Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Sumsel Lepas Alex Noerdin di Jalan Merdeka

Sumsel Lepas Alex Noerdin di Jalan Merdeka

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 420
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUMAH di Jalan Merdeka itu tak lagi sekadar alamat. Sejak pagi hingga prosesi pelepasan berlangsung, orang-orang terus berdatangan. Pejabat, aparat, ASN, sahabat lama, hingga warga biasa berdiri dalam suasana hening, kamis (26/2).

Di dalam ruangan, jenazah mantan Gubernur Sumatera Selatan periode 2008–2018, Alex Noerdin, terbaring tenang. Sumsel tidak sekadar menggelar upacara, ia sedang melepas satu bagian dari sejarahnya.

Karangan bunga berjejer di halaman, mengirim pesan singkat penuh empati. Di teras rumah, pelayat berdiri berdesakan. Sebagian duduk bersila di dalam ruangan, menengadahkan tangan. Doa-doa dilafalkan lirih, bergantian, tanpa komando.

Di sudut ruang utama, keluarga duduk paling dekat. Wajah-wajah yang selama ini akrab di panggung publik kini terlihat lebih sunyi. Tidak ada jarak antara jabatan dan perasaan. Di momen seperti itu, semua gelar terasa kecil.

Putra sulung almarhum, Dodi Reza Alex Noerdin, berdiri mewakili keluarga. Ucapannya singkat, tanpa retorika.

“Kami sekeluarga ikhlas dan memohon maaf atas segala khilaf beliau semasa hidup.”

Kalimat itu terdengar sederhana. Namun di tengah keheningan yang padat, ia terasa berat. Sebab di hadapan mereka bukan hanya seorang mantan gubernur, melainkan seorang ayah yang pergi meninggalkan keluarga.

Dari luar hingga ke dalam rumah, barisan seragam terlihat rapi. ASN mengenakan batik Korpri biru berdiri berdampingan. Aparat TNI dan Polri hadir dengan pakaian dinas lengkap. Tidak ada percakapan keras. Hanya instruksi pelan dan langkah-langkah tertata.

Di halaman, dua petugas membawa bingkai besar berisi foto resmi almarhum dalam pakaian dinas putih lengkap dengan tanda jasa. Senyum dalam bingkai itu tampak tegas. Sebuah kontras dengan wajah-wajah sendu di sekitarnya.

Papan bertuliskan “Sumsel Berduka” berdiri sebagai penanda suasana. Kehilangan itu bukan hanya milik keluarga, tetapi juga milik daerah yang pernah dipimpinnya selama dua periode.

Tak jauh dari jenazah, Gubernur Sumatera Selatan yang kini menjabat, Herman Deru, hadir memimpin upacara pelepasan secara kedinasan. Ia berdiri sebagai inspektur upacara, memberi penghormatan terakhir kepada pendahulunya.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Hari ini kita berkumpul sebagai bentuk penghargaan atas kinerja dan sumbangsih jasa beliau kepada Provinsi Sumatera Selatan,” ujarnya.

Kata-kata itu tidak panjang. Namun cukup untuk menggambarkan  prosesi ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah penghormatan resmi dari pemerintah daerah.

Wakil Gubernur Cik Ujang, unsur Forkopimda, serta para kepala daerah kabupaten/kota turut hadir. Prosesi berjalan tertib. Setelah doa bersama, keluarga menyerahkan jenazah kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk dilepas secara resmi dan diantarkan ke tempat peristirahatan terakhir.

Di sanalah momen itu terasa utuh satu gubernur memimpin pelepasan, satu gubernur dikenang. Tanpa panggung politik. Tanpa debat. Hanya penghormatan.

Politik yang Sunyi

Selama dua periode kepemimpinan (2008–2018), Alex Noerdin menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Sumatera Selatan. Kini, namanya disebut dalam doa-doa yang terangkat pelan.

Di rumah duka itu, orang-orang yang mungkin berbeda pandangan politik duduk berdampingan. Tidak ada perbedaan barisan. Semua berada dalam satu suasana yang sama.

Sejarah memang tidak selalu ditulis di ruang sidang atau podium besar. Kadang ia hadir di ruang sederhana, di antara kain kafan putih dan doa yang tak putus.

Di Jalan Merdeka, Sumatera Selatan seperti berhenti sejenak. Bukan untuk mengenang jabatan semata, tetapi untuk menghormati perjalanan hidup seorang pemimpin daerahnya.

Manusia datang dan pergi. Jabatan berganti. Namun jejak pengabdian akan tetap dicatat oleh waktu.

Dan di tengah kerumunan yang hening itu, Sumsel melepas Alex Noerdin—dengan doa, dengan rasa hormat, dan dengan kesadaran bahwa setiap kepemimpinan pada akhirnya akan menjadi kenangan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • YLBHI: Soal pengadilan HAM, Prabowo paling lemah komitmennya

    YLBHI: Soal pengadilan HAM, Prabowo paling lemah komitmennya

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 696
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur tak percaya calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto bakal membentuk pengadilan HAM ad-hoc jika memenangi Pilpres 2024. Menurut dia, pasangan Prabowo-Gibran merupakan pasangan yang paling tidak berkomitmen menyelesaikan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) masa lalu. “Di sini (debat Pilpres 2024), Prabowo terlihat […]

  • Meski Zona Kuning, Covid-19 Masih Mengintai Warga OKI, Waspada Tetap Suarakan, Tingkat Terisian Rumah Sakit Masih di Angkat 24 %,  

    Meski Zona Kuning, Covid-19 Masih Mengintai Warga OKI, Waspada Tetap Suarakan, Tingkat Terisian Rumah Sakit Masih di Angkat 24 %,  

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.163
    • 0Komentar

      PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus meningkatkan level kewaspadaan penyebaran Covid-19. Meski pada Jum’at, (25/6) Ogan Komering Ilir berada pada zona Kuning atau tingkat penularan rendah Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten OKI, Iwan Setiawan mengatakan, Kabupaten OKI sudah turun status dari sebelumnya  zona Orange atau resiko sedang. Namun begitu, masyarakat diminta tetap […]

  • Di Daulat Jadi Tamu Kehormatan, Ratu Dewa : Kampung Tangkal Covid, Jangan Setelah Diterapkan Hilang Begitu Saja

    Di Daulat Jadi Tamu Kehormatan, Ratu Dewa : Kampung Tangkal Covid, Jangan Setelah Diterapkan Hilang Begitu Saja

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 849
    • 0Komentar

    SEKRETARIS  Daerah (Sekda) Kota  Palembang Ratu Dewa didaulat menjadi tamu kehormatan untuk langsung meninjau Kampung Tangkal Covid 19, Selasa (30/6/2020), Jalan Margoyoso Kelurahan Sungai Selayur Kecamatan Kalidoni Palembang. Ratu Dewa yang menyempatkan langsung meninjau produk kampung tangkal Covid 19 ini, mulai dari pemanfaatan lahan untuk dijadikan ladang tanaman mulai dari buah dan sayuran juga langsung melihat […]

  • Pascagempa, Enam Ribu Warga Sumatera Barat Mengungsi

    Pascagempa, Enam Ribu Warga Sumatera Barat Mengungsi

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.300
    • 0Komentar

    SEBANYAK 6.002 warga Sumatera Barat mengungsi akibat dampak gempa M6,1 yang terjadi pada Jumat (25/2), pukul 08.39 WIB. Sebagian besar warga mengungsi tersebar di 35 titik Kabupaten Pasaman Barat. Data BNPB per Sabtu dini hari (26/2), pukul 02.35 WIB, mencatat total warga meninggal dunia 8 orang, luka berat 10 orang dan luka ringan 76 orang. […]

  • Menengok Kegiatan Table Manner TP PKK Sumsel

    Menengok Kegiatan Table Manner TP PKK Sumsel

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 937
    • 0Komentar

    Sehingga tercipta hubungan yang harmonis antar anggota keluarga dan hubungan dengan tetangga.

  • Adanya Organisasi Pengelola Rumah Makan di Sumsel, Ini Harapannya

    Adanya Organisasi Pengelola Rumah Makan di Sumsel, Ini Harapannya

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 936
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumsel Mawardi Yahya menyambut baik kehadiran organisasi Persatuan Pengelola Rumah Makan Minang (PPRMM) Sumsel. Wagub mengharap kehadiran PPRMM dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian di Provinsi Sumsel. “Kita sangat menyambut baik kehadiran dari PPRMM, semoga kehadiran disini memberikan kontribusi ekonomi di Sumsel,”kata Wagub Mawardi Yahya saat menerima Pengurus PPRMM di Ruang Tamu Wagub Sumsel, […]

expand_less
WordPress Archive Samui – Gutenberg WordPress Theme for Blog and Magazine Sanat – Industry Elementor Template Kit Sandbox – Modern & Multipurpose WordPress Theme SanFair – Blog Magazine Elementor Template Kit SanFrancisco – MultiConcept Blog & Magazine WordPress Theme Sanito – Sanitizing and Cleaning WordPress Theme SanJose – Landing Page Santoni – Blog & Magazine Elementor Template Kit Sanubari – Travel & Tour Agency Elementor Template Kit Sanzo | Responsive WooCommerce WordPress Theme