Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Rp189,5 Miliar Ikan Selamat dari Keranjang Kapal Asing, Dari Baby Tuna sampai Harga Sebuah Rumah Sakit

Rp189,5 Miliar Ikan Selamat dari Keranjang Kapal Asing, Dari Baby Tuna sampai Harga Sebuah Rumah Sakit

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
  • visibility 801
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERNAH dengar pepatah, “ikan di laut aspal di darat, uangnya bisa terbang ke luar negeri”? Nah, kira-kira begitu kalau kapal asing nekat cari makan di perairan kita. Untunglah kali ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menyelamatkan “dompet laut” kita senilai Rp189,5 miliar dari kapal asing berbendera Filipina. Bayangin, sekali patroli saja, negara bisa hemat duit setara bikin belasan sekolah, beberapa rumah sakit daerah, bahkan bisa subsidi solar buat nelayan lokal sampai Ramadan depan.

Kalau dihitung-hitung, Rp189,5 miliar itu bukan receh. Itu angka yang kalau ditaruh di celengan ayam bisa bikin ayamnya langsung pingsan. Kalau dibagi jadi duit koin seribu, bisa bikin jalanan dari Papua sampai Jakarta penuh koin kayak film kartun Scrooge McDuck yang suka nyemplung di gudang duit.

Kapal asing yang ketangkap itu ukurannya jumbo, 754 GT, dengan jaring segede dua lapangan bola. Isinya? Dominasi baby tuna. Nah ini yang bahaya.

Baby tuna itu ibarat bayi balita di kampung: kalau belum sempat sekolah TPA tapi sudah ditarik ke kota, ya enggak bakal tumbuh besar. Kalau baby tuna habis diborong kapal asing, maka masa depan nelayan lokal ikut suram. Pepatah lama bilang, “habis manis sepah dibuang,” tapi kalau ini, “habis baby tuna, masa depan pun melayang.”

Coba kita main kalkulator sederhana, katakanlah hasil tangkapan kapal asing itu 400 ton sekali operasi. Kalau 1 kilo tuna harganya rata-rata Rp50 ribu saja, maka sekali jaring dilepas bisa narik Rp20 miliar. Sekali operasi! Lah wong nelayan lokal jangankan Rp20 miliar, kadang buat beli solar pun harus utang ke warung. Jadi kalau dibiarkan, ekonomi maritim kita bocor kayak ember bolong.

Menteri Kelautan dan Perikanan pernah bilang, illegal fishing itu sama dengan merampok masa depan. Dan benar saja, Rp189,5 miliar yang diselamatkan dari satu operasi ini setara dengan APBD beberapa kabupaten kecil. Kalau uang itu dipakai dengan benar, bisa bangun 10 Puskesmas, beli ribuan beasiswa anak nelayan, atau minimal buat perbaikan dermaga yang tiap musim hujan selalu ambruk kayak sandal jepit kena air panas.

Kapal Filipina ini ternyata enggak main-main, Pake rumpon, pake teknologi modern, dan mainnya di WPPNRI 717, Samudra Pasifik, wilayah yang sebenarnya kaya banget ikan. Kalau tidak ada pengawasan, mereka bisa bebas mondar-mandir. Ibarat maling masuk dapur rumah orang, bawa karung besar, terus pura-pura nyanyi lagu karaoke biar enggak ketahuan.

Untungnya, KKP sudah pintar main strategi. Kapal patroli Orca 06 dan Orca 04, plus pesawat pengawasan, langsung meringkus. Jadi ceritanya kayak film action versi laut ada kapal besar, ada “mata dari langit”, dan ada ending dramatis kapal ditarik ke Bitung buat diadili.

Kalau laut kita diibaratkan mesin ATM, maka kapal asing adalah maling yang coba intip PIN kita. Kalau kita lengah, mereka bisa tarik sampai saldo nol. Padahal yang punya kartu adalah nelayan lokal, yang masih butuh modal sekolah anak, bayar listrik, atau sekadar beli mesin kapal.

Pepatah Jawa bilang, “yen ora dijaga, ora bakal mulya.” Kalau laut tidak dijaga, jangan harap ekonomi maritim kita berjaya, illegal fishing itu bukan cuma urusan kapal besar, tapi urusan nasi di meja makan rakyat kecil.

Rp189,5 miliar ikan yang selamat bukan sekadar angka, tapi simbol bahwa negara hadir menjaga kekayaan lautnya. Bayi tuna tetap bisa berenang, nelayan lokal bisa terus berharap, dan bangsa ini punya alasan tersenyum.

Jadi, mari kita dukung terus pengawasan laut. Biar kapal asing mikir dua kali sebelum main-main di laut kita. Ingatlah, “air laut itu asin, tapi kalau dibiarkan dicuri, yang asin justru air mata rakyatnya”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berantas Tuntas Peredaran Narkoba Tugas Kita Semua, BNN- Pemkab OKI Satukan Persepsi Dalam Sinergi P4GN

    Berantas Tuntas Peredaran Narkoba Tugas Kita Semua, BNN- Pemkab OKI Satukan Persepsi Dalam Sinergi P4GN

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 771
    • 0Komentar

      PEMERINTAH  Kabupaten Ogan Komering Ilir mendukung penuh BNN untuk mengatasi permasahanan narkotika mulai dari level desa melalui strategi Pencegahan Dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika atau biasa disebut P4GN. “Memberantas narkoba menjadi tugas yang tidak mudah maka sebagaimana Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan […]

  • Agar Pasangan Kalah Pilkada Bersikap Dewasa, Mendagri Minta Pemda Bikin Forum Pertemuan Warga

    Agar Pasangan Kalah Pilkada Bersikap Dewasa, Mendagri Minta Pemda Bikin Forum Pertemuan Warga

    • calendar_month Kamis, 28 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 895
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri meminta Pemerintah Daerah membuat Forum pertemuan warga agar pasangan calon yang kalah harus bersikap dewasa dalam menerima hasil Pilkada. “Kalah dan menang adalah sebuah keniscayaan. Tapi hendaknya itu disikapi dengan dewasa,” ujar Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar di Jakarta, mengutip Antara, Kamis  (28/6/2018). Dia mengatakan siapapun yang ditetapkan sebagai […]

  • FOKKUS Sumsel Diharapkan Dapat Perluas Syiar Islam

    FOKKUS Sumsel Diharapkan Dapat Perluas Syiar Islam

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 795
    • 0Komentar

    KEBERADAAN ustadz dan ustadzah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ustadz dan Ustadzah (FOKKUS) Sumsel diharapkan dapat memperluas syiar dan dakwah Islam di tengah masyarakat, mengingat  tugasnya yang sangat multifungsi. FOKKUS Sumsel dapat membuat peraturan organisasi yang jelas kriteria seorang ustadz atau ustazah.Selain itu juga memberikan masukan agar anggota FOKKUS  berlaku  secara umum tidak hanya terbatas […]

  • Dinilai Pemimpin Visioner, Dodi Reza Diganjar Penghargaan dari IPDN

    Dinilai Pemimpin Visioner, Dodi Reza Diganjar Penghargaan dari IPDN

    • calendar_month Senin, 19 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.304
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINICO.ID, JATINANGOR –  Bupati Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] Dody Reza Alex diganjar piagam Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dariInstitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),Senin (19/11/18). Penghargaan tersebut diberikan kepada H. Dodi Reza Alex Noerdin, Lic, Econ., MBA karena dianggap sebagai pemimipin yang visioner yang mampu menjalankan pemerintahan dengan baik dan mengamalkan ajaran Astha Brata yang […]

  • Warga Lihat Malam-malam Pj Bupati  Apriyadi Tinjau Perbaikan Jalan Merdeka

    Warga Lihat Malam-malam Pj Bupati  Apriyadi Tinjau Perbaikan Jalan Merdeka

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 966
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Masih ingat suatu hari Minggu malam awal September lalu Pj Bupati Muba Apriyadi meninjau perbaikan jalan di ruas Jalan Merdeka Sekayu? Ruas jalan itu kini sudah mulus. Sebuah video yang dimuat oleh  pengendara motor yang menyorot ruas jalan itu bahkan viral, di medsos Kamis (14/09/2023). Pengendara motor yang belum terungkap namanya ini berkendara […]

  • Pemenang Hadiah sci-tech Global VinFuture senilai ,5 Juta Diumumkan

    Pemenang Hadiah sci-tech Global VinFuture senilai $4,5 Juta Diumumkan

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 710
    • 0Komentar

    Pingintau.id, HANOI, VIETNAM- Hadiah VinFuture menghargai terobosan penelitian ilmiah dan inovasi teknologi dengan hasil kemanusiaan : Penghargaan VinFuture selaras dengan satu atau lebih Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB dan didasarkan pada pengakuan terhadap dampak nyata yang terbukti Pemenang mendemonstrasikan terobosan inovasi dalam sains dan teknologi yang berfokus pada mendorong perubahan yang bermakna dan terukur melalui […]

expand_less
WordPress Archive Digeco – Startup Agency WordPress Theme Digency – Multi-Purpose Portfolio WordPress Theme Digi – Electronics Store WooCommerce Theme Digi Online Vehicle Booking System – DOVBS DigiBit – Bitcoin Trading WordPress Theme DigiBit – Cryptocurrency Mining WordPress Theme Digic – Electronics Store WooCommerce WordPress Theme Digicop – Security and CCTV WordPress Theme Digie Digital Agency & Advertising Service Elementor Template Kit Digilab – Digital Marketing Agency WordPress Theme