kecamatan kulawi kami pun dijamu makan siang dengan makan khas daerah kulawi, karena jam sudah menunjukan pukul 12.45 WITA, kami pun lahap makan bersama warga desa yang sudah dihidang oleh tokoh tokoh adat dan warga disana.

Usai makan siang bersama, Saya pun diantar untuk melihat-lihat kondisi pasca  terjadi gempa tersebut, terlihat beberapa puing-puing bekas robohnya rumah masih tertumpuk di halaman rumah tersebut, tanah-tanah yang masih terlihat retak akibat bencana itu. Bahkan saat meninjau salah satu desa yang habis rata tanah akibat gempa ‘Liquefaksi’

Tujuan Pemerintah Kabupaten Muba kembali menempuh misi kemanusiaan dan peduli sesama ini untuk membantu dan meringankan beban saudara-saudara sebangsa dalam kesatuan Negara Republik Indonesia di seluruh nusantara. Saya bersama tim mengumpulkan donasi mencapai USD250.000 untuk masyarakat Kabupaten Sigi.

Terhitung pada 2018, hasil pengumpulan dana yang dapat disalurkan untuk mendukung Kabupaten Sigi mencapai angka tersebut. Bersama tim dan anggota LTKL, saya menyerahkan secara langsung bantuan donasi tersebut. Penyerahan bantuan dipusatkan di Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah.

Pada Kesempatan misi kemanusiaan tersebut, Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik se-Indonesia tersebut turut didampingi Kepala Bappeda Muba Indita Purnama S Sos MSi, Kepala Dinas Perkebunan Iskandar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andi Wijaya Busro, Plt Kepala BPBD Indita Purnama S Sos MSi, Kabag Humas Herryandi Sinulingga AP, dan Plt Kabag Protokol Rangga Perdana Putra SSTP MSi dan disambut secara langsung oleh Bupati Kabupaten Sigi Muhammad Irwan SSos MSi didampingi Wakil Bupati Kabupaten Sigi Paulina SE MSi, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sigi, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sigi dan Gorontalo, Camat Kulawi Rolli, dan Ketua Majelis Adat Kulawi Yore Pamei.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Sigi Muhammad Irwan SSos MSi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada saya dan rombongan. “Banyak sekali bantuan yang diberikan, kami sangat berterima kasih atas perhatian dan pertisipasi ke Kabupaten Sigi khususnya di Kecamatan Kulawi ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bantuan yang diberikan sangat meringankan korban di Sigi khususnya di Kecamatan Kulawi. “Semoga dengan bantuan yang diberikan ini membuat kondisi infrastruktur dan perekonomian masyarakat segera pulih” dan saat ini kami terus berupaya untuk kembali memulihkan keadaan wilayah kami secara keseluruhan dan kami akan terus bekerja keras bersama warga sigi membangun kembali dan Kami optimis Sigi Bangkit,” pungkasnya.

Saat jarum jam menunjuk tepat diangka 14.00 WITA, saya dan rombongan langsung kembali pulan ke Kota Palu bersama tim dari Bupati Palu dengan melintas kembali di jalur perbukitan tersebut dan tepat pukul 17.00 WITA berakhir jelajah saya menelusuri Sigi.

Saya bersama tim langsung beristirahat di salah satu Hotel di Palu dengan nafas lega, ucapan dan sujud syukur saya panjatkan kepada Alla SWT,  atas kelancarangan perjalanan tersebut tanpa hambatan.

Perjalanan ini menjadi pengalaman berharga saya, dengan ridho Allah SWT semuanya selamat dengan rombongan Bupati Sigi M. Irwan Lapata, ia pun bersama rombongannya mengucapkan selamat jalan.Saya bersama rombongan LTKL, saya keesokan harinya pulang menuju Makasar untuk ke Jakarta, Palembang, Muba.

Semoga masyarakat terdampak gempa dan tsunami di Palu, Sigi, Selteng selalu kuat menjalani kehidupannya. Itu doa saya terkakhir saat meninggalkan Sulteng, Aamiin.[**]

Penulis : Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin
  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UKM, Harley & Aftermarket Otomotif, Bengkel Pinggir Jalan ke Jalan Raya Dunia

    UKM, Harley & Aftermarket Otomotif, Bengkel Pinggir Jalan ke Jalan Raya Dunia

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 852
    • 0Komentar

    BICARA soal ekonomi kreatif otomotif, orang sering bayangannya langsung ke pabrik gede, mesin berisik, dan bos berkacamata tebal yang sibuk menghitung laba. Padahal, dunia otomotif itu nggak sesempit ban sepeda motor Supra 125. Ada sektor lain yang justru jadi ladang basah aftermarket otomotif. Aftermarket ini bukan pasar kaget atau lapak yang jual barang obralan bekas. […]

  • Mantan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) periode 2009-2014, H. Engga Dewata Zainal S.Sos, tutup usia

    Mantan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) periode 2009-2014, H. Engga Dewata Zainal S.Sos, tutup usia

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 873
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Mantan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) periode 2009-2014, H. Engga Dewata Zainal S.Sos, tutup usia. Sebagai penghargaan, almarhum dimakamkan dengan prosesi pemakaman secara kedinasan oleh Pemerintah Kabupaten OKI pada Kamis (8/8/2024) pukul 12.30 WIB.   Engga tutup usia di RS Hermina Palembang karena sakit pada hari Rabu (7/8/2024) lalu sekitar pukul 15.00 […]

  • Kaji tiru Kab. Rejang Lebong ke Muba, soal apa !

    Kaji tiru Kab. Rejang Lebong ke Muba, soal apa !

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.316
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu melaksanakan kaji tiru di Kabupaten Musi Banyuasin terkait Penyusunan Peraturan Bupati tentang Tata Cara Tuntutan Ganti Kerugian Daerah Terhadap Pegawai Negeri Bukan Bendahara Atas Pejabat Lain. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (10/6/2024). Disambut langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi dan rombongan Pemkab […]

  • Dibutuhkan Komitmen Berbagai Pihak Untuk Kembangkan Wisata Pagar Alam

    Dibutuhkan Komitmen Berbagai Pihak Untuk Kembangkan Wisata Pagar Alam

    • calendar_month Minggu, 27 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.075
    • 0Komentar

    KOMITMEN dan konsistensi dari berbagai pihak, seperti pemuda, masyarakat pemangku kebijakan untuk mengembangkan pariwisata Kota Pagar Alam. Hal itu disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru ketika berkunjung ke Agrowisata kebun jeruk di Kelurahan Agung Lamongan Kecamatan Dempo Utara dan tempat wisata Green Paradise di Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Dempo Utara, kemarin. Selain itu, kata dia Home […]

  • Berkah ramadhan, Ada Bazar Murah digelar  Kodim 0401/Muba,

    Berkah ramadhan, Ada Bazar Murah digelar  Kodim 0401/Muba,

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 887
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kodim 0401/ Musi Banyuasin (Muba) mengadakan Bazar Murah yang berlangsung di Halaman Makodim 0401 Muba, Selasa (2/4/2024).  Bazar digelar untuk menyambut hari raya idul fitri 1445 H tahun 2024 Sebelum dimulainya Bazar Murah, diawali video conferance dengan seluruh Tentara Nasional Indonesia (TNI) di semua wilayah Indonesia. Hadir Dandim 0401 Muba Letkol Inf Erry Dwianto […]

  • HD Pastikan Sumsel Bebas Konflik

    HD Pastikan Sumsel Bebas Konflik

    • calendar_month Rabu, 31 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.390
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel Herman Deru membuka acara silaturahmi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Sumsel dan Kabupaten/Kota dengan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Ormas Islam serta Forum Kerukunan Umat Beragama se-Sumsel di Griya Agung, Selasa (30/10/2018). Gubernur Sumsel Herman Deru mengharapkan dengan adanya diskusi ini agar dapat lebih menjaga keutuhan NKRI […]

expand_less
WordPress Archive Besa – Elementor Marketplace WooCommerce Theme Bespoke – Onepage Creative WordPress Theme Bestcycle Bicycle Repair & Service Elementor Template Kit Betakit – Digital Marketing Agency WordPress Theme BeTheme – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme BetLab – Sports Betting Platform Better User Chat for BuddyPress BetterDocs Pro BetterLinks Pro – Shorten, Track & Manage Links In WordPress Betube Video WordPress Theme