BMKG Cek Kondisi Tanah Usai Gempa M7,7 Flores, Kerusakan Mulai Dipetakan
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 15 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : bmkg.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Gempa M7,7 Flores menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga, fasilitas publik, dan bangunan lainnya. Temuan itu diperoleh tim BMKG dalam survei pascagempa di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur.
Survei dilakukan di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, dan wilayah lain di sekitar Flores. Tim masih melakukan verifikasi untuk memetakan tingkat guncangan dan distribusi kerusakan.
Selain mengecek dampak kerusakan, BMKG mengukur kondisi tanah dan struktur bawah permukaan menggunakan metode mikrotremor dan MASW. Pengukuran tersebut dilakukan untuk memperoleh data karakteristik tanah di wilayah terdampak.
Tim juga melakukan survei mikroseismik serta pemeriksaan di wilayah pesisir untuk memverifikasi kondisi muka air laut dan dampak tsunami setelah gempa tektonik mengguncang Flores pada Sabtu (15/8).
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan data hasil survei lapangan diperlukan untuk mendukung penanganan dan pemulihan wilayah terdampak.
Tim BMKG berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, BNPB, Kemendagri, dan unsur Forkopimda selama pelaksanaan survei.
Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama mengatakan pihaknya juga memberikan informasi kepada pemerintah daerah dan masyarakat terkait kondisi kegempaan terkini.
Hasil survei selanjutnya akan dianalisis dan disusun menjadi kajian teknis pascagempa. Data tersebut akan menjadi bahan bagi pemerintah dalam penanganan, rehabilitasi, rekonstruksi, serta penguatan mitigasi gempa di NTT.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak memasuki bangunan yang rusak atau mengalami retak signifikan sebelum dinyatakan aman. Pemeriksaan struktur bangunan secara detail perlu dilakukan oleh tenaga teknis yang berwenang. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
