Jumat, 21 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » SUMSELGLOBAL » “Songket di Runway, Gubernur di Catwalk, & Ekonomi Kreatif yang Tersenyum Miring”

“Songket di Runway, Gubernur di Catwalk, & Ekonomi Kreatif yang Tersenyum Miring”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • visibility 600
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Artikel ini disajikan dalam dua bahasa: Indonesia dan Inggris. Scroll ke bawah untuk membaca versi bahasa Inggris.[This article is available in both Indonesian and English. Scroll down for the English version]

HIDUP di dunia ini, ada dua hal yang bisa bikin orang terpukau tanpa banyak bicara kecantikan dan diskon, tapi ternyata, songket Palembang juga bisa, apalagi kalau dibungkus acara megah bernama Swarna Songket Nusantara dan Sriwijaya Expo 2025.

Lho kok bisa?, begini ceritanya, di saat kota lain sibuk bikin jalan tol atau ngurus kereta gantung yang lebih sering macet dari jalanannya, Palembang justru menyiapkan catwalk buat para kepala daerah.

Bukan main-main, runwainya itu bakal diisi Gubernur, Bupati, Wali Kota yang berdandan ala desainer top. Kita tunggu saja apakah nanti ada Pak Bupati jalan sambil ngucek-ucek songket karena kegerahan. Yang penting, semangatnya gaya.

Songket itu bukan cuma benang emas di atas sutra, itu adalah cerita, sejarah, bahkan cinta yang dijahit nenek moyang kita pakai tangan, bukan mesin bordir Korea. Coba bayangkan saja, tiap motif di songket itu ibarat status WA zaman kerajaan ada makna, ada kode rahasia, kadang juga kode keras buat jodoh.

Dari Swarna Songket ini, Palembang ingin menunjukkan bahwa warisan budaya bukan hanya untuk ditaruh di museum dan ditiupin debu tiap Imlek. Tapi untuk dipakai, ditampilkan, dan dijual dengan harga masuk akal (bukan masuk akal-akalan).

“Kita ini bangsa besar yang sering lupa sama kebesarannya sendiri. Padahal songket kita bisa jadi ‘Louis Vuitton-nya Asia Tenggara’ kalau dikelola serius,” ujar Mel Ahyar dengan semangat seperti mahasiswa habis sidang skripsi, kemarin.

Beberapa kota dan negara lain udah nyadar duluan, bahwa warisan budaya bisa jadi senjata ekonomi, antara lain Hội An, Vietnam, kota kecil penuh lentera ini menghidupkan kembali kerajinan lokal lewat festival kain dan pakaian adat tiap tahun. Sekarang? Tiap sudut kota penuh turis dan UMKM lokal.

Chiang Mai, Thailand, mereka punya “Creative City” yang melibatkan pengrajin lokal, startup desain, dan pemerintah. Hasilnya? Pendapatan naik, pengangguran turun.

Barcelona, Spanyol, walau udah modern, mereka tetap bangga dengan seni tekstil tradisional Catalunya yang dikawinkan dengan mode kontemporer.

Nah, masa kita yang punya songket secantik bidadari ditinggal kawin ini malah diem-diem bae?. Geliat ekonomi kreatif bukan cuma soal gaya dan sorotan kamera.

Tapi soal lapak yang laris, hotel yang penuh, tukang pempek yang senyum-senyum karena pembeli numpuk. Saat acara seperti Swarna Songket dan Sriwijaya Expo digelar, yang bergerak bukan cuma desainer dan model, tapi juga warung kopi, ojek online, dan pengrajin kecil.

“Jangan cuma sukses di panggung, tapi juga di kantong rakyat,” kata Wali Kota Ratu Dewa, penuh harap dan strategi.

Dan benar kata pepatah “Gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan songket.” Eh, maksudnya… warisan budaya.

Kalau Swarna Songket ini sukses (dan harusnya sih sukses), Palembang bisa jadi ikon fashion etnik Asia Tenggara, bukan cuma karena cantik songketnya, tapi karena cantik cara mengelolanya.

Kalau para kepala daerah kita bisa jalan anggun di runway, mungkin sudah waktunya juga mereka jalan anggun di jalan pembangunan budaya dan UMKM, jangan cuma gaya pas acara. Tapi gaya juga pas nyusun anggaran dan perhatian.

Acara ini bukan cuma soal catwalk, tapi juga cashflow. Dan kalau songket bisa dibikin mendunia, kenapa jomblo enggak bisa move on?.[***]

————————————————————————————————————————-

“Songket on the Runway, Mayors in Catwalk, and an Economy That Winks”

IN this world, there are two things that can stop people in their tracks beauty and discounts. But believe it or not, Palembang’s songket is joining the list especially when it’s wrapped in a grand event like Swarna Songket Nusantara & Sriwijaya Expo 2025.

Really?

Yup. While other cities are busy fixing toll roads or launching monorails that break down more than your ex’s promises, Palembang is preparing a fashion runway for mayors and governors. Let’s see if a governor trips on a flowing kain at least it’ll be fashionable!

Songket isn’t just golden thread on silk. It’s history, identity, and ancestral love, sewn not with machines but with memory. Every motif is like an ancient WhatsApp status full of meaning, mystery, and maybe heartbreak.

“We believe Palembang is the epicenter of Southeast Asian songket. It’s time the world knows,” said Mel Ahyar, beaming with energy like a student who just aced their thesis.

Let’s not be like a chicken dying in a rice barn. Other places have used culture to cash in Hội An, Vietnam, Revived their textile crafts through cultural festivals. Now the whole town’s a walking postcard. Chiang Mai, Thailand  Developed a “Creative City” concept blending artisans and innovation. Barcelona, Spain, Celebrated their Catalan textile roots while embracing global fashion trends.

So… are we going to let our priceless songket sit in a cabinet?

A cultural expo isn’t just about glamour. It’s about economic movement. When Swarna Songket hits town, it’s not just designers and models who shine it’s street vendors, hotels, and small businesses.“We don’t just want a successful event—we want economic ripple effects,” said Mayor Ratu Dewa.

As the old saying goes “A dead elephant leaves ivory, a thriving city leaves legacies”

And if we play our threads right, Palembang won’t just be famous it’ll be fabulous.

If governors can walk elegantly on stage, maybe they can also walk gracefully through cultural policy and community development. Just saying.

This isn’t just a catwalk it’s a cashwalk. And if songket can go global, why can’t your love life move forward too?.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Infrastruktur Strategis, ASKOMPSI Kasih Penghargaan Kepada Walkot Palembang

    Peduli Infrastruktur Strategis, ASKOMPSI Kasih Penghargaan Kepada Walkot Palembang

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.786
    • 0Komentar

    WALI Kota Palembang H Harnojoyo menerima penghargaan Communication Award dari Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh  Indonesia (ASKOPMSI). Penghargaan dalam rangka peringatan Hari Pahlawan tahun 2020, itu diserahkan oleh Ketua ASKOMPSI, Ir Achmad Chrisna Putra NEP, di Jakarta, Rabu (11/11 /2020). Acara Communication Award ini kerja sama ASKOMPSI dengan Forum Kepala Dinas Kominfo Kabupaten […]

  • PWI Peduli bersama IKWI Sumsel Gelar Isra Mi’raj

    PWI Peduli bersama IKWI Sumsel Gelar Isra Mi’raj

    • calendar_month Sabtu, 10 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 802
    • 0Komentar

    PERSATUAN Wartawan Indonesia (PWI) Peduli bersama Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan itu dipusatkan di depan Kantor PWI Sumsel Jalan Supeno 11, Palembang, Sabtu (10/4/2021). Hadir pada kesempatan itu Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar, Ketua IKWI Sumsel Anisatul Mardiah, Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI […]

  • Pesan Plh Bupati Muara Enim Saat Buka Musrenbang RKPD

    Pesan Plh Bupati Muara Enim Saat Buka Musrenbang RKPD

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 900
    • 0Komentar

    Plh Bupati Muara Enim, H Nasrun Umar membuka secara resmi Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Muara Enim Tahun 2021,  di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Muara Enim,Senin (17/3/2021). Adapun Narasumber dari Fidelia Silvana, SP, M.Int.Econ.F (Perencanaan Ahli Madya Koordinator Wilayah II Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/BAPPENAS), Dr.Ir.H.Firmansyah, M.Sc (Kepala BAPPEDA Provinsi Sumatera […]

  • Terkait Sengketa Pilpres, Bupati Muba Ajak Jaga Kondisi Keamanan NKRI dan Dukung MK

    Terkait Sengketa Pilpres, Bupati Muba Ajak Jaga Kondisi Keamanan NKRI dan Dukung MK

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 725
    • 0Komentar

    SEJAK dimulainya pelaksanaan sidang sengketa Pemilu 2019, oleh Mahkamah Konstitusi (MK), seluruh dukungan dari setiap lapisan masyarakat terus mengalir. Seperti di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), tokoh agama, tokoh masyarakat dan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin sebagai kepala daerah mengajak warganya untuk mendukung secara penuh, dengan semua proses yang saat dilaksanakan dan berproses  di Mahkamah Konstitusi […]

  • 3 perampok uang gaji honorer Kementerian PUPR Sumsel di Perum Pesona Harapan Harapan Jaya Kalidoni Diringkus Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel

    3 perampok uang gaji honorer Kementerian PUPR Sumsel di Perum Pesona Harapan Harapan Jaya Kalidoni Diringkus Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 919
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id- Unit III Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil meringkus tiga pelaku perampokan uang gaji honorer Kementerian PUPR sebesar Rp 202 juta yang terjadi di Jalan Azhari Perum Pesona Harapan Jaya, Kecamatan Kalidoni Palembang pada Rabu 2 Agustus 2023 lalu, sekitar pukul 11:30 WIB. Tiga pelaku tersebut diringkus masing-masing dikediamannya tanpa perlawanan, yakni Jamaluddin […]

  • Pentingnya Hak Kekayaan Intelektual untuk pelaku ekonomi kreatif

    Pentingnya Hak Kekayaan Intelektual untuk pelaku ekonomi kreatif

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.359
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Pemerintah menghimbau masyarakat khususnya pelaku ekonomi kreatif untuk menyadari pentingnya Hak Kekayaan Intelektual. Hak Kekayaan Intelektual (HKI) adalah hak untuk menikmati secara ekonomis hasil dari suatu kreativitas intelektual. Hal ini diungkapkan Sekda Sumsel, Ir. S. A. Supriono saat membuka Mobile Intellectual Property Clinic (MIPC) “Iloknye Batik Kujur Dusun Tanjung Sambil Ngikhup Kopi Semendo Muara […]

expand_less
WordPress Archive BugsPatrol – Pest & Insects Control Disinsection Services WordPress Theme Build-A-Rent – Construction Equipment Rental Elementor Template Kit BuildARK- Construction Business WordPress Theme Builderon – Construction Elementor Template Kit BuilderPlus – Building & Construction WordPress Theme BuilderPress – WordPress Theme for Construction Buildeso – Construction & Building Elementor Template Kit BuildGo – Construction WordPress Theme BuildMax – Renovation & Painting WordPress Theme Buildoit Construction & Building Elementor Template Kit