Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Misi Rahasia Hiu Paus, Berenang, Difoto hingga Dikasih Alat Mata-Mata, Ada Apa!

Misi Rahasia Hiu Paus, Berenang, Difoto hingga Dikasih Alat Mata-Mata, Ada Apa!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
  • visibility 770
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, -Di perairan Desa Botubarani, Gorontalo, dua ekor hiu paus baru saja dikasih Wi-Fi dari langit. Bukan buat update status atau cari jodoh via aplikasi, tapi untuk dilacak ke mana mereka berenang.

Ya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kerja bareng Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia (YKCI) masangin satellite tagging alias penanda satelit di punggung dua makhluk gede yang lembut hati itu.

Kenapa penting? Karena hiu paus ini seperti tamu misterius datang tiba-tiba, pergi tanpa pamit, dan kadang nyasar sampai ke laut negara tetangga. Makanya, perlu dilacak biar kita tahu, mereka mampir ke mana aja? Ngapain? Bawa bekal berapa kilo plankton?

Kalau manusia butuh Google Maps biar nggak nyasar, hiu paus butuh satelit biar manusia tahu ke mana mereka nyebur. Lucunya, hewan laut ini bisa lebih gampang dilacak dibanding mantan yang tiba-tiba hilang setelah ngutang!

Botubarani ini ibarat rumah makan Padang di luar negeri nggak besar, tapi selalu rame. Tiap tahun, hiu paus nongol dengan gaya selebriti laut berenang perlahan, senyum-senyum, lalu difoto turis.

Bahkan dunia internasional sudah melirik, kata Abdi Hasan dari YKCI, sudah lima ekor hiu paus di-tagging, dan sebentar lagi bakal genap sepuluh. Kalo dikumpulin, bisa bikin grup WhatsApp Hiu Paus Botubarani Lovers.

Tapi jangan salah, ini bukan cuma buat lucu-lucuan. Teknologi tagging ini penting. Kita jadi tahu rute migrasi si bintang laut ini mungkin dari Gorontalo ke Filipina, mampir ke Bali, terus lanjut honeymoon ke Samudra Hindia.

Kalau manusia punya rencana hidup lima tahun ke depan, hiu paus pun punya rencana migrasi musim depan. Pepatah laut berkata. “Jangan hanya menonton ikan menari, pahami juga arus yang menggerakkannya.”

Direktur Jenderal Koswara bilang, kehadiran hiu paus bisa jadi daya tarik wisata. Ini ibarat punya boyband tapi bentuknya ikan raksasa. Dan, tentu saja, konsernya cuma di laut.

Bayangin, negara lain juga berlomba-lomba menjadikan hiu paus sebagai maskot pariwisata, Di Meksiko, turis rela bayar mahal buat berenang bareng mereka. Di Filipina, Donsol sudah panen duit dari wisata ramah hiu paus. Indonesia? Ya harusnya bisa lebih jago. Kita punya laut luas, hiu-nya ganteng-ganteng, dan warga lokal yang jago masak ikan (eh, bukan yang ini maksudnya…).

Yang penting, wisata hiu paus harus tetap pakai SOP ramah lingkungan. Jangan sampai demi dapet selfie, turis malah bikin si hiu stres, lalu migrasi ke tempat lain kayak mantan yang kabur gara-gara kamu terlalu posesif.

Tagging ini sukses bukan karena satu lembaga kerja sendiri, tapi karena bareng-bareng. Ada KKP, YKCI, Dinas Kelautan dan Perikanan Gorontalo, sampai komunitas lokal yang nggak kalah semangat. Ada KOMPAK Orca, Pokdarwis, dan Pokmaswas yang kalau dijadiin boyband, bisa bikin album “Laut Kita, Tanggung Jawab Bersama”.

Dan jangan lupakan masyarakat. Wisata bahari berbasis komunitas itu penting. Jangan sampai lautnya keren, tapi warga lokal cuma jadi penonton. Harus ada pelibatan nyata, bukan cuma narasi indah di proposal seminar.

Proyek tagging hiu paus ini seperti kita belajar memahami pasangan harus sabar, telaten, dan pakai teknologi kalau perlu. Jika hiu paus bisa diteliti pergerakannya demi ekosistem, masa kamu masih belum ngerti kenapa dia marah tiap malam minggu?

Konservasi bukan cuma soal menyelamatkan makhluk laut, tapi juga menyelamatkan masa depan kita sendiri. Karena kalau laut rusak, bukan cuma ikan yang hilang. Kita juga kehilangan sumber pangan, wisata, dan cerita, seperti kata orang bijak dari pesisir.“Jangan tunggu laut marah dulu baru kau belajar mencintainya,”.

Kalau kamu ke Botubarani nanti, jangan cuma cari hiu paus buat konten. Dengarkan laut. Karena laut pun bisa bicara kalau kita mau menyimak, bukan hanya selfie.

Tapi ingat, jangan ganggu hiu pausnya. Hormati rumahnya. Jangan cuma datang buat konten, tapi datanglah dengan kesadaran bahwa setiap titik GPS di punggung hiu paus adalah sinyal bahwa laut sedang berbicara kepada kita.

Kata nenek moyang bahari, “. Jika engkau mencintai laut, cintailah pula isi dan misterinya. Karena laut bukan hanya air, tapi rumah bagi kehidupan yang belum kita pahami,”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tetap Selalu Waspada, Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas

    Tetap Selalu Waspada, Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.302
    • 0Komentar

    GUNUNG Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 2.500 meter (2,5 km) ke arah barat daya pada Senin (31/1/2022) sehingga masyarakat sekitar harus selalu waspada. Hal itu disampaikan Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, melalui keterangan tertulisnya, Senin […]

  • DPRD Kota Palembang Apresiasi Keberhasilan Pemerintah Palembang

    DPRD Kota Palembang Apresiasi Keberhasilan Pemerintah Palembang

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 937
    • 0Komentar

    Palembang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang memberi apreasiasi atas keberhasilan Pemerintah Kota Palembang meraih penghargaan Kota Terbaik I dari Pemprov Sumsel. Apresiasi juga diberikan atas keberhasilan memecahkan rekor MURI untuk absensi subuh pertama di dunia. Hal ini diutarakan Wakil Ketua DPRD Kota Palembang Ir Sri Wahyuni saat mempimpin Rapat Paripurna ke-9 Masa […]

  • Wow, Herman Deru “Tantang” Dua Jenderal, Terkait Apa ? 

    Wow, Herman Deru “Tantang” Dua Jenderal, Terkait Apa ? 

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.353
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru selalu tak kehabisan cara membuat acara-acara yang kerap dihadirinya menjadi lebih semarak. Tak terkecuali pada pembukaan Festival Buah dan Pertanian Unggulan III yang digelar Himpunan Alumni IPB Sumsel, di halaman  Griya Agung Sabtu (11/1) pagi. Di sela sambutannya HD mendadak menantang dua jendral masing-masing Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan dan […]

  • Polda Jateng Jamin Jalan Tol Aman Dilewati Saat Nataru

    Polda Jateng Jamin Jalan Tol Aman Dilewati Saat Nataru

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.483
    • 0Komentar

    DIRLANTAS Polda Jateng memastikan dan menjamin keamanan Jalan Tol untuk dilewati saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 karena semua telah dilaksanakan pengecekan. Hal ini disampaikan Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho usai rapat koordinasi persiapan Nataru bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di Mapolda Jateng, Kamis (11/11/2021). “Kami yakinkan bahwa ruas jalan […]

  • BTN Siap Ambil Alih KPR Bank yang Mandek

    BTN Siap Ambil Alih KPR Bank yang Mandek

    • calendar_month Senin, 6 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.651
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, BOGOR – PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk. atau BTN menegaskan siap mengambil alih atau take over Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan skema penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada sejumlah bank yang mandek. “BTN siap, bila Pusat Pengelolahan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunjuknya,” kata Direktur […]

  • Ditengah Wabah COVID-19, Muba Luncurkan Gerakan Berbagi Kebahagiaan Ramadhan Peduli

    Ditengah Wabah COVID-19, Muba Luncurkan Gerakan Berbagi Kebahagiaan Ramadhan Peduli

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 619
    • 0Komentar

    MESKIPUN dibatasi oleh pandemi Covid-19 atau virus Corona, tidak menyurutkan niat dan Kepedulian Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin bersama Jajaran Pemkab Musi Banyuasin untuk berbagi kebahagiaan iftar kepada masyarakat Musi Banyuasin. Di bulan yang penuh berkah ini, Bupati Dodi juga mengajak ASN dan masyarakat di wilayah Kabupaten Muba untuk saling berbagi. […]

expand_less
WordPress Archive Femina – Feminine Business Elementor Template Kit Femina Health – Women’s Health & Fertility Clinic Medical WordPress Theme Fempire – Business Coach Elementor Template Kit Fennik – Multipurpose Creative WordPress Theme Fesshion – Fashion & Clothing Elementor Template Kit Festiva – Event & Conference WordPress Theme Festival Events – Elementor Template Kit Fete – Responsive WordPress Blog Theme Feux – Creative Digital Agency WordPress Theme Fexy - Agency Landing Page Elementor Template Kit