KKMP Palembang Segera Meluncur, QRIS Siap dan Gerai Disorot!
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 41 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : kominfo palembang
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Palembang bersiap memasuki tahap peluncuran nasional menyusul sejumlah gerai di Kota Palembang dipastikan kesiapan fasilitas dan sarana pelayanannya, termasuk sistem pembayaran digital menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah tersedia.
Namun, beberapa layanan pendukung, seperti apotek, masih akan dilengkapi secara bertahap. Kesiapan tersebut terlihat saat Pemerintah Kota Palembang bersama Tim Pemantauan Operasionalisasi melakukan peninjauan langsung ke sejumlah gerai KKMP, Kamis (15/10/2026).
Pemeriksaan dilakukan di KKMP Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako, serta KKMP Kelurahan Bukit Sangkal dan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni.
Peninjauan ini menjadi bagian dari persiapan sebelum program koperasi yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto diluncurkan secara nasional.
Pemerintah ingin memastikan fasilitas gerai, ketersediaan sarana pendukung, hingga sistem transaksi siap menunjang pelayanan kepada masyarakat.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, yang turut meninjau lokasi, mengatakan fasilitas KKMP yang diperiksa telah menunjukkan kesiapan yang baik. Kelengkapan tersebut diharapkan menjadi modal bagi koperasi untuk menjalankan aktivitas ekonomi sekaligus memenuhi kebutuhan warga di lingkungan sekitarnya.
Saat meninjau KKMP Kelurahan Bukit Sangkal, Isnaini menyoroti kondisi gedung dan berbagai fasilitas yang telah disiapkan.
Menurutnya, keberadaan koperasi ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau.
“Adanya KKMP di Kelurahan Bukit Sangkal ini menjadi manfaat besar bagi warga sekitar. Tadi juga sudah kita lihat fasilitasnya sangat baik dan lengkap, mulai dari gedung hingga hal-hal terkecil,” ujarnya.
Selain kelengkapan bangunan, perhatian juga diberikan pada kemudahan transaksi. Sistem pembayaran menggunakan QRIS telah disiapkan agar masyarakat memiliki pilihan pembayaran secara digital ketika berbelanja di gerai koperasi. Kantong kemasan bagi pembeli juga telah tersedia sebagai bagian dari sarana pendukung pelayanan.
Meski demikian, pengembangan fasilitas KKMP masih akan dilakukan secara bertahap. Isnaini menjelaskan, sejumlah kebutuhan tambahan, termasuk layanan apotek, masih dalam proses pelengkapan.
Artinya, kesiapan fasilitas yang telah terlihat saat peninjauan tetap perlu diikuti dengan pemenuhan kebutuhan layanan lainnya sesuai rencana operasional koperasi.
Dia menambahkan sejumlah produk kebutuhan pokok telah tersedia di gerai. Minyak goreng menjadi salah satu produk yang ditawarkan dengan harga cukup terjangkau.
Ketersediaan barang dan kemudahan transaksi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus menghadapi proses pelayanan yang rumit.
Pemerintah Kota Palembang berharap KKMP tidak hanya menjadi tempat penyediaan barang kebutuhan pokok, tetapi juga berkembang menjadi wadah kegiatan ekonomi di tingkat kelurahan.
Dia menambahkan, kesiapan gerai perlu didukung dengan pelayanan yang mudah diakses, ketersediaan produk, serta fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Isnaini mengatakan peluncuran KKMP merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak. Dengan demikian, kesiapan gerai di Palembang menjadi salah satu aspek yang perlu dipastikan sebelum program tersebut berjalan.
“Launching ini juga serentak secara nasional dilaksanakan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Begitu juga dengan kesiapan KKMP yang ada di Palembang,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel, Mega Nugraha, menyebutkan Palembang menjadi salah satu daerah percontohan pelaksanaan KKMP di Sumsel.
Mega menjelaskan, peninjauan tersebut merupakan bagian dari agenda yang telah dijadwalkan Sekretaris Kabinet dan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah. Proses pemeriksaan menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan koperasi sebelum memasuki tahap pelaksanaan program.
“Untuk di Palembang sendiri, proses verifikasinya sudah terlaksana 100 persen. Tentunya kita berikan apresiasi untuk Kota Palembang,” ujar Mega.
Capaian verifikasi 100 persen tersebut menjadi salah satu perkembangan penting dalam persiapan KKMP di Palembang. Meski begitu, penyelesaian proses verifikasi perlu dibedakan dari kelengkapan seluruh layanan dan operasional penuh setiap gerai, mengingat sejumlah fasilitas pendukung masih akan dilengkapi secara bertahap.
Ke depan, keberadaan KKMP diharapkan mampu memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan sekaligus memperluas akses warga terhadap kebutuhan pokok. Kesiapan fasilitas, kemudahan pembayaran melalui QRIS, serta ketersediaan barang akan menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan koperasi.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemerintah Kota Palembang berharap KKMP dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Tantangan berikutnya adalah memastikan fasilitas yang telah disiapkan dapat diikuti pelayanan yang berjalan baik, ketersediaan produk yang memadai, dan harga yang terjangkau bagi warga. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
