Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Simbol Jari dalam Politik

Simbol Jari dalam Politik

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 10 Jan 2019
  • visibility 5.944
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DALAM pandangan sosiolinguistik, bahasa digunakan sehari-hari oleh siapa saja dalam transaksi apa saja sebagai alat komunikasi antarmanusia, yang dicirikan dengan penggunaan simbol-simbol lisan dan tertulis secara acak (arbitrer) sesuai makna yang diterima masyarakat penutur.

Bahasa dipandang sebagai suatu sistem yang berkaitan dengan struktur masyarakat yang tidak terlepas dari ciri-ciri penutur dan dari nilai-nilai sosiobudaya yang dipatuhi oleh penutur itu sendiri. Bahasa dipandang sebagai tingkah laku sosial (social behavioris) yang dipakai dalam berkomunikasi.

Di dalam kegiatan berkomunikasi, masyarakat bisa menggunakan komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal atau lebih dikenal dengan nama bahasa isyarat. Komunikasi verbal adalah bentuk komunikasi yang disampaikan komunikator kepada komunikan dengan cara tertulis (written) atau lisan (oral).

Sementara, komunikasi nonverbal ialah merupakan kebalikan dari komunikasi verbal yakni suatu proses komunikasi atau penyampaian pesan maupun informasi yang disampaikan oleh seseorang kepada orang lain tanpa adanya suatu ucapan atau kata-kata, tetapi caranya menggunakan gerakan atau isyarat.

Penggunaan bahasa isyarat ini untuk mendukung ataupun memperkuat bahasa komunikasi lisan. Salah satu jenis dari bahasa nonverbal itu adalah bahasa tubuh. Artinya, berkomunikasi menggunakan anggota tubuh mananusia, termasuk penggunaan jari tangan manusia.

Bahasa juga berhubungan dengan tanda dan makna. Dalam ilmu linguistik disebutdengan ilmu semiotik dan semantik. Semiotika berasal dari kata Yunani: semeion, yang berarti tanda. Menurut Piliang (1998:262). penjelajahan semiotika sebagai metode kajian ke dalam berbagai cabang keilmuan ini dimungkinkan karena ada kecenderungan untuk memandang berbagai wacana sosial sebagai fenomena bahasa.

Bila seluruh praktik sosial dapat dianggap sebagai fenomena bahasa, semuanya dapat juga dipandang sebagai tanda. Hal ini dimungkinkan karena luasnya pengertian tanda itu sendiri akhir-akhir ini ada hal menarik yang menjadi perhatian masyarakat tentang simbol atau tanda penggunaan jari. Acungan satu jari dan dua jari menjadi multitafsir.

Interpretasimakna pun berbeda-beda, tergantung pemakna dan konteks yang menjadi permasalahannya. Suasana politik menjelang pemilihan presiden yang akan datang, simbol satu jariataupun dua jari menjadi isu yang sangat sensitif.

Dari kedua simbol jari tersebut, apa pun bisa menjadi isu yang ‘digoreng’ untuk kepentingan politik. Orang yang mengacungkan jarinya, baik satu jari  maupun dua jari akan berurusan dengan hukum kalau tidak pada konteksnya. Seperti dari pemberitaan di media yang lagi hangat, seorang gubernur dipanggil Bawaslu akibat mengacungkan dua jarinya .

Pada sebuah acara partai pendukung salah satu calon presiden. Begitu juga pemberitaan yang lain, seorang pembantu presiden (menteri) dilaporkan telah melanggar aturan kampanye. Itupun dikarenakan bahasa isyarat satu jari. Saling lapor terjadi akibat simbol acungan jari ini.

Acungan jari, baik satu jari maupun dua jari menjadi fenomena yang menarik ketika dikaitkan dengan situasi politik. Dalam ajang pemilihan kepala dari tingkat daerah hingga Negara (presiden) selalu berkaitan dengan nomor urut peserta calon. Seperti calon presiden yang hanya diikuti oleh dua calon, maka nomor satu dan dua inilah yang menjadi simbol kedua calon.

Simbol satu jari ataupun simbol dua jari mempermudah kedua calon berkomunikasi untuk menarik massa pendukung. Di sinilah kekuatan simbol jari sebagai Bahasa isyarat pemikat calon pemilih. Oleh karena itu, seseorang yang dianggap dapat menarik massa pendukung salah satu calon akan berurusan dengan hukum saat mengacungkan jarinya bukan pada situasi dan konteks yang ada.

Namun demikian,massa yang berkumpul dengan mengangkat jarinya (satu atau dua jari) tanpa ada yang menyuruh pun akan dianggap berkaitan dengan isu politik. Itulah kegamangan politik terhadap simbol satu atau dua jari. Semoga damai.[**]

 

Penulis :  Dr. Darwin Effendi, M.Pd.

Dosen Universitas PGRI Palembang

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepak Bola Ala Bocah, Dari Dribel Menuju Asa [Biarlah Kaki-kaki Mungil Itu Terus Menendang]

    Sepak Bola Ala Bocah, Dari Dribel Menuju Asa [Biarlah Kaki-kaki Mungil Itu Terus Menendang]

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.542
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – “Kamu kira jadi Ronaldo itu cuma butuh gaya nyisir rambut ke belakang dan buka baju pas selebrasi? Salah, Le! Ronaldo kecil juga pernah ditendang bola sampai meringis, tapi bangkit, bukan baper!” ucap Pak Dul, pelatih SSB “Gawang Roboh FC”, sambil ngelap peluh dan gorengan. Pagi itu, baru setengah buka mata, tapi di Stadion […]

  • Kembangkan Produk Halal, Indonesia – Rusia Segera Jalin Kerja Sama

    Kembangkan Produk Halal, Indonesia – Rusia Segera Jalin Kerja Sama

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.641
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Indonesia terus mengembangkan produk halal dan dalam waktu dekat ini akan kerjasama Rusia untuk merealisasikan Jaminan Produk Halal (JPH). Rencana ini tercetus dalam pertemuan antara Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag Muhammad Aqil Irham dengan Kepala Federal Accreditation Service Rusia Nazarii Skrypnik, di Kantor BPJPH, awal pekan ini. Turut hadir dalam pertemuan […]

  • Kemarin, Bertambah 12 Kasus Konfirmasi Covid di Muba

    Kemarin, Bertambah 12 Kasus Konfirmasi Covid di Muba

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 914
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Kamis (24/9/2020) mengkonfirmasi penambahan 12 kasus terkonfirmasi COVID-19. Hal ini diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Ia mengatakan, adapun penambahan 12 kasus tersebut yakni diantaranya kasus 145 perempuan 46 tahun asal Sekayu, kasus 146 laki-laki 38 tahun asal Kayuare, kasus 147 laki-laki 49 tahun Sekayu, […]

  • Sumsel-Kaltim Jajaki Kerja Sama Pemasaran  Produk Unggulan Daerah

    Sumsel-Kaltim Jajaki Kerja Sama Pemasaran  Produk Unggulan Daerah

    • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 618
    • 0Komentar

    PEMPROV Sumsel dan Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar business matching, di Ballroom Hotel Excelton, Kamis (2/5). Pertemuan bisnis antar dua provinsi tersebut membahas kerjasama perdagangan produk unggulan antar daerah yang  berpotensi mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan UMKM. Pejabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Sumsel Ir SA Supriono mengatakan, Sumsel memiliki berbagai potensi yang dapat diperdagangkan mulai dari […]

  • Bupati Lahat Berharap dari Ajang Turnamen Gub Cup, Putra Lahat Bergabung di SFC

    Bupati Lahat Berharap dari Ajang Turnamen Gub Cup, Putra Lahat Bergabung di SFC

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 736
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru dihadapan para peserta turnamen U-20 dan masyarakat Lahat menegaskan,  pembukaan Gubernur Cup 2019 di Kabupaten Lahat merupakan pembukaan yang ketiga kalinya setelah Kabupaten Muara Enim dan Kota Pagar Alam. Sepakbola lanjut Gubernur merupakan olahraga milik rakyat. Karena itu Pemprov. Sumsel  memprogramkan Sejuta Bola. “Hari ini, Saya intruksikan full tim SFC […]

  • Gandeng Halodoc & Politeknik Kesehatan Bandung, Lifebuoy Luncurkan Sentuhan sehat, kenalkan termometer kompak dengan akses konsultasi dokter gratis

    Gandeng Halodoc & Politeknik Kesehatan Bandung, Lifebuoy Luncurkan Sentuhan sehat, kenalkan termometer kompak dengan akses konsultasi dokter gratis

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.446
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id,[ Media OutReach Newswire]- Lifebuoy, merek sabun higienis nomor satu di dunia, bekerja sama dengan layanan telehealth Halodoc dan Politeknik Kesehatan Bandung, meluncurkan Sentuhan Sehat. Kampanye inovatif ini bertujuan untuk membekali orang tua dan pengasuh di seluruh Indonesia dengan alat manajemen kesehatan preventif, yang menandai kemajuan signifikan dalam layanan kesehatan yang mudah diakses. Inti […]

expand_less
WordPress Archive Ultimate WPBakery Page Builder Pricing Tables UltimateYou – Health Coach Elementor Template Kit Ultra Portfolio – WordPress UltraViolette – Design Portfolio WordPress Theme UMarket – Digital Marketing Elementor Template Kit Umbala – Fashion & Clothing Store WooCommerce Theme Umberto – Mushroom Farm & Organic Products Store WordPress Theme Umeå – Furniture Store WordPress Theme Umeno – Multipurpose WooCommerce Theme Unbound – Charity & Nonprofit Elementor Template Kit