504 Dapur MBG Ditutup Permanen, 3.000 Dapur Lain Masih Diperiksa
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 27 menit yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : bgn.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 504 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah ditutup permanen setelah dinyatakan tidak layak secara sanitasi. Di saat yang sama, sekitar 3.000 dapur MBG lainnya masih menjalani pemeriksaan Dinas Kesehatan di daerah masing-masing untuk memastikan kelayakannya sebelum beroperasi.
Data tersebut merupakan laporan hingga 10 Agustus 2026 yang diterima Badan Gizi Nasional (BGN) dari Dinas Kesehatan melalui Kementerian Kesehatan. Angka tersebut menunjukkan pengawasan terhadap keamanan pangan MBG masih berlangsung dan hasil pemeriksaan dapat menentukan apakah dapur yang telah mendaftar memenuhi standar untuk melayani penerima manfaat.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan pemeriksaan tidak boleh dilakukan secara terburu-buru hanya untuk mengejar percepatan pelaksanaan program. Menurut dia, standar sanitasi harus tetap menjadi syarat utama karena makanan MBG dikonsumsi langsung oleh penerima manfaat, termasuk anak-anak.
“Ini urusan nyawa seseorang, urusan nyawa anak-anak kita,” ujar Sudaryono dalam Rapat Koordinasi Khusus bersama Menteri Dalam Negeri dan kepala daerah se-Indonesia, Kamis (13/8).
BGN memastikan dapur yang dinyatakan tidak layak tidak dapat dipertahankan untuk tetap beroperasi. Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap sekitar 3.000 dapur lainnya masih ditunggu dari Dinas Kesehatan masing-masing daerah.
Sudaryono menegaskan BGN menerapkan prinsip zero tolerance terhadap kasus keracunan dalam pelaksanaan MBG. Karena itu, aspek keamanan pangan menjadi bagian yang tidak dapat dikompromikan dalam penyelenggaraan program.
“Kami juga ingin menegaskan bahwa keinginan kami adalah zero toleran terhadap adanya kasus keracunan kemudian di kemudian hari,” katanya.
BGN turut mengapresiasi pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan yang terlibat dalam pemeriksaan dapur MBG. Pengawasan di daerah dinilai penting untuk memastikan dapur yang melayani program memenuhi standar sanitasi dan keamanan pangan. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
