Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Mahasiswa POI Berharap Tetap Dikelola Kemenpora

Mahasiswa POI Berharap Tetap Dikelola Kemenpora

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 25 Apr 2018
  • visibility 1.510
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Palembang  – Mahasiswa Politeknik Olahraga Indonesia (POI) yang berkampus di Jakabaring Palembang berharap lembaga mereka ditetapkan sebagai pendidikan kedinasan di bawah Kementrian Pemuda dan Olaraga (Kemenpora).

Namun mereka ingin kejelasan statusnya. Sama hal seperti yang diungkapkan Shavira Az-Zahra yang sebelumnya berkirim surat terbuka melalui media massa kepada Presiden Joko Widodo.

Rofifah Harul A.M mahasiswa  Prodi  Kepelatihan Olahraga, mengharapkan ada hal terbaik bagi dirinya dan lembaganya.

“Kami mahasiswa dan semua jajaran pengurus selalu mengharapkan yang terbaik untuk Politeknik Olahraga Indonesia ke depannya. Kami sangat berharap bahwa POI akan tetap berada dibawah Kemenpora. Harapan kami, kami bisa   menjadi sekolah kedinasan pertama milik Kemenpora. Dan juga kami berharap dari petinggi tinggi negara lebih memperhatikan nasib anak-anak negara yg ada di sini,” tutur  atlet sepak takraw yang pernah mengantongi  juara 1 regu & berteam PORPROV X 2015 ini, kemarin.

Apalagi,  diakui atlet  yang pernah juara 1 regu & juara 3 berteam PORWIL Sumatera  IX tahun 2017 ini, mahasiswa POI datang dari provinsi yang berbeda dan berpisah dari orang tua dan keluarga.

“Alhamdulillah untuk sekarang kami sudah mulai perkuliahan, mendapatkan makan, dan melakukan aktivitas seperti biasanya. Hanya saja, kami masih menunggu status dan perizinan dari yang berwenang. Tolong dengarkan suara kami,” kata juara 1 regu & doubel sepak takraw PORPROV XI tahun 2017 yang juga alumni Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) Palembang ini penuh harap.

Hal senada diungkapkan Samara Dinda Ramadhani, mahasiswa Prodi Manajemen Industri Olahraga.

Dinda yang alumni MAN Palembang ini berharap, POI menjadi sekolah kedinasan pertama di bawah naungan Kemenpora. Pada saat ini kami berusaha dengan doa untuk mendukung yang terbaik untuk POI. “Saya berharap bapak-bapak pejabat-pejabat terkait juga lebih memperhatikan keadaan sekarang ini. Terutama nasib mahasiswa seperti kami,” tegasnya.

Terpisah, Monica Salsabila, mahasiswa dari Prodi Analis Performa Olahraga, mengatakan bahwa dirinya sebagai mahasiswa POI saat ini  kondisinya nyaman meski perkuliahan memang sempat diliburkan hampir tiga bulan.Alumni Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) ini  menuturkan ,“Di asrama, kami alhamdulillah setiap  kamar sudah memiliki fasilitas dan konsumsi yang sudah cukup baik,” ungkap gadis berjilbab yang juga atlet taekwondo ini.

Meski demikian, mahasiswa yang mengantongi berbagai prestasi olahraga ini seperti Juara 2 Porprov Sumsel ke-10 tahun  2015 dan Juara 1 Poomsae junior mix beregu walikota cup Pagar Alam, ini  berharap sekali ada kejelasan tentang POI ini. “Dan bagaimana kelanjutannya kedepan,” ujar peraih juara 1 Kyorugi  Bupati Cup ke-4 Sumsel ini.

Diakui Monica dirinya sangat berharap bahwa POI akan tetap berada dibawah Kemenpora.

Kajian  dan Studi Mendalam

Pemerhati Pendidikan, Mohammad Abduhzen, mengungkapkan bawa terkait pendirian POI ini selayaknya memang sudah melalui studi dan kajian yang mendalam. “Sebagai perguruan tinggi  yang pertama yang belum ada model dan acuannya di Indonesia, mestinya memerlukan berbagai studi dan kajian pendahuluan yang cermat dan mendalam. Lebih-lebih bila dikaitkan dengan nasib dan masa depan orang/mahasiswanya,” papar Advisor Paramadina Institute for Education Reform Univ Paramadina Jakarta ini.

Menurutnya, pendirian lembaga ini  juga terkesan menggampangkan pendirian sebuah lembaga pendidikan (tinggi) yang ditambah oleh keinginan “gagah-gagahan” sesaat serta ego sektoral (kementerian) tanpa mempertimbangkan berbagai aspek terutama kontinuitas.

Perjalanan Panjang

Kadispora Sumsel Ahmad Yusuf Wibowo  menerangkan proses pendirian POI sudah melalui perjalanan yang panjang. Mulai dari kajian pendirian Institut Olahraga  Indonesia (IOI) atau POI. Juga pertimbangan lain yang memungkinkan  bisa dimanfaatkannya even Asian Games di Palembang.

“Sekaligus nanti pemanfaatan sarana dan prasarana yang ada, dan berstandar internasional,” jelasnya. Terlebih pihak Menpora pun memang mendukung penuh sehingga terjalin lah kerjasama antara Pemprov Sumsel dengan Kemenpora.

“Hasilnya, berdirilah POI ini yang   menjadi  institusi pendidikan kedinasan di bawah Kemenpora. Dalam perjalanan, kemudian karena beberapa faktor dan hal  mengakibatkan pembahasan di tingkat menteri. Yakni Menpora, Menristek Dikti, Men PAN RB, dan Menko PMK, Mudah-mudahan nanti ada hasil kemufakatan  yang bisa memberikan harapan lebih baik,” jelasnya. (sir)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semprot Masal Disinfektan, Pemkot Palembang Siapkan 323 Hand Sprayer

    Semprot Masal Disinfektan, Pemkot Palembang Siapkan 323 Hand Sprayer

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang menyediakan 323 unit Hand sprayer (penyemprot) kepada setiap OPD dan Kecamatan yang akan melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di sejumlah titik. Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda menerangkan, alat tersebut dibagikan kepada setiap regu yang akan melakukan penyemprotan di 18 Kecamatan terhadap lokasi-lokasi yang tertentu untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. “Nanti siang kita […]

  • 100 Kg Sabu Diamankan, Polda Aceh Ungkap Kasus Narkotika Jaringan Internasional

    100 Kg Sabu Diamankan, Polda Aceh Ungkap Kasus Narkotika Jaringan Internasional

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 956
    • 0Komentar

    KEPALA Kepolisian Daerah Polda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M., memimpin kegiatan Press Release terkait keberhasilan Ditresnarkoba Polda Aceh dalam mengungkap kasus narkotika jenis sabu seberat 100 Kg jaringan Internasional Indonesia – Malaysia selama bulan November 2021 yang digelar di Aula Presisi Mapolda Aceh, kemaren. Turut hadir mendampingi Kapolda dalam kegiatan Press Release […]

  • 9 Alasan Mengapa Ponpes Layak Disebut Sebagai Laboratorium Perdamaian ?

    9 Alasan Mengapa Ponpes Layak Disebut Sebagai Laboratorium Perdamaian ?

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

    SEBANYAK 2.000 santri dari berbagai Pondok Pesantren di Sumsel memperingati  hari santri di Halaman Griya Agung. Calon ahli agama ini memang sangat dibutuhkan negara, sebab Santri juga disebutnya sebagai salah satu elemen membangun masa depan bangsa. Peran serta Islam telah terbukti sejak negara ini berdiri. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, dengan keberadaan santri, karena para […]

  • Tahun Ajaran Baru, Pelajaran Tatap Muka Dilaksanakan

    Tahun Ajaran Baru, Pelajaran Tatap Muka Dilaksanakan

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 834
    • 0Komentar

    PEMERINTAH mengumumkan bahwa Pembelajaran Tatap Muka secara terbatas akan dilakukan pada tahun ajaran baru, bulan Juli 2021 mendatang. Keputusan ini diambil setelah Surat Kepeutusan Bersama empat Menteri, ditandatangani. Meskipun begitu mekanisme ini harus dipastikan setelah pendidik dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan divaksinasi COVID-19 secara lengkap. Demikian ditegaskan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar […]

  • Bertambah 6 Kasus Positif di Muba Kemarin

    Bertambah 6 Kasus Positif di Muba Kemarin

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.717
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, mengkonfirmasi penambahan 6 kasus positif COVID-19. “Ada penambahan 6 kasus positif per 3 Desember 2020,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes, kemarin. Sefti merinci, adapun penambahan 6 kasus positif yakni diantaranya kasus 602 perempuan usia 15 tahun asal Babat Toman, kasus 603 perempuan 62 tahun […]

  • Kota Palembang Wajahnya Sumsel, LRT Operasional Da Lama, Tapi Kok Penataan Tamannya Minim, Ayo Dong Sama-sama Tanam Pohon…, Agar Indah dan Sejuk,  Kata Gubernur

    Kota Palembang Wajahnya Sumsel, LRT Operasional Da Lama, Tapi Kok Penataan Tamannya Minim, Ayo Dong Sama-sama Tanam Pohon…, Agar Indah dan Sejuk,  Kata Gubernur

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 854
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengharapkan pihak pengelola Light Rail Transi (LRT) Palembang untuk melakukan penataan dan pemiliharaan taman yang ada di bawah jalur rel LRT  sepanjang 22 Km yang membentang antara Bandara Sultan Mahmud Baddarudin II hingga Jakabaring yang kini kondisinya terkesan tidak terawat. “Tolong  pihak PT Waskita, Pemerintah Kota dan Dinas Lingkungan […]

expand_less
WordPress Archive Gravity Forms Multi-page Navigation Gravity Forms Nested Forms Gravity Forms – Pardot Integration | Gravity Forms – Account Engagement Integration Gravity Forms Partial Entries Addon Gravity Forms PayPal Commerce Platform AddOn Gravity Forms Paypal Payments Pro Addon Gravity Forms Paypal Payments Standard Addon Gravity Forms Pipe Add-On Gravity Forms Polls Addon Gravity Forms Populate Anything