Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumsel » Karhutla Sumsel Belum Padam, 45 Hektare Masih Ditangani! Ada Ancaman Baru Bikin Pemerintah Waspada

Karhutla Sumsel Belum Padam, 45 Hektare Masih Ditangani! Ada Ancaman Baru Bikin Pemerintah Waspada

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Penanganan Karhutla Sumsel belum bisa dianggap selesai. Meski jumlah titik api mulai menurun, pemerintah masih menghadapi pekerjaan besar di lapangan karena puluhan hektare area terdampak belum sepenuhnya tuntas ditangani.

Data BNPB per 30 Agustus 2026 mencatat terdapat 11 firespot dengan luasan area lebih dari 60 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 15 hektare telah berhasil dipadamkan, sedangkan 45 hektare masih dalam penanganan intensif.

Kondisi itu membuat pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan. Apalagi, ancaman tidak hanya datang dari api yang terlihat, tetapi juga dari bara yang masih tersimpan di lahan, terutama kawasan gambut yang berpotensi kembali menimbulkan asap.

Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto menjelaskan kekuatan di darat menjadi faktor utama dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan.

Menurutnya, operasi udara tetap dibutuhkan, tetapi tidak dapat menggantikan peran personel yang melakukan pemadaman dan pendinginan secara langsung di lokasi.

“Satgas Darat adalah kekuatan utama. Kami sepakat pengoperasian di darat lebih utama dibanding hanya mengandalkan udara,” ujar Suharyanto dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla Provinsi Sumsel di Griya Agung Palembang, Senin (31/8/2026).

45 Hektare Masih Jadi Perhatian

Upaya pemadaman dari udara telah dilakukan melalui water bombing. Dari operasi tersebut, sekitar 2,5 hektare area berhasil ditangani.

Namun, sebagian besar pekerjaan masih bertumpu pada Satgas Darat Karhutla yang diterjunkan langsung untuk mengendalikan titik api sekaligus melakukan pendinginan.

Pemerintah sepakat memperkuat operasi darat di sejumlah wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Lima daerah menjadi perhatian, yakni Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Banyuasin, dan Musi Banyuasin (Muba).

Dukungan pemerintah pusat juga diberikan melalui Dana Siap Pakai (DSP), logistik, serta peralatan darurat untuk memperkuat kemampuan daerah menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

Ancaman Baru Bukan Hanya Api

Menurunnya jumlah hotspot belum membuat pemerintah lengah.

Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni mengingatkan kawasan gambut masih memiliki risiko menghasilkan asap apabila tidak dilakukan pendinginan berulang atau mopping up.

Artinya, ketika api di permukaan sudah berhasil dikendalikan, pekerjaan belum otomatis selesai. Bara yang tersisa tetap harus dicari dan didinginkan agar tidak kembali memicu kebakaran, bahkan faktor cuaca juga menjadi perhatian.

Raja Juli menyebutkan ancaman kekeringan diperkirakan berlangsung hingga awal Oktober dengan tingkat keparahan yang disebut mendekati kondisi El Nino 2015.

Situasi tersebut membuat pencegahan menjadi semakin penting. Masyarakat diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Pemerintah juga memperkuat penegakan hukum. Kementerian Kehutanan disebut telah menjatuhkan sanksi kepada enam perusahaan yang dinilai melanggar ketentuan terkait Karhutla.

Asap Mulai Diantisipasi dari Sekarang

Dampak asap Karhutla Sumsel juga mulai diantisipasi pemerintah daerah, terutama dari sisi kesehatan masyarakat dan aktivitas sekolah.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan pelayanan bagi warga yang mengalami ISPA diperkuat. Puskesmas diarahkan membuka pelayanan ISPA selama 24 jam secara gratis.

“Untuk pelayanan ISPA di seluruh Puskesmas dibuka 24 jam secara gratis,” kata Herman Deru.

Penyesuaian jam masuk sekolah juga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak asap bagi pelajar.

Sementara itu, pemerintah masih mengkaji sektor ekonomi yang berpotensi terdampak akibat aktivitas masyarakat dan sejumlah kegiatan yang terganggu oleh kondisi Karhutla.

Ada Potensi Hujan Awal September

Di tengah kewaspadaan tersebut, ada peluang kondisi cuaca membantu proses penanganan.

Laporan BMKG yang disampaikan dalam rapat koordinasi menyebut adanya potensi bibit hujan pada awal September.

Hujan diharapkan dapat membantu membasahi lahan sekaligus mendukung proses pemadaman dan pendinginan di wilayah yang masih menjadi perhatian.

Namun, pemerintah tidak ingin hanya menunggu hujan.

Selama masih terdapat 45 hektare area dalam penanganan, Satgas Darat akan tetap menjadi ujung tombak untuk memastikan kebakaran tidak kembali meluas.

Dengan ancaman kekeringan yang masih membayangi hingga awal Oktober, penurunan hotspot menjadi kabar baik, tetapi belum menjadi tanda bahwa Karhutla Sumsel sudah sepenuhnya aman. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI7DRR Tetap 5,75%, Ini Alasannya Kata BI

    BI7DRR Tetap 5,75%, Ini Alasannya Kata BI

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 773
    • 0Komentar

      Pingintau.id- Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 April 2023 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,00%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%. Keputusan ini konsisten dengan stance kebijakan moneter yang pre-emptive dan forward looking untuk memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan inflasi ke depan. Bank Indonesia meyakini bahwa BI7DRR sebesar 5,75% memadai untuk mengarahkan inflasi inti terkendali […]

  • Pasca Asian Games, Investasi PLN Tak Akan Mubazir

    Pasca Asian Games, Investasi PLN Tak Akan Mubazir

    • calendar_month Selasa, 25 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.425
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG -Perusahaan Listrik Negara (PT.PLN) Persero WS2JB dan Bangka Belitung, pastikan tidak ada pembangunan pembangkit tenaga listrik yang akan mubazir, pasca perhelatan akbar Asian Games 2018 lalu di Palembang. General manager PT PLN (Persero) WS2JB dan Bangka Belitung, Daryono, saat syukuran PT. PLN, dalam rangka  keberhasilan PLN menjadi pendukung suksesnya penyelenggaraan Asian Games 2018, […]

  • Kembangkan Aplikasi Satu Data Indonesia

    Kembangkan Aplikasi Satu Data Indonesia

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 855
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Muba menggelar Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Satu Data Indonesia (SDI) Tingkat Daerah dan Penandatanganan Komitmen Mensukseskan Satu Data Muba, di Ruang Rapat Serasan Sekate Sekretariat Daerah Muba, Selasa (30/11/2021). Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten […]

  • Siapkan Jadi Ibu Kota Energi, Gaet MarkPlus Inc, Bupati : Ini Bukan Mimpi

    Siapkan Jadi Ibu Kota Energi, Gaet MarkPlus Inc, Bupati : Ini Bukan Mimpi

    • calendar_month Sabtu, 12 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.707
    • 0Komentar

    KABUPATEN Muba mempersiapkan diri menjadi Kota Energi berkelanjutan berbasis sawit dengan menggandeng Markplus Inc. Menurut Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dengan pilot project replanting pengelolaan kelapa sawit menjadi bensin, berhasil meningkatkan kesejahteraan petani sawit rakyat dan mewujudkan energi baru terbarukan yang berkelanjutan. Mengoptimalisasi pengelolaan serta produksi energi berkelanjutan sesuai dengan SDGs […]

  • Desa Tercepat Memutakhirkan Data SDGs akan Diberi Penghargaan, Ayo Mari Tingkatkan Kinerja

    Desa Tercepat Memutakhirkan Data SDGs akan Diberi Penghargaan, Ayo Mari Tingkatkan Kinerja

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    DESA yang paling cepat merampungkan pemutakhiran data berbasis Tujan Pembangunan Berkelanjutan atau Sutainable Development Goals (SDGs) Desa dipastikan akan diberi penghargaan. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar berharap pemberian penghargaan ini bisa memotivasi para Pendamping dan Perangkat Desa dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. “Bagi yang sudah selesai pertanggal 31 Mei […]

  • Supriyadi & Tiga Jurus Sakti [“Kalau Bisa Beres Tiga Ini, Kami Pilih Beliau Jadi Pemimpin Liga Champions!”]

    Supriyadi & Tiga Jurus Sakti [“Kalau Bisa Beres Tiga Ini, Kami Pilih Beliau Jadi Pemimpin Liga Champions!”]

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 831
    • 0Komentar

    SUMATERA Selatan ibarat petani yang punya ladang luas, hasil panen melimpah, tapi jalan ke pasar ngelewatin sawah orang, sudah pasti sering kecebur!, oleh sebab itu jangan heran kalau padi melimpah, jagung bejibun, kopi harum menggoda, tapi begitu mau dijual keluar, harus nebeng lewat Pelabuhan Boom Baru yang mirip halte bus zaman Belanda, sempit, macet, dan […]

expand_less
WordPress Archive Yottis | Personal Creative Portfolio WordPress Theme + Store YouContent – Unlimited Unique Content Generator from Youtube Captions Youseo – SEO & Digital Creative Agency Elementor Template Kit YouTube And Vimeo Video Player with Playlist YouTube Feed : User, Channel and Playlist for WordPress YouTube Plugin – WordPress Gallery for YouTube YouTube Plugin – WordPress YouTube Gallery YouTube Video Mass Poster and Pinner Youtube Vimeo Popup Plugin Youtube Vimeo Video Player and Slider WP Plugin