Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » PINGGIR JALAN : Tukang Parkir & Filosofi Hidup Menunggu Peluang

PINGGIR JALAN : Tukang Parkir & Filosofi Hidup Menunggu Peluang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
  • visibility 599
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SABTU santai, saat di pinggiran Kota Palembang, tepatnya di Jalan Sei -Selayur depan Bank Mandiri Pusri, di salah satu kedai pempek, pelan-pelan melepaskan beban seminggu kerja.

Di sudut minimarket, berdirilah sosok legendaris
topi miring 27 derajat, rompi oranye pudar, dan peluit yang tidak pernah kalah dari suara klakson.

Namanya  Cemcem [bukan nama aslinya].
Profesi Tukang parkir.
Tapi bagi sebagian orang, dia adalah filsuf jalanan yang diam-diam menyaksikan dunia sambil menggenggam uang receh.

“Kita ini, bang, kayak kendaraan. Kadang dapet tempat bagus, kadang mentok di ujung. Tapi semua ada waktunya.” ujar ia sambil nyender di tiang banner pulsa.

Setiap hari, tukang parkir tidak tahu siapa yang akan datang. Tapi dia siap siaga.
Peluit di tangan, mata jeli membaca bahasa body mobil, dan telinga tajam mengenali suara rem mendekat.

Bukankah hidup juga begitu?

Kita sering kali cuma bisa menunggu peluang, tapi masalahnya, siap nggak kita saat peluang itu nyelonong masuk tanpa lampu sein?

Ada satu momen paling sakral dalam pekerjaan tukang parkir mengatur kendaraan saat mundur.

Coba perhatikan ada yang langsung gas… jebret, hampir nyenggol motor, ada yang pelan, tapi terlalu ragu… akhirnya bengkok posisi.

Bang Rusdi selalu sabar.”Yang penting bukan seberapa cepat ente mundur, tapi seberapa pas ente tahu kapan berhenti.”

Bro, itu bukan cuma buat mobil. Itu buat karier, cinta, dan hidup.

Tukang parkir itu sabarnya level dewa ditolak karena gak punya pecahan seribu, diteriaki “Gak usah diarahin, bisa sendiri!”

Dan… dibilang “Dia nongol doang pas keluar!”

Tapi besoknya tetap ada di situ.

“Bang, kenapa masih mau berdiri tiap hari?”

“Karena ada kemungkinan, hari ini lebih baik dari kemarin.
Tapi kalo saya gak di sini, saya gak akan tahu.”

Tukang parkir bukan cuma soal mobil dan uang receh.
Dia adalah simbol kesabaran, kesiapan, dan keteguhan hati.
Dia tidak mengejar mobil yang belum datang. Tapi ketika datang, dia siap mengarahkan.

Di dunia yang bising dan terburu-buru, mungkin kita butuh sedikit jiwa tukang parkir

Diam, perhatikan, dan siaga, karena peluang kadang datang mundur, bukan maju.

Selamat sabtu sore, bro…
Kalau hidup lagi mentok, jangan lupa cek spion hati, nyalain peluit harapan, dan siap-siap dituntun Bang Rusdi ke tempat yang pas.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Inilah Jamaah Haji Tertua di Indonesia, Berapa Usianya !

    Tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Inilah Jamaah Haji Tertua di Indonesia, Berapa Usianya !

    • calendar_month Jumat, 26 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.160
    • 0Komentar

    Madinah – Tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Jumat (26/5/2023) dini hari, Harun bin Senar (119 tahun), jemaah haji tertua Indonesia disambut petugas haji Indonesia di sana. Pria asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur ini bersama 449 jemaah lainnya tergabung dalam kelompok terbang (kloter) SUB-6. Di usianya yang sudah sepuh, Mbah Harun terlihat sehat. […]

  • Peduli Wartawan “Covid-19”,  Gubernur Bagi-Bagi Masker & Hand Sanitizer

    Peduli Wartawan “Covid-19”,  Gubernur Bagi-Bagi Masker & Hand Sanitizer

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 816
    • 0Komentar

    Di tengah-tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID 19) Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru terus berupaya agar seluruh masyarakatnya tetap terjaga dan terlindungi.   PERHATIAN itu juga tak luput diberikannya pada awak media yang menurutnya menjadi garda terdepan dalam penyebar luasan informasi mengenai penyebaran dan penanganan  covid-19 khususnya di Provinsi Sumsel. Karena […]

  • Sumsel Rekrut Lagi P3N yang Lama,Tugas Ditambah,Honor Naik

    Sumsel Rekrut Lagi P3N yang Lama,Tugas Ditambah,Honor Naik

    • calendar_month Kamis, 3 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.571
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumsel H Herman Deru menegaskan fungsi dari P2UKD dan P2UKK tidak hannya sebatas menjalankan tugas sebagai penghulu  saja, namun juga harus menjadi penghubung antara masyarakat  dengan pemerintah, umat dengan ulama, serta antar umat beragama. “Mereka yang dulunya pernah menjadi P3N direkrut kembali, namun tugas dan tanggungjawabnya ditambah, begitu pula dengan honornya […]

  • Blusukan di Pasar 14 Ilir, Pedagang Nilai Paslon Nomor 3 (Akhor) Miliki Hati yang Tulus

    Blusukan di Pasar 14 Ilir, Pedagang Nilai Paslon Nomor 3 (Akhor) Miliki Hati yang Tulus

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 862
    • 0Komentar

    “Menyapa warga dan tadi mereka juga membeli pempek saya sambil berbincang menanyakan keluhan-keluhan warga di sini,”

  • Tambah Selera Makan, Jemaah Haji Indonesia Dapat Menu Rendang

    Tambah Selera Makan, Jemaah Haji Indonesia Dapat Menu Rendang

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.204
    • 0Komentar

    PANITIA Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sejak lama telah menetapkan kebijakan bahwa masakan yang dikonsumsi jemaah harus bercita rasa Indonesia yang salah satunya rendang. “Oleh karenanya, bumbu masakan harus berasal dari Indonesia langsung, kita datangkan bumbu-bumbu tersebut ke perusahaan katering agar menggunakan bumbu dari Indonesia sehingga diperoleh cita rasa Indonesia,” ujar Rusna Purnama, Pengawas […]

  • Rumah Pemimpin Masa Depan

    Rumah Pemimpin Masa Depan

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.744
    • 0Komentar

    SEYOGYANYA suatu rumah tentu ada penghuninya.Rumah yang indah nan bersih kalau tidak ada penghuninya lama kelamaan rumah tersebut akan terlihat kotor dan bahkan bisa rusak. Kalaupun ada penghuninya, mereka harus melakukan aktivitas yang baik, seperti merawat rumah  tersebut agar tetap indah dan bersih. Pelajar Islam Indonesia (PII), Organisasi Pelajar Yang tertua di Indonesia Berdiri hari […]

expand_less
WordPress Archive Bonus Product for WooCommerce Booco – Responsive Magazine & Blog WordPress Theme Book Store WordPress Theme Book Your Travel – Online Booking WordPress Theme Bookarazi – Author & Publisher Elementor Template Kit BookCard – 3D Folded vCard HTML Template BookChimp – Online Book Store Website Elementor Template Kit Booked – Appointment Booking for WordPress Bookflare – Modern Education & Online Learning Elementor Template Kit Booking And Reservation Plugin for WooCommerce