Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Menyembelih Ego, Tak Semudah Menyembelih Sapi

Menyembelih Ego, Tak Semudah Menyembelih Sapi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
  • visibility 1.118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Pagi buta tanggal 6 Juni 2025, udara Palembang masih sejuk seperti es mambo rasa melon. Di halaman Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo, kemarin terlihat lautan manusia mulai menggelar sajadah. Ada yang datang bawa keluarga, ada juga yang datang sendirian tapi tetap khusyuk kayak hati mantan yang udah legowo liat kamu nikah sama orang lain.

Sholat Idul Adha dimulai dengan imam bersuara merdu Ustadz Kgs Abdul Rasyid Shiddiq. Suaranya halus, bikin hati luluh, walaupun sandal jemaah ada yang ketuker sama merek lain. Setelah itu, giliran Ustadz Mukmin Zainal Arifin naik mimbar. Khotbah beliau ibarat sate kambing empuk, berbumbu, dan kadang menyentuh ulu hati.

“Takwa itu jangan hanya di masjid, tapi juga di kantor, di pasar, bahkan di TikTok!” kata beliau kurang lebih dengan gaya serius tapi menohok. Intinya, takwa itu bukan kayak parfum yang dipakai hanya kalau ada acara penting. Takwa itu harus nempel 24 jam, kayak hutang pulsa ke teman.

Di tengah jemaah yang diam mendengarkan (meski beberapa khusyuk sambil ngintip tas plastik isinya daging titipan), tampak juga Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Wakilnya Prima Salam, dan para pejabat Pemkot. Kompak, pakai baju koko seragam, kayak anak paskibra mau upacara. Tapi yang paling penting, mereka juga mendengarkan soal pengorbanan. Kata Pak Wali, Idul Adha bukan cuma soal sembelih sapi, tapi sembelih ego, waktu, dan rasa ingin dipuji.

Nah ini, yang agak susah. Menyembelih sapi itu ada panduannya, ada panitianya, ada pisau dan plastiknya. Tapi menyembelih ego? Wah, itu kadang panitianya harus pakai doa, puasa Senin-Kamis, dan sabar tiga galon.

Coba tanya ke kita sendiri. Waktu adzan subuh kemarin, mampukah kita menyembelih rasa nikmatnya selimut? Saat punya gaji lebih, mampukah kita menyembelih rasa sayang duit untuk bersedekah? Atau pas jadi pejabat, mampukah kita menyembelih rasa ingin selfie terus dengan baliho tiap tiga langkah?

Panitia kurban Masjid Agung tahun ini menerima 14 sapi dan 16 kambing. Hebat. Tapi lebih hebat lagi kalau pejabat juga bisa berkurban rasa tak ingin dikritik, berkurban sedikit fasilitas, dan bersedia turun ke kampung-kampung bukan hanya saat musim pencalonan. Sebab, kalau rakyat butuh bantuan, mereka nggak nunggu baliho dipasang dulu baru lapor.

Kurban bukan hanya potong hewan, tapi potong kepentingan pribadi demi kepentingan bersama. Karena kalau hanya sapi yang dikurbankan, tapi sifat pelit, tamak, dan gengsi tetap dipiara, maka yang halal cuma dagingnya, bukan niatnya.

Maka, mari kita ambil hikmah hari raya ini. Jangan hanya puas dengan daging 1 kilo, tapi lupa menyembelih iri, dengki, dan malas. Karena sapi dan kambing mungkin sudah pasrah, tapi kita manusia kadang justru susah pasrah.

Dan buat pejabat, yuk sesekali coba sembelih perasaan saya paling benar, dan belajarlah dari kambing meski banyak suaranya, tetap sabar saat disuruh berkorban.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Istana Negara RI Manfaatkan Energi Bersih Gas Bumi Subholding Gas Pertamina

    Istana Negara RI Manfaatkan Energi Bersih Gas Bumi Subholding Gas Pertamina

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.866
    • 0Komentar

    PT Pertamina (Persero) melalui PT PGN Tbk selaku Subholding Gas berkomitmen dalam memperluas pemanfaatan gas bumi sebagai energi yang aman dan ramah lingkungan di berbagai sektor. Setelah melayanai kebutuhan gas bumi di Kantin Kementerian Sekretariat Negara RI tahun lalu, pada Rabu, (09/03/2022), dilaksanakan penyaluran gas perdana (Gas In) ke Dapur Istana Negara. “Alhamdulillah proses gas […]

  • Hadapi 3 Masalah Ini, Caranya.. Ya, “Eling” Donk  

    Hadapi 3 Masalah Ini, Caranya.. Ya, “Eling” Donk  

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.341
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Muba H Yudi Herzandi SH MH mengikuti acara doa bersama untuk masyarakat Sumatera Selatan dalam menghadapi Pandemi Covid-19, bencana kebakaran hutan dan lahan, serta Pilkada serentak tahun 2020, di Masjid Al-Muntaha Mapolres Muba, Selasa (7/7/2020). […]

  • Nigeria Produksi Pupuk Batubara Racikan Perusahaan Indonesia

    Nigeria Produksi Pupuk Batubara Racikan Perusahaan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.135
    • 0Komentar

    NIGERIA akan segera memproduksi dan memasarkan produk pupuk batubara Saputra Futura hasil racikan perusahaan Indonesia. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Dirjen PEN Kemendag) Kasan menyatakan perusahaan asal Nigeria MAAIC & MAAH dengan PT Saputra Global Harvest (SGH) dari Indonesia telah menandatangani perjanjian kerjasama produksi pupuk batubara tersebut yang disaksikan Kemendag melalui Indonesian Trade […]

  • Terkait Ini, BPPD Kota Palembang Ogah Kasih Toleransi, Nah Bawa KPK Lagi

    Terkait Ini, BPPD Kota Palembang Ogah Kasih Toleransi, Nah Bawa KPK Lagi

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 836
    • 0Komentar

    BADAN Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang tidak akan lagi memberikan toleransi bagi wajib pajak, khususnya restoran yang menolak program pemerintah terkait pemasangan serta penggunaan e-tax dalam setiap transaksinya. Bahkan, dalam waktu dekat BPPD bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akan melakukan penyegelan terhadap restoran pempek yang tidak mengubris Surat Peringatan baik Surat Peringatan (SP) yang […]

  • Wagub : DPD RI Jadi Acuan Penyelesaian Masalah Daerah

    Wagub : DPD RI Jadi Acuan Penyelesaian Masalah Daerah

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 968
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Sumsel Ir. H Mawardi Yahya mengatakan, DPD RI menjadi acuan dalam penyelesaian permasalahan di daerah. Oleh karena itu kehadiran dari BAP DPD RI ini sebagai wujud kepeduliannya terhadap daerah termasuk Pemprov Sumsel dan Kabupaten/Kota se Sumsel, kata Wagub saat rapat dengar pendapat dengan Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI dalam rangka tindak lanjut […]

  • Di Forum Diskusi Transaksi Non Tunai, 2 Penghargaan untuk Kota Palembang

    Di Forum Diskusi Transaksi Non Tunai, 2 Penghargaan untuk Kota Palembang

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.527
    • 0Komentar

    PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) terus mendorong nasabah melakukan transaksi non tunai. Sepanjang Januari- April 2019, transaksi non tunai bank daerah ini tumbuh sekitar 17%-21% dibandingkan periode sama tahun lalu. Namun, Direktur Pemasaran Bank Sumsel Babel Antonius Prabowo Argo mengatakan, mayoritas transaksi non tunai itu masih menggunakan ATM. […]

expand_less
WordPress Archive Aether Content Hider Plugin for WordPress Aethos – Creative Agency WordPress Theme Aevent – Conference & Event WordPress Theme Afela | Flexible Multi-Purpose HTML5 Template Affiliate Butler Pro Affiliate Egg – Niche Affiliate Marketing WordPress Plugin Affiliate Egg Pro – Niche Affiliate Marketing WordPress Plugin Affiliate Elements for Elementor Affiliate Pro – Affiliate Management System Affiliate Pro – WordPress Affiliate Program Plugin for WooCommerce