Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Sriwijaya, Budaya yang Tak Boleh Sekadar Dipentaskan

Sriwijaya, Budaya yang Tak Boleh Sekadar Dipentaskan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
  • visibility 1.187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di malam yang biasanya cuma jadi tempat pacaran remaja dan jualan jagung bakar, Monpera Palembang mendadak berubah jadi panggung kejayaan! Bukan karena konser dangdut atau flashmob TikTok, tapi karena Festival Sriwijaya XXXIII Tahun 2025 resmi digelar dengan tema “The Glory of Sriwijaya”. Sebuah tema yang terdengar megah, seolah-olah Palembang siap jadi Athena-nya Asia Tenggara. Tepuk tangan dulu, tapi jangan lama-lama, nanti disangka nyamuk lagi tepuk tangan.

Gubernur Sumsel, yang biasa disapa HD, dengan lantang mengatakan  Festival Sriwijaya ini masuk ke dalam 110 Karisma Event Nusantara Kemenparekraf RI. Artinya, festival ini bukan sembarang acara pentas seni SD. Ini event kelas nasional, geng… eh, maksud kami saudara-saudari sekalian!. Bahkan Sumsel punya dua wakil Festival Sriwijaya dan Festival Perahu Bidar. Tambah lagi, Sumsel Grand Fondo dan Dempo Run. Lengkap sudah dari budaya sampai keringetan.

Ia bilang, Sriwijaya itu bukan cuma cerita sejarah, tapi semangat yang harus diwariskan. Ya, mirip seperti pusaka nenek jangan cuma disimpan di lemari, tapi dijaga dan ditunjukkan ke dunia.

Jangan sampai kita sibuk upload konten Korea dan drakor, tapi lupa kalau dulu leluhur kita punya kerajaan maritim terbesar se-Asia Tenggara. Kalau nenek moyang kita bisa bikin Sriwijaya berjaya tanpa sinyal 5G, masa kita kalah gara-gara sinyal WiFi lemot?

Menurut Plt. Kadisbudpar Sumsel, Pandji Tjahjanto, festival ini bukan sekadar ajang pertunjukan. Tapi juga panggung bagi UMKM, sejarah, dan promosi pariwisata. Ini semacam sayembara modern untuk membangkitkan ekonomi siapa bilang budaya gak bisa cuan?

Bayangkan, sambil nonton teatrikal kejayaan Sriwijaya, kita juga bisa belanja produk lokal, minum kopi liberika, dan beli batik motif perahu bidar. Ekonomi kreatif jalan, budaya tetap eksis.

Kalau ini dijaga serius, bukan tak mungkin Palembang bisa nyusul Jogja atau Bali. Jangan-jangan nanti turis asing salah naik LRT, dikira monorel langsung ke Borobudur, padahal cuma ke Bandara SMB II, he..he..!!.

Tapi… mari kita kasih bumbu sedikit. Jangan cuma festivalnya aja yang megah, jangan Monpera-nya yang kinclong tiap tahun saat acara, tapi setelah itu kembali jadi tempat mangkal tukang parkir liar.

Jangan pula budaya hanya dijadikan dekorasi tahunan. Kita ingin budaya jadi gaya hidup, bukan sekadar seremonial. Jangan kayak pasangan yang cuma romantis pas ulang tahun doang.

Sebab, Sumsel ini ibarat warung kopi yang punya racikan legendaris, tapi pelanggannya lebih percaya kopi sachet. Kita harus pintar menyeduh kembali semangat Sriwijaya diseruput pelan-pelan, tapi nikmatnya sampai ke hati.

Kalau terus dijaga, bisa saja nanti kita punya “Sriwijaya Cultural City” ala-ala, yang jadi rujukan negara ASEAN, bahkan bikin negara lain bilang, “Wah, Sriwijaya! Itu legenda yang hidup, bukan cuma cerita museum.”

Pepatah bilang “Yang menjaga sejarah, akan punya masa depan. Yang cuma bikin event tahunan, nanti tinggal kenangan.”

Festival Sriwijaya ini bukan sekadar pesta mata, tapi peluang nyata. Tapi jangan lupa, budaya itu harus dirawat, bukan hanya dipertontonkan.

Sriwijaya bisa jadi inspirasi, asal kita tidak cuma tepuk tangan, tapi juga ikut menabuh gendang perubahan. Kalau perlu, kita bikin Media sosial seperti TikTok edukatif tentang kejayaan Sriwijaya, daripada joget gak jelas pakai lagu India di depan kolam retensi.

Mari kita buat Sumsel bukan cuma ‘Bumi Sriwijaya’ di spanduk, tapi juga di hati, di jalan, di konten, dan di ekonomi kita. Jangan sampai turis tahu Sriwijaya dari Wikipedia, tapi orang Palembang malah mikir itu nama restoran. Monpera sudah bicara. Sekarang giliran kita yang menjawabnya, bukan dengan angkot, tapi dengan karya.

Selain itu Festival Sriwijaya bukan sekadar ajang hiburan, tapi momentum untuk merekatkan sejarah, budaya, dan masa depan karena bangsa yang besar bukan yang punya panggung megah, tapi yang tahu cara menghormati warisan leluhurnya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementrian Ini Kasih Warisan kepada Pemrov. Sumsel, Apa Itu ?

    Kementrian Ini Kasih Warisan kepada Pemrov. Sumsel, Apa Itu ?

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 865
    • 0Komentar

    Maka pemanfaatanya akan lebih maksimal untuk menampung  stok  barang berupa surplus pangan  di Sumsel.

  • “Asuransi Hari Tua Ala Mang Zenal & Wak Bek: Investasi Singkong untuk Masa Pensiun”

    “Asuransi Hari Tua Ala Mang Zenal & Wak Bek: Investasi Singkong untuk Masa Pensiun”

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 836
    • 0Komentar

    ASURANSI hari tua itu penting, tapi di kampung Mang Zenal dan Wak Bek, pembicaraannya bisa jadi lebih rame daripada rapat RT. Sore itu, di pos ronda pinggir sawah yang udaranya sejuk seperti AC alami, dua sahabat ini duduk cari angin sambil ngerumpi. Di hadapan mereka, hamparan padi menguning bak karpet emas, sementara angin sore membelai […]

  • Inilah sekolah asal Malaysia menangkan kompetisi sekolah tersehat se- Asia Pasifik

    Inilah sekolah asal Malaysia menangkan kompetisi sekolah tersehat se- Asia Pasifik

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id [vritimes] – Sekolah Kebangsaan Putrajaya Presint 11 (1) Malaysia berhasil memenangkan Kompetisi Sekolah Tersehat melalui pengembangan aplikasi untuk mendukung kesejahteraan kesehatan mental siswa. Atas capaian tersebut, Sekolah Kebangsaan Putra Jaya mendapatkan hadiah uang senilai 100.000 US DollarSekolah Kebangsaan Putrajaya Presint 11 (1) Malaysia berhasil memenangkan Kompetisi Sekolah Tersehat melalui pengembangan aplikasi untuk mendukung kesejahteraan […]

  • Covovax Bisa Digunakan untuk Booster Homolog

    Covovax Bisa Digunakan untuk Booster Homolog

    • calendar_month Senin, 29 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Vaksin COVID-19 merk Covovax bisa digunakan untuk booster homolog atau booster yang merk vaksinnya sama dengan vaksin primer. Persetujuan Penggunaan Vaksin Covovax sebagai booster homolog untuk usia 18 tahun ke atas diterbitkan BPOM tanggal 19 Agustus 2022. Penggunaan vaksin untuk booster akan disesuaikan dengan ketersediaan vaksin masing-masing daerah. Segera lengkapi dosis vaksinasi agar lebih terlindungi […]

  • MUI Sumsel Berharap di Muba Ada STAIN

    MUI Sumsel Berharap di Muba Ada STAIN

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 823
    • 0Komentar

    KONSISTEN dan kegetolan Musi Banyuasin (Muba) terhadap bidang pendidikan dan keagamaan khususnya Agama Islam membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan berharap di Muba memiliki Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN). “Di Sumsel ini hanya ada satu perguruan tinggi Islam yakni UIN Raden Fatah yang berada di Palembang. Nah, kami berharap Pemerintah pusat dapat mendirikan […]

  • PSSI Muba & Katar Muba Bakal Gelar Nobar Serentak, Pj Bupati Muba : Permintaan masyarakat kami respon

    PSSI Muba & Katar Muba Bakal Gelar Nobar Serentak, Pj Bupati Muba : Permintaan masyarakat kami respon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.231
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Sekayu, Performa luar biasa yang ditunjukkan timnas Indonesia, baik di level senior maupun U-23, membuat masyarakat Indonesia dari segala lapisan antusias menyambut laga Timnas Indonesia di ajang Piala Asia U-23 AFC tahun 2024. Antusiasme masyarakat menonton laga Marcelino Ferdinan dkk sudah  menyala sejak laga pertama melawan tuan rumah Qatar. Melihat antusias masyarakat dengan […]

expand_less
WordPress Archive Switch – Payment App Elementor Template Kit Syantik - Beauty Product Elementor Template Kit Sycho – Psychology and Counseling WordPress Theme Synauw Online Course Education Elementor Template Kit Syner – Creative Agency Elementor Template Kit Syngenic – Solar & Renewable Energy Elementor Template Kit SYNO Before After Image Comparison Plugin SYNO WooCommerce Product Carousel SYNTRA – SEO & Digital Marketing Agency Template Kit Syra – Minimal Showcase Portfolio WordPress Theme