Jumat, 23 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Luas Kebakaran 2026 Lampaui 2019 dan 2023

Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Luas Kebakaran 2026 Lampaui 2019 dan 2023

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Karhutla 2026 semakin mengkhawatirkan menyusul luas kebakaran hutan dan lahan mencapai sekitar 202.004 hektare hingga Juli, atau telah melampaui luasan pada periode yang sama pada 2019 dan 2023, bahkan kondisi diperparah dengan ancaman El Nino yang datang lebih cepat, serta mulai bergesernya lokasi kebakaran ke sejumlah wilayah di luar daerah prioritas.

Besarnya luasan karhutla menjadi perhatian pemerintah dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri terkait antisipasi dan penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap layanan masyarakat yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno secara daring, Kamis (13/8/2026).

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan perkembangan karhutla tahun ini perlu mendapat perhatian serius. Pemerintah tidak hanya menghadapi peningkatan luas kebakaran, tetapi juga perubahan pola dan lokasi kebakaran yang berpotensi memperluas wilayah terdampak.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, sekitar 57 persen dari total areal terbakar berada di kawasan hutan, sedangkan 43 persen lainnya berada di area penggunaan lain (APL).

Raja Juli mengatakan faktor cuaca menjadi salah satu yang perlu diwaspadai karena El Nino yang kuat berpotensi meningkatkan risiko kebakaran sekaligus memperbesar dampaknya terhadap masyarakat. “Climate change is real,” kata Raja Juli.

Menurut dia, perubahan iklim turut memengaruhi pola dan intensitas fenomena El Nino. Oleh karena itu, kewaspadaan tidak cukup hanya diarahkan ke wilayah yang selama ini menjadi daerah rawan karhutla.

Sejumlah provinsi seperti Riau, Sumatera Selatan, Jambi, dan Kalimantan Barat masih menjadi prioritas pengendalian. Namun, pemerintah juga mencermati munculnya kebakaran dengan angka tinggi di wilayah yang sebelumnya bukan menjadi daerah prioritas.

Perubahan lokasi  menjadi persoalan tersendiri, pasalnya dampak karhutla dapat dengan cepat bergeser dari persoalan lingkungan menjadi gangguan terhadap kehidupan masyarakat.

“Apabila dengan El Nino sangat kuat, dampak langsungnya bisa terjadi pada masyarakat, seperti sektor pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya,” ujar Raja Juli.

Asap Karhutla Jadi Ancaman ke Masyarakat

Pemerintah juga mewaspadai dampak asap yang ditimbulkan kebakaran, terutama pada wilayah dengan karakteristik lahan yang membuat proses pembakaran tidak sempurna.

Kondisi ini dapat menghasilkan emisi dan partikulat lebih banyak sehingga berpotensi memengaruhi kualitas udara dan kesehatan masyarakat di wilayah terdampak.

Oleh sebab itu, penanganan karhutla 2026 tidak hanya berorientasi pada pemadaman api. Pemerintah juga menyiapkan langkah, guna mengantisipasi apabila dampak kebakaran mulai mengganggu layanan dasar masyarakat, termasuk pendidikan dan kesehatan.

Di lapangan, pemantauan hotspot dilakukan bersama pengecekan lapangan, patroli, deteksi dini, serta intervensi terhadap titik-titik yang berpotensi berkembang menjadi karhutla.

Pemerintah juga memperkuat komunikasi publik melalui Media Center di BNPB. Kementerian Kehutanan akan memasok data dan informasi perkembangan karhutla agar masyarakat memperoleh informasi yang resmi dan mudah dipahami.

Informasi tersebut akan disampaikan secara berkala melalui rilis maupun konferensi pers dengan melibatkan kementerian dan lembaga terkait, termasuk sektor kesehatan dan pendidikan.

Masyarakat Bisa Pantau Hotspot Karhutla

Perkembangan titik panas dan karhutla juga dapat dipantau masyarakat melalui SIPONGI+, sistem informasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan milik Kementerian Kehutanan.

Platform, menyediakan informasi sebaran hotspot berdasarkan tanggal, wilayah, satelit, serta tingkat kepercayaan. Data ini menjadi salah satu sumber informasi resmi untuk melihat perkembangan karhutla.

Dengan luas kebakaran yang telah mencapai 202.004 hektare hingga Juli, pemerintah kini tidak hanya dituntut menekan pertumbuhan titik api, tetapi juga memastikan dampak karhutla tidak mengganggu layanan dasar masyarakat.

Koordinasi lintas kementerian dan lembaga pun diperkuat agar penanganan karhutla dapat berjalan bersamaan antara pencegahan di lapangan, perlindungan masyarakat, dan penyampaian informasi publik. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paskibraka, Tim Indonesia Tangguh Kibarkan Sang Merah Putih di Istana Merdeka

    Paskibraka, Tim Indonesia Tangguh Kibarkan Sang Merah Putih di Istana Merdeka

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 634
    • 0Komentar

    TIM Indonesia Tangguh menjadi nama yang disematkan kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas untuk mengibarkan bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada Selasa (17/8/2021). Ardelia Muthia Zahwa yang merupakan perwakilan dari Provinsi Sumatera Utara terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih. Ardelia, kelahiran Tebing Tinggi, 6 Desember 2004, saat […]

  • Ingat, Menhub Mau Hadiri Talkshow di Muba

    Ingat, Menhub Mau Hadiri Talkshow di Muba

    • calendar_month Selasa, 13 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.049
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Talkshow bertema Kinerja Empat tahun Kepemimpinan Presiden RI, Joko Widodo terkait transportasi di Indonesia, di Muba rencananya akan digelar pada 17 Nopember 2018. Acara tersebut rencananya juga akan dihadiri Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi. “Menteri Perhubungan RI nanti dijadwalkan tiba di Kabupaten Muba pada Pukul 13:00 WIB, Hari Sabtu 17 […]

  • PP TUNAS, Parental Control, dan Sinyal WiFi yang Lebih Galak dari Emak

    PP TUNAS, Parental Control, dan Sinyal WiFi yang Lebih Galak dari Emak

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 651
    • 0Komentar

    PEMERINTAH resmi mengesahkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 alias PP TUNAS (Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak), sebuah jurus sakti untuk melindungi anak-anak dari jebakan konten digital yang lebih licin dari belut disiram lotion. Lewat regulasi ini, semua platform digital, dari yang besar kayak Netflix sampai yang kecil kayak aplikasi belajar anak […]

  • Dihadapan OPD, Sekda Minta Jadikan Palembang yang Terbaik dari Daerah Lain

    Dihadapan OPD, Sekda Minta Jadikan Palembang yang Terbaik dari Daerah Lain

    • calendar_month Senin, 10 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.121
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Sekretaris Daerah Kota Palembang H Harobin Mastofa meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Palembang berkomitmen menjadikan Palembang yang terbaik dari daerah lain. Seluruh OPD diminta konsisten memberikan data lengkap dalam penyusunan Rencana Pembangungan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palembang. Demikian diutarakan Sekda Kota Palembang H Harobin Mastofa saat membuka Uji Publik Penyusunan […]

  • forum merdeka barat 9

    Pemerintah Harap Dukungan Orang Tua untuk Percepatan Vaksinasi Usia 12-17 Tahun

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2021
    • account_circle Bono
    • visibility 847
    • 0Komentar

    Pemerintah terus bekerja keras agar pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas lancar dan aman. Untuk mendukung hal itu, para orang tua diharapkan dapat mendorong anaknya yang berusia 12-17 tahun untuk segera melakukan vaksinasi.

  • “Puan Maharani” Bukti Representasi atau Hanya Sekedar Simbol

    “Puan Maharani” Bukti Representasi atau Hanya Sekedar Simbol

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.199
    • 0Komentar

    “SETELAH 74 tahun merdeka akhirnya perempuan menjadi ketua DPR,” ujar Puan Maharani yang baru saja ditasbihkan menjadi Ketua DPR RI periode 2019-2024. Konsekuensi dari UU MD3 yang telah disahkan saat ini adalah, adanya pembagian kursi pimpinan DPR kepada 5  besar partai yang memiliki suara tertinggi di Pemilihan Umum. Dengan aturan tersebut, maka 5 partai yang […]

expand_less
WordPress Archive Clenix – Cleaning Services WordPress Theme Cleniz – Cleaning Services Elementor Template Kit Clentac – Cleaning Services WordPress Theme Clevehouse – Smart Home Automation Elementor Template Kit Clever Course – Education / LMS WordPress Clever Viewer – Before After Plugin for WordPress Clever WooCommerce Ajax Product Filter CleverSoft – Hosting and Saas WordPress Theme Clickbuy – Shoe Store WooCommerce Elementor Template Kit Clickbuy – WooCommerce Responsive Digital Theme