Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Reset Hati dan Mental Sebelum Ramadan Lewat Ibadah Kolektif

Reset Hati dan Mental Sebelum Ramadan Lewat Ibadah Kolektif

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 100
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENJELANG Ramadan, sebagian besar orang sibuk memikirkan menu sahur, jadwal tarawih, atau belanja kebutuhan puasa. Tapi bagi beberapa warga Palembang, persiapan puasa dimulai dari hati dan pikiran, bukan sekadar tubuh. Salat Sunnah Tasbih menjadi cara mereka untuk “reset mental” menenangkan hati, dan menyelaraskan diri sebelum memasuki bulan suci.

Ibadah kolektif ini menawarkan pengalaman yang berbeda dibanding salat sendirian. Peserta merasakan ketenangan lebih dalam saat bacaan dan gerakan salat diselaraskan dengan energi orang lain di sekitarnya. Rasa kebersamaan muncul alami, membawa efek positif pada suasana hati dan fokus spiritual.

Seorang peserta menceritakan “Saat salat bersama, hati terasa ringan. Dzikir menjadi lebih khusyuk, dan saya bisa introspeksi tanpa terganggu pikiran sehari-hari. Rasanya seperti memberi ruang bagi diri sendiri sebelum Ramadan.”

Momen ini bukan hanya soal ibadah pribadi. Banyak yang menyadari  beribadah secara kolektif memberi dampak sosial. Solidaritas antarwarga meningkat, komunikasi lebih hangat, dan rasa kepedulian tumbuh lebih natural. Praktik sederhana seperti ini menekankan bahwa spiritualitas dan kehidupan sosial saling berkaitan, bukan dua hal yang terpisah.

Selain manfaat sosial, Salat Tasbih juga memberi pelajaran mental mengelola stres, menyelaraskan emosi, dan menegaskan niat baik. Aktivitas ini menjadi semacam “starter kit” untuk menghadapi Ramadan: peserta belajar memprioritaskan ikhlas dan ketenangan batin, bukan hanya rutinitas ritual.

Secara edukatif, pengalaman ini memberi insight bahwa ibadah bisa menjadi alat pengembangan diri. Bukan hanya menguatkan iman, tapi juga meningkatkan kesadaran diri, membangun disiplin mental, dan memperkuat empati terhadap lingkungan.

Dengan kata lain, ibadah kolektif bisa menjadi sarana self-care spiritual yang relevan untuk siapa saja.

Bagi mereka yang baru pertama kali ikut, sensasinya menyegarkan hati lebih ringan, pikiran lebih jernih, dan motivasi menjalani Ramadan terasa lebih tulus. Aktivitas seperti ini menunjukkan bahwa ibadah bukan sekadar kewajiban, tetapi proses refleksi dan perbaikan diri yang berdampak panjang.

Di penutup, Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menegaskan “Salat Tasbih ini bukan hanya ritual, tapi wadah introspeksi. Kita membersihkan hati dan memperkuat ikatan sosial di masyarakat. Dengan niat ikhlas, kita mempersiapkan Ramadan lebih bermakna dan memberi teladan positif bagi lingkungan sekitar.”

Sementara Ustadz Dedi Rianto, imam Salat Tasbih, menambahkan “Keutamaan Salat Tasbih terletak pada keikhlasan dan fokus hati.”

Saat niat hanya untuk Allah, dosa diampuni, hati terasa ringan, dan persiapan menyambut Ramadan menjadi lebih bermakna. Salat bersama memberi energi spiritual yang sulit dirasakan sendirian. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebutuhan Oksigen Meningkat, Polda Bali Terus Awasi Pendistribusian Oksigen ke Sejumlah RS

    Kebutuhan Oksigen Meningkat, Polda Bali Terus Awasi Pendistribusian Oksigen ke Sejumlah RS

    • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 600
    • 0Komentar

    POLDA Bali mengawasi proses pendistribusian oksigen untuk keperluan medis ke beberapa rumah sakit di wilayah Provinsi Bali. “Pendistribusian pasokan oksigen ke sejumlah rumah sakit dilakukan selama dua hari dengan total 32 ton oksigen medis,” kata Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Syamsi dalam siaran pers kepolisian di Denpasar, Senin (9/8). Kabid Humas Polda Bali menjelaskan […]

  • Elen Setiadi ajak LDII sukseskan Pilkada serentak

    Elen Setiadi ajak LDII sukseskan Pilkada serentak

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.336
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj. Gubernur Sumatera Selatan Elen Setiadi menerima Pengurus DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prov. Sumsel dalam rangka Silaturahmi dan menyikapi tentang Pilkada serentak yang akan datang serta Peran Ormas LDII dalam menyukseskannya. Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (26/09/24). . Dikesempatan ini Elen Setiadi menyampaikan, momentum pertemuan ini menjadi salah satu pertemuan yang […]

  • “Wak Uban Sang Maestro“

    “Wak Uban Sang Maestro“

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 999
    • 0Komentar

    Ini adalah cerito tokoh yang ado di Sumatera Selatan dan sekarang lagi jadi pejabat di Provinsi, sangat populer sapaan beliau, yaitu Wak Uban. Kacibob : “ Pernah denger dak jang soal Bupati 27 hari ??? “ Ujang : “ Nah, dak usah ngomongi itu ngapo, bahayo !!!! “ Kacibob : “ Kan, aku betanyo jang […]

  • Meski Status Palembang Turun Jadi Level 3, Protokes Tetap Dipatuhi Saat PTM Dimulai 6 September, 1 Pekan Ini Sekolah Harus Siap, Ini Pesan untuk Pelajar dari Walikota  

    Meski Status Palembang Turun Jadi Level 3, Protokes Tetap Dipatuhi Saat PTM Dimulai 6 September, 1 Pekan Ini Sekolah Harus Siap, Ini Pesan untuk Pelajar dari Walikota  

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.506
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang berencana pada 6 September bakal melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) usai berganti status dari Level 4 menjadi Level 3. Wali Kota Palembang H. Harnojoyo saat meninjau persiapan SMP Negeri 1 Palembang menginginkan PTM dimulai pada  6 September. “ Harus betul-betul berlangsung secara protokol kesehatan, dan sekolah sudah siap,” ungkap Harno, Senin [31/8/2021]. […]

  • Tendangan Cilik Menuju Panggung Juara: O2SN Muba 2025, Tempat Anak SD Dilatih Jadi ‘Ronaldo Berkarakter’ & ‘Cendekia Berotot’!

    Tendangan Cilik Menuju Panggung Juara: O2SN Muba 2025, Tempat Anak SD Dilatih Jadi ‘Ronaldo Berkarakter’ & ‘Cendekia Berotot’!

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 688
    • 0Komentar

    ADA pepatah “Anak panah masa depan ditempa dari busur masa kini.” maka Sabtu 19 Juli 2025 lalu, Kabupaten Muba udah resmi jadi toko besi dan bengkel tempa generasi tangguh! Ya, lewat hajatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional alias O2SN tingkat SD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Muba nggak cuma bikin lomba, tapi bikin semangat juang anak-anak […]

  • Kaum Milanium  Diajak Kampanyekan Pelestarian Lingkungan & Cakap Kelola SDA Kelautan Perikanan

    Kaum Milanium Diajak Kampanyekan Pelestarian Lingkungan & Cakap Kelola SDA Kelautan Perikanan

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 794
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak generasi muda di Sumbawa untuk menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan. Ajakan tersebut disampaikan melalui program PSDKP Mengajar yang dilaksanakan di Universitas Samawa, Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. “Masa depan kelautan dan perikanan Indonesia, ada di tangan adik-adik semua. Saya mengajak mari kita jaga dan lestarikan,” ujar Laksamana […]

expand_less
WordPress Archive Kezta – Gutenberg Portfolio WordPress Theme Khara – Ultimate Coming Soon & Maintenance Plugin Khubi – Dermatologist & Skin Care Template Kit Khuli – Construction & Architecture Elementor Template Kit Kiara – Fashion Elementor Template Kit Kiba Bar & Restaurant Elementor Kit Kiddo – Kid Fashion WooCommerce WordPress Theme Kiddy – Children WordPress theme Kidiu Kindergarten – Child Care Elementor Template Kit Kids – Baby Shop & Store WooCommerce Theme