Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » 144 Ribu Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, 70 Persen TPA Indonesia Masih Open Dumping

144 Ribu Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, 70 Persen TPA Indonesia Masih Open Dumping

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Indonesia menghadapi persoalan sampah yang tak kecil. Setiap hari, timbulan sampah mencapai 144.562 ton, tetapi di saat yang sama sekitar 70 persen dari 522 Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) masih menggunakan sistem open dumping.

Data tersebut dipaparkan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Angka itu memperlihatkan betapa berat pekerjaan pemerintah membenahi pengelolaan sampah nasional. Bukan hanya jumlah sampah yang terus bertambah, tetapi cara penanganannya di sejumlah TPA juga masih menjadi persoalan.

Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) KLH/BPLH Vinda Damayanti Ansjar mengatakan timbulan sampah nasional tumbuh sekitar 1,48 persen setiap tahun. Pertumbuhan tersebut berjalan seiring dengan jumlah penduduk Indonesia yang telah mencapai 285,4 juta jiwa.

Bahkan yang lebih mengkhawatirkan lagi, baru sekitar 25 persen sampah tercatat telah terkelola.

Sementara itu, sekitar 36,59 persen sampah masih masuk ke lingkungan. Kondisi tersebut berkaitan dengan masih tingginya penggunaan sistem open dumping di TPA.

Dengan kata lain, persoalan sampah Indonesia bukan sekadar soal sampah yang banyak. Masalahnya juga terletak pada bagaimana sampah tersebut dipilah, diolah, dipindahkan hingga benar-benar berakhir dengan aman.

PSEL Bukan Satu-satunya Jawaban

Situasi itu membuat penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan satu teknologi atau satu metode.

Anggota Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng menegaskan kesenjangan pengelolaan sampah nasional masih lebar. Menurut dia, PSEL tidak boleh ditempatkan sebagai satu-satunya solusi.

Pengurangan sampah dari sumber, daur ulang, pengomposan, Refuse Derived Fuel (RDF), hingga teknologi pengolahan lainnya tetap diperlukan.

Pesannya jelas, sampah harus ditangani sejak dari sumbernya, bukan baru dipikirkan setelah menggunung di tempat pembuangan akhir.

KLH/BPLH sendiri telah menyiapkan peta jalan tematik pengelolaan sampah untuk mengejar target RPJMN 2025–2029.

Vinda menjelaskan 2026 menjadi tahap penguatan tata kelola, termasuk mengakhiri praktik open dumping dan mengaktifkan kembali fasilitas Material Recovery Facility (MRF).

Pada 2027, pemerintah menargetkan pembangunan fasilitas pengelolaan sampah dilakukan secara lebih masif.

Kemudian pada 2028, Indonesia diharapkan mulai bergerak menuju 100 persen sampah terkelola, sebelum memasuki tahap penyempurnaan keberlanjutan pada 2029.

Target itu tentu bukan pekerjaan ringan. Sebab, pemerintah masih harus berhadapan dengan volume sampah yang terus tumbuh sekaligus membenahi fasilitas pengolahan yang kapasitasnya belum optimal.

Dari sekitar 40.267 fasilitas pengolahan sampah yang mencakup antara lain TPS3R, TPSD dan bank sampah, sebagian besar memang berstatus aktif. Namun kapasitas operasionalnya masih perlu diperkuat.

Produsen dan Importir Ikut Disasar

Persoalan sampah juga mulai ditekan dari sisi hulu. KLH/BPLH sedang merevisi Permen LHK Nomor 75 Tahun 2018 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen.

Dalam rancangan aturan tersebut, pemerintah menyiapkan skema Extended Producer Responsibility (EPR) melalui pembentukan Producer Responsibility Organization (PRO).

PRO akan berbentuk lembaga nirlaba yang dibentuk oleh para produsen. Nantinya produsen membayar iuran untuk mendukung pengelolaan atau penarikan kembali sampah kemasan dari produk yang mereka keluarkan.

Besaran iuran akan disesuaikan dengan volume dan jenis kemasan, kebijakan tersebut menyasar sejumlah sektor, mulai dari industri FMCG, air minum dalam kemasan, ritel hingga industri makanan dan minuman.

Namun ada satu hal yang cukup penting dalam revisi tersebut, yaitu importir juga akan ikut bertanggung jawab.

Vinda menambahkan produk dan kemasan yang masuk ke Indonesia melalui kegiatan impor juga akan menjadi bagian dari tanggung jawab pengelolaannya.

“Importir juga tetap nanti akan diberikan tanggung jawab juga. Pengimpor itu akan bertanggung jawab terhadap produk-produk dan kemasan yang mereka impor. Itu salah satu hal baru di dalam revisi Permen 75 ini,” kata Vinda.

Kebijakan itu menggunakan prinsip Polluter Pays Principle atau pencemar membayar. Produsen dan pihak yang memasukkan produk ke pasar diharapkan ikut bertanggung jawab terhadap sampah yang muncul setelah produk digunakan.

Pemerintah juga tengah memproses Peraturan Presiden tentang Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) Pengelolaan Sampah.

Jika seluruh rencana itu berjalan, pekerjaan rumah pemerintah bukan hanya mengejar target 100 persen sampah terkelola. Tantangan terbesarnya adalah memastikan sampah tidak lagi berhenti pada pola lama, karena harus dikumpulkan, dibuang, lalu meninggalkan persoalan baru bagi lingkungan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Intip Apple MixC Shenzhen di Cina, Apa Saja Daya Tariknya ?

    Intip Apple MixC Shenzhen di Cina, Apa Saja Daya Tariknya ?

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 739
    • 0Komentar

      SHENZHEN, CHINA Apple mempratinjau Apple MixC Shenzhen, toko kedua di kota yang semarak ini. Toko baru akan berfungsi sebagai ruang yang dapat diakses dan inklusif bagi anggota tim Apple untuk menyatukan yang terbaik dari Apple untuk komunitas lokal.   “Kami sangat bersemangat untuk membuka Apple Store baru yang cantik di Shenzhen dan memperdalam hubungan […]

  • Ini Target Indonesia di Asian Para Games 2018

    Ini Target Indonesia di Asian Para Games 2018

    • calendar_month Rabu, 19 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 901
    • 0Komentar

    SUMSELTERKNI.CO.ID, JAKARTA – Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asian Para Games 2018 di Jakarta yang akan berlangsung pada 6-13 Oktober 2018 mendatang. Penyelenggaraan Asian Para Games kali ini merupakan edisi ketiga setelah tahun 2010 dan 2014. Asian Para Games merupakan pesta olahraga untuk para atlet disabilitas se-Asia. Tujuannya untuk membangkitkan kepercayaan diri atlet penyandang disabilitas. […]

  • Vietnam – Austria Kolaborasi Menuju Ekonomi “Hijau”

    Vietnam – Austria Kolaborasi Menuju Ekonomi “Hijau”

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.428
    • 0Komentar

    KEDUTAAN Besar Vietnam di Austria menyelenggarakan Hari Nasional Vietnam ke-76 di Wina bersama dengan partisipasi perwakilan dari Kementerian Urusan Eropa dan Internasional Austria, pemerintah lokal sebagai serta para pemimpin organisasi internasional di Wina, teman-teman internasional dan orang Vietnam perantauan di Austria. Upacara merayakan Hari Nasional Vietnam telah secara resmi diselenggarakan di Wina, Austria sehubungan dengan […]

  • Targetkan Masuk Top 40 Tingkat Nasional

    Targetkan Masuk Top 40 Tingkat Nasional

    • calendar_month Senin, 3 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 868
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Usai mendapatkan penghargaan hasil evaluasi pelayanan publik Tahun 2018, dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara  dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Pemkab Muba kembali mendapatkan penghargaan dari Gubernur Sumsel, di Griya Agung Palembang, Senin (3/12/2018) Diketahui, penghargaan tersebut yakni Inovasi Pantun Produk Penanaman Modal dan Perijinan […]

  • Malam Tahun Baru 2020, Bupati Himbau Ini Untuk Masyarakat OKI

    Malam Tahun Baru 2020, Bupati Himbau Ini Untuk Masyarakat OKI

    • calendar_month Senin, 30 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 863
    • 0Komentar

    BUPATI Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE mengimbau warga masyarakat Ogan Komering Ilir agar tidak merayakan malam pergantian tahun baru 2020 dengan hal-hal yang negatif, namun mengutamakan kegiatan berupa ibadah dan dzikir bersama. Himbauan itu tertuang dalam surat nomor 1108/II/2019 yang ditandatangani langsung oleh Iskandar. Dalam surat tersebut H. Iskandar mengimbau agar warga OKI tidak […]

  • 125 Satwa Dilindungi Disita, Pelaku di Amankan

    125 Satwa Dilindungi Disita, Pelaku di Amankan

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.148
    • 0Komentar

    TIM Operasi Pengamanan Peredaran Satwa Dilindungi Balai Gakkum KLHK Wilayah Jabalnusra bersama Polresta Surakarta menyita barang bukti berupa 125 satwa dilindungi dan mengamankan tersangka berinisial YAS (22), pada 27 Maret 2021 di Desa Karangasem, RT/RW 01/01, Laweyan Surakarta. Saat ini Tim Penyidik Balai Gakkum KLHK Jabalnusra masih memeriksa pelaku dan barang bukti yang diamankan sementara di […]

expand_less
WordPress Archive Zenit – Clean Photography WordPress Theme Zenix – Tech Startup & SaaS Elementor WordPress Theme ZenSpot – LifeStyle Blog WordPress Theme Zento – Modern & Lightweight Blog for WordPress Zenura – Yoga WordPress Theme Zenwares – Kitchen Interior & Appliances WooCommerce WordPress Theme Zephyr Material Design Theme Zephys – Architecture & Interior WordPress Theme Zephys – Architecture WordPress Theme Zeplin | Creative Gutenberg One Page WordPress Theme