Senin, 26 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » “Beras Premium Rasa KW: Ketika Label Lebih Mulus dari Isi Nasi”

“Beras Premium Rasa KW: Ketika Label Lebih Mulus dari Isi Nasi”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 716
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

(Edukasi Kocak Soal Mutu Beras & Drama Dagelan Distribusi Pangan Nasional)

DI BALIK panci yang mengepul dan nasi yang terlihat pulen di meja makan, ternyata ada cerita dagelan tingkat nasional tentang mutu beras, beras premium rasa KW, dan upaya menjaga stabilitas pangan nasional.

Ya, sodara-sodara sebangsa seberas, beras yang katanya “premium” ternyata cuma menang kemasan, kalah di kualitas. Ibarat cowok foto profilnya kayak oppa Korea, giliran ketemu asli, mirip penjaga parkiran mall. Waduh!

Negara kita katanya lumbung padi, tapi ternyata ada juga yang kelakuannya lumbung akal-akalan, dalam sebuah penggerebekan dagelan yang bukan dagelan, Polri bersama Badan Pangan Nasional (NFA) menemukan beras yang dijual sebagai beras premium, tapi ternyata isinya lebih cocok disebut beras campuran kenangan masa lalu – tampak mulus di awal, tapi bikin perut kecewa di akhir.

Beras ini jelas nggak lulus SNI, alias Standar Nasi Indonesia – eh.., maksud kami Standar Nasional Indonesia. Mutunya jauh dari ekspektasi, bahkan kalau ini ikut kontes Puteri Beras Indonesia, sudah dieliminasi dari babak perkenalan.

Deputi NFA, Pak I Gusti Ketut Astawa, sampai harus turun tangan, bukan buat masak nasi goreng, tapi buat ngirim surat resmi ke seluruh Gubernur dan Bupati/Walikota di Indonesia. Isinya? Bukan undangan nikahan, tapi permintaan tolong dong, awasi itu beras-beras di ritel dan pasar!

“Jangan sampai beras kualitas kelas ekonomi, dijual dengan harga first class. Ini bukan tiket pesawat, ini soal perut rakyat!” begitu kira-kira semangatnya Pak Ketut dalam konferensi pers yang penuh data dan keresahan.

Tak hanya kepala daerah, NFA juga nyuratin Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO). Isinya tegas jangan main drama Korea dalam distribusi beras. Jangan ada yang gaslighting konsumen pakai label premium padahal isinya bikin nasi goreng jadi bubur ayam.

Ritel diminta tetap jual beras kayak biasa, tanpa tutup-tutupi, tanpa gimmick. Yang stoknya udah ada, silakan jual, tapi ya jujur sesuai mutu. Kalau di label tertulis “beras premium”, tapi isinya premium palsu, ya itu namanya bukan berdagang, tapi berdusta sambil manggang rice cooker.

Brigjen Pol Helfi Assegaf dari Bareskrim, yang sekaligus Ketua Satgas Pangan, menjelaskan bahwa kasus ini nggak main-main. Udah 24 saksi dan ahli dimintai keterangan, dari ahli mutu beras sampai ahli rasa kecewa. Dan hasil lab menyatakan beras yang dijual tidak memenuhi standar SNI Beras Premium No. 6128:2020.

Modusnya? Ya kayak jaman dulu orang jual kaset palsu tapi bungkusnya mirip asli. Kini versi modernnya jual beras KW dengan label mewah. Kalau ini terus dibiarkan, bukan cuma konsumen yang rugi, tapi petani dan pedagang jujur juga bisa ikut kejeblos.

Di sisi lain, Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi, sedang mematangkan revisi regulasi soal mutu beras dan HET (Harga Eceran Tertinggi). Tujuannya cuma satu biar nggak ada lagi drama beras tipu-tipu. Ibarat kata pepatah, beras boleh putih, tapi jangan sampai niatnya abu-abu.

Arief menyampaikan bahwa menjaga mutu beras itu bukan cuma soal harga, tapi juga soal keadilan pangan dan nasib petani. Jangan sampai jerih payah petani yang mandi lumpur tiap subuh kalah sama trik pedagang yang hanya mandi cahaya lampu sorot rak supermarket.

Dari kisah ini, kita belajar bahwa nasib perut rakyat bukan tempat buat dagelan licik, kalau label bilang “premium”, ya isinya juga harus premium, jangan cuma bungkusnya aja yang kinclong, tapi isinya bikin sendok menangis.

Ingat!!, kejujuran itu seperti nasi hangat, kalau disimpan terlalu lama, jadi basi dan bau. Jadi mari kita tanak niat baik, kukus kejujuran, dan sajikan integritas di meja makan bangsa ini.

Semoga langkah NFA ini bisa jadi rice cooker moral buat para pelaku usaha nakal, karena dalam urusan beras, kita nggak butuh bumbu dusta. Kita hanya butuh nasi yang putih, pulen, dan jujur, seperti cinta Ibu di balik dapur. Jangan sampai beras KW merusak stabilitas nasional. Sebab dari nasi yang sehat, lahirlah generasi kuat.

Kalau nasi aja bisa bohong, gimana cinta?[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wak Bek vs Mang Zenal: Duel Daun Kelor, dari Obat Mencret sampe Penangkal Tusuk Ilmu”

    Wak Bek vs Mang Zenal: Duel Daun Kelor, dari Obat Mencret sampe Penangkal Tusuk Ilmu”

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 588
    • 0Komentar

    SABTU pagi terlihat  cerah, sinar matahari sudah menyinari, panasnya sangat terik terasa di kulit tubuh, tapi isi dompet masih tetap kelam, Mang Zenal tampak duduk di bawah pohon kelor di belakang rumah Wak Bek. Ia tampak serius, memandang daun-daun mungil itu seolah sedang menghitung jumlah mantan yang belum move on. “Wak Bek!” seru Mang Zenal […]

  • Cuaca Ekstrem BPBD Kesbangpol Siap Siaga Hadapi Becana Alam

    Cuaca Ekstrem BPBD Kesbangpol Siap Siaga Hadapi Becana Alam

    • calendar_month Senin, 30 Des 2019
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.139
    • 0Komentar

    MENINGKATNYA curah hujan dalam pekan ini Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan yang terdiri dari daerah perairan dan tidak jarang di terjang banjir, longsor dan angin puting beliung membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol dan linmas kabupaten Banyuasin gelar pasukan siap siaga menghadapi situasi demikian. Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Alfian Soleh , BPBD Banyuasin menjelaskan […]

  • RS Siloam Siap Layani 216.000 orang di Lubuk Linggau

    RS Siloam Siap Layani 216.000 orang di Lubuk Linggau

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.665
    • 0Komentar

    Rumah Sakit Siloam kelima di Sumatera dan kedua di Sumsel.

  • JelangTutup Tahu 2021, IPM Sumsel  Meningkat Menjadi 70,24 Persen

    JelangTutup Tahu 2021, IPM Sumsel  Meningkat Menjadi 70,24 Persen

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 962
    • 0Komentar

    INDEKS Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di penghujung tahun 2021  mengalami peningkatan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, angka IPM di Sumsel pada tahun 2021 sebesar 70,24 persen. Angka itu meningkat sebesar 0,33 persen di banding tahun 2020 yang hanya sebesar 70,01 pesen. Diketahui, pencapaian IPM tersebut diukur dengan memperhatikan tiga aspek […]

  • Tinjau Pelayanan Kantor Samsat Palembang

    Tinjau Pelayanan Kantor Samsat Palembang

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 819
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H. Herman Deru meninjau secara langsung aktifitas di Kantor Samsat Palembang I terkait dengan Perpanjangan Kebijakan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor dan pembebasan BBNKB di Sumsel, Kamis (3/9/2020). Dalam kesempatan ini HD meninjau pelayanan samsat terkait dengan pelayanan kantor samsat Mengingat adanya perpanjangan kebijakan pemutihan atau penghilangan denda bagi wajib pajak kendaraan […]

  • HUT RI ke 77, Ada Panjat Pinang Bertabur Hadiah..

    HUT RI ke 77, Ada Panjat Pinang Bertabur Hadiah..

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    Ratusan masyarakat Kota Sekayu beramai-ramai mendatangi Taman Air depan Rumah Dinas Bupati Muba untuk menyaksikan lomba panjat pinang dalam rangka memeriahkan Hut ke-77 Republik Indonesia, Selasa (16/8/2022).   Betapa tidak, euforia ini memuncak pasalnya sudah dua tahun perayaan HUT RI di Muba ditiadakan karena pandemi COVID-19.   Suasana di lokasi tampak sorak sorai dan gelak […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Auctions – WordPress Simple Auctions WooCommerce Australia Post Shipping Method WooCommerce Authorize.Net Reporting Woocommerce Automatic Order Printing WooCommerce Autoresponder WooCommerce Autoship WooCommerce Autoship Payflow Payments WooCommerce Availability Scheduler WooCommerce Aweber Newsletter Subscription WooCommerce B2B