Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Kelompok Rentan  Wajib Dilindungi dari Bahaya Covid-19

Kelompok Rentan  Wajib Dilindungi dari Bahaya Covid-19

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
  • visibility 891
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SALAH satu kelompok masyarakat yang paling terdampak pandemi Covid-19 adalah ibu rumah tangga dan anak-anak. Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan perhatian penting agar kelompok rentan seperti anak dan anak penyandang disabilitas tetap merasakan kehadiran negara.

Pada paparannya dalam  kegiatan webinar dengan Unicef dengan tema Melindungi Orang dalam Menanggapi Covid-19: Perlindungan dan Layanan Sosial Inklusif, Mensos menyatakan, agar perkembangan anak-anak tetap optimal, ibu rumah tangga telah melakukan peran ganda, selain sebagai ibu, juga berperan sebagai teman dan juga guru – karena anak-anak harus belajar di rumah.

“Kaum perempuan termasuk dalam hal ini ibu rumah tangga, berperan lebih banyak terdampak. Dalam arti, selain sebagai ibu rumah tangga, mereka juga harus menjadi guru karena anak-anak belajar di rumah. Yang tak kalah penting, ibu juga menjadi teman bermain anak-anak karena sekolah sebagai tempat bertemu dan bermain dengan teman-teman, kini harus dibatasi,” kata Mensos kemarin dalam keterangan rilisnya dikutip rabu [24/3/2021].

Ia memahami peran berat ibu mendampingi anak selama pandemi. Sebab, penting memastikan aktivitas anak-anak di rumah tetap harus mewadahi karakter anak-anak yang akfif dan gembira, seperti saat mereka bermain bersama kawan-kawannya.

Mensos mengapresiasi peran ibu, terutama saat mendampingi anak-anak di rumah selama pandemi. “Mohon suasana aktif, atrakif, dan gembira tetap bisa dihadirkan di rumah. Intinya meskipun belajar dan beraktivitas di rumah, ciptakan suasana sedemikian rupa yang tidak mengubah karakter anak,” katanya.

Mensos memahami tugas berat itu. Karena harus mengambil peran ganda.  Ibu harus mampu menciptakan suasana yang biasa ditemui di luar, kini hadir di rumah. “Ya mengambil peran sebagai teman-teman sebaya kan tidak mudah. Bagaimana suasana rumah tidak membosankan,” katanya.

Terkait dengan rencana kegiatan belajar secara tatap muka, Mensos meminta semua pihak tidak lupa memastikan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan. Baik pada saat berangkat ke sekolah, selama belajar di sekolah, selama istirahat dan saat pulang sekolah.

“Namanya anak-anak. Kadang melihat temannya memakai masker yang bagus lalu dipinjam. Nah ini kan bisa menularkan virus. Jadi memastikan penerapan protokol kesehatan ini penting,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos juga menyampaikan rencana Kemensos membantu anak-anak penyandang disabilitas sensorik netra, penyandang disabilitas intelektual, dan anak-anak penyandang celebral palsy, untuk mendapatkan bantuan peralatan. “Sehingga mereka bisa beraktivitas sebagaimana mestinya,” kata Mensos.[***]

ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri PMK : Nasyiatul Aisyiyah Ikut Berperan Aktif Atasi Stunting

    Menteri PMK : Nasyiatul Aisyiyah Ikut Berperan Aktif Atasi Stunting

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 828
    • 0Komentar

    MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta agar Nasyiatul Aisyiyah [NA] berperan aktif dalam mengatasistunting [gizi kronis] pada anak, karena sekarang ini keberadaannya masih sangat tinggi di Indonesia. Menurut dia, pengurangan masalah stunting itu menjadi perioritas dalam pemerintahan sekarang ini. Masalah gizi kronis sendiri, yakni kurangnya asupan gizi dalam waktu lama. “Nah, peran NA sangat […]

  • Misi Rahasia Hiu Paus, Berenang, Difoto hingga Dikasih Alat Mata-Mata, Ada Apa!

    Misi Rahasia Hiu Paus, Berenang, Difoto hingga Dikasih Alat Mata-Mata, Ada Apa!

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 787
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Di perairan Desa Botubarani, Gorontalo, dua ekor hiu paus baru saja dikasih Wi-Fi dari langit. Bukan buat update status atau cari jodoh via aplikasi, tapi untuk dilacak ke mana mereka berenang. Ya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kerja bareng Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia (YKCI) masangin satellite tagging alias penanda satelit di punggung dua makhluk […]

  • Reuni dan Panen Bersama

    Reuni dan Panen Bersama

    • calendar_month Minggu, 20 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.812
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –  Keluarga besar Gubernur Sumsel Herman Deru mengajak mertuanya yang juga mantan Walikota Palembang H. Husni mengadakan reuni dengan mengundang sejumlah mantan pejabat Pemkot Palembang era 1993-2003, reuni kali ini diisi memanen bersama di Kebun Bu Feby di kediamannya di kawasan Gandus. “Saya ajak sahabat-sahabat mertua saya pak Husni yang masih sehat, mereka […]

  • Resep Es Kacang Merah Palembang, Segarnya Pas di Tengah Cuaca Panas Musim Kemarau

    Resep Es Kacang Merah Palembang, Segarnya Pas di Tengah Cuaca Panas Musim Kemarau

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Resep es kacang merah Palembang bisa menjadi pilihan untuk menyegarkan tubuh saat cuaca panas dan musim kemarau. Rasanya manis dan gurih, sementara kacang merah yang lembut membuat minuman ini terasa lebih mengenyangkan dibanding minuman dingin biasa. Es kacang merah merupakan salah satu sajian yang cukup dikenal di Palembang. Hidangan ini biasanya disajikan dalam […]

  • Rp 4,87 Triliun Terealisasi, Palembang Masih Punya PR Besar

    Rp 4,87 Triliun Terealisasi, Palembang Masih Punya PR Besar

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    PENDAPATAN Kota Palembang 2025 nyaris tembus target, tapi tantangan sektor pelayanan publik tetap jadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah kota. Berdasarkan LKPJ Wali Kota Palembang, realisasi pendapatan daerah tercatat Rp 4,87 triliun atau 92,29 persen dari target Rp 5,28 triliun. Belanja daerah juga terealisasi Rp 4,87 triliun atau 91,16 persen dari pagu anggaran yang ditetapkan. […]

  • BI Mencabut dan Menarik 20 Jenis Pecahan Rupiah, Pecahan Berapa Saja ?

    BI Mencabut dan Menarik 20 Jenis Pecahan Rupiah, Pecahan Berapa Saja ?

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 781
    • 0Komentar

    BANK Indonesia (BI) mencabut dan menarik 20 jenis pecahan Uang Rupiah Khusus (URK) Tahun Emisi 1970 sampai dengan 1990 dari peredaran, melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.23/12/PBI/2021, terhitung sejak 30 Agustus 2021. “Dengan demikian, terhitung tanggal dimaksud URK tersebut tidak lagi berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Direktur […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Product Grid Builder WooCommerce Product Image Accordion Addon For Elementor WooCommerce Product Keyword Suggest WooCommerce Product Licenser- Elite Licenser Pro Addon WooCommerce Product List Advanced WooCommerce Product Options / Customizer WooCommerce Product Page Customizer WooCommerce Product Quantity Field Plugin WooCommerce Product Retailers WooCommerce Product Reviews Pro