Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Ekonomi Hijau Buka 3,88 Juta Green Jobs, Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Indonesia Hadapi Perubahan Industri

Ekonomi Hijau Buka 3,88 Juta Green Jobs, Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Indonesia Hadapi Perubahan Industri

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Transisi menuju ekonomi hijau bukan hanya soal perubahan teknologi dan cara industri berproduksi. Perubahan itu juga mulai membuka kebutuhan tenaga kerja dengan keterampilan baru.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melihat peluang tersebut cukup besar. Outlook Ketenagakerjaan 2026 memproyeksikan potensi green jobs di Indonesia mencapai sekitar 3,88 juta orang.

Angka itu menjadi tantangan, pasalnya tanpa tenaga kerja memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri hijau, peluang pekerjaan baru tersebut berisiko tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan Indonesia memiliki modal besar untuk mengambil peluang dari perubahan tersebut karena ditopang jumlah tenaga kerja yang melimpah.

“Peluang transisi ini sangat besar karena Indonesia memiliki modal ketenagakerjaan yang melimpah,” ujar Afriansyah dalam Forum Indonesia’s Sustainability 360 di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Namun, menurut dia, besarnya peluang kerja harus diikuti kemampuan tenaga kerja untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan industri.

Tiga kesenjangan harus dikejar

Kemnaker melihat ada tiga persoalan utama yang perlu dijembatani agar tenaga kerja tidak tertinggal ketika struktur ekonomi berubah.

Ketiganya adalah kesenjangan informasi, kompetensi, dan akses.

Tenaga kerja perlu mengetahui pekerjaan seperti apa yang sedang dibutuhkan pasar. Informasi tersebut kemudian harus diikuti keterampilan yang sesuai. Setelah itu, tersedia akses agar pekerja benar-benar bisa masuk dan mendapatkan kesempatan kerja.

Bahkan perubahan menuju ekonomi hijau tidak cukup hanya dengan menciptakan lapangan kerja. Sistem ketenagakerjaan juga harus mampu mempertemukan kebutuhan industri dengan orang yang memiliki kemampuan tepat.

Kompetensi tenaga kerja ikut diubah

Salah satu langkah disiapkan Kemnaker adalah menyesuaikan standar kompetensi agar lebih relevan dengan kebutuhan industri hijau.

Pekerja yang sudah berada di dunia kerja juga tidak cukup hanya mengandalkan keterampilan lama. Program upskilling dan reskilling dibutuhkan agar kemampuan mereka tetap mengikuti teknologi, proses produksi, serta jenis pekerjaan yang berkembang.

Kemnaker menyiapkan lima pilar untuk mendukung perubahan tersebut. Pilar itu mencakup penguatan informasi pasar kerja, pembaruan standar kompetensi, pelatihan vokasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan industri, penguatan mekanisme matching dan penempatan kerja, serta perlindungan dan pekerjaan layak.

Dengan pola tersebut, pelatihan tenaga kerja diharapkan tidak berjalan sendiri tanpa melihat kebutuhan perusahaan.

Industri diminta ikut menentukan kebutuhan keterampilan

Perubahan kompetensi tenaga kerja juga tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.

Dunia usaha dan industri memiliki peran dalam menyampaikan jenis keterampilan yang dibutuhkan, menyediakan fasilitas pemagangan, hingga membuka peluang kerja yang mengikuti perkembangan sektor ekonomi hijau.

Lembaga pendidikan dan pelatihan kemudian menjadi penghubung antara kebutuhan tersebut dengan calon tenaga kerja. Kurikulum perlu dibuat lebih fleksibel dan diperbarui secara berkala supaya tidak tertinggal dari perkembangan teknologi.

Dukungan juga diperlukan dari lembaga keuangan untuk pembiayaan pengembangan keterampilan dan perluasan kesempatan kerja.

Sementara itu, serikat pekerja dan komunitas masyarakat ikut dibutuhkan agar kepentingan pekerja, termasuk kelompok rentan, tetap diperhitungkan dalam proses transisi.

Bukan hanya mengejar jumlah lapangan kerja

Keberhasilan transisi ekonomi hijau pada akhirnya tidak hanya diukur dari banyaknya pekerjaan baru yang muncul.

Apalagi yang menjadi pekerjaan berikutnya adalah memastikan tenaga kerja Indonesia memiliki kemampuan untuk masuk ke sektor tersebut dan memperoleh pekerjaan yang layak.

Dengan potensi 3,88 juta green jobs, transisi ekonomi hijau membuka ruang baru bagi pasar kerja Indonesia. Tantangannya kini adalah memastikan peluang tersebut tidak berhenti sebagai angka proyeksi, tetapi benar-benar bisa diisi oleh tenaga kerja yang kompeten.

Afriansyah menilai kolaborasi pemerintah, industri, lembaga pendidikan dan pelatihan, lembaga keuangan, pekerja, serta masyarakat menjadi bagian penting agar perubahan ekonomi tersebut memberikan manfaat lebih luas.

“Dengan kesiapan SDM, kebijakan yang tepat, serta keterlibatan berbagai pihak, perubahan menuju ekonomi hijau diharapkan memberi manfaat yang lebih luas bagi pekerja dan masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dodi-Thia Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana

    Dodi-Thia Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.089
    • 0Komentar

    MUSI Banyuasin tak pernah berhenti melakukan inovasi dan kontribusi besar terhadap masyarakat, kali ini atas komitmennya terhadap pelaksanaan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga di Bumi Serasan Sekate, Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin beserta Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza meraih penghargaan tingkat nasional yakni Penghargaan Manggala Karya Kencana […]

  • Dodi : Immuba Harus Punya Gaung

    Dodi : Immuba Harus Punya Gaung

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 880
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU -Pengurus Ikatan Mahasiswa Musi Banyuasin (IMMUBA) yang baru terpilih Bulan November lalu menggelar Audiensi Dengan Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin di Ruang Rapat Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Rabu (5/12/2018). Sebanyak Tujuh Orang Mahasiswa yang kuliah di luar Sekayu, Muba mendapat banyak gagasan dari orang nomor satu di Muba. “Immuba […]

  • Harapan Gub. Sumsel Untuk Generasi Milenial Sumsel

    Harapan Gub. Sumsel Untuk Generasi Milenial Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Semakin hari zaman terus berkembang dimana kaum milenial sangat berperan dalam perkembangan teknologi terutama di bidang photography.

  • HUT Bhayangkara ke 75, Polres Muba Gelar Vaksinasi Serentak di 15 Kecamatan, Warganya Ngomong “Ikak Mantu Kami Nian Pak !!!, Kami Belum di Vaksin, Ape lagi Ikak Gratis,Kami Nak Sehat Pulek,” Dirangsang Doorprize Lagi

    HUT Bhayangkara ke 75, Polres Muba Gelar Vaksinasi Serentak di 15 Kecamatan, Warganya Ngomong “Ikak Mantu Kami Nian Pak !!!, Kami Belum di Vaksin, Ape lagi Ikak Gratis,Kami Nak Sehat Pulek,” Dirangsang Doorprize Lagi

    • calendar_month Minggu, 27 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.009
    • 0Komentar

    MEMPERINGATI hari Bhayangkara ke 75 tahun 2021, Polres Musi Banyuasin menggelar vaksinasi COVID-19 bagi warga masyarakat, Sabtu 26 Juni 2021. Dengan mengusung tema serbuan vaksinasi nasional TNI-Polri sehari satu sejuta orang yang digelar secara serentak di 34 wilayah Polda seluruh Indonesia. Dengan menerapkan protokol kesehatan, vaksinasi yang digelar Polres Musi Banyuasin bersama Pemkab Musi Banyuasin […]

  • Tidak Ada Yang Istimewa, 124 Kendaraan Pelat Khusus Ditilang

    Tidak Ada Yang Istimewa, 124 Kendaraan Pelat Khusus Ditilang

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 675
    • 0Komentar

    DIRLANTAS Polda Metro Jaya menilang ratusan kendaraan dengan nomor pelat khusus atau berpelat dewa dengan beberapa pelanggaran lalu lintas. Jumlah tersebut bertambah setengahnya, jika dibandingkan dengan total penindakan yang dilakukan selama 17-18 Januari 2022 yakni sebanyak 81 kendaraan. “Sejak hari Senin (17/1/22) kemarin atau dalam tiga hari, sudah ada 124 kendaraan berpelat STNK khusus atau […]

  • Tebar Beras Bersubsidi Bagi Masyarakat

    Tebar Beras Bersubsidi Bagi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.674
    • 0Komentar

    DHARMA Wanita Persatuan (DWP) Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Muara Enim, dan OKP Persaudaraan Pemuda Muara Enim (PUMA) mengadakan pembelian beras ber subsidi kepada masyarakat. Ketua DW Persatuan DPMPTSP Hj Netty Herawati Shofyan,S.Kom,MS.i, ini salah satu upaya untuk berbagi dan membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan berupa beras dengan harga yang […]

expand_less
WordPress Archive FitPro – Events Fitness Gym Sports WordPress Theme Fitrush – Fitness and Health Supplements WordPress Theme Fitx – Fitness & Gym Elementor Template Kit Fivo Docs – WordPress Documents and Attachments Manager Fixier – Gadgets & Electronics Repair Services Elementor Template Kit Fixman – Smartphone & Laptop PC Repair Elementor Kit Fixn – Handyman & Repair Service Elementor Template Kit Fixora – SaaS & Startup WordPress Theme FixPress – Mobile Phone and Computer Repair WordPress Theme Fixy: A Simple & Sexy WordPress Theme