Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Abrasi Pesisir Ancaman Ekonomi Lokal, Mangrove Jadi Kunci

Abrasi Pesisir Ancaman Ekonomi Lokal, Mangrove Jadi Kunci

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Desa-desa pesisir Indonesia tergerus abrasi yang terus meningkat. Mangrove muncul sebagai benteng alami sekaligus peluang ekonomi hijau bagi masyarakat lokal.

Abrasi pantai kini menjadi ancaman nyata bagi desa-desa pesisir di Indonesia. Gelombang laut yang semakin kuat mengikis lahan produktif, merusak sarana pemukiman, dan mengancam mata pencaharian nelayan serta petani.

Mangrove, yang menahan energi gelombang dan menstabilkan tanah, menjadi semakin penting, bukan hanya untuk perlindungan lingkungan tetapi juga untuk ketahanan ekonomi lokal.

Indonesia memiliki sekitar 3,3 juta hektare mangrove, menjadikannya yang terbesar di dunia. Ekosistem ini menyimpan karbon biru dalam jumlah besar, sehingga berperan langsung dalam mitigasi perubahan iklim global. Mangrove juga menyediakan habitat bagi ribuan spesies laut, mendukung tangkapan ikan yang menjadi sumber penghidupan komunitas pesisir.

Meski demikian, kerusakan mangrove tetap menjadi masalah besar. Laju degradasi diperkirakan mencapai puluhan ribu hektare per tahun, akibat alih fungsi lahan, pembangunan pesisir, dan tekanan lingkungan. Abrasi yang meningkat mempercepat hilangnya habitat, menurunkan produktivitas perikanan, dan meningkatkan risiko banjir.

Penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (BRIN) menunjukkan mangrove dengan biomassa tinggi dapat menyerap hingga 60 persen energi gelombang pasang dan menahan erosi tanah beberapa meter dari garis pantai. Ini menjadikan restorasi mangrove sebagai strategi penting untuk melindungi komunitas pesisir dan lahan produktif.

Selain perlindungan fisik, mangrove juga menawarkan peluang ekonomi hijau.

Desa-desa yang melakukan restorasi partisipatif dapat mengembangkan ekowisata, budidaya perikanan berkelanjutan, dan potensi perdagangan karbon biru.

Pendekatan ini memungkinkan masyarakat mendapatkan pendapatan tambahan sambil menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Teknologi juga semakin mendukung pengelolaan mangrove.

Pemantauan berbasis citra satelit dan sensor lingkungan memudahkan intervensi cepat, memungkinkan pemerintah dan komunitas menilai efektivitas restorasi secara real-time, meminimalkan kerusakan, dan memastikan manfaat ekologis serta ekonomi tercapai.

Namun, tantangan tetap ada. Koordinasi antar-pemerintah daerah, kapasitas lokal, dan akses pembiayaan menjadi kendala utama.

Oleh sebab itu, pemerintah meluncurkan MANDARA (Mangrove Data Nusantara), platform data terintegrasi yang memetakan rehabilitasi mangrove dan memantau restorasi secara akurat. Dengan alat ini, keputusan berbasis data lebih mudah dilakukan, mendukung desa-desa pesisir dalam mengurangi risiko abrasi dan memaksimalkan manfaat ekonomi hijau.

Indonesia, pemilik ekosistem mangrove terbesar di dunia, berada di persimpangan penting. Perlindungan dan restorasi mangrove dapat menyelamatkan masyarakat pesisir dari abrasi, memperkuat ketahanan ekonomi lokal, dan sekaligus berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim global.

Dengan kolaborasi lintas sektor, mangrove bisa menjadi garis pertahanan alami sekaligus sumber ekonomi hijau berkelanjutan.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diantar Memutar Takut Tertular

    Diantar Memutar Takut Tertular

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.512
    • 0Komentar

    Di teritorial kami, Awalnya bangga disebut tiada Ternyata ditemukan sudah ada Semuanya ramai dan mengangguk senada #DiRumahSaja merajai gawai warganet  di persada   Badannya memang ada di rumah Belajar mengerjakan pekerjaan rumah Beribadah sesuai fatwa  berjemaah di rumah Pasar pun kalau bisa dipindah di rumah Berkemurun pun melarangnya dari rumah Menjdi slogan di berbagai media: […]

  • Terpisah, Menyatu dalam Reuni Wartawan 789

    Terpisah, Menyatu dalam Reuni Wartawan 789

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.088
    • 0Komentar

    WARTAWAN juga manusia. Karenanya, wajar saja kalau punya masa lalu, masa sekarang, dan bermimpi untuk masa depan. . Mereka memiliki ketakutan, mereka sempat gentar, pernah terpojokkan sama seperti manusia lainnya. Rasa inilah yang telah menggelamit keriduan untuk bernostalgia dalam sebuah reuni. Kata reuni biasanya berhubungan dengan silaturahmi. Penah bersama dalam liputan, kemudian terpisah oleh jarak dan waktu, serta tempat –meski […]

  • Sudah Ngantuk, Tapi Mata Tetap Menatap Layar, Hati-Hati Kena Sindrom Revenge Bedtime Procrastination!

    Sudah Ngantuk, Tapi Mata Tetap Menatap Layar, Hati-Hati Kena Sindrom Revenge Bedtime Procrastination!

    • calendar_month Sabtu, 2 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 657
    • 0Komentar

    REVENGE Bedtime Procrastination adalah penundaan waktu tidur sebagai balas dendam untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan diri, lantaran tidak punya waktu luang di siang hari. Kita dapat mencegah sindrom ini dengan membangun kebiasaan tidur yang baik, seperti menjaga konsistensi waktu tidur dan bangun, menghindari konsumsi kopi atau kafein menjelang waktu beristirahat, berhenti menggunakan gawai 30 menit […]

  • Gubernur Minta BPN Membantu, Pelabuhan Tanjung Carat Jadi  Proyek Strategis Sumsel

    Gubernur Minta BPN Membantu, Pelabuhan Tanjung Carat Jadi Proyek Strategis Sumsel

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 892
    • 0Komentar

    MENGAWALI agenda kerjanya, Rabu (2/2) pagi Gubernur Sumsel H. Herman Deru menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumsel Drs. Pelopor M.Eng. Sc beserta rombongan di ruang tamu Gubernur. Adapun dalam kunjungan ini, Pelopor bersilaturahmi sekaligus pamit pindah tugas ke Direktorat Penataan dan Perencanaan BPN Pusat. Dalam kesempatan tersebut, Pelopor juga memperkenalkan […]

  • HD Buatkan Loket Bagi Warga yang Tak Mampu Bayar BPJS 

    HD Buatkan Loket Bagi Warga yang Tak Mampu Bayar BPJS 

    • calendar_month Rabu, 31 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.054
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru dengan resmi membuka Forum Group Discussion Pajak Rokok tahun 2018 yang diselenggarakan di Hotel Ultima Horisson, Rabu (31/10/2018). Forum ini menindak lanjuti terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan dan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 128/PMK.07/2018 tentang Tata Cara Pemotongan […]

  • Kolaborasi Kunci Pengendalian Karhutlabun di OKI

    Kolaborasi Kunci Pengendalian Karhutlabun di OKI

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2020
    • account_circle Aan
    • visibility 1.251
    • 0Komentar

    KOLABORASI antar pemangku kepentingan jadi kunci pengendalian kebakaran hutan, lahan dan kebun di Ogan Komering Ilir tahun ini. Selain itu upaya pencegahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lebih difokuskan selain upaya pemadaman. “Saya menekankan kita harus lebih berkomitmen bahwa bencana adalah masalah bersama untuk itu kita harus fokus, terpadu dan terintegrasi menghadapi ini,” kata Wakil Bupati […]

expand_less
WordPress Archive Agile Scrum – Project Issue Management Agncy – Creative & Modern Portfolio WordPress Theme Agon – Multipurpose Agency WordPress Theme Agora — Event & Conference WordPress Theme Agreek – Agriculture & Organic Food WordPress Theme Agrikon – Organic Food & Agriculture WooCommerce Theme Agrile – Farm & Farmer WordPress Theme Agrimo – Agriculture & Organic Farm WordPress Theme Agrinice – Agriculture & Organic Food Elementor Template Kit Agrios – Agriculture Farming WordPress Theme