Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » 67.745 UMKM di Palembang, Siapa yang Siap Tembus Pasar Nasional?

67.745 UMKM di Palembang, Siapa yang Siap Tembus Pasar Nasional?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Palembang memiliki 167.745 UMKM sehingga bisa menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat. Namun, jumlah besar itu kini menghadapi tantangan lain, bagaimana produk usaha lokal tidak hanya laku di Palembang, tetapi mampu menjangkau pasar nasional bahkan internasional.

Data pra-pendataan Sensus Ekonomi 2026 mencatat, dari 167.745 UMKM di Palembang tersebut, sebanyak 167.442 merupakan usaha mikro, 241 usaha kecil, dan 62 usaha menengah.

Angka itu mengambarkan  betapa besarnya aktivitas usaha masyarakat di Kota Palembang.

Bahkan jutaan transaksi dan produk yang beredar, ada pelaku usaha yang menggantungkan penghasilan serta  mengembangkan bisnisnya dari skala kecil.

Tantangan UMKM Palembang tidak lagi sebatas bagaimana menghasilkan produk. Persaingan pasar membuat pelaku usaha harus mulai memikirkan kualitas, merek, pemasaran hingga cara menjangkau konsumen di luar daerah.

Pemerintah Kota Palembang mendorong pelaku UMKM memanfaatkan perubahan tersebut sebagai peluang. Digitalisasi dinilai dapat membuka jalan bagi produk lokal untuk menemukan konsumen yang selama ini berada di luar jangkauan pasar tradisional.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palembang, Kemas Isnaini Madani,  baru-baru ini mengatakan peningkatan kapasitas pelaku usaha, kualitas produk, akses pasar dan kemampuan digital perlu terus diperkuat.

Produk UMKM Palembang, katanya seharusnya tidak berhenti di pasar lokal. Pelaku usaha didorong berani memperluas pasar hingga tingkat nasional bahkan internasional.

Dorongan itu datang ketika ekonomi Palembang juga pertumbuhan menjadi positif. Pada Triwulan I 2026, ekonomi kota ini tumbuh 5,91 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Salah satu sektor yang mencatat pertumbuhan tinggi adalah penyediaan akomodasi serta makan dan minum, yang tumbuh 9,36 persen.

Kondisi ini, membuka ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang, tetapi memperlihatkan persaingan bisnis akan semakin ketat.

UMKM yang hanya mengandalkan pelanggan sekitar tentu menghadapi batas pasar. Sebaliknya, pemanfaatan teknologi digital memungkinkan produk dikenalkan lebih jauh tanpa harus membuka cabang di setiap daerah.

Penguatan usaha juga tidak berhenti pada urusan pemasaran. Pemkot Palembang mendorong pelaku UMKM memperhatikan branding, menjaga kualitas produk dan membangun kepercayaan konsumen.

Ekosistem ekonomi syariah juga menjadi bagian dari arah pengembangan tersebut. Pemerintah menilai pertumbuhan usaha perlu berjalan bersama nilai kejujuran, amanah, keadilan dan kebermanfaatan.

Gambaran peluang pasar yang lebih luas terlihat dalam PAMFEST 2026 yang digelar KPMI Korwil Palembang. Kegiatan itu tidak hanya diikuti pelaku usaha dari Palembang dan sejumlah daerah di Sumatera Selatan, tetapi juga peserta dari Yogyakarta, Jakarta dan Lampung.

Pertemuan lintas daerah bisa membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jaringan, mencari kolaborasi dan memperkenalkan produk kepada konsumen di luar wilayahnya.

Dengan jumlah mencapai 167.745 UMKM, pekerjaan berikutnya bagi Palembang bukan sekadar menambah jumlah pelaku usaha.

Yang lebih penting adalah membuat semakin banyak UMKM mampu bertahan, naik kelas dan menemukan pasar baru.

Digitalisasi, inovasi dan kualitas produk menjadi sejumlah kunci yang kini didorong agar kekuatan ekonomi kerakyatan di Palembang tidak hanya besar dalam angka, tetapi juga semakin kuat dalam persaingan pasar. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Olah Sabut Kelapa Berorientasi Ekspor Bakal Dikembangkan di Muba

    Olah Sabut Kelapa Berorientasi Ekspor Bakal Dikembangkan di Muba

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 731
    • 0Komentar

    TRANSFORMASI ekonomi produk hilirisasi komuditas unggulan terus dikembangkan kali ini Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bakal lakukan inovasi hilirisasi kelapa secara terpadu. Sebagai kabupaten yang merupakan komoditas perkebunan. “Pemkab Muba, akan mengolah sabut kelapa orientasi ekspor sebagai lokomotif hilirisasi kelapa. Pengolahan ini tentunya dibutuhkan kolaborasi dari beberapa pihak untuk mensupport salah satunya MOU bersama PT […]

  • Sejarah Lebaran di Indonesia, Ini Ceritanya

    Sejarah Lebaran di Indonesia, Ini Ceritanya

    • calendar_month Jumat, 14 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 815
    • 0Komentar

    MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia, Moh Mahfud MD menyelenggarakan halalbihalal secara virtual dengan para menteri, kepala lembaga negara, dan sejumlah duta besar, Jumat (14/5/2021). Menko Polhukam bercerita soal sejarah Lebaran di Indonesia. Budaya Lebaran, tutur Menko Polhukam, dimulai di era Syekh Makdum yang lebih dikenal dengan nama Sunan Bonang. Setiap selesai […]

  • “Kuatkan Iman Agar Alam Bersahabat”

    “Kuatkan Iman Agar Alam Bersahabat”

    • calendar_month Rabu, 14 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.093
    • 0Komentar

    PTPN VII mengundang penceramah untuk memberi pencerahan kepada seluruh insan perusahaan, belum lama ini. Dikemas dalam tarhib Ramadhan, Ustad Mufidz Abdullah mengingatkan seluruh karyawan untuk memantapkan keimanan kepada Allah SWT. Sebab, kata dia, PTPN VII sebagai perusahaan perkebunan sangat bergantung kepada alam yang setiap geraknya dalam kendali Allah SWT. “Semua kehidupan ini memang mengikuti takdir […]

  • “ Koja Nak Jadi Penulis”

    “ Koja Nak Jadi Penulis”

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.394
    • 0Komentar

    Ini cerito Koja yang bermimpi nak jadi seorang penulis, dan ini adalah gesahan antara Koja samo Kacibob  Koja : “ Cakmanolah caronyo nak jadi penulis ini yo ???“  Kacibob : ” Kakak kau ni nak dulu pernah nulis di Sumselterkini,”  Koja : ” Sumselterkini itu apo kak?”  Kacibob : ” Ai kau ni buyan nian, sekolah […]

  • “CEO MC Kampung Ditolak! Dolah Belut Ingin Naik Kelas di Job Fair Sumsel 2025 tapi Malah Kena Mental”

    “CEO MC Kampung Ditolak! Dolah Belut Ingin Naik Kelas di Job Fair Sumsel 2025 tapi Malah Kena Mental”

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 690
    • 0Komentar

    DI KAMPUNG -nya, Dolah Belut dikenal sebagai CEO, bukan Chief Executive Officer perusahaan rintisan, tapi “Cak Esek Ogan”, singkatan dari “Cakap Esek-esek Ogah Nanggung”, julukan karena dia selalu MC dengan gaya luwes, nyeleneh, tapi gak setengah hati. Dari lomba makan kerupuk hingga acara 17-an dengan hadiah piring rotan, Dolah selalu tampil prima, dengan mikrofon pinjaman […]

  • Untung Ado Production Bikin Film Perjalanan Hidup ‘Anak Kampung’ Harnojoyo

    Untung Ado Production Bikin Film Perjalanan Hidup ‘Anak Kampung’ Harnojoyo

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.016
    • 0Komentar

    saat ini proses penggarapan naskah cerita sudah selesai dan akan segera proses syuting

expand_less
WordPress Archive Blund Minimal Portfolio WordPress Theme Blurb - Affiliate Marketing WordPress Theme Blush – A Trendy Beauty and Lifestyle WordPress Theme Blxo – Construction WordPress Theme BngTech – IT Solutions WordPress Theme Boat & Yacht Charter Booking System for WordPress Bocpak – Print Custom Packaging and Pouches WordPress Theme Body Calculators for WordPress: BMI, BFP, BAI, Body Fat, Ideal weight and others BodyCenter - Gym, Fitness WooCommerce WordPress Theme Boldnote – Portfolio WordPress Theme