Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri » Cuti Bersama HUT RI ke-80: Asyiknya Libur, Tapi Buruh Masih Kerja Keras, Kok Bisa?

Cuti Bersama HUT RI ke-80: Asyiknya Libur, Tapi Buruh Masih Kerja Keras, Kok Bisa?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
  • visibility 1.061
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NGOMONGIN soal cuti bersama HUT RI ke-80, langsung kebayang deh suasana jalanan sepi, kantor kosong, pedagang gorengan naik omzet, dan yang paling penting kesempatan emas buat rebahan seharian sambil nonton karnaval di TV.

Pemerintah sudah mantap menetapkan 18 Agustus 2025 sebagai hari cuti bersama, biar rakyat bisa seru-seruan sambil merayakan kemerdekaan. Menteri Ketenagakerjaan, Pak Yassierli, juga sudah ngimbau perusahaan agar memberikan kesempatan buat para pekerja dan buruh ikut merayakan, biar nasionalisme makin melekat. Tapi, di balik gegap gempita cuti bersama, ada kenyataan lucu yang bikin tepuk jidat: ada buruh, khususnya yang kerja di sektor informal dan sekitar proyek besar, yang malah tetap kudu kerja. Lho, kok bisa?

Bayangin aja, cuti bersama itu ibarat angin segar di tengah teriknya panas kerja. Tapi bagi sebagian buruh, angin segar ini cuma wacana, ibarat mimpi indah yang baru ketemu di tidur siang.

Kalau cuti bersama itu seperti pesta ulang tahun dengan kue berlapis cokelat, nah buruh-buruh yang masih kerja itu ibarat tamu yang cuma kebagian remah-remah kue dari bawah meja. Lucu tapi miris, kan?

Dalam bahasa Jawa ada pepatah, “Ora ono rotone, aja ngarep susu.” Artinya, kalau gak ada usaha dan perhatian, jangan harap dapat hasil maksimal.

Nah, ini yang sepertinya masih terjadi di lapangan, pemerintah sudah ngimbau supaya perusahaan memberikan ruang seluas-luasnya bagi pekerja ikut merayakan, tapi kenyataannya?.

Dialog soal cuti seringkali berakhir dengan kalimat klasik, “Wah, lagi sibuk nih, minggu depan aja ya.” Jadilah buruh ini seperti pemain cadangan di pertandingan bola: siap dimainkan tapi lebih sering duduk di bangku cadangan.

Menteri Yassierli memang menegaskan, cuti bersama ini untuk memperkuat persatuan dan nasionalisme sekaligus menjaga produktivitas kerja. Tapi kalau semangat nasionalisme hanya sebatas seruan di siaran pers, tanpa diikuti aksi nyata, ya sama saja dengan mengejar bayangan sendiri capek tapi gak pernah ketemu.

Di sisi lain, cuti bersama harusnya jadi momentum untuk kita semua, khususnya pemerintah dan dunia usaha, untuk ngopi bareng sambil mikir: sudahkah kita benar-benar memperhatikan pekerja yang menjadi tulang punggung pembangunan? Jangan sampai, HUT RI ke-80 cuma jadi pesta kembang api yang menyilaukan mata, sementara di sudut lain masih ada yang kerja tanpa kesempatan istirahat dan rayakan.

Kesimpulannya, peringatan kemerdekaan ini bukan cuma soal seremonial dan cuti bersama yang bikin kantong-kantong usaha sesak, tapi bagaimana menjadikan kemerdekaan itu berwujud kesejahteraan yang merata. Ingat pepatah bijak “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.” Kalau buruh dan pekerja tidak diajak merayakan dengan sepenuh hati, nasionalisme pun bisa jadi cuma jargon kosong yang mudah hilang ditiup angin.

Jadi, yuk jadikan HUT RI ke-80 ini bukan hanya ajang cuti dan karnaval, tapi momentum nyata mempererat persatuan sambil memastikan semua lapisan masyarakat, terutama para buruh dan pekerja informal, dapat ikut merasakan manisnya kemerdekaan dengan hak-hak yang terpenuhi. Karena kemerdekaan tanpa keadilan sosial itu seperti sayur tanpa garam kurang nendang, kurang greget!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Gabungan Tertibkan Pedagang Kios Pasar Pagi Talang Jawe

    Tim Gabungan Tertibkan Pedagang Kios Pasar Pagi Talang Jawe

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.340
    • 0Komentar

    TIM Gabungan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin), Sat Pol PP, Camat Sekayu, Kapolsek Sekayu serta Koramil Sekayu kembali melakukan penertiban terhadap pedagang yang masih berjualan di eks Pasar Pagi Talang Jawe, Rabu, [24/2/2021]. Penertiban tersebut dilakukan karena masih banyak pedagang yang nekat  dan berjualan di tempat yang tidak seharusnya digunakan untuk berjualan. Hal itu demi menjaga […]

  • 3.545 Penggiat Lintas Agama Peroleh Insensif dari Bupati OKI

    3.545 Penggiat Lintas Agama Peroleh Insensif dari Bupati OKI

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 930
    • 0Komentar

    SEBANYAK 3.545 Penggiat Lintas Agama memperoleh insentif dari Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI], guna memperkuat toleransi antar umat. Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE mengatakan  jumlah itu terdiri dari 3.000 orang ustad-ustadzah, 327 iman masjid desa, 18 imam masjid tingkat kecamatan, imam tetap dan imam pengganti masjid agung Kabupaten juga ke pada 200 […]

  • Lrt Jabodetabek Tabrakan, Kemenhub Sayangkan Atas Insiden Tersebut

    Lrt Jabodetabek Tabrakan, Kemenhub Sayangkan Atas Insiden Tersebut

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.322
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) menyayangkan terjadinya insiden tumbukan atau tabrakan yang menimpa LRT Jabodebek saat pelaksanaan ujicoba dinamis yang bertujuan untuk menjamin keselamatan LRT. “Insiden ini terjadi saat tengah dilakukan langsir dalam rangka pengujian sarana internal oleh PT INKA. Tahapan pengujian yang dilakukan merupakan proses penting dalam memastikan faktor keselamatan dan keamananan transportasi LRT Jabodebek. Sudah […]

  • Jika Ingin Ikut Bertarung di Pilkada Palembang, Akhor Harus Kerja Ekstra

    Jika Ingin Ikut Bertarung di Pilkada Palembang, Akhor Harus Kerja Ekstra

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.595
    • 0Komentar

    “Jika sampai 20 Januari tidak dapat terpenuhi, maka kemungkinan tidak akan ditetapkan sebagai peserta Pilkada,”

  • El Niño Diprediksi Bertahan hingga Awal 2027, Apa Dampaknya bagi Indonesia?

    El Niño Diprediksi Bertahan hingga Awal 2027, Apa Dampaknya bagi Indonesia?

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Fenomena El Niño kembali menjadi perhatian setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi tersebut masih akan berlangsung hingga awal kuartal pertama 2027, sebagian orang, kabar ini mungkin terdengar mengkhawatirkan. Namun, apakah itu berarti Indonesia akan terus mengalami kekeringan hingga tahun depan? Jawabannya tidak sesederhana itu. El Niño memang memengaruhi pola iklim […]

  • Personel Telah Disiapkan, Polda Riau Akan Berangkatkan Brimob Kawal Atlet PON

    Personel Telah Disiapkan, Polda Riau Akan Berangkatkan Brimob Kawal Atlet PON

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 617
    • 0Komentar

    UNTUK mengawal dan mengamankan para atlet Riau yang bertanding pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua September mendatang. Polda Riau siapkan Personel Brimob yang akan ikut mengawal para atlet Riau. Hal tersebut dikatakan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar usai melakukan pertemuan dengan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Komandan Brimob Kombes Pol Dedi […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop Pixelmag WordPress Theme MyThemeShop Point Pro WordPress Theme MyThemeShop Purple WordPress Theme MyThemeShop Reactor WordPress Theme MyThemeShop Reader WordPress Theme MyThemeShop Report WordPress Theme MyThemeShop Repose WordPress Theme MyThemeShop Risen WordPress Theme MyThemeShop Saturation WordPress Theme MyThemeShop Schema WordPress Theme