Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » “Hunian Vertikal, Gedung Tinggi, Interaksi Sosial Tipis?”

“Hunian Vertikal, Gedung Tinggi, Interaksi Sosial Tipis?”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
  • visibility 1.306
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TINGGAL di lantai 20 atau lebih memang efisien untuk lahan terbatas, unit-unit vertikal memaksimalkan tanah, kota jadi lebih rapi, dan nilai properti meningkat. Tapi di balik kenyamanan modern itu, ada pertanyaan penting, bagaimana kehidupan sosial penghuninya? Lift menjadi ruang sapa tercepat, lobi berubah menjadi “taman warga” versi mini, dan anak-anak bermain di rooftop. Tapi apakah itu cukup untuk membangun komunitas yang sehat?

Psikologi penghuni hunian vertikal berbeda dengan rumah tapak. Di rumah tapak, tetangga saling kenal, anak-anak bermain di gang, bapak-bapak berdiskusi ringan di warung, dan ibu-ibu bertukar resep sambil menjemur pakaian. Interaksi ini membentuk ikatan sosial yang membuat kita merasa “ada di rumah sendiri”. Di gedung tinggi, interaksi seringkali sebatas senyum di lift atau sapaan cepat di pantry, tanpa ruang publik yang memadai, penghuni bisa merasa asing di kota sendiri, meski secara fisik mereka berada di pusat perkotaan.

Namun hunian vertikal bukan musuh komunitas, dengan perencanaan cerdas, gedung tinggi bisa menjadi sarang interaksi baru. Rooftop untuk olahraga bersama, taman vertikal, aula kegiatan warga, hingga area coworking di lobi dapat menjadi titik temu sosial. Pepatah lama relevan di sini “Tak kenal maka tak sayang, tak kumpul maka tak akrab”. Ruang publik di gedung vertikal menjadi jalan tengah antara privasi dan kebersamaan.

Dari sisi properti, hunian vertikal jelas menguntungkan memaksimalkan lahan terbatas, meningkatkan akses transportasi, dan mendorong nilai aset yang lebih tinggi.Namun keberhasilan bukan hanya soal beton dan lantai, melainkan pengalaman penghuni. Interaksi sosial, rasa memiliki komunitas, dan keseimbangan antara privasi dan ruang bersama adalah fondasi agar kota tetap hidup, bukan sekadar rapi secara fisik.

Kita juga harus mempertimbangkan dampak psikologis jangka panjang, penghuni yang jarang berinteraksi bisa mengalami rasa keterasingan, stres, atau bahkan kehilangan identitas komunitas. Sedangkan pengembang yang cerdas akan memasukkan desain sosial ke dalam strategi properti taman bersama, kegiatan warga, hingga area santai yang mendorong komunikasi alami.

Rumah bukan hanya beton dan atap, tapi juga interaksi dan ikatan antar manusia, hunian vertikal bisa menjadi solusi lahan modern, namun harus diimbangi dengan perhatian pada psikologi penghuni. Kota modern yang rapi secara fisik tetapi miskin interaksi sosial bukanlah kota yang sehat.

Hunian vertikal memberikan solusi cerdas untuk lahan terbatas, tapi keberhasilan jangka panjang bergantung pada pengelolaan ruang publik dan perhatian pada psikologi penghuni. Interaksi sosial dan rasa memiliki komunitas adalah fondasi agar kota tidak hanya terlihat cantik, tetapi juga hidup dan nyaman bagi warganya. Properti yang sukses adalah yang membuat orang merasa di rumah sendiri, bukan sekadar menempati lantai tinggi.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Kembali Mengingatkan Masyarakat Agar Selalu Gunakan Masker

    Sekda Kembali Mengingatkan Masyarakat Agar Selalu Gunakan Masker

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 913
    • 0Komentar

    Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Nasrun Umar kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk terus menggunakan masker saat Pandemi Covid 19 sekarang ini. Disiplin masyarakat dalam  penerapan 3M seperti memakai masker tersebut sangat penting sebagai upaya membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran  virus Corona di Bumi Sriwijaya, kata Sekda saat mengedukasi para pedagang dan pengunjung […]

  • Meriahkan HUT ke 2 JMSI, Organisasi Media Siber  Gelar Lomba Logo

    Meriahkan HUT ke 2 JMSI, Organisasi Media Siber Gelar Lomba Logo

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.010
    • 0Komentar

    MENYAMBUT HUT ke-2 Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) yang jatuh pada tanggal 8 Februari 2022, Pengurus Pusat JMSI menggelar “Lomba Logo HUT ke-2 JMSI” dengan ketentuan sebagai berikut: Lomba ini terbuka untuk karyawan dan wartawan perusahaan pers anggota JMSI. Logo harus orisinil, dan sangat disarankan dilengkapi dengan penjelasan makna/arti. Karya dapat dikirimkan secara kolektif per […]

  • Besok Lawan Myanmar di Sea Games 2023, Ini Tekad Pemain Garuda Nusantara

    Besok Lawan Myanmar di Sea Games 2023, Ini Tekad Pemain Garuda Nusantara

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 25.223
    • 0Komentar

    Besok Lawan Myanmar di Sea Games 2023, Ini Tekad Pemain Garuda Nusantar, Tim U-22 Indonesia terus melakukan persiapan jelang menghadapi Myanmar pada Kamis (4/5) mendatang. Garuda Nusantara terus dimatangkan oleh pelatih Indra Sjafri dalam sesi latihan, Selasa (2/5) di Phnom Penh, Kamboja. Saat ini, Indonesia mengemas tiga poin sesuai menang 3-0 atas Filipina pada laga […]

  • Bukan Hanya Ramalan Cuaca, Apa Itu Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak dan Mengapa Penting untuk Mencegah Bencana?

    Bukan Hanya Ramalan Cuaca, Apa Itu Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak dan Mengapa Penting untuk Mencegah Bencana?

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Prakiraan cuaca berbasis dampak atau Impact-Based Forecast (IBF) bukan cuma memberi tahu apakah hujan, panas, atau angin kencang akan terjadi. Pendekatan ini membantu masyarakat memahami apa yang mungkin terjadi setelah cuaca ekstrem datang, siapa yang berisiko terdampak, dan tindakan apa yang perlu dilakukan sebelum bencana terjadi. Ketika mendengar peringatan “hujan lebat berpotensi terjadi”, apa […]

  • Skill AI Kian Dibutuhkan Dunia Kerja, Ini Langkah Kemnaker

    Skill AI Kian Dibutuhkan Dunia Kerja, Ini Langkah Kemnaker

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kemampuan menguasai kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai menjadi kompetensi yang diperhitungkan di dunia kerja karena adanya perubahan kebutuhan industri sehingga membuat tenaga kerja perlu memiliki keterampilan digital, agar mampu bersaing di tengah percepatan transformasi teknologi. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menilai penguatan kemampuan AI menjadi salah satu langkah penting untuk menyiapkan sumber daya manusia yang […]

  • MAKI Palembang Pertanyakan Kriteria Pemberian Penghargaan Top Pembina BUMD 2020 Kepada Pemprov Sumsel 

    MAKI Palembang Pertanyakan Kriteria Pemberian Penghargaan Top Pembina BUMD 2020 Kepada Pemprov Sumsel 

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.276
    • 0Komentar

    PEMPROV Sumsel  mendapatkan penghargaan sebagai Top Pembina BUMD 2020 dalam ajang Top BUMD Awards 2020, yang digelar di The Sultan Hotel Jakarta. Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Gubernur Sumsel. Penghargaan ini sangat kontradiktif dengan kondisi usaha dan jeratan masalah hukum di Perusahaan Daerah Sumsel. Dalam dua tahun terakhir, Pemprov Sumsel melakukan pergantian manajemen Perusda Sumsel […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Variation Swatches Images WooCommerce Variation Swatches Master WooCommerce Variation Swatches Pro WooCommerce Variations as Products WooCommerce Variations Table WooCommerce Variations to Table – Grid WooCommerce Vinyl Stickers Labels Design WooCommerce Waitlist WooCommerce Waitlist | Pre-sale List | Back In Stock Notifier WooCommerce Wallet