Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tips » Kiat Mendapatkan Subsidi Uang Kuliah

Kiat Mendapatkan Subsidi Uang Kuliah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
  • visibility 3.772
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEMASUKI masa perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2021/2022 pada September 2021, pemerintah kembali menyalurkan Rp745 miliar untuk bantuan uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang terdampak Covid-19. Bantuan UKT diberikan sesuai besaran UKT (at cost) dengan batas maksimal Rp2,4 juta. Jika UKT lebih besar dari Rp2,4 juta, selisihnya menjadi kebijakan perguruan tinggi sesuai kondisi mahasiswa.

“Bantuan UKT menyasar kepada mahasiswa yang aktif kuliah, bukan penerima KIP Kuliah/ Bidikmisi, serta kondisi keuangannya memerlukan bantuan UKT pada semester ganjil tahun 2021,” jelas Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Nakarim, Rabu (4/8/2021).

Bagi mahasiswa yang memerlukan bantuan UKT diharapkan segera mendaftarkan diri ke pimpinan perguruan tinggi untuk diajukan sebagai penerima bantuan ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Nantinya, bantuan UKT akan disalurkan Kemdikbudristek langsung ke perguruan tinggi masing-masing.

Terkait bantuan UKT pada 2020-2021 total anggaran Kemdikbudristek yang diberikan mencapai Rp2 triliun. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi 419.605 mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang terdampak pandemi Covid-19. Bantuan UKT juga diberikan bagi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan negeri (PTKN) di bawah Kementerian Agama yang terdampak pandemi Covid-19.

Pada tahun ajaran sebelumnya, pemerintah juga memberikan bantuan UKT kepada mahasiswa PTN, PTS, maupun PTKN yang kondisi keuangan keluarganya terdampak pandemi Covid-19.

Skema bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk meringankan beban masyarakat di masa pandemi Covid-19 khususnya dalam melanjutkan aktivitas pendidikan tinggi.

Adapun syarat yang ditetapkan oleh Kemdikbudristek bagi mahasiswa yang bisa menerima bantuan UKT adalah sebagai berikut:

  • Bantuan UKT hanya bisa diterima oleh mahasiwa yang masih aktif kuliah.
  • Mahasiwa yang bisa mendapatkan bantuan UKT bukanlah penerima KIP Kuliah.
  • Mahasiswa bukan penerima bantuan beasiswa bidikmisi atau beasiswa dan bantuan lain dari pemerintah.
  • Kondisi keuangan mahasiswa sangat membutuhkan bantuan UKT untuk pembayaran di semester ganjil 2021.

Apabila memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh Kemdikbudristek di atas, mahasiswa bisa dapat bantuan UKT dengan cara berikut:

  • Mahasiswa bisa mengajukan diri atau daftar langsung ke pimpinan tertinggi di universitas.
  • Setelah itu pimpinan tertinggi universitas atau pihak kampus akan mengajukan daftar penerima bantuan UKT ke
  • Bila mahasiwa yang didaftarkan dinyatakan berhak menerima UKT, maka bantuan akan disalurkan langsung oleh Kemdikbudristek kepada universitas.

Mengenai bentuk pengawasan penyaluran UKT tersebut, Kemdikbudristek bakal memberikan sanksi bagi perguruan tinggi yang tidak memenuhi kewajiban bantuan UKT. Hal ini berlaku jika ditemukan mahasiswa yang berhak mendapat keringanan UKT, namun tidak mendapatkan haknya.

Mahasiswa dapat mengakses www.kemdikbud.lapor.go.id/ apabila mengalami penyimpangan bantuan UKT tersebut. Pihak kementerian juga mengupayakan sistem advokasi terkait keringanan UKT di lingkup perguruan tinggi.

Menteri Nadiem menegaskan, jika ditemukan ada perguruan tinggi yang tidak mengajukan bantuan UKT sementara ada mahasiswa yang membutuhkan, maka perguruan tersebut akan mendapatkan sanksi berupa penalti kinerja yang berdampak pada alokasi anggaran dari pemerintah.

Selain bantuan UKT, Kemdikbudristek juga akan melanjutkan bantuan kuota internet untuk siswa, mahasiswa, serta tenaga pendidik mulai September sampai November 2021.

 

Mahasiswa PTKN

Sementara itu, untuk mahasiswa perguruan tinggi keagamaan negeri, Kementerian Agama kembali menetapkan kebijakan keringanan uang kuliah tunggal. Kebijakan tersebut berlaku bagi mahasiswa PTKN program diploma maupun sarjana.

Bentuk keringanan dari Kemenag ada tiga, yakni pengurangan uang kuliah tunggal, perpanjangan waktu bayar, dan pembayaran secara diangsur atau dicicil bagi perguruan tinggi yang mempunyai sistem keuangan badan layanan umum (BLU).

Seperti dilansir dari laman Kementerian Agama (Kemenag), ada beberapa syarat mendapatkan keringanan UKT, yaitu:

  1. Bukti/keterangan sah bahwa orang tua atau wali meninggal dunia.
  2. Bukti/keterangan sah bahwa orang tua atau wali mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
  3. Bukti/keterangan sah bahwa orang tua atau wali mengalami kerugian usaha/pailit.
  4. Bukti/keterangan sah bahwa orang tua atau wali mengalami penutupan tempat usaha.
  5. Bukti/keterangan sah bahwa orang tua atau wali mengalami penurunan pendapatan secara drastis.

 

Kebijakan UKT di lingkungan mahasiswa pendidikan keagamaan tersebut bakal menyasar 160.563 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri seluruh Indonesia.

Pihak Kemenag telah menyiapkan anggaran sekitar Rp479 miliar untuk bantuan UKT maupun melanjutkan bantuan kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen. Bantuan kuota internet dikhususkan bagi insan pendidikan di bawah Kemenag untuk September, Oktober, dan November 2021.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Subsidi Upah (BSU) Telah Tersalurkan Kepada 3,2 Juta Pekerja

    Bantuan Subsidi Upah (BSU) Telah Tersalurkan Kepada 3,2 Juta Pekerja

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.524
    • 0Komentar

    PER 7 September 2021, penyaluran Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2021 telah mencapai 3.251.563 orang pekerja/buruh, atau 37,4% persen dari total target 8,7 juta orang. Jumlah ini disalurkan melalui 3 tahap, yakni 947.436 penerima pada tahap I, lalu 1.145.598 penerima pada tahap II, dan di Tahap III tersalurkan kepada 1.158.529 penerima. Penyaluran tahap III ini […]

  • Sambut Kunjungan Tim Wasev Mabes TNI, Bupati Muba Apresiasi Program TMMD

    Sambut Kunjungan Tim Wasev Mabes TNI, Bupati Muba Apresiasi Program TMMD

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    BUPATI Kabupaten Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex menyambut kedatangan Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI, Mayjen TNI Adi Sudaryanto beserta rombongan, di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (22/7/2019) . Kedatangan Tim Wasev tersebut dalam rangka meninjau pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105, pada besok hari Selasa (23/7/2019) di SP3 Desa Bukit […]

  • Wajib Dapat BLT, Kades Harus Pantau Masyarakat Terdampak COVID

    Wajib Dapat BLT, Kades Harus Pantau Masyarakat Terdampak COVID

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 739
    • 0Komentar

    MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar meminta Kepala Desa (Kades) dan relawan desa lawan covid-19 untuk terus menerus memantau warga yang mengalami dampak akibat pandemi covid-19. Menteri Halim Iskandar mengatakan, seluruh warga desa yang terdampak ekonomi harus mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. “Jangan sampai ada warga desa yang terdampak […]

  • Ketika Jalan Raya Menguji, Kemanusiaan Menjawab

    Ketika Jalan Raya Menguji, Kemanusiaan Menjawab

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 810
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di suatu malam yang biasanya cuma diisi suara jangkrik dan suara emak-emak tetangga nonton sinetron, tiba-tiba jalan lintas tengah Sumatera geger kayak pengumuman kenaikan harga minyak goreng. Sebuah ambulans dari RS Bayung Lencir melaju kencang, bukan karena ngebut cari angin, tapi karena sedang mengantar pasien rujukan ke Palembang. Tugas mulia. Tapi siapa sangka, […]

  • Frame Media dan Politik di Indonesia

    Frame Media dan Politik di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.923
    • 0Komentar

    Kekhawatiran banyak kalangan masyarakat terkait potensi tidak profesionalnya berita politik dalam media penyiaran negeri maupun swasta, tampaknya benar-benar terjadi. Dapat kita saksikan bersama seperti pada masa kampanye pemilihan presiden misalnya, secara kuantitas potensi dukungan media televisi kepada capres Prabowo-Hatta lebih besar dibandingkan dengan capres Jokowi-JK.  MNC TV, Global TV,  RCTI, TV ONE,  dan ANTV, dekat […]

  • Berkah Warga Prabumulih dari Program CSR Bank SumselBabel
    CSR

    Berkah Warga Prabumulih dari Program CSR Bank SumselBabel

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.082
    • 0Komentar

    HOSIA [59], sangat beruntung, Warga Kota Prabumulih itu pun tak bisa menahan haru lantaran ia menerima berkah dari Bank SumselBabel [BSB]. Rumahnya tak layak segera menjadi layak setelah ia mendapat Program Corrporate Social Responsibility (CSR) dari Bank SumselBabel dalam program Bedah Rumah. Kepada manajemen Bank plat merah milih Pemerintah di Prov.Sumsel dan Bangka Belitung, ia […]

expand_less
WordPress Archive Rose Business Suite – Accounting, CRM and POS Software Rosemary – Health & Beauty Brand Elementor Template Kit Rosey – Jewelry Store WooCommerce WordPress Theme Rouge – Makeup & Beauty Elementor Template Kit Roundex – Circular Portfolio WordPress Theme Rovex – Design Agency WordPress Theme Roxeen | Personal Lightweight WordPress Theme Royal Audio Player Royal Elementor Addons Pro (Non-Activated) Royal Event | Catering & Wedding Chef WordPress Theme