Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Masa Pandemi “Memaksa” Seniman Melakukan Transisi

Masa Pandemi “Memaksa” Seniman Melakukan Transisi

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Rabu, 26 Mei 2021
  • visibility 3.997
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERBATASNYA aktivitas karena protokol kesehatan di masa pandemi membuat semua bidang kehidupan terdampak. Termasuk para seniman pun merasakan hal tersebut.
Karena itu, para seniman seakan dipaksa untuk melakukan transisi serta beradaptasi. Tetap eksis tanpa melanggar protokol kesehatan.
Hasan, seorang penggiat teater di Palembang menyebutkan dengan kondisi saat ini dimana teater melakukan transisi dari tradisi ke modern serta membangun berkolaborasi. Sehingga, upaya memperkenalkan budaya dan seni bisa lancar dilakukan dengan memnfaatkan teknologi.
“Harapan kedepannya teater di Palembang bisa mengisi panggung. Serta Komite Teater Dewan Kesenian Palembang (DKP) akan mendata dan mendukung teater untuk tampil,” tutup Acan, yang juga Ketua Komite Teater DKP dihubungi via telpon seluler.
Lentur Memilih Ruangnya
Seniman nasional, Rendra Bagus Pamungkas, melalui diskusi virtual, menyebutkan teater itu harus dilakukan secara langsung. Kalau tidak langsung, itu bukan teater. Tetapi di masa sekarang, karena Covid-19 terpaksa melakukan transisi sehingga pertunjukan teater bisa berjalan tanpa mengurangi nilai unsur teater.
“Teater itu lebih lentur untuk memilih ruangnya, sehingga di dalam teater itu banyak sekali cabang keilmuan yang bisa dimanfaatkan,” jelas Rendra.
Karena keterbatasan tempat, maka teater pun mentas lewat daring. “Mereka mentas melalui platform digital. Entah itu, media sosial seperti Youtube, Instagram, maupun Facebook. Bisa bersemuka antara senian dan masyarakat penikmat,” ujarnya.
Belajar di Panggung
Terpisah, Muhamad Yunus, Sutradara Teater Triax, menanggapi persoalan mengenai kondisi teater saat Covid-19. Menurutnya, kalangan remaja saat ini masih membutuhkan panggung dari pada virtual.
“Proses belajar di panggung sangatlah luar biasa, karena panggung adalah tempat yang istimewa,” tutup Yunus.
Tetapi, mengingat tak memungkinkan pentas langsung, tentu dicarilah saluran-saluran yang tersedia dan memungkinan untuk saling melepas dahaga. Baik itu, penggiat teater maupun masyarakat yang banyak berdiam di rumah.
Pentas Virtual
Uda Dapuk, penggiat teater di Palembang menjelaskan, pementasan secara virtual untuk berekspresi itu tidak masalah. Akan tetapi bagaimana kita duduk berdirinya sebagai seorang seniman. Harus jelas. Permainan di virtual, bukan tidak mungkin justru menuntut kemampuan maksimal pemain maupun sutradara, juga harus membangu kolaborasi. Kedepannya seniman bisa merasakan bagaimana satu kenikmatan dalam memancing emosional antara pemain dengan penonton melalui pertunjukan virtual. Kalau tidak, sampai kapan menunggu bisa tampil utuh di atas panggung,
“Yang membuat adegan makin naik dan rumit, adalah bagaimana menutupi kelemahan pementasan secara virtual,” kata Dapuk, yang aktif di Teater Gaung dan bernama asli Syaiful Bahri. Untuk itu, penggiat teater harus berusaha maksimal. Dan masyarakat sebagai penonton pun harus bisa menerima kekurangan yang ada.
Yang jelas, memang masa pandemi telah memberikan pelajaran bagi kita semua bahwa kehidupan harus tetap berjalan, waspada tetap harus diutamakan . Begitupun seniman, tidak mungkin harus berhenti berkreasi menunggu Covid 19 berakhir. (muhamad nasir)

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Greysia Polii : Lupakan All England, Fokus di Olimpade Tokyo 2021

    Greysia Polii : Lupakan All England, Fokus di Olimpade Tokyo 2021

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.094
    • 0Komentar

    ATLET bulutangkis Indonesia Greysia Polii mengaku sudah melupakan kejadian yang menimpa timnas bulutangkis Indonesia di turnamen All England Open 2021 itu. Ia ingin lebih fokus ke Olimpiade Tokyo 2021 mendatang dengan mengikuti tiga turnamen yang tersisa yakni di India Open, Malaysia Open dan Singapura Open. Greysia menganggap kejadian di All England sebagai ujian dan tempaan […]

  • Ini Kata Pengamat Penyebab Pasar Properti Palembang Belum Bergairah Pada 2018

    Ini Kata Pengamat Penyebab Pasar Properti Palembang Belum Bergairah Pada 2018

    • calendar_month Selasa, 26 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.185
    • 0Komentar

    Triwulan ketiga, pasar properti juga akan sangat ditentukan dengan adanya kegiatan-kegiatan politik sehingga pelaku cenderung ingin melewatkan terlebih dahulu

  • Jadi Tangguh Dengan Strategi Iman, Aman, Imun

    Jadi Tangguh Dengan Strategi Iman, Aman, Imun

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.066
    • 0Komentar

    SAAT dihadang tekanan (stres) dan krisis, kita butuh strategi agar bisa menghadapinya dengan tangguh. Di masa pandemi COVID-19, strategi Iman, Aman, dan Imun menjadi salah satu cara yang dapat kita lakukan. Menguatkan perlindungan diri dari COVID-19 dengan patuh protokol kesehatan, menguatkan hati kita dengan menjaga keimanan, serta menguatkan daya tahan tubuh dengan merawat diri. Dapatkan […]

  • Nimas Aku Mencintaimu

    Nimas Aku Mencintaimu

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.887
    • 0Komentar

    Nimas, Aku mencintaimu… Seperti alif dan ya’, kita tidak perlu bergandengan, asal tetap satu wadah dan keyakinan… Aku mencintaimu… Ibarat abjad A dan Z yang jika mereka berjauhan, maka abjad akan sempurna… Aku mencintaimu… Bagaikan angka satu dan simbol samadengan, mereka tidak berurusan, namun mereka berada dalam satu kumpulan bilangan… Aku mencintaimu… Seperti cinta Rahwana […]

  • Siapa Saja yang Boleh Mengikuti Program Kartu Prakerja?   

    Siapa Saja yang Boleh Mengikuti Program Kartu Prakerja?  

    • calendar_month Jumat, 26 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.048
    • 0Komentar

    Pendaftaran Gelombang 12 Program Kartu Prakerja telah dibuka di www.prakerja.go.id, dengan total kuota 600 ribu orang. Untuk dapat mengikuti Program Kartu Prakerja, harus memenuhi syarat seperti merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia di atas 18 tahun, serta tidak sedang menempuh pendidikan formal (sekolah/kuliah). Syarat lain yang harus dipenuhi adalah bukan penerima bansos Kementerian Sosial […]

  • Pemkab Muba – BPJS  Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat

    Pemkab Muba – BPJS Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 837
    • 0Komentar

    Plt Bupati Beni Hernedi SIP diwakili Kepala Dinas Kesehatan Musi Banyuasin dr H Azmi Dariusmansyah MARS pimpin Pertemuan Forum kemitraan keuangan Kabupaten Musi Banyuasin Semester I Tahun 2022 dengan BPJS kesehatan, Rabu (16/2/2022) di Ruang Rapat Randik Pemkab Muba. Dalam pertemuan ini, kepala cabang BPJS kesehatan Palembang Rudhy Suksmawan Hardhiko,Ssi Apt AAK., memaparkan ada enam […]

expand_less
WordPress Archive Zedello – Consultant & Finance Business Elementor Template Kit Zeen | Next Generation Magazine WordPress Theme Zenit – Clean Photography WordPress Theme Zenix – Tech Startup & SaaS Elementor WordPress Theme ZenSpot – LifeStyle Blog WordPress Theme Zento – Modern & Lightweight Blog for WordPress Zenura – Yoga WordPress Theme Zenwares – Kitchen Interior & Appliances WooCommerce WordPress Theme Zephyr Material Design Theme Zephys – Architecture & Interior WordPress Theme