Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Misi Rahasia Hiu Paus, Berenang, Difoto hingga Dikasih Alat Mata-Mata, Ada Apa!

Misi Rahasia Hiu Paus, Berenang, Difoto hingga Dikasih Alat Mata-Mata, Ada Apa!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
  • visibility 775
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, -Di perairan Desa Botubarani, Gorontalo, dua ekor hiu paus baru saja dikasih Wi-Fi dari langit. Bukan buat update status atau cari jodoh via aplikasi, tapi untuk dilacak ke mana mereka berenang.

Ya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kerja bareng Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia (YKCI) masangin satellite tagging alias penanda satelit di punggung dua makhluk gede yang lembut hati itu.

Kenapa penting? Karena hiu paus ini seperti tamu misterius datang tiba-tiba, pergi tanpa pamit, dan kadang nyasar sampai ke laut negara tetangga. Makanya, perlu dilacak biar kita tahu, mereka mampir ke mana aja? Ngapain? Bawa bekal berapa kilo plankton?

Kalau manusia butuh Google Maps biar nggak nyasar, hiu paus butuh satelit biar manusia tahu ke mana mereka nyebur. Lucunya, hewan laut ini bisa lebih gampang dilacak dibanding mantan yang tiba-tiba hilang setelah ngutang!

Botubarani ini ibarat rumah makan Padang di luar negeri nggak besar, tapi selalu rame. Tiap tahun, hiu paus nongol dengan gaya selebriti laut berenang perlahan, senyum-senyum, lalu difoto turis.

Bahkan dunia internasional sudah melirik, kata Abdi Hasan dari YKCI, sudah lima ekor hiu paus di-tagging, dan sebentar lagi bakal genap sepuluh. Kalo dikumpulin, bisa bikin grup WhatsApp Hiu Paus Botubarani Lovers.

Tapi jangan salah, ini bukan cuma buat lucu-lucuan. Teknologi tagging ini penting. Kita jadi tahu rute migrasi si bintang laut ini mungkin dari Gorontalo ke Filipina, mampir ke Bali, terus lanjut honeymoon ke Samudra Hindia.

Kalau manusia punya rencana hidup lima tahun ke depan, hiu paus pun punya rencana migrasi musim depan. Pepatah laut berkata. “Jangan hanya menonton ikan menari, pahami juga arus yang menggerakkannya.”

Direktur Jenderal Koswara bilang, kehadiran hiu paus bisa jadi daya tarik wisata. Ini ibarat punya boyband tapi bentuknya ikan raksasa. Dan, tentu saja, konsernya cuma di laut.

Bayangin, negara lain juga berlomba-lomba menjadikan hiu paus sebagai maskot pariwisata, Di Meksiko, turis rela bayar mahal buat berenang bareng mereka. Di Filipina, Donsol sudah panen duit dari wisata ramah hiu paus. Indonesia? Ya harusnya bisa lebih jago. Kita punya laut luas, hiu-nya ganteng-ganteng, dan warga lokal yang jago masak ikan (eh, bukan yang ini maksudnya…).

Yang penting, wisata hiu paus harus tetap pakai SOP ramah lingkungan. Jangan sampai demi dapet selfie, turis malah bikin si hiu stres, lalu migrasi ke tempat lain kayak mantan yang kabur gara-gara kamu terlalu posesif.

Tagging ini sukses bukan karena satu lembaga kerja sendiri, tapi karena bareng-bareng. Ada KKP, YKCI, Dinas Kelautan dan Perikanan Gorontalo, sampai komunitas lokal yang nggak kalah semangat. Ada KOMPAK Orca, Pokdarwis, dan Pokmaswas yang kalau dijadiin boyband, bisa bikin album “Laut Kita, Tanggung Jawab Bersama”.

Dan jangan lupakan masyarakat. Wisata bahari berbasis komunitas itu penting. Jangan sampai lautnya keren, tapi warga lokal cuma jadi penonton. Harus ada pelibatan nyata, bukan cuma narasi indah di proposal seminar.

Proyek tagging hiu paus ini seperti kita belajar memahami pasangan harus sabar, telaten, dan pakai teknologi kalau perlu. Jika hiu paus bisa diteliti pergerakannya demi ekosistem, masa kamu masih belum ngerti kenapa dia marah tiap malam minggu?

Konservasi bukan cuma soal menyelamatkan makhluk laut, tapi juga menyelamatkan masa depan kita sendiri. Karena kalau laut rusak, bukan cuma ikan yang hilang. Kita juga kehilangan sumber pangan, wisata, dan cerita, seperti kata orang bijak dari pesisir.“Jangan tunggu laut marah dulu baru kau belajar mencintainya,”.

Kalau kamu ke Botubarani nanti, jangan cuma cari hiu paus buat konten. Dengarkan laut. Karena laut pun bisa bicara kalau kita mau menyimak, bukan hanya selfie.

Tapi ingat, jangan ganggu hiu pausnya. Hormati rumahnya. Jangan cuma datang buat konten, tapi datanglah dengan kesadaran bahwa setiap titik GPS di punggung hiu paus adalah sinyal bahwa laut sedang berbicara kepada kita.

Kata nenek moyang bahari, “. Jika engkau mencintai laut, cintailah pula isi dan misterinya. Karena laut bukan hanya air, tapi rumah bagi kehidupan yang belum kita pahami,”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ITS NU Sriwijaya Hadir di Sumsel 

    ITS NU Sriwijaya Hadir di Sumsel 

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 778
    • 0Komentar

    KEINGINAN Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumsel untuk mendirikan Institut Teknologi dan Sain Nahdlatul Ulama (ITS NU) Sriwijaya Sumsel mendapatkan apresiasi dari Gubernur Sumsel H Herman Deru. Dimana sebelumnya proses yang  panjang untuk mewujudkan berdirikan ITS NU Sriwijaya Sumsel  tersebut akhirnya menemui titik terang. Hal itu terungkap dalam audensi H.M. Teguh Munir selaku Pjs. Rektor […]

  • Isi Kegiatan Ramadhan dengan Berbagi Takjil

    Isi Kegiatan Ramadhan dengan Berbagi Takjil

    • calendar_month Minggu, 25 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    SETELAH sebelumnya sempat membagikan sembako kepada masyarakat Jalan Ki Marogan, kali ini nampak Wakil Walikota Palembang dua periode itu melakukan pembagian takjil kepada pengendara di Simpang 4 Lampu Merah, Jalan Angkatan 66 Palembang,  bersama Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKAPM) Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), Sabtu (24 April 2021). Kegiatan ini dilakukan Wakil Walikota Palembang Fitrianti […]

  • Semangat dan Gembira Pj Sekda Muba Senam Pagi Bersama jajaran Sekretariat Pemkab Muba 

    Semangat dan Gembira Pj Sekda Muba Senam Pagi Bersama jajaran Sekretariat Pemkab Muba 

    • calendar_month Jumat, 11 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 903
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu,Muba- Jaga kesehatan tubuh dan jaga kesolidan, secara bergiliran Pemkab Musi Banyuasin melalui Sekretariat Daerah rutin agendakan kegiatan senam pagi bersama setiap Jum’at pagi di halaman Kantor Bupati Muba. Pj Sekda Muba Musni Wijaya SSos MSi bersama para asisten dan seluruh jajarannya tampak begitu bersemangat dan gembira dalam mengikuti setiap gerakan dari para instruktur […]

  • Mulus Total, Sukarami-C2 Muba Bakal Terhubung Exit Tol

    Mulus Total, Sukarami-C2 Muba Bakal Terhubung Exit Tol

    • calendar_month Minggu, 20 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 875
    • 0Komentar

    MENGENAKAN jaket boomber dan kaos oblong, Sabtu (19/12/2020) pagi Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyambangi warga Dawas Kecamatan Keluang. Sengaja tampil santai, namun kedatangan orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini justru  membuat   warga gembira. Warga yang sedang melaksanakan aktifitas pagi hari dikejutkan dengan sapaan hangat Dodi Reza. Mereka  […]

  • HD Lepas Atlet WoodBall berlaga di Kejurnas Balikpapan

    HD Lepas Atlet WoodBall berlaga di Kejurnas Balikpapan

    • calendar_month Jumat, 16 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.696
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Perhatian Gubernur Sumsel terhadap perkembangan olahraga di Sumsel tidak diragukan lagi. Seperti halnya Kamis (15/11/2018) melepas langsung atlet kontingen Sumatera Selatan untuk mengikuti Kejurnas Balikpapan. Manager tim, Hj. Sunnah membawa personil lengkap 17 atlet, 2 official, dan 2 tim pelatih. Dalam kesempatan itu, Hj sunnah terlebih dahulu menjelaskan permainan yang belum terlalu […]

  • Wapres Salat Id di Masjid Istiqlal

    Wapres Salat Id di Masjid Istiqlal

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.779
    • 0Komentar

    WAKIL Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin beserta Ibu Wury Ma’ruf Amin dan rombongan melaksanakan Salat Id di Masjid Istiqlal Jakarta pada Senin (2/5/2022). Dikutip dari laman wapres.go.id menyebutkan, mengenakan koko putih dan jas hitam yang dipadukan dengan sarung hitam bercorak biru, Wapres didampingi istrinya tiba di kompleks Masjid Istiqlal sekitar pukul 06.40 WIB. Menyambut kedatangan Wapres, […]

expand_less
WordPress Archive Femina – Feminine Business Elementor Template Kit Femina Health – Women’s Health & Fertility Clinic Medical WordPress Theme Fempire – Business Coach Elementor Template Kit Fennik – Multipurpose Creative WordPress Theme Fesshion – Fashion & Clothing Elementor Template Kit Festiva – Event & Conference WordPress Theme Festival Events – Elementor Template Kit Fete – Responsive WordPress Blog Theme Feux – Creative Digital Agency WordPress Theme Fexy - Agency Landing Page Elementor Template Kit