Minggu, 8 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Sumsel Bentuk Satgas Penurunan Angka Kemiskinan

Sumsel Bentuk Satgas Penurunan Angka Kemiskinan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 16 Jan 2019
  • visibility 929
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Palembang – Tingginya angka kemiskinan di Sumsel hingga akhir tahun 2018 sebesar 12,80 % masih menjadi PR serius bagi Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Karena itu ia memastikan segera membentuk satgas atau tim percepatan penurunan angka kemiskinan.

Dengan tim percepatan penurunan atau satgas ini, angka kemiskinan Sumsel ditargetkan minimal turun 1% pertahun. Jika ini konsisten dilakukan ia menjamin paling lama 5 tahun angka kemiskinan Sumsel turun satu digit menjadi sekitar 8%.

“Satgas itu ekstrimnya, tapi tetap kita akan bentuk tim percepatan penurunan kemiskinan. Menurut saya ini penting karena Sumsel ini punya SDA dan SDM yang komplit tentu kita akan cari tahu apa kesalahan sebenarnya sehingga angka kemiskinan ini tinggi. Apakah ada penganggaran yang idak tepat sasaran atau apa,” ujarnya usai membuka Musrenbang RPJMD Provinsi Sumsel 2018-2023 di Hotel Santika Premier Bandara, Rabu (16/1/2018).

Menurut Herman Deru inilah yang akan menjadi salah satu tugas tim atau satgas yakni mencari titik masalah dan pemicu angka kemiskinan di sejumlah kabupaten kota.

“Kalau memang ada salah sasaran bisa kita perbaiki. Arah kita jelas apapun anggarannya muaranya penurunan kemiskinan. Saya akan minta pak Wagub dan Sekda serta satgas yang  mengolah ini. Kita tidak perlu stretching tapi malah akan kita bantu bila perlu kita beri masukan. Kalau masalahnya manajemen apa kita akan cari tahu karena kalau soal pendanaan mereka (4 kabupaten dengan angka kemiskinan tinggi) ini lebih karena rata-rata penghasil tambang, ada juga minyak” tegasnya.

Herman Deru mengibaratkan masalah kemiskinan ini seperti  mobil. Untuk bisa digunakan menjadi sarana transportasi semuanya harus dalam kondisi prima. ” Samo cak mobil,  ban bagus, mesin bagus dan bbm banyak, tapi kito dak tau ruponyo koplingnya rusak. Nah ini yang harus kita cari tahu,” tambahnya.

Mengenai targetnya, Herman Deru (HD) mengatakan secara pribadi ia ingin angka kemiskinan turun di bawah angka 10%. Namun demikian ia masih akan melihat lagi hasil yang dirumuskan dari Musrenbang.

“Syukur-syukur bisa percepatan. Tapi targetnya paling tidak setahun minimal turun 1%,” imbuhnya.

Untuk menurunkan angka tersebut ada 2 orogram real yang dapat dilakukan dalam waktu dekat. Salah satunya mengutamakan perbaikan infrastruktur serts membuka kesempatan seluas-luasnya bagi daerah untuk mengelola potensi yang ada di daerah masing-masing seperti pertanian dan pariwisata.

Lebih jauh HD mengatakan Musrenbang RPJMD ini merupakan yang pertama baginya dan sangat penting untuk merumuskan tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan, kerangka pendanaan dan program pembangunan daerah serta target kinerja pemerintahan daerah untuk 5 tahun kedepan.

Menurutnya hal tersebut harus sesuai permasalahan yang ada termasuk janji-janji politik saat kampanye harus ikut mewarnai program prioritas RPJMD 2018-2023. Beberapa janji politik yang telah dilaksanakan di antaranya pembangunan Rumah Tahfidz untuk mendorong kehiduoan madani, membentuk petugas penghububg urusan keagamaan desa (P2UKd) dan Petugas Penghubung Urusa  Keagamaan Kelurahan (P2UKK) untuk membantu masyarakat dalam hal keagamaan.

“Melarang mobil pengangkut batubara menggunakan jalan umum agar tidak mengganggu lancarnya lalu lintas dan kerusakan jalan. serta perbaikan jalan-jalan provinsi yang tersebar di kabupaten/kota untuk memperlancar arus barang dan orang yang Insya Allah akan selesai tahun ini,” jelasnya.

Lanjut HD, kondisi Sumsel saat ini dilihat dari capaian indikator makro ada yang sudah bagus dan masih butuh perhatian. Indikator makro yang sudah bagus capaiannya dibanding nasional yakni pertumbuhan ekonomi, rasio gini, tingkat pengangguran terbuka dan inflasi.

Selain itu masih ada dua permasalahan makro yang belum bagus capaiannya dan perlu menjadi perhatian khusus dalam RPJMD tahun 2018-2023 yakni angka kemiskinan Sumsel tahun 2018 sebesar 12,80 % lebih tinggi dari nasional yang seebsar 9,82%. Seeta masih ada 16 kab/kota dengan angka kemiskinan di atas nasional.

“Untuk itu perlu komitmen bersama seluruh Bupati dan Walikota se Sumsel untuk menurunkan angka kemiskinan menjadi 1 digit. Alhamdulillah tadi sudah kita tandatangani,” kata Herman Deru.

Selain angka kemiskinan indikator lainnya yang perlu perhatian adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumsel tahun 2017 sebesar 68,86% maaih di bawah angka nasional sebesar 70,81%. Terhadap dua indikator tersebut HD  berkomitmen untuk segers mencarikan strategi  yang tepat, efektif dan efisien untuk mengatasinya.

Pembangunan Sumsel dikatakannya harus direncanakan secara utuh terintegrasi, tepat sasaran dan tepat lokasi. Pembangunan ini akan berjalan baik dan mencapai  target bila mendapat dukungan 17 kab/ kota dengan semangat kebersamaan.

Untuk itu perencanaan pembangunan harus sinkron dan bersinergi dengan seluruh kabupaten kota provinsi dan pusat.  Karenanya diperlukan energi dan semangat baru untuk meningkatkan dan memeratakan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumsel. Visi Provinsi Sumsel 2018-2023 yaitu “Sumatera Selatan Maju untuk Semua” akan dapat kita capai melalui semangat “Bersatu Sumsel Maju.

“Kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir hari ini, saya harap dapat berperan aktif dalam memberikan masukan guna penyempurnaan RPJMD Provinsi Sumsel,” pungkasnya.[**]

Penulis : As

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Muba Pimpin Upacara dengan Khidmat dan Terapkan Protokes

    Bupati Muba Pimpin Upacara dengan Khidmat dan Terapkan Protokes

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.355
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin pimpin Upacara Kemerdekaan HUT Ke 75 Republik Indonesia, Senin (17/8/2020) dengan protokol kesehatan.  Upacara berlangsung di Lapangan Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate berlangsung khidmat. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan hari kemerdekaan ini digelar dengan terbatas. Sebab, masih dalam masa pandemi Covid-19. Perbedaan itu terlihat dengan […]

  • Cuti Bersama HUT RI ke-80: Asyiknya Libur, Tapi Buruh Masih Kerja Keras, Kok Bisa?

    Cuti Bersama HUT RI ke-80: Asyiknya Libur, Tapi Buruh Masih Kerja Keras, Kok Bisa?

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    NGOMONGIN soal cuti bersama HUT RI ke-80, langsung kebayang deh suasana jalanan sepi, kantor kosong, pedagang gorengan naik omzet, dan yang paling penting kesempatan emas buat rebahan seharian sambil nonton karnaval di TV. Pemerintah sudah mantap menetapkan 18 Agustus 2025 sebagai hari cuti bersama, biar rakyat bisa seru-seruan sambil merayakan kemerdekaan. Menteri Ketenagakerjaan, Pak Yassierli, […]

  • Disebut Tak Lagi Jadi Daerah Terbanyak Kasus Stunting di Sumsel, OKI Paparkan Resepnya

    Disebut Tak Lagi Jadi Daerah Terbanyak Kasus Stunting di Sumsel, OKI Paparkan Resepnya

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 957
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI – Angka Stunting di Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] turun sehingga tidak lagi menempatkan OKI sebagai daerah dengan kasus stunting terbanyak di Sumsel. Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada Rapat Kerja Nasional BKKBN, Rabu (25/1). Berdasarkan SSGI tahun 2022 itu,  prevalensi stunting di  Kabupaten Ogan Komering Ilir turun dari 32,2 […]

  • Bambu Jadi Asa Baru RI, Sampai Jadi “Master”

    Bambu Jadi Asa Baru RI, Sampai Jadi “Master”

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 257
    • 0Komentar

    BIASANYA bambu itu identik dengan tiang jemuran, kandang ayam, atau alat musik angklung, kursi nyantai,  yang bikin nostalgia pelajaran seni budaya, sekarang jangan remehkan dia lagi ya.. Soalnya, pemerintah lagi serius banget, bambu mau dinaikkan kelas jadi anak industri yang bisa bersaing di pasar global. Bahkan bukan hanya jadi pelengkap halaman belakang rumah, tapi juga […]

  • OKI Bikin Kebijakan Wajib Lapor Bagi Pendatang dari Luar Daerah

    OKI Bikin Kebijakan Wajib Lapor Bagi Pendatang dari Luar Daerah

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 995
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] mengeluarkan kebijakan sementara untuk para pendatang dari luar daerah diwajibkan melapor. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi penyebaran COVID-19. Bahkan bukan pendatang saja, namun penduduk OKI yang pulang bepergian dari luar daerah terpapar Virus Corona untuk melaporkan diri ke kepala desa setempat. “Diminta kepada Camat dan Kepala desa untuk memantau […]

  • Dorong Sinergisitas, Kominfo: SDM Digital Jadi Prioritas G20 Tahun Depan

    Dorong Sinergisitas, Kominfo: SDM Digital Jadi Prioritas G20 Tahun Depan

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.386
    • 0Komentar

    PEMERINTAH telah mencanangkan percepatan transformasi digital nasional dengan salah satu pilarnya  pengembangan talenta digital atau sumberdaya manusia bidang digital. Selain itu terdapat tiga pilar lain yaitu: pengembangan infrastruktur digital, pemerintahan digital, dan ekonomi digital. Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dedy Permadi menyatakan, literasi dan kecakapan digital menjadi agenda prioritas negara-negara […]

expand_less
WordPress Archive Accentuate – A Professional Consulting WordPress Theme AccessPress Social Login AccessPress Social Pro Accommodo – Accommodation Travel WordPress Theme Accordion FAQ – WordPress FAQ Plugin Accordion FAQ WordPress Plugin Accordion FAQ WordPress Plugin Responsive Accordion for WPBakery Page Builder (Formerly Visual Composer) Accordionza – jQuery Plugin Accu – Healthcare, Massage WordPress Theme