Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Sebagai Pelaku dan Peternak, Ini Menurut Gubernur Jika Sumsel Berhasil Kembangkan Kerbau Rawa

Sebagai Pelaku dan Peternak, Ini Menurut Gubernur Jika Sumsel Berhasil Kembangkan Kerbau Rawa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 16 Agt 2019
  • visibility 800
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PENGALAMAN menjadikan Kabupaten OKU Timur sebagai salah satu daerah penyuplai daging terbesar di Sumsel semasa Ia menjadi Bupati, membuat Gubernur Sumsel H. Herman Deru yakin Ia juga akan mampu mengembangkan potensi kerbau rawa di Sumsel secara maksimal.

Dengan pengelolaan yang baik dan pengalaman yang mumpuni, Ia yakin Sumsel dapat mandiri memenuhi kebutuhan daging tanpa ekspor dari daerah luar.

Hal itu dikatakannya saat  menerima Kepala Badan Restorasi Gambut RI , Nazir Foead sekaligus menyimak paparan tentang kegiatan Kerbau Rawa dari Universitas Sriwijaya yang berlangsung di Ruang Rapat Griya Agung Palembang, Kamis (15/8/2019).

“Masyarakat Sumsel ini sangat berperhatian terhadap perkembangan ternak khususnya sapi dan kerbau rawa. Saya sendiri juga merupakan salah satu pelaku peternak dan penjual daging,  pengalaman itu nyata,”katanya.

Dikatakannya,  kerbau rawa merupakan hewan ternak yang memiliki potensi yang luar biasa. Selain dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat juga dapat menjaga alam dengan sangat baik.

Karena itu Ia menyambut baik sekali jika kerbau rawa serius dikembangkan di Sumsel. pasalnya kerbau rawa memiliki potensi susu yang luar biasa. Sebagai orang yang cukup berpengalaman sebagai pelaku peternak, faktor manusia diakuinya mempunyai peran lebih dari 30% terhadap keberhasilan pengembangan barulah faktor berikutnya adalah pendanaan.

Sedikit kilas balik, Herman Deru menceritakan pengalaman saat menjadi Bupati OKU Timur dua periode. Saat itu dirinya pernah membeli sapi sebanyak 500 ekor dan ditempatkan di setiap titik desa sehingga sapi itu berhasil dikembangkan bahkan pernah menyuplai daging sapi.  “Saya sebagai Bupati pernah menyuplai daging terbesar di Sumsel,”ungkapnya.

Karena itu pula  dirinya bangga atas inisiasi dan gagasan untuk pengembangan kerbau rawa. “Saya ingatkan yang pertama itu perlu SDM kemudian ketersedian lahan. Pengembangan kerbau rawa ini sangat bermanfaat selain meningkatkan ekonomi, ini juga menjaga alam menjadi produktif tanpa merusak,”terangnya.

Dengan pengembangan kerbau rawa yang maksimal Iapun menargetkan  agar Provinsi Sumsel tidak lagi mengimpor daging dari luar daerah.

Sama halnya dikatakan Kepala Badan Restorasi Gambut RI , Nazir Foead bahwa kerbau rawa selain meningkatkan ekonomi dan menjaga alam ini juga produktif tanpa merusak.

Selain membahas gambut, katanya BRG juga terfokus pada pengembangan ekonomi masyarakat salah satunya dari bidang peternakan. “Kita setuju jika daging kerbau ini kita dorong. Kita juga dapat membudayakan kerbau rawa di lahan gambut,”ucapnya.

Dirinya juga yakin jika Sumsel dapat berhasil dalam pengembangan kerbau rawa. Dan tidak mungkin nantinya Sumsel akan menjadi percontohan bagi Provinsi lain dalam pengembangan kerbau rawa.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Unsri Andy Mulyana mengungkapkan bahwa kerbau rawa adalah plasma Nutfah asli Sumatera Selatan. Kebo rawa memiliki produk susu yang berkualitas. Maka katanya kedepan nanti akan bekerjasam dengan Pemprov Sumsel dalam hal ini Dinas terkait untuk mengembangkan Kerbau Rawa tak lain hal ini untuk perkembangan kerbau rawa sendiri sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat disana.

Saat ini Kegiatan Revitalisasi Ekonomi Kerbau Rawa Sumsel berada di lokasi Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.[**]

Penulis : rilis humas

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalami Kasus 1 Keluarga Tewas di Kebun Sirih, Polda Masih Tunggu Hasil Forensik

    Dalami Kasus 1 Keluarga Tewas di Kebun Sirih, Polda Masih Tunggu Hasil Forensik

    • calendar_month Kamis, 25 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.828
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Polda Sumsel masih terus mendalami misteri 1 keluarga tewas dengan luka tembak di  Jalan Said Toyib, Kompleks Villa Kebun Sirih, Palembang, apakah memang bunuh diri atau dibunuh. Karena tidak ada barang milik korban yang hilang. Direktur Reskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Budi Suryanto, mengatakan perkembangan hasil perkara sekeluarga yang ditemukan tewas, saat […]

  • Bikin Kegiatan Art Normal, Wawako Ingatkan Ini

    Bikin Kegiatan Art Normal, Wawako Ingatkan Ini

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 846
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda menyambut baik atas kedatangan pengurus Dewan Kesenian Palembang [DKP] menyampaikan beberapa program yang akan direncanakan dalam waktu dekat. “Tetapi memang rencana-rencana ini harus disesuaikan juga dengan kondisi yang ada, karena mengingat kita saat ini sedang bencana Covid-19. Jadi mereka harus bisa menyesuaikan dengan kondisi yang ada,” ungkap Fitri Audiensi dengan […]

  • Ini Harapan Sumsel Untuk Generasi Muda

    Ini Harapan Sumsel Untuk Generasi Muda

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.301
    • 0Komentar

    “Kegiatan ini tidak lain untuk membina atlet otomotif khususnya Slalom,”

  • Pembukaan Grand Opening Pameran Online Industri Asia 2023

    Pembukaan Grand Opening Pameran Online Industri Asia 2023

    • calendar_month Jumat, 17 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.874
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, TAIPEI, TAIWAN –  Pameran Online Industri Asia (AIOE 2023) adalah integrasi virtual dan fisik yang menargetkan pemasok, importir, dan eksportir Asia. Ini akan dipamerkan mulai 17 Maret – 30 Juni 2023 dan diharapkan dapat memberikan peluang yang sangat baik bagi peserta pameran untuk mengekspos merek mereka. Ajang perdagangan transnasional yang diselenggarakan bersama oleh AsianNet […]

  • Lemang Pagar Alam, Lahat, dan Muara Enim, Bahan, Resep, dan Bedanya yang Jarang Diketahui

    Lemang Pagar Alam, Lahat, dan Muara Enim, Bahan, Resep, dan Bedanya yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Lemang Pagar Alam, Lahat, dan Muara Enim sama-sama dikenal sebagai kuliner tradisional Sumatera Selatan (Sumsel) yang dibuat dari beras ketan dan dimasak menggunakan bambu. Meski sekilas bentuknya serupa, lemang di tiga daerah tersebut memiliki cerita, kebiasaan pengolahan, serta variasi penyajian yang berkembang di tengah masyarakat. Lemang khas Sumsel bukan hanya makanan berbahan ketan. […]

  • pilkada-sumsel-2018

    Partai di Sumsel Mulai Sibuk Cari Kandidat Untuk Diusung di Pilgub/wagub Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 12 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.119
    • 0Komentar

    Sejumlah Partai Politik yang memiliki suara dominan di Sumsel mulai sibuk untuk melakukan survey setelah sebelumnya melakukan penjaringan bakal calon (Balon) gubernur/wakil gubernur Sumsel.

expand_less
WordPress Archive Agile Scrum – Project Issue Management Agncy – Creative & Modern Portfolio WordPress Theme Agon – Multipurpose Agency WordPress Theme Agora — Event & Conference WordPress Theme Agreek – Agriculture & Organic Food WordPress Theme Agrikon – Organic Food & Agriculture WooCommerce Theme Agrile – Farm & Farmer WordPress Theme Agrimo – Agriculture & Organic Farm WordPress Theme Agrinice – Agriculture & Organic Food Elementor Template Kit Agrios – Agriculture Farming WordPress Theme