Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumsel » Palembang Diselimuti Asap Pekat Sore Ini, Mata Pedih dan Matahari Tampak Merah

Palembang Diselimuti Asap Pekat Sore Ini, Mata Pedih dan Matahari Tampak Merah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Palembang kembali menghadapi kondisi udara yang berbeda pada Senin sore, 7 September 2026. Asap terlihat semakin pekat menyelimuti sejumlah kawasan, membuat pandangan tampak berkabut dan matahari terlihat merah dari balik lapisan udara.

Kondisi ini juga terasa langsung oleh warga yang beraktivitas di luar rumah. Mata terasa pedih, sementara pengendara kendaraan bermotor dan pejalan kaki terlihat banyak menggunakan masker saat berada di jalan.

Suasana sore pun tampak berbeda. Lapisan asap membuat pemandangan dari kejauhan terlihat samar, sedangkan udara terasa lebih pengap.

Tidak hanya asap yang menjadi perhatian. Serpihan kecil berwarna hitam menyerupai arang juga terlihat beterbangan dan sebagian jatuh hingga ke lantai teras rumah.

Bentuk serpihan tersebut menyerupai potongan tangkai, dahan atau daun yang sebelumnya terbakar. Namun, belum dapat dipastikan dari lokasi kebakaran mana material itu berasal. Temuan tersebut hanya menjadi bagian dari kondisi yang terlihat bersamaan dengan pekatnya udara sore ini.

Hotspot Sumsel Turun Hampir Separuh

Kondisi Palembang sore ini menjadi menarik, jika dibandingkan dengan data terbaru mengenai hotspot di Sumsel.

Kementerian Kehutanan mencatat jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence di Sumsel turun cukup tajam dalam dua hari terakhir.

Pada pemantauan 5 September 2026, Sumsel masih mencatat 120 hotspot high confidence, turun dari 165 titik pada 4 September.

Sehari kemudian, jumlahnya kembali turun. Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan yang bersumber dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP dan NOAA-20, pada Minggu, 6 September 2026 pukul 21.25 WIB terdeteksi 61 hotspot high confidence di Sumsel.

Artinya, terjadi pengurangan 59 titik atau sekitar 49 persen hanya dalam satu hari. Penurunan terbaru tersebut disampaikan Ristianto Pribadi, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, dalam keterangan di Jakarta, Senin, 7 September 2026.

Ristianto mengatakan perkembangan hotspot tetap menjadi bagian dari pemantauan pemerintah dalam menentukan prioritas pengendalian karhutla. Operasi di lapangan tetap dilakukan bersama Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya.

Hotspot Turun Bukan Berarti Asap Langsung Hilang

Lantas, mengapa kondisi Palembang sore ini justru terasa pekat ketika jumlah hotspot Sumsel sedang menurun? Keduanya sebenarnya mengukur hal yang berbeda.

Kementerian Kehutanan menjelaskan hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi satelit dan tidak serta-merta menggambarkan satu kejadian kebakaran.

Satu kejadian kebakaran bahkan dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot. Karena itu, setiap indikasi tetap perlu diverifikasi melalui pengecekan lapangan atau groundcheck.

Sementara kondisi asap di suatu wilayah dapat berubah mengikuti konsentrasi asap, aktivitas kebakaran, arah dan kecepatan angin, kelembapan, hujan serta dinamika atmosfer.

Dengan kata lain, turunnya angka hotspot tidak otomatis membuat asap yang sudah berada di udara Palembang langsung menghilang.

Hal tersebut menjadi penting untuk menjelaskan kondisi yang dirasakan warga sore ini. Data satelit menunjukkan penurunan hotspot, tetapi secara kasatmata sejumlah kawasan Palembang justru terlihat diselimuti asap pekat.

Gubernur Sumsel Sebut Partikel Abu Anak Krakatau Masuk Palembang

Di tengah kondisi udara yang berubah, ada faktor lain yang ikut menjadi perhatian pemerintah daerah.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan partikel abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau telah masuk ke wilayah Palembang. Ia meminta masyarakat tetap waspada dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.

Herman Deru juga menyebut kualitas udara di Sumsel sedang berfluktuasi. Menurutnya, kondisi udara yang memburuk tidak hanya berkaitan dengan aktivitas Anak Krakatau, tetapi juga persoalan karhutla yang masih terjadi.

Pernyataan gubernur ini menjadi penting karena muncul bersamaan dengan kondisi Palembang yang pada Senin sore terlihat berkabut dan matahari tampak kemerahan.

Namun, warna merah matahari yang terlihat dari Palembang tidak bisa langsung disimpulkan seluruhnya disebabkan abu vulkanik Anak Krakatau. Begitu juga dengan serpihan hitam yang ditemukan di sekitar rumah warga. Tanpa pemeriksaan lebih lanjut, asal material tersebut belum dapat dipastikan.

Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga

Badan Geologi pada Senin, 7 September 2026, masih menetapkan status Gunung Anak Krakatau pada Level III atau Siaga.

Dalam evaluasi hingga pukul 06.00 WIB, Badan Geologi mencatat aktivitas erupsi strombolian dan sejumlah aktivitas kegempaan di gunung tersebut.

Masyarakat yang terdampak abu vulkanik direkomendasikan mengurangi aktivitas di luar rumah atau menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar.

BMKG juga memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau berdasarkan data PVMBG, VAAC Darwin dan citra Himawari-9. Sebaran abu menjadi salah satu kondisi atmosfer yang terus dipantau pada Senin.

Artinya, kondisi udara Palembang saat ini memang tidak bisa dilihat hanya dari satu faktor.

Karhutla masih menjadi perhatian, sementara aktivitas vulkanik Anak Krakatau juga ikut dipantau pemerintah.

Karhutla Sumsel Masih Jadi Perhatian

Meski jumlah hotspot menurun, Sumsel belum lepas dari perhatian dalam pengendalian karhutla.

Kementerian Kehutanan masih memasukkan Sumsel sebagai salah satu dari enam provinsi prioritas pengendalian karhutla. Pada pemantauan 6 September, Sumsel mencatat 61 hotspot high confidence, setelah sebelumnya berada di angka 120 titik.

Kemenhut juga masih menjalankan patroli, groundcheck, pemadaman, penyekatan penjalaran api, mopping up, pendinginan hingga pemantauan lokasi untuk mencegah api kembali menyala.

Sebanyak 53 unit pesawat juga dikerahkan untuk mendukung operasi pengendalian karhutla di enam provinsi prioritas, termasuk untuk patroli udara dan water bombing.

Penurunan angka hotspot karena itu lebih tepat dibaca sebagai perkembangan positif dalam pemantauan kebakaran, bukan tanda bahwa persoalan asap telah selesai.

Warga Banyak Gunakan Masker

Di tengah kondisi udara yang berubah, aktivitas warga di Palembang tetap berjalan. Pengendara kendaraan bermotor dan pejalan kaki terlihat banyak menggunakan masker ketika berada di luar ruangan. Sebagian warga juga merasakan mata pedih ketika asap semakin pekat.

Pemandangan matahari yang berubah merah, asap yang semakin tebal, mata yang terasa pedih, warga mengenakan masker hingga serpihan hitam menyerupai sisa pembakaran yang beterbangan menjadi gambaran Palembang pada Senin sore.

Data Kementerian Kehutanan memang menunjukkan hotspot Sumsel turun dari 165 menjadi 120, kemudian kembali turun menjadi 61 titik.

Tetapi angka tersebut tidak bisa dijadikan satu-satunya ukuran untuk menggambarkan kondisi asap yang sedang dirasakan masyarakat di Palembang.

Pergerakan asap, kondisi atmosfer, arah angin, kelembapan, sumber asap yang sudah berada di udara serta kemungkinan adanya material vulkanik menjadi sejumlah faktor yang perlu diperhatikan.

Jadi, ketika hotspot turun hampir separuh, bukan berarti langit Palembang otomatis kembali bersih. Kondisi di lapangan tetap perlu dilihat bersama data kualitas udara, cuaca, sebaran asap dan pemantauan kebakaran secara menyeluruh. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Staf OPD Muba, Apa Yang Diinginkan Bupati Hingga Akhir Tahun ?

    Rapat Staf OPD Muba, Apa Yang Diinginkan Bupati Hingga Akhir Tahun ?

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 781
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] melaksanakan Rapat Staf Jajaran Pemkab Muba, di Ruang Rapat Serasan Sekate Pemkab Muba, Senin (5/8/2019). Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin yang diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Para Asisten, Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Muba beserta Para Camat. Pada kesempatan tersebut […]

  • Pesan-pesan Apriyadi Saat Apel Siaga di Dinas PUPR

    Pesan-pesan Apriyadi Saat Apel Siaga di Dinas PUPR

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 767
    • 0Komentar

    SEKAYU, MUBA- Optimalisasi pelayanan terus menerus diupayakan Pemkab Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan Pj Bupati Muba H Apriyadi, apalagi terkait sektor infrastruktur Penerangan Jalan Umum (PJU) atau lampu jalan, dan perbaikan Jalan dalam wilayah Kabupaten Muba. Pj Bupati Muba H Apriyadi pada saat memimpin apel Siaga Petugas Pemeliharaan Penerangan Jalan Umum(PJU), Petugas Pemeliharaan Jalan dan […]

  • Tinjau Lokasi Kebakaran, Gubernur Jamin Kebutuhan Makan dan Tempat Tinggal Korban Kebakaran  Desa Pemulutan Aman

    Tinjau Lokasi Kebakaran, Gubernur Jamin Kebutuhan Makan dan Tempat Tinggal Korban Kebakaran  Desa Pemulutan Aman

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 578
    • 0Komentar

    SAFARI Jum’at yang dilakukan Gubernur Sumsel H Herman Deru di Masjid Daarul Muttaqin yang terletak di Desa Pemulutan Ilir Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir berbeda dari sebelumnya. Sebab usai Safari Jum’at tersebut, Gubernur Herman Deru langsung bergegas meninjau lokasi kebakaran yang tak jauh dari masjid tersebut  guna  memberikan semangat dan melihat kondisi warganya. Bahkan dalam […]

  • Seni Lukis di Palembang Terhambat oleh Pandemi

    Seni Lukis di Palembang Terhambat oleh Pandemi

    • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 5.657
    • 0Komentar

    SEPEKAN Seni 2021 di hari terakhir menampilkan kreasi lukisan seniman dari Komite Seni Rupa, Dewan Kesenian Palembang (DKP), di Guns Caffe Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Sabtu (13/3/2021). Talkshow menghadirkan pelukis andal dari Kota Palembang, seperti Tata Sarnata, Suparman, M. Idris dan hadir juga Heri Mulyadi. Tak hanya itu saja, turut hadir UKM Simpony Politeknik Sriwijaya […]

  • Formasi CPNS Pemkot Palembang Paling Banyak, Mau Tahu ?

    Formasi CPNS Pemkot Palembang Paling Banyak, Mau Tahu ?

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.166
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten/Kota di Sumsel kini telah menerima jatah atau kuota untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Berdasarkan kuota, daerah paling banyak mendapatkan jatah CPNS yakni Kota Palembang sebanyak 916 formasi. Sedangkan, paling sedikit yakni Kabupaten Empat Lawang sebanyak 53 formasi. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VII, Agus Sutiadi mengatakan, jumlah 3983 […]

  • PPKM Mikro Diperluas Hingga 30 Provinsi, Sumsel Masih Termasuk

    PPKM Mikro Diperluas Hingga 30 Provinsi, Sumsel Masih Termasuk

    • calendar_month Rabu, 5 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 864
    • 0Komentar

    PEMERINTAH resmi memperpanjang lagi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro terhitung mulai tanggal 4 – 17 Mei 2021 sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No. 10 Tahun 2021. Pada perpanjangan kali ini, cakupan PPKM Mikro diperluas hingga totalnya menjadi 30 provinsi. Perpanjangan kali ini, menambahkan 5 provinsi lagi yakni Kepulauan Riau, Bengkulu, Sulawesi […]

expand_less
WordPress Archive Redy | Marathon & Running Sports WordPress Theme Reeco – Furniture WooCommerce WordPress Theme ReEstate – Real Estate with MLS IDX Listing Realtor Theme Refix – Appliance Repair Company Elementor Template Kit Reflekt – Minimalist Portfolio Theme ReFormer – Multichannel Contact Form for Elementor Reformoa – Architecture & Interior Design Elementor Template Kit Reframe – Resume & Personal Portfolio WordPress Theme Regalia – Artist Portfolio, Art Gallery Theme Regina – Creative Blog WordPress Theme