Duta Sosial Muba 2026 Bawa Misi Pulihkan Kepedulian Sosial
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 27 menit yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto :ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Duta Sosial Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) 2026 diharapkan mampu membawa misi kepedulian sosial serta menggerakkan generasi muda guna menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, sekaligus menghidupkan nilai-nilai sosial dan budaya yang mulai tergerus di tengah masyarakat.
Pesan itu menjadi salah satu sorotan dalam Grand Final Duta Sosial Kabupaten Muba 2026 yang berlangsung di Opproom Pemkab Muba, Sabtu malam (24/10/2026). Ajang ini bukan hanya menjadi panggung pemilihan perwakilan generasi muda, tetapi juga membawa harapan agar kepedulian sosial mendapat tempat lebih kuat dalam kehidupan masyarakat.
Founder Duta Sosial, Muhammad Hadi Ugi, mengatakan peran duta sosial berfokus pada upaya mengembalikan nilai-nilai sosial dan budaya yang dinilai mulai tergerus.
“Tugas dari Duta Sosial itu tidak muluk-muluk. Restorasi sosial, budaya-budaya yang sudah tergerus itu kita kembalikan kepada tatanannya,” ujar Hadi Ugi.
Menurutnya, restorasi sosial menjadi bagian penting dari peran Duta Sosial. Nilai kepedulian, kebersamaan, dan perhatian terhadap sesama diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, melainkan tercermin dalam sikap dan tindakan sehari-hari, terutama di kalangan generasi muda.
Dalam grand final tersebut, Muhammad Al Faiz, peserta nomor 009 dari SMA PGRI Babat Toman, dan Rebeka Putri Aliyah, peserta nomor 014 dari MAN 1 Muba, terpilih sebagai Duta Sosial Kabupaten Musi Banyuasin 2026.
Keduanya diharapkan dapat menjadi teladan sekaligus menginspirasi anak muda lainnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Muba, H. Deny, S.H., M.Si., mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai ajang ini dapat menjadi ruang positif bagi pemuda dan pemudi untuk mengembangkan diri.
“Menang kalah hal biasa. Yang pasti kegiatan pada malam hari ini akan menjadi kegiatan-kegiatan positif bagi pemuda dan pemudi yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin,” kata Deny.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba, H. Ardiansyah, S.E., M.M., Ph.D., CMa., yang hadir mewakili Bupati Muba, berharap para duta terpilih mampu memperluas semangat kepedulian di tengah masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan nanti terpilihnya Duta Sosial Tahun 2026 ini bisa menjadi panutan dan juga menggerakkan rekan-rekan lainnya untuk menjadi inspirasi masyarakat untuk peduli antar sesama,” ujarnya.
Grand Final Duta Sosial Muba 2026 berlangsung meriah dengan kehadiran para pendukung dan keluarga peserta. Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Muba, Hj. Patimah Toha, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Muba.
Terpilihnya Duta Sosial Muba 2026 kini membawa harapan lebih besar dari sekadar gelar. Tantangannya adalah bagaimana pesan kepedulian sosial dapat menjangkau lebih banyak anak muda dan tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
