Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Boom Yetty Terletak di Dermaga Speedboat, Benarkah ?

Boom Yetty Terletak di Dermaga Speedboat, Benarkah ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 15 Okt 2018
  • visibility 3.428
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Faldy Lonardo

DERMAGA Speedboat Bekang Palembang, yang dalam rutinitasnya, digunakan sebagai dermaga bagi masyarakat di Kota Palembang untuk menghubungkan ke daerah perairan di Sumatera Selatan (Sumsel).

Posisinya yang strategis diantara Reverside restaurant dan Markas  Perbekalan dan Angkutan Kodam II Sriwijaya (Bekang DAM II/ Sriwijaya) Palembang, di pinggiran Ilir Sungai Musi menjadikan dermaga ini sebagai jalur alternatif yang pas masyarakat untuk menaiki speedboat ke tujuan yang sulit di tempuh dengan jalur darat.

“Sudah 16 tahun saya buka warung disini, dermaga speedboat ini sudah ada,” ujar Fatma pedagang di area Dermaga, keterangan yang di dapat dari pantauan wartawan ST, Senin (15/10/18)

Meski akrab di telinga, namun masyarakat Palembang banyak yang tidak tahu dengan Dermaga Speedboat ini. Konon, Dermaga ini punya sejarah tersendiri, dimana dalam sejarah Perang Lima  Hari Lima Malam di Kota Palembang yang melutus pada Januari 1947 silam, dikenal dengan sebutan Boom Yetty oleh Belanda.

Hal itu diungkap oleh beberapa budayawan, pemerhati dan sejarawan Kota Palembang, serta informasi yang di dapat dari masyarakat, kesemuanya menunjuk pada posisi yang sama, yakni antara Riverside Restaurant dan Bek Ang.

Salah satunya, yang dikatakan Anggota Pemangku Adat Kota Palembang, Kemas M. Fauzi Idrus (61), ia mengatakan sebenarnya pengucapannya Pelabuhan Jati, cuma Belanda yang menyebutnya Boom Yetty.

Letaknya akunya persis diantara Reverside dan Bek Ang, sekarang dipakai menjadi Pelabuhan Speed Boat, dulu ada besi-besi untuk penahan kapal.

“Saya rasa, tanda-tandanya masih ada, cuma sekarang menjadi pelabuhaan speedboat ke arah air sugihan dan lainnya,” ujarnya.

Hal senada dikatakan, Pemerhati Sejarah Palembang, Jupri Al Palembani, ia mengatakan, kenapa disebut Pelabuhan Jati ? Karena,  dulunya ada Rumah Limas yang terbuat dari kayu Jati, yang berada di deket Pelabuhan itu sehingga untuk mempermudah penandaan oleh masyarakat disebutlah dermaga itu Pelabuhan Jati, cuma orang Belanda menyebutnya  Boom Yetty.

“Pelabuhan Jati, Pelabuhan ke dua setelah Sungi Rendang, letak- nya persis diantara Reverside dan Bekang, sementara Rumah Limas itu sudah tidak ada lagi, tapi besi – besinya kemungkinan masih tersisa disana,” terangnya.

Sebelumnya juga salah satunya daerah bernama Boom Yetty atau Pelabuhan Yetty, tertulis di sejarah perang itu, disebut – sebut sebagai pelabuhan bongkar muat Belanda untuk kebutuhan di Benteng Kuto Besak, pada masa itu.

“Di sekitaran pasar sekanak kalau tidak salah, tapi karena lama tidak  dipakai, istilah ini jadi sedikit ragu,” terang pemerhati sejarah Palembang, Kemas Ari Panji.

Menurut keterangan yang dia dapat, Kemas mengatakan, ada juga yang pernah memberi info bahwa Pelabuhan Boom Yetty atau Boom Jati, Lokasinya ada  di Makras TNI (Bek ang).

Hal Senada dikatakan, Pemerhati Sejarah Palembang, Rd. Muhammad Ikhsan yang menjelaskan posisi Boom Yetty tersebut deket antara River Side  Restaurant dan Bekangdam.

“Zaman sesudahnya, disebut Boom PNKA perusahaan kereta api,” ujar penulis buku Titik Nol Palembang ini.

Sementara itu, Budayawan Palembang, Vebri Alintani mengatakan Kalau menurut Asnawi Mangku Alam dalam buku Perang Kota 120 jam, Boom Yetty ada di Sekanak.

“Kalau pun memang keberadaannya sudah jelas di daerah situ, mungkin nantinya bisa dibuatkan tugu perang lima hari lima malam disana,” harapnya.

Lain halnya, Welly, Pemilik Gudang di daerah Sekanak Palembang, saat ditemui, menurutnya belum pernah mendengar lokasi Boom Yetty disitu, selama dia ada di sana.

“Setahu saya dari daerah pinggiran Musi sampai tikungan pisang, belum pernah dengar Boom Yetty itu, mungkin nanti akan saya tanya sama orang-orang disekitar sini dan keterangan dari pegawai saya yang pulang di daerah ini,” terangnya.[**]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BASANAK & Kisah Afifah Menuju Jakarta dengan Segudang Doa

    BASANAK & Kisah Afifah Menuju Jakarta dengan Segudang Doa

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di balik perjalanan panjang sebuah helikopter yang membawa Afifah ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, tersimpan kisah cinta, harapan, dan perjuangan yang tak kalah dramatis dari sinetron malam minggu. Afifah, bocah mungil asal Musi Banyuasin (Muba) dengan jantung bocor, kini mengembara bukan hanya di peta Indonesia, tapi juga dalam pusaran doa dan […]

  • 144 Ribu Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, 70 Persen TPA Indonesia Masih Open Dumping

    144 Ribu Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, 70 Persen TPA Indonesia Masih Open Dumping

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Indonesia menghadapi persoalan sampah yang tak kecil. Setiap hari, timbulan sampah mencapai 144.562 ton, tetapi di saat yang sama sekitar 70 persen dari 522 Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) masih menggunakan sistem open dumping. Data tersebut dipaparkan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI […]

  • Semarak Karnaval Budaya & Kendaraan Hias Sita Perhatian Masyarakat Muba

    Semarak Karnaval Budaya & Kendaraan Hias Sita Perhatian Masyarakat Muba

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.174
    • 0Komentar

    KARNAVAL seni budaya dan pawai kendaraan hias memperingati Hari Jadi Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ke 63 tahun, Senin (30/9/2016), disambut antusias warga. Ribuan warga Musi Banyuasin tumpah di sepanjang Jalan Kolonel Wahid Udin menyaksikan satu persatu peserta karnaval seni budaya dan Pawai Kendaraan Hias,Senin (30/9/2016), Mewakili Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin, Wakil Bupati […]

  • Reses, Legislator dari Gerindra Dapil I OKI Tinjau Usulan Jalan Ds. Sumber Hidup

    Reses, Legislator dari Gerindra Dapil I OKI Tinjau Usulan Jalan Ds. Sumber Hidup

    • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 958
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI – Anggota DPRD OKI Partai Gerindra Dapil I Tri Susanto menggelar reses tahap I Tahun 2023, meninjau usulan pembangunan jalan Desa Sumber Hidup Kecamatan Pedamaran Timur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (1/3/23). Reses tersebut dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh pemuda. Tampak masyarakat yang hadir sangat antusias. Masa reses merupakan masa penting yang […]

  • Berantas  PSN dengan 3 M plus, masyarakat Muba diminta optimalkan 7 kegiatan ini

    Berantas PSN dengan 3 M plus, masyarakat Muba diminta optimalkan 7 kegiatan ini

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 815
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  –  Pemkab Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Muba meminta masyarakat agar mengoptimalkan tujuh kegiatan pemberantasan sarang nyamuk {pSN} dengan 3 M plus, hal itu dilakukan agar mewaspadai ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang mengintai di saat musim penghujan dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Gencar mengingatkan masyarakat untuk […]

  • ODP Center Jakabaring Siap Beroperasi

    ODP Center Jakabaring Siap Beroperasi

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 675
    • 0Komentar

     GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru memastikan, ODP Center yang berada di Wisma Atlet Komplek Jakabaring Sport City Palembang saat ini sudah siap untuk digunakan. Termasuk kesiapan soal fasilitas, tenaga medis hingga tenaga lainnya yang dilibatkan dalam upaya pencegahan dan penanganan Corona Virus atau Covid-19 di Sumsel. “Semuanya sudah lengkap. Unsur yang terlibat juga sudah siap. […]

expand_less
WordPress Archive NapApp – WordPress App Landing Page Nasaomatic – Nasa Automatic Post Generator Plugin for WordPress Nastik – Creative Portfolio WordPress Theme Native – Stylish Multi-Purpose Creative WP Theme NativeChurch – Responsive HTML5 Template Natour – Adventure Travel & Tourism Elementor Template Kit Nature – Spa & Massage Elementor Template Kit Naturel Garden & Landscaping Elementor Template Kit Naturely – Natural Cosmetics & Beauty Template Kit NaturePress – Ecology & Environment WordPress Theme