Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pojok Fisip UIN Raden Fatah » Tantangan Menjelang Pemilu & Pilkada Serentak 2024 

Tantangan Menjelang Pemilu & Pilkada Serentak 2024 

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
  • visibility 21.276
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENJELANG pemilu 2024 akan menjadi tahun politik besar-besaran di Indonesia. Pada tahun tersebut, pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) bakal digelar serentak. Pemilu digelar pada 14 Februari 2024 untuk memilih presiden dan wakil presiden, lalu anggota dewan perwakilan rakyat (DPR) RI, dewan perwakilan daerah (DPD) RI, serta dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) provinsi dan kabupaten/kota. Sementara, pilkada bakal digelar 27 November 2024. Melalui gelaran pilkada, akan dipilih gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota di seluruh Indonesia.

Ini akan menjadi pemilihan pertama yang terbesar di Indonesia. Sebab, sebelumnya, pemilu dan pilkada belum pernah dilaksanakan di tahun yang sama. Ketentuan mengenai penyelenggaraan pemilu diatur dalam Pasal 22E Ayat (1) Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang menyatakan bahwa pemilu dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap lima tahun sekali. Sebelum ini, pemilu terakhir digelar pada 2019. Artinya, pemilu selanjutnya harus diselenggarakan pada 2024.

Sementara, ketentuan mengenai pilkada digelar serentak di 2024 diatur melalui Pasal 201 Ayat (8) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 yang menyebutkan bahwa pemungutan suara serentak nasional dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota di seluruh wilayah NKRI dilaksanakan pada bulan November 2024. Lantas, mengapa pemilu dan pilkada harus dilaksanakan secara bersama-sama di 2024?

Urgensi pemilu dan pilkada serentak 2024

Menjawab ini, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari mengatakan, pemilu pada dasarnya bertujuan untuk membentuk pemerintahan di pusat dan daerah.

Melalui pemilu, jabatan pemerintahan nasional yang meliputi presiden, anggota DPR, dan anggota DPD akan terisi. Begitu pula dengan jabatan pemerintah daerah yang mencakup kepala daerah serta anggota DPRD. Menyerentakkan pemilu dan pilkada pada tahun yang sama dinilai akan menghasilkan pemerintahan yang stabil. “Pemerintahan akan stabil di antaranya kalau menggunakan desain kepemiluan. Ada keseretakan pemilu karena konstelasi politiknya yang akan mengawal 5 tahun ke depan, Jadi saat mereka memulai masa jabatan durasi 5 tahunannya kemudian dilembagakan supaya dilakukan pada tahun yang sama,” tuturnya.

Kerja besar

Kendati demikian, kata Hasyim, Pemilu dan Pilkada serentak 2024 akan menjadi kerja besar dan kerja keras semua pihak. Penyelenggara pemilu mau tak mau harus menanggung beban kerja yang jauh lebih berat dibanding pemilu dan pilkada sebelumnya.

Bagaimana tidak, pemilihan 5 tingkat pemimpin yang meliputi presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota akan digelar secara bersama-sama di seluruh daerah. Sembilan bulan setelahnya, penyelenggara pemilu harus menggelar pemilihan gubernur di 33 provinsi (minus Daerah Istimewa Yogyakarta), dan pemilihan bupati/wali kota di 514 kabupaten/kota seluruh tanah air.

Hasyim mengatakan, pemilu maupun pilkada bukan hanya urusan hari H pemungutan suara, melainkan serangkaian tahapan yang panjang. Karena keterbatasan waktu, kata dia, nantinya akan ada tahapan pemilu dan pilkada yang berlangsung bersinggungan dalam waktu yang sama. “Pilkada pintunya ada dua, lewat partai politik dan lewat perseorangan atau dikenal sebagai calon independen,” jelas Hasyim.

“Untuk jalur partai syaratnya diajukan oleh partai politik yang punya minimal 20 persen kursi DPRD provinsi, kabupaten/kota, 25 persen suara di masing-masing daerahnya. Pertanyaannya, hasil pemilu yang mana? Hasil Pemilu 2024. Maka mau tidak mau ada tahap Pemilu 2024 yang masih berjalan tapi tahap Pilkada 2024 sudah dimulai,” paparnya.

Tak hanya bagi penyelenggara, lanjut Hasyim, pemilu dan pilkada serentak 2024 juga akan menjadi kerja berat bagi partai politik. Setidaknya, partai harus menyiapkan 2.593 calon untuk diikutsertakan dalam pemilu tingkat DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Untuk DPR RI satu daerah pemilihan (dapil) saja, partai harus menyiapkan 3-10 calon. Sementara, untuk DPRD provinsi dan kabupaten/kota 3-12 calon. “Kita asumsikan diisi secara maksimal, maka tinggal dikalikan jumlahnya.

Jadi selepas pemilu nasional, partai sudah harus ngelus jago yang mau dicalonkan sebagai gubernur, bupati, dan wali kota,” kata Hasyim Beban anggaran Serentaknya penyelenggaraan pemilu dan pilkada di tahun 2024 juga berimplikasi pada membengkaknya anggaran. Pada 2019, anggaran pemilu sebesar Rp 25 triliun dengan realisasi Rp 23 triliun. Angka itu melonjak 3 kali lipat di Pemilu 2024 menjadi Rp 76,6 triliun. Hasyim mengatakan, anggaran tersebut termasuk biaya pengadaan kantor-kantor KPU di daerah.

Menurut dia, masih ada kantor KPU di wilayah yang bangunannya menyewa pada pemerintah pusat, ada pula yang roboh terkena bencana alam. Momen pemilu pun dinilai tepat untuk menganggarkan pengadaan kantor KPU. Namun, di antara semua komponen, alokasi terbesar adalah honor untuk penyelenggara pemilu ad hoc di tingkat tempat pemungutan suara (TPS) atau yang biasa disebut Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Sebelumnya kami usulkan untuk honor KPPS dinaikkan 3 kali lipat menjadi Rp 1,5 juta,” terang Hasyim. Anggaran itu dinaikkan berkaca dari banyaknya KPPS yang meninggal dunia dan sakit pascagelaran Pemilu 2019 akibat beban kerja yang terlalu berat.

Melihat beban kerja yang kemungkinan lebih besar di 2024 kelak, maka KPU memutuskan menaikkan honor KPPS. “(Soal anggaran) sudah relatif clear,” kata Hasyim. Harapannya, penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 bisa berjalan baik dan tujuan dasar pelaksanaan pemilihan tercapai.[***]

Penulis: Muhammad Iqbal

Mahasiswa Uin Raden Fatah Palembang

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Ajak Pengurus Masjid  Gelar Pelatihan Muazin dan Penyelenggaraan Jenazah

    Gubernur Ajak Pengurus Masjid Gelar Pelatihan Muazin dan Penyelenggaraan Jenazah

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 691
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru mengajak  umat muslim untuk terus memakmurkan masjid. Selain sebagai tempat ibadah keberadaan rumah ibadah umat Islam tersebut juga  dapat menjadi tempat pelatihan   atau kegiatan  kepentingan umat lainnya. Salah satunya lanjut gubernur  perlu dilakukan pelatihan  bilal dan adzan. Termasuk juga perlu digelar pelatihan penyelenggaraan jenazah. “Saya dengar adzan yang berkumandang di […]

  • Masyarakat Jangan Terpengaruh, Tak Benar Vaksin COVID-19 Produksi Bio Farma Kedaluwarsa

    Masyarakat Jangan Terpengaruh, Tak Benar Vaksin COVID-19 Produksi Bio Farma Kedaluwarsa

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 950
    • 0Komentar

    JURU Bicara Vaksin COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menegaskan vaksin COVID-19 Bio Farma tidak kedaluwarsa. Yang benar adalah vaksin tahap pertama yang akan berakhir masa simpan atau umur simpannya di akhir Maret mendatang. Vaksin ini adalah yang tiba pada periode pertama dari rangkaian kedatangan vaksin Sinovac di Indonesia. Yaitu sebanyak 3 juta dosis, terdiri […]

  • Ketika Uban Tak Lagi Disembunyikan

    Ketika Uban Tak Lagi Disembunyikan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Godek: Bingkai Sunyi yang Diam-Diam Membentuk Wajah Hidup SORE itu, setelah obrolan tentang rambut yang mulai memutih masih terngiang di kepala, aku kembali berdiri di depan cermin. Bukan untuk memastikan apa yang sudah jelas terlihat, tapi seperti biasa hanya ingin membaca ulang sesuatu yang tidak pernah benar-benar tertulis. Kali ini, mataku tidak berhenti di rambut […]

  • UEA : Palembang Luar Biasa

    UEA : Palembang Luar Biasa

    • calendar_month Rabu, 30 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Senior Manager Sekretariat Urban Environmental Accord (UEA), Kim Seonyoung mengungkapkan ketakjubannya saat berkunjung untuk kedua kalinya di kota pempek. Menurutnya perkembangan pembangunan di Palembang luar biasa. Dia makin yakin Palembang akan sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan UEA Palembang Summit 2019. “Kami sudah dua kali kesini dan beberapa kali rapat dengan beberapa instansi […]

  • Juara Umum III STQH Provinsi, Muba Dapat Jatah Wakili Sumsel Ditingkat Nasional

    Juara Umum III STQH Provinsi, Muba Dapat Jatah Wakili Sumsel Ditingkat Nasional

    • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 668
    • 0Komentar

    USAI sudah pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran Dan Hadits (STQH)Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Hasilnya, Kabupaten Musi Banyuasin berhasil meraih juara umum ke-3 dari  peserta  seluruh Kabupaten/Kota di Sumsel. “Alhamdulillah Muba berhasil meraih juara umum tiga. Terima kasih atas dukungan yang maksimal diberikan Bupati Dr Dodi Reza kepada peserta STQH asal Muba,” ungkap Kabag Kesra Muba, […]

  • Kejar Target Nasional, Pemerintah Laksanakan Budidaya Bibit Udang Unggul

    Kejar Target Nasional, Pemerintah Laksanakan Budidaya Bibit Udang Unggul

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.901
    • 0Komentar

    DALAM upaya meningkatkan sistem penyediaan induk udang vaname yang unggul, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) telah membuat Program Pemuliaan Induk Udang Unggul sebagai wujud kemandirian produksi udang guna mengejar target nasional. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Tb Haeru Rahayu menyampaikan guna memuluskan program pemuliaan induk udang unggul, atau National Shrimp […]

expand_less
WordPress Archive Cityo - Multiple Listing Directory WordPress Theme Cityrama – Listing & City Guide WordPress Theme CityTours – Travel and Hotels Site Template Cityvile – City Government & Municipal Elementor Template Kit Civi - Job Board WordPress Theme Civlo – Lawyer & Law Office Elementor Template Kit CiyaShop - Responsive Multi-Purpose WooCommerce WordPress Theme Ciz News – Magazine & Blog Theme Cizarua – Responsive One Page Portfolio Theme CK – Lawyer Template Kit