Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Babak Baru Sektor Energi Muba

Babak Baru Sektor Energi Muba

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 18 Jul 2019
  • visibility 1.133
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Ini peluang. Kita punya banyak sumber. Biofuel yang sedang kita garap bersama Para pakar ITB bahkan sudah saya sounding kan ke pasar Eropa,”

 

SEBUAH ulasan ketahanan energi Indonesia tertuang di portal Kemenlu RI. Isinya, tahun 2030 tingkat konsumsi energi dunia rata-rata akan tumbuh 1.6% per tahun, sehingga akan bertambah hingga 36%.

Penyediaan sumber energi yang mencukupi dan terjangkau adalah keharusan untuk menyokong pertumbuhan dan pembangunan berkelanjutan. Pun kecukupan pasokan energi, pengembangan energi terbarukan, peningkatan akses terhadap energi moderen, dan efisiensi energi juga hal wajib.

Lebih lagi, pemerintah telah menetapkan masalah ketahanan energi sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional sebagaimana tercantum dalam UU Energi No. 30 tahun 2007, PP No. 79 tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN), Nawa Cita, RPJMN 2015–2019, serta Permen No. 12 tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik.

Muba (Musi Banyuasin) bagaimana? Mau ikut bangun ketahanan energi Indonesia? Apakah ini bukan sebuah kemustahilan? Langkah pencitraan semata, upaya yang seolah-olah atau sok-sok an? Tentu komentar boleh saja dibuat bebas sesuai kemampuan pribadi komentator.

Namun ada satu pemeo mulia yang elok : berbuat adalah lebih mulia ketimbang asal bicara. Apalagi kita Indonesia yang selalu bicara NKRI harga mati. Alih-alih sibuk menilai mendingan kita kerja- kerja dan kerja. Jadi apa kerja Musi Banyuasin (Muba)? Kalau bicara Muba tentu tak bisa lepas dari pimpinannya.

Seiring Indonesia yang kini tengah melakukan penambahan kapasitas listrik sebesar 35.000 MW (2014-2019), Bupati Muba H Dodi Reza Alex mengusahakan pemenuhan energi yang ramah lingkungan, pemanfaatan berbagai sumber, baik energi berbahan dasar fosil maupun energi terbarukan atau biofuel, Jika langkah Dodi  ini masih dinilai wah-wahan belaka, coba cek apakah serta upayanya bukan bagian dari upaya mewujudkan kedaulatan energi dan ketenagalistrikan dari Nawa Cita.

Berkaca pada Peraturan Menteri ESDM RI Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik disebutkan PT PLN (Persero) wajib membeli tenaga listrik dari pembangkit tenaga listrik yang memanfaatkan sumber energi terbarukan.

“Ini peluang. Kita punya banyak sumber. Biofuel yang sedang kita garap bersama Para pakar ITB bahkan sudah saya sounding kan ke pasar Eropa,” terang Dodi Reza Alex saat diwawanacara media, Kamis (18/7/2019).

Ya, Dodi reza bulan Juni lalu langsung menemui manajemen PT Pertamina Gas (Pertagas)  masih terkait pemenuhan sumber seperti yang tertuang dalam Nawacita Presiden Jokowi.  Dodi membawa serta  Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Petro Muba. Goal nya, untuk membangun Kilang Liquified Petroleum Gas (LPG) Jambi Merang. Memorandum of Understanding (MoU) di Oil Center Building, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Baru MoU sudah bicara membangun energi Indonesia? Ya kenapa tidak? Seperti rilis Kemenlu, populasi penduduk dunia akan mencapai 8 milyar lebih atau sama dengan kebutuhan energi naik sampai 40 persen. Indonesia sebagai penghasil migas besar harus siap.

“Muba kita tahu adalah kabupaten dengan sumber migas terbesar di Sumsel. Kita pun harus andil. Muba bekerja bukan untuk sekarang saja tapi demi masa depan’ generasi penerus,” tambah Dodi.

Bagi Dodi Reza Alex Noerdin  komitmen antara Pertagas dengan Petro Muba adalah awal untuk menjalankan tugas mulai membangun energi di Indonesia, khususnya Sumatera Selatan. ”Dari pertemuan terakhir yakni 29 Mei 2019 lalu, akhirnya disepakati MoU antara Pertagas dengan BUMD untuk bisa membangun Kilang LPG Jambi Merang. Ini adalah awal bagi pengembangan Muba sebagai lumbung energi di Indonesia,” kata Dodi Reza.

Think global do local jadi pijakan Bupati lulusan Sloan School, Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat ini bertindak.  Muba  sebagai kabupaten yang kaya sumber daya alam harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat daerah, dan lebih lagi Indonesia.

”Harus ada industri hilir yang berbasis energi. Kami pemerintah daerah, siap membantu mulai dari lahan hingga perizinannya untuk mempercepat proses pembangunan ini,” ucapnya.

 

 

Gas RT

Pemanfaatan bagi rakyat Muba atas sumber energi melimpah adalah pemasangan gas rumah tangga. Setelah pemasangan jargas di Muba sejak 2017 lalu, Dodi memastikan tahun 2020 kuotanya berlipat baik dari sisi jumlah jaringan maupun sebaran ke kecamatan.  Dirinya secara langsung menemui jajaran Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi.

Hasilnya, lima kecamatan disetujui dapat pemasangan jargas yakni  Kecamatan Bayung Lencir, Tungkal Jaya, Sungai Lilin, Babat Supat, dan Sekayu.  ”Tercatat, ada sebanyak 70.367 rumah tangga di 5 kecamatan tersebut yang sangat mendambakan pemasangan jargas,” ungkap Dodi.

Kepastian penambahan jargas terjadi pada  17 Juli 2019 atau sebulan setelah Dodi meminta pada 19 Juni 2019 lalu. Direktorat Jenderal (Ditjen) Minyak dan Gas Bumi, mengabulkan usulannya.

Rombongan Tim Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI dan Perusahaan Gas Negara (PGN) terkait Sosialisasi Penyusunan Front End Engineering Design (FEED) Detail Engineering Design For Contruction.

Ketua rombongan Kementerian ESDM, Budi Arianto memaparkan pada tahun 2020 pembangunan jargas untuk rumah tangga menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di 53 Kabupaten/Kota dengan total sebanyak 293.533 Sambungan Rumah Tangga (SR). Untuk di Kabupaten Muba sendiri berjumlah 10.000 – 11.000 SR, sesuai usulan tersebar di Lima Kecamatan yaitu Sekayu, Bayung Lencir, Tungkal ,Sungai Lilin dan Babat Supat.

Kepala Bappeda Kabupaten Muba Ir Zulfakar MSi  menjelaskan di tahun 2019 pihak Kementerian ESDM dan PGN akan lakukan study dan di tahun 2020 pembangunan infrastruktur dimulai. Rinciannya,  pelanggan Kecamatan Sekayu berjumlah 2000 SR, Bayung Lencir 2500 SR, Sungai Lilin 2500 SR, Tungkal Jaya 2000 dan Babat Supat 2000 SR.

So, sambil tetap membangun energi Indonesia berupa biofuel berbahan biji sawit yang tengah digarap Pemkab Muba dan pakar ITB,  warga Muba secara estafet duluan menikmati sumber migas.[**]

Humas Muba

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Muhammadiyah Pelihara Sumsel Zero Konflik, Pinta Gubernur

    Pemuda Muhammadiyah Pelihara Sumsel Zero Konflik, Pinta Gubernur

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 892
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru mengajak Pemuda Muhammadiyah Sumatera Selatan (Sumsel) untuk dapat berperan aktif dalam memelihara kerukunan. Tugas untuk menjaga kedamaian sehingga tidak terjadinya konflik berupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk Pemuda Muhammadiyah, kata gubernur saat membuka Rapat Kerja Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Sumsel di ruang rapat Hotel Azza Palembang, Sabtu (20/3). “Indonesia khususnya Sumsel […]

  • Patut jadi contoh, gotong royong petani sawit, bangun masjid megah senilai Rp7 miliar, Alhamdulillah, semoga makmur

    Patut jadi contoh, gotong royong petani sawit, bangun masjid megah senilai Rp7 miliar, Alhamdulillah, semoga makmur

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Patut jadi contoh, dengan gotong- royong petani sawit, bisa membangun masjid yang megah senilai Rp7 miliar. Gotong- royong dengan kekuatan sedekah, infak menjadi solusi  warga di Desa Sumber Hidup Kecamatan Pedamaran Timur Kabupaten OKI, karena apa yang mereka cita-citakan terealisasi. Kini Masjid Al Muhajirin itu diresmikan  Bupati Ogan Komering Ilir Iskandar, kemarin. Masjid […]

  • Ditengah Harga Karet Anjlok, Sumsel Terbitkan Pergub Tata Niaga dan Bentuk UPPB

    Ditengah Harga Karet Anjlok, Sumsel Terbitkan Pergub Tata Niaga dan Bentuk UPPB

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.149
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta –  Sejak  beberapa hari ini  Gubernur Sumsel [Sumsel]H Herman Deru sibuk  mikirkan bagaimana meningkatkan  pendapatan petani karet di Sumsel yang tengah lesu, meskipun   ia harus menghadiri kegiatan yang lannya. Namun sebagai pemimpin, hal tersebut tidak menjadi penghalang, Ia tetap fokus dengan berjuang untuk mencari solusi  agar produksi dan pendapatan petani karet seimbang. Salah satu […]

  • Safari ramadhan dengan DPRD Sumsel, bangun keakraban songsong roda pemerintah ke depan

    Safari ramadhan dengan DPRD Sumsel, bangun keakraban songsong roda pemerintah ke depan

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 941
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Seperti tahun sebelumnya di Bulan Suci Ramadhan, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (HD) melakukan safari ramadhan ke tiap- tiap OPD.  Kali ini di dampingi langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang (CU) beserta jajaran Forkopimda Provinsi Sumsel.  Kegiatan safari Ramadhan 1446H kali ini dilaksanakan di Masjid Al-Raiyah DPRD Sumsel. Senin malam, (3/3/2025). Pada kesempatan […]

  • IPB Lakukan Penelitian di SPR Sungai Lilin

    IPB Lakukan Penelitian di SPR Sungai Lilin

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    INSTITUT Pertanian Bogor [IPB] melakukan penelitian di Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) Maju Bersama di Desa Cinta Damai C1 Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin. Ada dua penelitian yang dilakukan pihak IPB, yakni tentang Digitalisasi Pemulihan Ternak, dan integritas tanaman pangan pakan dan sistem logistik pakan yang berkelanjutan berbasis model dinamik pada ekosistem kelapa sawit. Menurut […]

  • Kukuhkan HIMPENINDO Sumsel, Gubernur Minta Turunkan Angka Kemiskinan

    Kukuhkan HIMPENINDO Sumsel, Gubernur Minta Turunkan Angka Kemiskinan

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 816
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru menaruh harapan besar kepada Perguruan Tinggi, Lembaga Litbang dan Badan Usaha yang telah melakukan kesepakatan melalui MoU tentang Inovasi Daerah dengan Moto Sumsel Maju Untuk Semua. Dengan telah disepakati melalui MoU tersebut, dia megajak untuk bersama – sama memberikan inovasi  untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan di Sumsel. Demikian disampaikan Herman Deru usai […]

expand_less
WordPress Archive Takorent – Food Trucking WordPress Theme Taleem – Online Education Elementor Template Kit Talents – Model Agency WordPress CMS Theme Talk & Action – Colorful Digital Agency Elementor Template Kit Talker – Page to Speech Plugin for WordPress Talking Minds – Psychotherapist WordPress Theme Tallinn – Business and Consultancy WordPress Theme Tamarind Restaurant Theme for WordPress Tami – Landscape & Gardening Elementor Template Kit Tamun – Fundraising WordPress Theme