Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Sumsel Lepas Alex Noerdin di Jalan Merdeka

Sumsel Lepas Alex Noerdin di Jalan Merdeka

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 413
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUMAH di Jalan Merdeka itu tak lagi sekadar alamat. Sejak pagi hingga prosesi pelepasan berlangsung, orang-orang terus berdatangan. Pejabat, aparat, ASN, sahabat lama, hingga warga biasa berdiri dalam suasana hening, kamis (26/2).

Di dalam ruangan, jenazah mantan Gubernur Sumatera Selatan periode 2008–2018, Alex Noerdin, terbaring tenang. Sumsel tidak sekadar menggelar upacara, ia sedang melepas satu bagian dari sejarahnya.

Karangan bunga berjejer di halaman, mengirim pesan singkat penuh empati. Di teras rumah, pelayat berdiri berdesakan. Sebagian duduk bersila di dalam ruangan, menengadahkan tangan. Doa-doa dilafalkan lirih, bergantian, tanpa komando.

Di sudut ruang utama, keluarga duduk paling dekat. Wajah-wajah yang selama ini akrab di panggung publik kini terlihat lebih sunyi. Tidak ada jarak antara jabatan dan perasaan. Di momen seperti itu, semua gelar terasa kecil.

Putra sulung almarhum, Dodi Reza Alex Noerdin, berdiri mewakili keluarga. Ucapannya singkat, tanpa retorika.

“Kami sekeluarga ikhlas dan memohon maaf atas segala khilaf beliau semasa hidup.”

Kalimat itu terdengar sederhana. Namun di tengah keheningan yang padat, ia terasa berat. Sebab di hadapan mereka bukan hanya seorang mantan gubernur, melainkan seorang ayah yang pergi meninggalkan keluarga.

Dari luar hingga ke dalam rumah, barisan seragam terlihat rapi. ASN mengenakan batik Korpri biru berdiri berdampingan. Aparat TNI dan Polri hadir dengan pakaian dinas lengkap. Tidak ada percakapan keras. Hanya instruksi pelan dan langkah-langkah tertata.

Di halaman, dua petugas membawa bingkai besar berisi foto resmi almarhum dalam pakaian dinas putih lengkap dengan tanda jasa. Senyum dalam bingkai itu tampak tegas. Sebuah kontras dengan wajah-wajah sendu di sekitarnya.

Papan bertuliskan “Sumsel Berduka” berdiri sebagai penanda suasana. Kehilangan itu bukan hanya milik keluarga, tetapi juga milik daerah yang pernah dipimpinnya selama dua periode.

Tak jauh dari jenazah, Gubernur Sumatera Selatan yang kini menjabat, Herman Deru, hadir memimpin upacara pelepasan secara kedinasan. Ia berdiri sebagai inspektur upacara, memberi penghormatan terakhir kepada pendahulunya.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Hari ini kita berkumpul sebagai bentuk penghargaan atas kinerja dan sumbangsih jasa beliau kepada Provinsi Sumatera Selatan,” ujarnya.

Kata-kata itu tidak panjang. Namun cukup untuk menggambarkan  prosesi ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah penghormatan resmi dari pemerintah daerah.

Wakil Gubernur Cik Ujang, unsur Forkopimda, serta para kepala daerah kabupaten/kota turut hadir. Prosesi berjalan tertib. Setelah doa bersama, keluarga menyerahkan jenazah kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk dilepas secara resmi dan diantarkan ke tempat peristirahatan terakhir.

Di sanalah momen itu terasa utuh satu gubernur memimpin pelepasan, satu gubernur dikenang. Tanpa panggung politik. Tanpa debat. Hanya penghormatan.

Politik yang Sunyi

Selama dua periode kepemimpinan (2008–2018), Alex Noerdin menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Sumatera Selatan. Kini, namanya disebut dalam doa-doa yang terangkat pelan.

Di rumah duka itu, orang-orang yang mungkin berbeda pandangan politik duduk berdampingan. Tidak ada perbedaan barisan. Semua berada dalam satu suasana yang sama.

Sejarah memang tidak selalu ditulis di ruang sidang atau podium besar. Kadang ia hadir di ruang sederhana, di antara kain kafan putih dan doa yang tak putus.

Di Jalan Merdeka, Sumatera Selatan seperti berhenti sejenak. Bukan untuk mengenang jabatan semata, tetapi untuk menghormati perjalanan hidup seorang pemimpin daerahnya.

Manusia datang dan pergi. Jabatan berganti. Namun jejak pengabdian akan tetap dicatat oleh waktu.

Dan di tengah kerumunan yang hening itu, Sumsel melepas Alex Noerdin—dengan doa, dengan rasa hormat, dan dengan kesadaran bahwa setiap kepemimpinan pada akhirnya akan menjadi kenangan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kloter Pertama 4 Juni, Indonesia Siap Berangkatkan Calon Jamaah Haji

    Kloter Pertama 4 Juni, Indonesia Siap Berangkatkan Calon Jamaah Haji

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.523
    • 0Komentar

    MENTERI Agama (Memag) Yaqut Cholil Qoumas meminta jajarannya untuk bekerja cepat dan cermat untuk mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 1443 Hijriah/2022 Masehi karena tahun ini telah dibuka kembali. Hal itu, ditegaskan Menag Yaqut saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1443 H/2022 M. “Saya tidak mau ada yang santai-santai, sebanyak apapun pengalaman yang dimiliki dalam […]

  • Merajut Asa di Kampung Nelayan Merah Putih

    Merajut Asa di Kampung Nelayan Merah Putih

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 797
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar program pemerintah, tapi sebuah perjalanan panjang yang menghidupkan harapan di tiap jala yang ditarik. Di kampung pesisir yang dulu hanya terdengar cerita tentang betapa kerasnya kehidupan nelayan, kini muncul mimpi baru kehidupan yang lebih baik, lebih modern, dan lebih produktif. Seperti nelayan yang menunggu ikan datang setelah […]

  • Muba Sediakan Informasi Geospasial dengan Handal

    Muba Sediakan Informasi Geospasial dengan Handal

    • calendar_month Senin, 30 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menorehkan prestasi di level nasional, kali ini Pemkab Muba yang dinahkodai Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP berhasil meraih Penghargaan Bhumandala Rajata (medali perak) dari Badan Informasi Geospasial. “Kabupaten Muba telah berhasil mengembangkan Simpul Jaringan dengan baik, terarah dan […]

  • Mendagri Instruksikan, Selama PPKM Waktu Makan di Warung Makan, 30 Menit

    Mendagri Instruksikan, Selama PPKM Waktu Makan di Warung Makan, 30 Menit

    • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 596
    • 0Komentar

    MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan instruksi terbaru Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3, dan 2 COVID-19 di wilayah Jawa dan Bali. Instruksi Mendagri (Inmendagri) tersebut diterbitkan setelah pemerintah kembali memperpanjang PPKM level 4 Jawa dan Bali sampai 23 Agustus 202. Dalam Inmendagri Nomor 34 tersebut, terdapat […]

  • Bupati Muba Paparkan Biofuel Minyak Sawit di Ajang Indonesia-USA Renawble Energy Business Forum, Houston

    Bupati Muba Paparkan Biofuel Minyak Sawit di Ajang Indonesia-USA Renawble Energy Business Forum, Houston

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.404
    • 0Komentar

    Houston, Texas – Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin menjadi pembicara pada ajang Indonesia-USA Renawble Energy Business Forum pada 2 Mei 2019 di Houston, Texas. Pada kegiatan tersebut kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini diminta untuk menjadi pembicara tentang pengelolaan inti kelapa sawit menjadi energi terbarukan yakni biofuel atau bahan bakar nabati yang mana […]

  • Wawako Palembang Terus Pantau Bazar Ramadhan

    Wawako Palembang Terus Pantau Bazar Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    MESKIPUN telah memasuki hari ke-3 gelaran bazar murah dari Pemerintah kota Palembang yang bekerjasama dengan Bulog serta beberapa produsen, namun Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda tak henti-hentinya untuk terus melakukan peninjauan dalam kegiatan bazar murah tersebut. Hal itu sengaja dilakukan Fitri guna memastikan kesetabilan harga sekaligus meninjau langsung respon masyarakat dalam menyambut kegiatan bazar murah […]

expand_less
WordPress Archive Samui – Gutenberg WordPress Theme for Blog and Magazine Sanat – Industry Elementor Template Kit Sandbox – Modern & Multipurpose WordPress Theme SanFair – Blog Magazine Elementor Template Kit SanFrancisco – MultiConcept Blog & Magazine WordPress Theme Sanito – Sanitizing and Cleaning WordPress Theme SanJose – Landing Page Santoni – Blog & Magazine Elementor Template Kit Sanubari – Travel & Tour Agency Elementor Template Kit Sanzo | Responsive WooCommerce WordPress Theme