Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » 1,2 Juta Vaksin Coronavac Lulus Uji Sertifikasi Lot Release

1,2 Juta Vaksin Coronavac Lulus Uji Sertifikasi Lot Release

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 5 Jan 2021
  • visibility 1.048
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus mengawal proses penyediaan vaksin COVID-19. BPOM juga memastikan mutu dan keamanan vaksin COVID-19 terjaga sejak kedatangan vaksin Coronavac pada tanggal 6 dan 31 Desember 2020, hingga keluarnya izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA). 

Menurut Juru Bicara  Vaksinasi COVID-19 Lucia Rizka Andalusia, BPOM juga telah  melakukan sampling dan pengujian vaksin saat kedatangannya di Bandara Soekarno – Hatta. BPOM telah menerbitkan sertifikat Lot Release untuk 1,2 juta vaksin dari kedatangan pertama pada 6 Desember 2020, dan akan segera menerbitkan sertifikat lot release untuk 1,8 juta vaksin yang datang pada 31 Desember 2020.
“Pada proses penerimaan di bandara, Badan POM melakukan pengecekan kesesuaian dokumen, serta kesesuaian suhu tempat penyimpanan vaksin coronavac,” ungkapnya saat memberi keterangan pers perkembangan vaksinasi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (4/1/2021) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden. 

Sertifikat Lot Release ialah  persyaratan penting yang harus dipenuhi dalam memastikan kualitas vaksin. Persyaratan ini merupakan standar yang ditetapkan World Health Organization (WHO), yaitu berupa proses evaluasi yang dilakukan otoritas obat di setiap negara untuk menjamin mutu setiap lot atau setiap batch vaksin tersebut.  “Untuk penerbitan sertifikat ini, Badan POM  melakukan pengujian di laboratorium Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional,” lanjutnya.  

Sementara untuk proses percepatan penerbitan EUA vaksin COVID-19, BPOM melakukan rolling submission dimana data yang dimiliki oleh industri farmasi dapat disampaikan secara bertahap. Pihaknya juga telah melakukan evaluasi terhadap data uji praklinik, uji klinik fase 1 dan fase 2 untuk menilai keamanan dan respon imun dari penggunaan vaksin. Dan juga hasil uji klinik fase 3 yang dipantau dalam periode 1 bulan setelah suntikan yang kedua.

“Tentunya, sesuai persyaratan dari WHO, minimal pengamatan harus dilakukan sampai 3 bulan untuk interim analisis. Yang akan digunakan untuk mendapatkan data keamanan dan khasiat vaksin sebagai data dukung pemberian EUA,” tegasnya.  
Soal keamanan sangat penting dipastikan sebelum vaksin diedarkan. Karenanya keamanan vaksin dipantau secara periodik pada subyek uji klinik. Yaitu selama 30 menit setelah penyuntikan. Lalu, pemantauan  ketat dalam 14 hari pertama, kemudian 3 bulan dan 6 bulan setelah penyuntikan. 

Sesuai standar WHO, khasiat vaksin harus dibuktikan dengan beberapa parameter. Pertama, parameter efikasi merupakan parameter klinis yang diukur berdasarkan persentase penurunan angka kejadian penyakit pada kelompok subyek orang yang menerima vaksin, dibandingkan kelompok subyek atau orang yang menerima plasebo pada uji klinik fase 3.

Kedua, paramater imuno genesitas. ialah parameter pengganti atau surrogates end point, efikasi berdasarkan pengukuran kadar antibodi yang terbentuk atau  dikenal IgG setelah orang diberikan suntikan. Dan pengukuran netralisasi antibodi atau kemampuan antibodi yang terbentuk untuk menetralkan atau membunuh virus. Pengukuran ini dilakukan  dua minggu setelah pemberian dosis terakhir, dan dilakukan pengukuran ulang pada 3 bulan sampai 6 bulan setelah vaksin disuntikkan.

“Setelah kita mendapatkan data-data tersebut, maka dapat diberikan persetujuan penggunaan atau EUA. Sedangkan untuk efektivitas vaksin kita terus akan memantau kemampuan vaksin menurunkan kejadian penyakit di masyarakat dalam jangka waktu yang lama,” tambahnya.

Jadi, ia menambahkan untuk efektivitas vaksin diukur setelah digunakan secara luas di masyarakat pada kondisi yang nyata di lapangan atau di dunia pelayanan kesehatan yang sebenarnya. Meski demikian saat ini BPOM masih menunggu penyelesaian analisis data uji klinik fase 3 di Bandung untuk mengkonfirmasi khasiat atau efikasi vaksin Coronavac dalam rangka penerbitan EUA. [***]

covid19.go.id/Irwan Wahyudi

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Masalah Gigi dan Mulut Paling Sering Dialami Selama Pandemi COVID-19

    5 Masalah Gigi dan Mulut Paling Sering Dialami Selama Pandemi COVID-19

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 980
    • 0Komentar

    Ternyata pandemi COVID-19 bawa dampak buruk untuk kesehatan kita! Pasalnya, ada 5 masalah gigi dan mulut yang sering dialami di masa ini, dari mulut kering, bau mulut, gusi dan gigi yang rentan berdarah, mudah nyeri, bahkan hingga gigi berlubang. Yuk, jangan lupa jaga kesehatan mulut serta kebersihan gigi kita. Gosok gigi minimal 2x sehari dan […]

  • stipol-candradimuka-limbah-rumah-tangga

    Mahasiswa STISIPOL Candradimuka Olah Limbah Rumah Tangga Jadi Pupuk Cair Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Bono
    • visibility 653
    • 0Komentar

    Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) STISIPOL Candradimuka Kelompok 5 berhasil memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) melalui metode sederhana dan ramah lingkungan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 16 Juli 2025 di Proklim Stevia, tepatnya di kediaman Ketua RT 34 RW 02, Kelurahan Sungai Seklayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang. Pembuatan POC ini merupakan hasil […]

  • Pusri Turun, Panen Naik, Petani Ngikik

    Pusri Turun, Panen Naik, Petani Ngikik

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.232
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – Kalau pangan itu ibarat bensin, maka petani adalah sopir, dan pupuk? Jelas, pupuk itu semacam oli dan vitamin mobilnya. Tanpa pupuk, sawah cuma jadi kolam renang buat tikus tanaman ngambek, hasil panen nyungsep, dan kita semua bisa puasa dadakan tanpa sahur. Bahkan di negeri yang kadang lebih sering ribut soal harga cabe ketimbang […]

  • Sulap Limbah Masker Medis Jadi Bahan Organik

    Sulap Limbah Masker Medis Jadi Bahan Organik

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.501
    • 0Komentar

    KABAR gembira datang dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Sejumlah mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mampu mengembangkan tempat sampah ramah lingkungan yang mampu mengolah limbah masker medis menjadi bahan organik. Ya, sejak pandemi Covid-19 melanda negeri ini, persoalan limbah medis menjadi pekerjaan rumah tambahan untuk menguraikannya. Volume limbah medis melonjak luar biasa ketika masyarakat memakainya untuk […]

  • Laporan Tanggung Jawab Global Menunjukkan Lebih dari 3,8 Juta Dampak Positif Telah Tercapai pada Tahun 2020

    Laporan Tanggung Jawab Global Menunjukkan Lebih dari 3,8 Juta Dampak Positif Telah Tercapai pada Tahun 2020

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 844
    • 0Komentar

      Pingintau.id, HONG KONG SAR, Herbalife Nutrition perusahaan nutrisi global terkemuka , telah merilis laporan tanggung jawab global 2020 perdana. Laporan ini menyoroti dedikasi perusahaan untuk memungkinkan perkembangan dan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam masyarakat di seluruh dunia, dan menguraikan komitmen untuk menjalankan kegiatan operasional dengan cara yang bertanggung jawab secara sosial, termasuk mendukung berbagai inisiatif sosial, lingkungan, dan […]

  • OPSWAT luncurkan CIP Lab di GovWare di Singapura, Tampilkan Solusi Keamanan Siber IT/OT yang Mutakhir

    OPSWAT luncurkan CIP Lab di GovWare di Singapura, Tampilkan Solusi Keamanan Siber IT/OT yang Mutakhir

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.198
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, SINGAPURA – Media OutReach –  OPSWAT, pemimpin global dalam solusi keamanan siber perlindungan infrastruktur kritis (CIP), dengan bangga mengumumkan debut laboratorium Perlindungan Infrastruktur Kritis (CIP) yang sangat dinanti-nantikan di acara GovWare yang bergengsi di Singapura. Acara ini akan berlangsung di Sands Expo and Convention Center dari tanggal 17 hingga 19 Oktober.   Sebagai […]

expand_less
WordPress Archive Enhancer for WooCommerce Subscriptions Enigma – Personal Portfolio Elementor Template Kit Enjoy – WordPress Magazine and Blog Theme Enliven ’em! – SVG Animation Engine for WordPress Eno – Portfolio Agency WordPress Enormous – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme Enova – Multipurpose Business WordPress Theme Enrique – Personal CV-Resume & Portfolio Elementor Template Kit Enton – Creative Agency Elementor Template Kit Entourage – Movie/Film/Cinema/TV WordPress Theme