Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Prabowo Bangun ‘Benteng Pangan’ Indonesia di Tengah Ancaman Krisis Global

Prabowo Bangun ‘Benteng Pangan’ Indonesia di Tengah Ancaman Krisis Global

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 63
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan  ketahanan pangan kini menjadi bagian penting dari strategi pertahanan nasional Indonesia di tengah situasi global yang belum sepenuhnya stabil akibat konflik geopolitik dan krisis rantai pasok dunia.

Di hadapan anggota DPR/MPR RI pada 20 Mei 2026, Presiden Prabowo mengungkapkan  pengalaman dunia menghadapi pandemi COVID-19 hingga perang Rusia-Ukraina menjadi pelajaran penting bagi Indonesia untuk tidak lagi bergantung penuh pada impor pangan.

Menurut Prabowo, saat krisis global terjadi, banyak negara pengekspor memilih mengamankan kebutuhan dalam negerinya terlebih dahulu. Kondisi tersebut membuat harga berbagai komoditas pangan dunia melonjak, mulai dari beras, jagung, gula hingga gandum.

Karena itu, pemerintah sejak awal memprioritaskan penguatan sektor pertanian nasional sebagai langkah strategis menghadapi kemungkinan krisis pangan global di masa mendatang.

“Karena itu, saya canangkan program utama saya adalah mengamankan pangan Indonesia, kita harus swasembada pangan,” ujar Prabowo.

Ia menyebutkan target swasembada yang semula diproyeksikan tercapai dalam empat tahun ternyata mampu dipercepat hanya dalam satu tahun berkat kerja tim pertanian nasional.

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan Indonesia saat ini sudah mampu memenuhi sekitar 96 persen kebutuhan pangan nasional dari produksi dalam negeri.

Menurut Amran, porsi impor pangan strategis kini hanya berkisar 4 hingga 5 persen dibanding total produksi pangan nasional yang mencapai sekitar 73,7 juta ton per tahun.

“Hebat negeri kita, bangga dong sebagai anak bangsa. Negeriku 96 persen tidak impor dari kebutuhan dan produksi dalam negeri,” kata Amran.

Data pemerintah menunjukkan sejumlah komoditas utama telah mencatat surplus produksi dibanding kebutuhan konsumsi nasional. Produksi beras nasional diperkirakan mencapai 34,7 juta ton, lebih tinggi dibanding kebutuhan konsumsi sebesar 31,1 juta ton.

Hal serupa terjadi pada jagung yang diproduksi sekitar 18 juta ton, sementara kebutuhan konsumsi berada di angka 16,7 juta ton. Produksi telur ayam ras, daging ayam, cabai hingga bawang merah juga disebut masih berada di atas kebutuhan domestik.

Meski demikian, pemerintah mengakui masih terdapat tiga komoditas yang bergantung pada impor, yakni kedelai, bawang putih serta daging sapi dan kerbau.

Untuk kedelai misalnya, produksi nasional diperkirakan hanya sekitar 240 ribu ton, sedangkan kebutuhan konsumsi mencapai 2,7 juta ton per tahun. Sementara bawang putih dan daging sapi juga masih mengalami defisit produksi domestik.

Pemerintah memastikan upaya pengurangan impor pangan akan terus dilanjutkan pada 2026 melalui peningkatan produksi nasional dan penguatan sektor pertanian.

Sejak 2025, Indonesia disebut sudah menghentikan impor beras umum dan jagung pakan yang sebelumnya memiliki volume cukup besar. Kebijakan tersebut kemudian diperluas dengan penghentian impor gula konsumsi pada 2026.

Di sisi lain, penguatan sektor pangan nasional juga disebut berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Nilai Tukar Petani (NTP) tanpa perikanan pada Desember 2025 tercatat mencapai 126,11 atau menjadi yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG: Musim Hujan 2026/2027, Hujan Ekstrem Mengintai Kota

    BMKG: Musim Hujan 2026/2027, Hujan Ekstrem Mengintai Kota

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemerintah daerah diminta tidak menunggu bencana datang untuk menggunakan data cuaca dan iklim. Memasuki musim hujan 2026/2027, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan hujan ekstrem tetap perlu diwaspadai meski secara umum curah hujan di sejumlah wilayah diprakirakan berada dalam kondisi normal. Hal ini menjadi perhatian karena hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat […]

  • Berdayakan Ekonomi, Pembangunan Infrastruktur Digital Harus Bermanfaat Bagi UMKM

    Berdayakan Ekonomi, Pembangunan Infrastruktur Digital Harus Bermanfaat Bagi UMKM

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.174
    • 0Komentar

    MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate, menyatakan infrasuktur TIK atau infrastruktur digital yang dibangun harus bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi nasional sehingga masyarakat semakin sejahtera. Pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terus dilakukan secara masif oleh pemerintah Indonesia di berbagai daerah untuk pengembangan […]

  • Ini Pesan Ishak Mekki Dihadapan Ikatan Pemuda Muhammadiyah

    Ini Pesan Ishak Mekki Dihadapan Ikatan Pemuda Muhammadiyah

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    Pemprov Sumsel terus mendukung dan mendorong agar generasi muda ini terus maju

  • Keren Abis ! Dunia Jurassic LARI! Asia Pasifik 2021: Mulai Lari untuk Jurassic World Virtual Run Pertama di Asia Pasifik

    Keren Abis ! Dunia Jurassic LARI! Asia Pasifik 2021: Mulai Lari untuk Jurassic World Virtual Run Pertama di Asia Pasifik

    • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.614
    • 0Komentar

    SAATNYA para pelari memasang sepatu lari mereka untuk pengalaman lari virtual Jurassic World pertama di Asia Pasifik! Dunia Jurassic LARI! adalah pengalaman mendalam bagi pelari dari segala usia yang menampilkan dinosaurus dari franchise film terobosan Jurassic World. Peserta dapat mulai mencatatkan diri untuk pengalaman lari virtual Jurassic World perdana di Asia Pasifik mulai dari 26 […]

  • Medmass vs Medsos: Berebut Pilar

    Medmass vs Medsos: Berebut Pilar

    • calendar_month Sabtu, 9 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.687
    • 0Komentar

    MEDIA massa adalah saluran komunikasi yang memiliki daya ubah luar biasa. Bentuknya, menurut Septiawan Sentana K (2006), di era terkini, terdiri dari media cetak, elektronik, dan online (daring/dalam jaringan). Ketiganya merupakan bentuk media jurnalistik. Jurnalistik membedakan ketiganya ke dalam banyak dimensi. Media cetak (pers), sebagai sejarah awal jurnalistik memiliki media tempat menyalurkan hasil kerja kewartawanannya. Yaitu […]

  • Wagub Ingin Pengurus Wing Chun Sumsel Cetak Atlet Berperestasi

    Wagub Ingin Pengurus Wing Chun Sumsel Cetak Atlet Berperestasi

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 847
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H. Mawardi Yahya (MY) memastikan Pemerintah Provinsi Sumsel akan memfasilitasi Perguruan Wing Chun Harimau Besi Sumsel. Terlebih lagi, Perguruan Wing Chun Harimau Besi saat ini diketahui sudah menorehkan prestasi di kancah nasional. “Tentu kami mendukung keberadaan perguruan ini. Apalagi ini olahraga bela diri positif dan saya yakin akan semakin […]

expand_less
WordPress Archive Brandon & Clara – Wedding Event Invitation Elementor Template Kit Brandos – Digital Marketing Elementor Template Kit Bratis – Digital Marketing WordPress Theme + RTL Breakdance Pro GPL Bredh – Multipurpose Web Hosting with WHMCS Template BreezyCV – Resume Theme Brentwood – Golf Course WordPress Theme Bricks Builder - Build WordPress Sites That Rank Bridely | Wedding & Event Management WordPress Theme Bridey – Bridal Store WooCommerce WordPress Theme