Inflasi Sumsel Agustus 2026 Capai 2,60 Persen, Ayam, Beras hingga Emas Ikut Naik
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto :ppid.bps.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO. ID – Harga daging ayam ras, beras, emas perhiasan, kacang panjang, dan jagung manis ikut mendorong kenaikan harga di Sumatera Selatan pada Agustus 2026.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Sumsel pada Agustus 2026 sebesar 0,06 persen secara bulanan. Sementara jika dibandingkan dengan Agustus tahun sebelumnya, inflasi tercatat 2,60 persen.
Kenaikan harga sejumlah komoditas tersebut membuat laju inflasi bulanan Sumsel kembali berada di zona positif. Sebelumnya, pada Juli 2026, Sumsel mengalami deflasi bulanan sebesar 0,24 persen.
Daging ayam ras dan beras menjadi dua komoditas pangan yang ikut menyumbang inflasi. Keduanya merupakan bahan yang cukup dekat dengan kebutuhan konsumsi rumah tangga sehingga perubahan harganya ikut tercermin dalam pergerakan inflasi.
Selain pangan, emas perhiasan juga masuk dalam komoditas yang memberikan sumbangan terhadap inflasi Agustus. Pergerakan harga emas menjadi salah satu faktor dari sisi komoditas nonpangan.
Kacang panjang dan jagung manis juga tercatat memberikan sumbangan terhadap inflasi bulanan. Dengan demikian, tekanan harga pada Agustus tidak hanya berasal dari satu jenis barang, tetapi berasal dari beberapa komoditas yang berbeda.
Di sisi lain, terdapat kelompok pengeluaran yang justru mengalami penurunan harga. Kelompok transportasi menjadi salah satu kelompok yang memberikan tekanan ke bawah terhadap inflasi pada Agustus.
Secara tahunan, inflasi Sumsel sebesar 2,60 persen pada Agustus 2026. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi Agustus 2025 yang mencapai 3,04 persen.
Sementara secara kumulatif sejak Januari hingga Agustus 2026, inflasi Sumsel tercatat 1,68 persen.
Pergerakan harga pada Agustus menunjukkan bahwa pangan masih menjadi bagian penting dalam menentukan laju inflasi Sumsel. Pada saat yang sama, perubahan harga komoditas nonpangan seperti emas juga ikut masuk dalam perhitungan inflasi daerah.
Data BPS ini menjadi gambaran perkembangan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat Sumsel sepanjang Agustus 2026. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
