Resep Sambal Mangga Muda Khas Palembang, Sekali Dicoba Lidah Langsung Ketagihan
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 13 menit yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : ilustrasi /AI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Kalau sudah ada sambal di meja makan, nasi hangat rasanya memang susah ditolak. Apalagi kalau yang disajikan sambal mangga muda khas Palembang. Pedasnya cabai, asam segar dari mangga, sentuhan manis, gurih terasi, serta aroma bumbu yang harum berpadu dalam satu suapan.
Di Palembang, mangga muda yang juga dikenal sebagai embem bisa diolah menjadi sambal yang sederhana tetapi punya karakter rasa kuat. Tidak perlu memasak lama atau menyiapkan banyak bahan. Mangga cukup diiris, sementara bumbu sambalnya diulek sampai menyatu.
Yang membuat sambal ini menarik adalah teksturnya. Mangga muda tetap terasa renyah ketika bercampur dengan bumbu. Jadi, selain rasa pedas dan asam yang langsung terasa, ada sensasi kriuk segar saat disantap.
Bahan sambal mangga muda
Untuk membuatnya di rumah, bahan yang diperlukan cukup mudah ditemukan:
- 1 buah mangga muda atau embem
- 5-10 buah cabai merah atau cabai rawit
- 2 siung bawang merah
- 1 siung bawang putih
- 1 sendok teh terasi bakar
- 1-2 sendok makan gula merah
- Garam secukupnya
- Sedikit asam jawa atau jeruk nipis
- 2-3 sendok makan air matang
Takaran cabai tidak harus sama. Kalau suka sambal yang benar-benar pedas, jumlah cabai rawit tinggal ditambah.
Cara mengolah sambal embem
Kupas mangga muda terlebih dahulu. Setelah itu, iris tipis atau serut memanjang. Jangan terlalu tipis supaya tekstur renyahnya masih terasa.
Sambil menunggu mangga, ulek cabai, bawang merah, bawang putih, terasi, gula merah, dan garam. Bumbu tidak perlu dibuat terlalu lembut. Sedikit tekstur kasar justru membuat sambal terasa lebih nikmat.
Setelah bumbu siap, beri sedikit asam jawa atau perasan jeruk nipis. Tambahkan air secukupnya, lalu aduk hingga tercampur.
Masukkan mangga muda ke dalam bumbu. Aduk pelan sampai semua irisan terkena sambal. Kalau ingin bumbunya lebih meresap, diamkan sekitar 10 menit sebelum disantap.
Pedas, manis, asam dan gurihnya ketemu
Begitu masuk ke mulut, rasa asam mangga muda biasanya lebih dulu menyegarkan. Setelah itu pedas cabai menyusul, lalu muncul rasa manis dari gula merah dan gurihnya terasi.
Perpaduan itulah yang membuat sambal mangga Palembang berbeda dari sambal biasa. Tidak hanya pedas, tetapi ada rasa buah yang segar dan aroma bumbu yang membuat selera makan ikut naik.
Sambal ini cocok menemani nasi hangat bersama ikan goreng, ayam, telur, atau lauk rumahan lainnya. Bahkan dengan lauk sederhana sekalipun, sambal embem bisa menjadi bagian yang paling dicari di meja makan.
Kuncinya ada pada mangga dan takaran air
Jangan memilih mangga yang sudah terlalu matang. Buah yang masih muda dan renyah akan memberikan hasil terbaik.
Air juga sebaiknya tidak dituangkan terlalu banyak. Sambal yang agak pekat lebih mudah menempel pada irisan mangga dan membuat setiap potongan terasa penuh bumbu.
Pada akhirnya, resep sambal mangga muda khas Palembang ini memang sederhana. Namun justru dari bahan-bahan yang tidak banyak itulah muncul perpaduan rasa yang lengkap: pedas, asam, manis, gurih, harum, dan renyah.
Tak heran kalau baru satu suapan, tangan bisa saja langsung mencari nasi hangat lagi. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
