Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Boom Yetty Terletak di Dermaga Speedboat, Benarkah ?

Boom Yetty Terletak di Dermaga Speedboat, Benarkah ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 15 Okt 2018
  • visibility 3.427
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Faldy Lonardo

DERMAGA Speedboat Bekang Palembang, yang dalam rutinitasnya, digunakan sebagai dermaga bagi masyarakat di Kota Palembang untuk menghubungkan ke daerah perairan di Sumatera Selatan (Sumsel).

Posisinya yang strategis diantara Reverside restaurant dan Markas  Perbekalan dan Angkutan Kodam II Sriwijaya (Bekang DAM II/ Sriwijaya) Palembang, di pinggiran Ilir Sungai Musi menjadikan dermaga ini sebagai jalur alternatif yang pas masyarakat untuk menaiki speedboat ke tujuan yang sulit di tempuh dengan jalur darat.

“Sudah 16 tahun saya buka warung disini, dermaga speedboat ini sudah ada,” ujar Fatma pedagang di area Dermaga, keterangan yang di dapat dari pantauan wartawan ST, Senin (15/10/18)

Meski akrab di telinga, namun masyarakat Palembang banyak yang tidak tahu dengan Dermaga Speedboat ini. Konon, Dermaga ini punya sejarah tersendiri, dimana dalam sejarah Perang Lima  Hari Lima Malam di Kota Palembang yang melutus pada Januari 1947 silam, dikenal dengan sebutan Boom Yetty oleh Belanda.

Hal itu diungkap oleh beberapa budayawan, pemerhati dan sejarawan Kota Palembang, serta informasi yang di dapat dari masyarakat, kesemuanya menunjuk pada posisi yang sama, yakni antara Riverside Restaurant dan Bek Ang.

Salah satunya, yang dikatakan Anggota Pemangku Adat Kota Palembang, Kemas M. Fauzi Idrus (61), ia mengatakan sebenarnya pengucapannya Pelabuhan Jati, cuma Belanda yang menyebutnya Boom Yetty.

Letaknya akunya persis diantara Reverside dan Bek Ang, sekarang dipakai menjadi Pelabuhan Speed Boat, dulu ada besi-besi untuk penahan kapal.

“Saya rasa, tanda-tandanya masih ada, cuma sekarang menjadi pelabuhaan speedboat ke arah air sugihan dan lainnya,” ujarnya.

Hal senada dikatakan, Pemerhati Sejarah Palembang, Jupri Al Palembani, ia mengatakan, kenapa disebut Pelabuhan Jati ? Karena,  dulunya ada Rumah Limas yang terbuat dari kayu Jati, yang berada di deket Pelabuhan itu sehingga untuk mempermudah penandaan oleh masyarakat disebutlah dermaga itu Pelabuhan Jati, cuma orang Belanda menyebutnya  Boom Yetty.

“Pelabuhan Jati, Pelabuhan ke dua setelah Sungi Rendang, letak- nya persis diantara Reverside dan Bekang, sementara Rumah Limas itu sudah tidak ada lagi, tapi besi – besinya kemungkinan masih tersisa disana,” terangnya.

Sebelumnya juga salah satunya daerah bernama Boom Yetty atau Pelabuhan Yetty, tertulis di sejarah perang itu, disebut – sebut sebagai pelabuhan bongkar muat Belanda untuk kebutuhan di Benteng Kuto Besak, pada masa itu.

“Di sekitaran pasar sekanak kalau tidak salah, tapi karena lama tidak  dipakai, istilah ini jadi sedikit ragu,” terang pemerhati sejarah Palembang, Kemas Ari Panji.

Menurut keterangan yang dia dapat, Kemas mengatakan, ada juga yang pernah memberi info bahwa Pelabuhan Boom Yetty atau Boom Jati, Lokasinya ada  di Makras TNI (Bek ang).

Hal Senada dikatakan, Pemerhati Sejarah Palembang, Rd. Muhammad Ikhsan yang menjelaskan posisi Boom Yetty tersebut deket antara River Side  Restaurant dan Bekangdam.

“Zaman sesudahnya, disebut Boom PNKA perusahaan kereta api,” ujar penulis buku Titik Nol Palembang ini.

Sementara itu, Budayawan Palembang, Vebri Alintani mengatakan Kalau menurut Asnawi Mangku Alam dalam buku Perang Kota 120 jam, Boom Yetty ada di Sekanak.

“Kalau pun memang keberadaannya sudah jelas di daerah situ, mungkin nantinya bisa dibuatkan tugu perang lima hari lima malam disana,” harapnya.

Lain halnya, Welly, Pemilik Gudang di daerah Sekanak Palembang, saat ditemui, menurutnya belum pernah mendengar lokasi Boom Yetty disitu, selama dia ada di sana.

“Setahu saya dari daerah pinggiran Musi sampai tikungan pisang, belum pernah dengar Boom Yetty itu, mungkin nanti akan saya tanya sama orang-orang disekitar sini dan keterangan dari pegawai saya yang pulang di daerah ini,” terangnya.[**]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Pamer di Osaka, Dari Spa, Wastra, Hingga Filosofi

    Indonesia Pamer di Osaka, Dari Spa, Wastra, Hingga Filosofi

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.620
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau ada panggung dunia, jangan cuma jadi penonton yang ngiler dari kejauhan. Indonesia, dengan segala keragaman hayatinya, budaya yang kaya, dan kecantikan alam yang bisa bikin bule mendadak betah tinggal, akhirnya kembali unjuk gigi di World Expo 2025 Osaka. Dan tidak main-main, kali ini kita bukan cuma kirim brosur wisata dan nyetel lagu […]

  • Lompatan Jauh IPC Palembang

    Lompatan Jauh IPC Palembang

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

    Beberapa tahun belakangan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang atau Indonesia Port Corporation/IPC Palembang terus berbenah. SALAH satunya dengan merealisasikan pembangunan Pelabuhan Sungai Lais Palembang. Pengembangan pelabuhan tersebut, tak lain guna mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan (Sumsel). Pelabuhan Sungai Lais Palembang milik IPC berada di tepian Sungai Musi, tepatnya tak jauh dari Satpol Airud Polda Sumatera Selatan. Jarak tempuh dari Pelabuhan Boom […]

  • Pertandingan II Timnas U-23 VS Bali United Semalam Berjalan Sesuai Protokes

    Pertandingan II Timnas U-23 VS Bali United Semalam Berjalan Sesuai Protokes

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 773
    • 0Komentar

    MENPORA  Zainudin Amali hari Minggu (7/3/2021) malam datang langsung menyaksikan pertandingan kedua Timnas U-23 lawan Bali United di Stadion Madya Senayan, Jakarta. Menpora Amali yang berada di tribun VVIP didampingi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan untuk menyaksikan jalanya pertandingan. Menpora ingin memastikan dua pertandingan laga uji coba ini semua berjalan dengan baik dan sesuai dengan protokol kesehatan. Ketua Umum […]

  • Harga Lebih Rendah, Riau Miliki PLTGU

    Harga Lebih Rendah, Riau Miliki PLTGU

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.072
    • 0Komentar

    PROVINSI Riau memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap setelah pada Kamis lalu, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meresmikan perusahaan tersebut. Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Riau itu berkapasitas 275 megawatt (MW) yang berlokasi di Kawasan Industri Tenayan, Pekanbaru, Riau. Harga jual tenaga listrik PLTGU Riau ini adalah USD6,49 sen per kWh […]

  • Ini 4 Alasan Kenapa Samsung Neo QLED 4K TV Jadi Pilihan Favorit untuk Main Game

    Ini 4 Alasan Kenapa Samsung Neo QLED 4K TV Jadi Pilihan Favorit untuk Main Game

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.405
    • 0Komentar

    Samselterkini.co.id, Samsung – Layar atau monitor untuk gaming adalah komponen yang sangat esensial bagi para gamer. Input lag, kualitas visual, responsiveness, ukuran, keberadaan teknologi adaptive sync, dan akurasi warna, adalah beberapa faktor yang dicari oleh para gaming enthusiast dari layar atau monitor game mereka. Memenuhi passion para gamer di Indonesia dengan menyediakan pengalaman gaming lancar dan gambar tajam, Samsung perkenalkan Neo QLED 43QN90C 43 inci […]

  • Pengrajin Gambo Muba

    Pengrajin Gambo Muba

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.442
    • 0Komentar

    KETUA Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Ny Patricia Lisnawaty Sinulingga berserta pengurus dan anggota DWP kominfo  mendatangi dan melihat langsung rumah produksi Jumputan Gambo Muba, di Desa Toman Kecamatan Babat Toman, Rabu 19/2/2020). Dikatakan Lisnawaty bahwa dengan giat kunker ke rumah produksi Gambo Muba ini bertujuan untuk […]

expand_less
WordPress Archive NapApp – WordPress App Landing Page Nasaomatic – Nasa Automatic Post Generator Plugin for WordPress Nastik – Creative Portfolio WordPress Theme Native – Stylish Multi-Purpose Creative WP Theme NativeChurch – Responsive HTML5 Template Natour – Adventure Travel & Tourism Elementor Template Kit Nature – Spa & Massage Elementor Template Kit Naturel Garden & Landscaping Elementor Template Kit Naturely – Natural Cosmetics & Beauty Template Kit NaturePress – Ecology & Environment WordPress Theme