Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumsel » Karhutla Sumsel Belum Padam, 45 Hektare Masih Ditangani! Ada Ancaman Baru Bikin Pemerintah Waspada

Karhutla Sumsel Belum Padam, 45 Hektare Masih Ditangani! Ada Ancaman Baru Bikin Pemerintah Waspada

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Penanganan Karhutla Sumsel belum bisa dianggap selesai. Meski jumlah titik api mulai menurun, pemerintah masih menghadapi pekerjaan besar di lapangan karena puluhan hektare area terdampak belum sepenuhnya tuntas ditangani.

Data BNPB per 30 Agustus 2026 mencatat terdapat 11 firespot dengan luasan area lebih dari 60 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 15 hektare telah berhasil dipadamkan, sedangkan 45 hektare masih dalam penanganan intensif.

Kondisi itu membuat pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan. Apalagi, ancaman tidak hanya datang dari api yang terlihat, tetapi juga dari bara yang masih tersimpan di lahan, terutama kawasan gambut yang berpotensi kembali menimbulkan asap.

Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto menjelaskan kekuatan di darat menjadi faktor utama dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan.

Menurutnya, operasi udara tetap dibutuhkan, tetapi tidak dapat menggantikan peran personel yang melakukan pemadaman dan pendinginan secara langsung di lokasi.

“Satgas Darat adalah kekuatan utama. Kami sepakat pengoperasian di darat lebih utama dibanding hanya mengandalkan udara,” ujar Suharyanto dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla Provinsi Sumsel di Griya Agung Palembang, Senin (31/8/2026).

45 Hektare Masih Jadi Perhatian

Upaya pemadaman dari udara telah dilakukan melalui water bombing. Dari operasi tersebut, sekitar 2,5 hektare area berhasil ditangani.

Namun, sebagian besar pekerjaan masih bertumpu pada Satgas Darat Karhutla yang diterjunkan langsung untuk mengendalikan titik api sekaligus melakukan pendinginan.

Pemerintah sepakat memperkuat operasi darat di sejumlah wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Lima daerah menjadi perhatian, yakni Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Banyuasin, dan Musi Banyuasin (Muba).

Dukungan pemerintah pusat juga diberikan melalui Dana Siap Pakai (DSP), logistik, serta peralatan darurat untuk memperkuat kemampuan daerah menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

Ancaman Baru Bukan Hanya Api

Menurunnya jumlah hotspot belum membuat pemerintah lengah.

Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni mengingatkan kawasan gambut masih memiliki risiko menghasilkan asap apabila tidak dilakukan pendinginan berulang atau mopping up.

Artinya, ketika api di permukaan sudah berhasil dikendalikan, pekerjaan belum otomatis selesai. Bara yang tersisa tetap harus dicari dan didinginkan agar tidak kembali memicu kebakaran, bahkan faktor cuaca juga menjadi perhatian.

Raja Juli menyebutkan ancaman kekeringan diperkirakan berlangsung hingga awal Oktober dengan tingkat keparahan yang disebut mendekati kondisi El Nino 2015.

Situasi tersebut membuat pencegahan menjadi semakin penting. Masyarakat diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Pemerintah juga memperkuat penegakan hukum. Kementerian Kehutanan disebut telah menjatuhkan sanksi kepada enam perusahaan yang dinilai melanggar ketentuan terkait Karhutla.

Asap Mulai Diantisipasi dari Sekarang

Dampak asap Karhutla Sumsel juga mulai diantisipasi pemerintah daerah, terutama dari sisi kesehatan masyarakat dan aktivitas sekolah.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan pelayanan bagi warga yang mengalami ISPA diperkuat. Puskesmas diarahkan membuka pelayanan ISPA selama 24 jam secara gratis.

“Untuk pelayanan ISPA di seluruh Puskesmas dibuka 24 jam secara gratis,” kata Herman Deru.

Penyesuaian jam masuk sekolah juga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak asap bagi pelajar.

Sementara itu, pemerintah masih mengkaji sektor ekonomi yang berpotensi terdampak akibat aktivitas masyarakat dan sejumlah kegiatan yang terganggu oleh kondisi Karhutla.

Ada Potensi Hujan Awal September

Di tengah kewaspadaan tersebut, ada peluang kondisi cuaca membantu proses penanganan.

Laporan BMKG yang disampaikan dalam rapat koordinasi menyebut adanya potensi bibit hujan pada awal September.

Hujan diharapkan dapat membantu membasahi lahan sekaligus mendukung proses pemadaman dan pendinginan di wilayah yang masih menjadi perhatian.

Namun, pemerintah tidak ingin hanya menunggu hujan.

Selama masih terdapat 45 hektare area dalam penanganan, Satgas Darat akan tetap menjadi ujung tombak untuk memastikan kebakaran tidak kembali meluas.

Dengan ancaman kekeringan yang masih membayangi hingga awal Oktober, penurunan hotspot menjadi kabar baik, tetapi belum menjadi tanda bahwa Karhutla Sumsel sudah sepenuhnya aman. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambahan 41 Kasus Baru, Total Positif Covid-19 di Sumsel Jadi 1.721 Orang

    Tambahan 41 Kasus Baru, Total Positif Covid-19 di Sumsel Jadi 1.721 Orang

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.030
    • 0Komentar

    SETELAH bertambah 41 kasus baru dari tiga wilayah kabupaten/kota, positif covid-19 Sumsel total menjadi 1.721 orang,kemarin. Sementara pasien yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 12 orang, sehingga total 751 pasien, dengan rincian lima orang dari Palembang, 3  dari Lubuklinggau, Muara Enim 2 orang, PALI 1 orang, dan Musi Banyuasin 1 orang. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan […]

  • Tidak Benar, Mayora Bagikan Hadiah untuk Rayakan Hari Jadi ke-50 tahun

    Tidak Benar, Mayora Bagikan Hadiah untuk Rayakan Hari Jadi ke-50 tahun

    • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 897
    • 0Komentar

    BEREDAR informasi melalui pesan berantai WhatsApp yang berisi tentang Perusahaan Mayora membagikan hadiah untuk merayakan hari jadi ke-50 tahun. Dilansir dari Liputan6.com, informasi Mayora bagikan hadiah untuk merayakan hari jadi ke-50 tahun adalah tidak benar atau hoaks. Corporate Secretary Mayora, Indah Yuni Gunawan mengatakan, tautan informasi Mayora bagikan hadiah merayakan hari jadi ke-50 tahun yang […]

  • Dukung Penuh Visi Presiden RI Pemkab Muba Akan Gelar Rakor Forkopimda

    Dukung Penuh Visi Presiden RI Pemkab Muba Akan Gelar Rakor Forkopimda

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 889
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin secara all out mendukung penuh lima visi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yakni mulai dari pembangunan manusia, pendidikan dan kesehatan, melanjutkan infrastruktur, menyederhanakan aturan investasi, dan reformasi birokrasi. Hal tersebut berdasarkan hasil Bupati Muba H Dodi Reza Alex mengikuti rapat koordinasi nasional pada tanggal 13 November 2019 lalu. Demikian diungkapkan Plt Asisten […]

  • Langganan Banjir, SDN 182 di Jalan Lebak Jaya Sei -Selayur Diliburkan Lagi

    Langganan Banjir, SDN 182 di Jalan Lebak Jaya Sei -Selayur Diliburkan Lagi

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.142
    • 0Komentar

    “Setiap hujan deras turun 3-4 jam saja pasti banjir, kok, dan dampaknya  pasti  anak-anak jadi ikut diliburkan, bahkan libur karena banjir tersebut terkadang lebih dari satu hari, Kondisi ini bukan terjadi sekali ini saja, namun sudah menjadi langganan,”

  • HUT RI ke-73, Listrik Terangi Puldama

    HUT RI ke-73, Listrik Terangi Puldama

    • calendar_month Jumat, 17 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.060
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – DI HUT ke -73 menjadi berkah masyarakat Distrik Puldama, Papua pasalnya Program Indonesia terang sudah menerangi daerah tersebut yang sebelumnya masyarakat daerah itu hidup tanpa penerangan lampu listrik. PLN tidak mampu menjangkau baik secara geografis maupun ekonomis, namun berkat program tersebut akhirnya menjadi moment bagi honai-honai warga Puldama. Hal itu juga  tak […]

  • Ke Palembang, Presiden Bakal Resmikan 2 Program Ini

    Ke Palembang, Presiden Bakal Resmikan 2 Program Ini

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 847
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI, Joko Widodo [Jokowi] rencananya akan ke Palembang untuk meresmikan internet masuk desa dan Jalan Tol Lampung – Palembang pada 10 Oktober 2019 mendatang. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Prov. Sumsel H Achmad Rizwan S.STP, MM menjelaskan, program internet gratis bagi masyarakat Sumsel ini nanti akan dapat membuka akses luas bagi desa dalam […]

expand_less
WordPress Archive Yottis | Personal Creative Portfolio WordPress Theme + Store YouContent – Unlimited Unique Content Generator from Youtube Captions Youseo – SEO & Digital Creative Agency Elementor Template Kit YouTube And Vimeo Video Player with Playlist YouTube Feed : User, Channel and Playlist for WordPress YouTube Plugin – WordPress Gallery for YouTube YouTube Plugin – WordPress YouTube Gallery YouTube Video Mass Poster and Pinner Youtube Vimeo Popup Plugin Youtube Vimeo Video Player and Slider WP Plugin