Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Otomotif » UKM, Harley & Aftermarket Otomotif, Bengkel Pinggir Jalan ke Jalan Raya Dunia

UKM, Harley & Aftermarket Otomotif, Bengkel Pinggir Jalan ke Jalan Raya Dunia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
  • visibility 836
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BICARA soal ekonomi kreatif otomotif, orang sering bayangannya langsung ke pabrik gede, mesin berisik, dan bos berkacamata tebal yang sibuk menghitung laba. Padahal, dunia otomotif itu nggak sesempit ban sepeda motor Supra 125. Ada sektor lain yang justru jadi ladang basah aftermarket otomotif.

Aftermarket ini bukan pasar kaget atau lapak yang jual barang obralan bekas. Aftermarket otomotif artinya semua produk tambahan di luar motor itu sendiri, mulai dari sparepart, apparel, aksesoris, sampai stiker tengkorak yang biasanya ditempel di helm biar kelihatan sangar. Nah, di sinilah UKM bisa jadi bintang.

Coba kita tengok Jepang, negeri Sakura itu bukan cuma jago bikin anime dan sushi, tapi juga melahirkan bengkel kecil yang produknya diincar dunia. Ada bengkel modifikasi di Shizuoka, misalnya, yang cuma diawali tiga orang teknisi kurus berambut gondrong. Mereka bikin knalpot kustom, dan tahu-tahu produk mereka dipakai di ajang balap Internasional, dari garasi sempit, bisa mendunia.

Pertanyaannya kenapa di Indonesia nggak bisa? Wong tukang las di kampung aja kalau disuruh bikin raket nyamuk bisa, apalagi bikin bracket lampu motor. Masalahnya bukan soal kemampuan, tapi soal akses pasar dan branding. Nah, di sinilah peran komunitas macam Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) jadi penting.

Biasanya, biker Harley itu kalau nongkrong, seragamnya khas jaket kulit impor, sepatu buatan Eropa, helm branded harga sebiji bisa buat DP rumah subsidi. Tapi bayangkan kalau HDCI masuk ke kampanye produk UKM aftermarket otomotif. Tiba-tiba, jaket kulit yang dipakai bikers bukan lagi buatan Italia, tapi hasil karya penjahit Cibaduyut. Helmnya produksi lokal yang desainnya nggak kalah futuristis. Dan siapa tahu, kunci motornya pakai gantungan buatan UMKM Tasikmalaya.

Itu bukan sekadar penjualan, tapi kebanggaan nasional, pepatah Jawa bilang, “Ajining diri saka lathi, ajining bangsa saka karyane”. Harga diri bangsa itu ada di karyanya, kalau biker tajir bisa percaya diri pakai produk lokal, otomatis citra UKM naik kelas.

Selama ini, UKM sering dianggap cuma pengekor pabrikan besar, pabrik bikin motor, UKM paling banter bikin variasi spion model kupu-kupu atau knalpot bersuara ala konser dangdut. Padahal, kalau serius, UKM bisa jadi penggerak inovasi aftermarket otomotif.

Misalnya, bikin helm dengan teknologi pendingin biar kepala nggak sumpek pas riding di jalan macet Jakarta. Atau jaket dengan GPS tracker yang bisa nyari biker kalau nyasar di pelosok. Ide-ide gila begini biasanya muncul dari UKM, bukan dari korporasi besar yang sibuk rapat strategi.

Bahkan, UKM juga bisa main di pasar eco aftermarket, bayangin kalau ada bengkel lokal yang bikin pelapis jok motor dari bahan daur ulang botol plastik. Selain ramah lingkungan, juga bisa bikin biker merasa sedang menyelamatkan dunia sambil ngebut di jalan tol.

Di sinilah peran HDCI jadi ibarat jalan tol buat UKM, ribuan anggota dengan daya beli tinggi, gaya hidup otomotif yang kental, serta gengsi sosial yang melekat, bisa jadi media promosi paling efektif. Kalau satu anggota HDCI pakai sarung tangan produk UKM, bisa jadi tren. Lama-lama, bukan cuma komunitas motor gede, tapi masyarakat umum ikut latah.

Kalau nanti ada HDCI Store yang khusus menjual produk aftermarket otomotif buatan UKM. Itu seperti official store di mal, tapi versi biker. Dari knalpot custom sampai kaos riding, semuanya karya anak bangsa. Kalau tren ini jalan, ekonomi kreatif otomotif kita bisa meroket, dan UKM nggak lagi jadi pengikut, tapi pemain utama.

Jangan salah, dunia aftermarket ini juga penuh humor, saya pernah lihat spion motor yang bentuknya tangan robot ala Transformer. Ada juga helm dengan lampu LED yang bisa nyala-nyala, kayak pohon natal berjalan. Kreativitas UKM memang kadang kelewat liar. Tapi bukankah itu yang bikin seru? Kalau semua produk terlalu kaku, dunia otomotif bisa terasa hambar, kayak mi instan tanpa bumbu.

Pepatah modern bilang “Innovation often comes from the garage”. Inovasi besar sering lahir dari garasi kecil, dan di Indonesia, garasi itu banyak. Tinggal bagaimana caranya menghubungkan garasi kecil UKM dengan jalan raya pasar yang luas.

Kerja sama Kementerian UMKM dan HDCI ini ibarat menyalakan mesin motor gede yang lama dipanaskan. Tenaganya ada, potensinya besar, tinggal ditarik gas. Dunia aftermarket otomotif adalah peluang emas untuk UKM masuk ke level lebih tinggi. Dari sekadar pemain pinggiran, bisa jadi ikon ekonomi kreatif otomotif nasional.

Oleh sebab itu, jangan remehkan karya anak bangsa, kalau knalpot lokal bisa bikin motor meraung gagah, kenapa kita masih malu? Mari gaspol pakai produk sendiri. Karena, seperti kata pepatah biker “Life is too short for boring rides, and too precious for imported pride”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update COVID-19 Muba: Bertambah 3 Kasus Sembuh, 9 Positif

    Update COVID-19 Muba: Bertambah 3 Kasus Sembuh, 9 Positif

    • calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 903
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Rabu (23/6/2021) mengkonfirmasi penambahan 3 kasus sembuh dan 9 positif. “Ada penambahan 3 kasus sembuh dan 9 positif COVID-19 per 23 Juni 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Sefti merinci, adapun penambahan kasus positif yakni diantaranya kasus 1603 Laki-laki usia 56 tahun asal Sungai […]

  • Jelajahi Dunia Gaming Baru dengan Samsung Odyssey OLED G9

    Jelajahi Dunia Gaming Baru dengan Samsung Odyssey OLED G9

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.279
    • 0Komentar

    Pre-Order mulai dari 18 Agustus – 10 September 2023, konsumen berkesempatan mendapat bonus potongan harga dan Samsung QLED TV senilai hingga Rp. 17.999.000 Sumselterkini.co.id, – Samsung Electronics Indonesia resmi menghadirkan monitor gaming Odyssey OLED G9 (G93SC), yang telah disempurnakan ke Indonesia. Ini merupakan DQHD OLED monitor pertama dengan kecepatan response time 0.03ms (GtG) memberikan gamers […]

  • “Pramuka Bukan Kopi, Tapi Tetap Bikin Melek!”

    “Pramuka Bukan Kopi, Tapi Tetap Bikin Melek!”

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.012
    • 0Komentar

    BANYAK orang kalau dengar kata “Pramuka”, langsung kebayang seragam cokelat, topi lebar, dan tali-temali yang entah buat simpul apa. Ada juga yang refleks bilang, “Oh…., itu yang suka baris di lapangan sambil teriak ‘Siap, Kak!’ kan?” Padahal, hei… Pramuka itu bukan sekadar pasukan cokelat yang jago simpul, mereka ini pasukan semangat, yang kalau disuruh bangun […]

  • Silahkan Lapor, Ada Kendala Dalam Vaksinasi ? Hubungi Call Center 119

    Silahkan Lapor, Ada Kendala Dalam Vaksinasi ? Hubungi Call Center 119

    • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 699
    • 0Komentar

    PEMERINTAH terus berupaya menggenjot coverage vaksinasi Covid-19 menuju terciptanya herd immunity. Salah satunya adalah dengan memaksimalkan pelayanan vaksinasi yang cepat, mudah, dan tepat sasaran. Masyarakat yang mengalami kendala dalam mendapatkan layanan vaksinasi dapat segera melapor ke hotline Vaksinasi Covid-19 di nomor 119. Khusus untuk kendala NIK tidak ditemukan, masyarakat juga dapat melapor pada Dinas Kependudukan […]

  • Setan Indonesia Siap Keliling Dunia & Siap Bawa Cuan

    Setan Indonesia Siap Keliling Dunia & Siap Bawa Cuan

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 922
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau industri kreatif adalah kebun sayur negara, maka film horor adalah cabai rawitnya kecil-kecil tapi pedasnya bikin merem melek. Sekali mekar, bisa bikin satu negeri keringetan bareng. Dan seperti petani yang tahu musim tanam paling subur, para sineas Indonesia paham betul  tak ada musim panen paling gurih selain libur Lebaran, di mana orang-orang […]

  • Ini Pesan Wawako Palembang untuk Pramuka

    Ini Pesan Wawako Palembang untuk Pramuka

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 853
    • 0Komentar

    MELALUI Sidang Pramuka Dewan Kerja, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Palembang, Fitrianti Agustinda mengharapkan agar kedisiplinan yang ditanamkan di kegiatan Pramuka ini agar terus dijunjung. Dalam sidang tersebut Fitri mengatakan, setiap tahunnya kwarcab Palembang melakukan program baru untuk meningkatkan pramuka Palembang di tingkat nasional. “Iya sidang ini memang diadakan setiap tahunnya untuk membuat program baru, sehingga […]

expand_less
WordPress Archive Yokoo – Bike Shop & Rental WordPress Theme Yoku – Yoga Studio & Ayurveda WordPress Yolox | Business & Startup Blog WordPress Theme Yomost – Business Services Elementor Template Kit YOORI eCommerce | Single & Multi-Vendor PWA Marketplace CMS Yordy – Directory Listings WordPress Theme Yorn – Music & Video WordPress Theme Yottis | Personal Creative Portfolio WordPress Theme + Store YouContent – Unlimited Unique Content Generator from Youtube Captions Youseo – SEO & Digital Creative Agency Elementor Template Kit