Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Dana Ada, Kenapa Rumah Tetap Sulit Dijangkau?

Dana Ada, Kenapa Rumah Tetap Sulit Dijangkau?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • visibility 125
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PUNYA rumah sendiri masih jadi mimpi banyak orang, keinginannya sederhana, tapi jalannya terasa makin menanjak, pasalnya harga bahan bangunan bergerak naik, biaya hidup ikut merangkak, sementara kemampuan mencicil tidak selalu bergerak searah.

Di situ banyak orang akhirnya memilih menunda, bukan karena tidak mau, tapi karena belum yakin sanggup menjalaninya sampai selesai.

Realitas beberapa tahun terakhir menunjukkan satu hal yang cukup jelas, harga rumah terus meningkat, sementara kemampuan membeli belum tentu ikut naik.

Bagi banyak masyarakat, kondisi ini membuat rumah terasa semakin sulit dijangkau. Bukan semata karena tidak ada pilihan, tapi karena jarak antara harga dan kemampuan semakin melebar.

Di tengah situasi seperti ini, langkah Bank Sumsel Babel baru-baru ini bekerja sama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) melalui fasilitas Rp300 miliar patut diapresiasi. Hal ini tentu menjadi sinyal sektor perumahan masih dijaga agar tetap bergerak, tidak ikut melambat di tengah tekanan ekonomi.

Tambahan likuiditas memberi ruang bagi bank untuk menyalurkan pembiayaan lebih luas, jika dimanfaatkan dengan baik, dampaknya bisa terasa ke berbagai sisi.

Proyek perumahan tetap berjalan, tenaga kerja terserap, dan aktivitas ekonomi di sekitarnya ikut hidup, apalagi sektor ini memang memiliki efek berantai yang cukup besar.

Sementara dari sisi internal, manajemen Bank Sumsel Babel juga memastikan  tambahan likuiditas ini tidak hanya menjadi cadangan, tetapi benar-benar dioptimalkan dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Mengutip salah satu media online, Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Marzuki  memandang kolaborasi ini sebagai langkah strategis yang tidak hanya memperkuat kapasitas pembiayaan, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan sektor perumahan yang berdampak luas terhadap perekonomian daerah.

Namun, kondisi di lapangan menunjukkan  persoalannya tidak berhenti pada ketersediaan dana.

Harga material konstruksi yang masih fluktuatif membuat biaya pembangunan sulit diprediksi.

Bagi pengembang, situasi ini menjadi tantangan dalam menjaga harga tetap terjangkau. Ketika biaya naik, harga rumah ikut terdorong naik, dan pada akhirnya kembali dirasakan oleh masyarakat sebagai pembeli.

Di sisi lain, daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih, pasalnya banyak yang masih fokus menjaga kebutuhan harian.

Apalagi mengambil kredit rumah itu menjadi keputusan yang tidak ringan, karena menyangkut komitmen jangka panjang. Dalam kondisi seperti ini, kehati-hatian justru menjadi pilihan yang wajar.

Dari sisi perbankan, situasinya juga tidak sederhana, meskipun ada tambahan likuiditas, prinsip kehati-hatian tetap menjadi prioritas. Bahkan risiko kredit macet harus dijaga agar tidak meningkat, sehingga proses seleksi kredit tetap berjalan ketat.

Yang kemudian sering terjadi cukup sederhana, yaitu dana tersedia, tetapi tidak semua orang bisa mengaksesnya.

Terutama bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal atau memiliki penghasilan yang tidak tetap. Bukan berarti tidak mampu, tetapi belum sepenuhnya sesuai dengan sistem penilaian yang digunakan.

Fondasi kuat

Kerja sama ini tetap membawa potensi yang besar, apalagi dengan dukungan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui SMF yang memang memiliki peran dalam memperkuat pembiayaan Perumahan Nasional.

Fondasi pembiayaan menjadi lebih kuat, dan peluang untuk menjaga keberlanjutan sektor ini tetap terbuka.

Namun, satu hal yang perlu terus dijaga adalah arah dari pembiayaan itu sendiri, pasalnya, apakah benar-benar mampu menjangkau masyarakat yang selama ini kesulitan memiliki rumah, atau justru lebih banyak terserap oleh kelompok yang sudah lebih siap secara finansial.

Agar dampaknya lebih terasa, pendekatan yang digunakan perlu menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

Banyak masyarakat memiliki pola penghasilan yang tidak tetap. Dalam situasi seperti ini, skema pembiayaan yang lebih fleksibel bisa menjadi solusi agar akses tidak hanya terbuka secara teori, tetapi juga bisa dijangkau secara nyata.

Selain itu, upaya menjaga keterjangkauan harga juga menjadi hal penting. Tanpa itu, tambahan pembiayaan hanya akan mengikuti kenaikan harga, bukan membantu mengatasinya.

Di sisi lain, proses pengajuan yang lebih sederhana tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian itu, dapat membantu masyarakat yang sebenarnya layak, tetapi terhambat secara administratif.

Pengawasan dalam penyaluran juga perlu diperkuat. Dana yang tersedia perlu dipastikan benar-benar mengalir ke sektor dan kelompok yang tepat, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada sebatas angka saja, tetapi terasa dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah Rp300 miliar ini tetap layak diapresiasi di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, menjaga sektor perumahan tetap bergerak adalah hal yang penting.

Setidaknya ada upaya untuk tidak membiarkan sektor ini berjalan sendiri, namun tantangan hari ini memang tidak ringan lantaran harga masih bergerak, daya beli masih terbatas, dan perbankan tetap harus berhati-hati.

Dalam kondisi seperti ini, pendekatan yang lebih adaptif menjadi kunci, oleh sebab itu jika itu bisa dilakukan, kerja sama ini bukan hanya memperkuat lembaga keuangan, tetapi juga benar-benar mendekatkan masyarakat pada kebutuhan dasarnya.

Karena bagi masyarakat, tujuan akhirnya tetap sederhana yaitu memiliki rumah yang bisa dijangkau, dengan cara yang masuk akal. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AS Siap Bantu Cari Solusi Pencegahan Karhutla di OKI Saat Musim Kemarau

    AS Siap Bantu Cari Solusi Pencegahan Karhutla di OKI Saat Musim Kemarau

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

    AMERIKA Serikat melalui biro Iptek dan Lingkungan Hidup Kedutaan Besar Amerika siap membantu Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] mencari solusi pencegahan kebakaran hutan dan lahan [Karhutla] disaat musim kemarau tahun ini. “Kami datang untuk bersama mencari solusi penanganan kebakaran lahan di Indonesia dan di OKI khususnya, baik dalam upaya pengembangan peringatan dini (Early Warning System) […]

  • Positif terkonfirmasi  Covid-19 di Muba hari ini Bertambah 6 Kasus

    Positif terkonfirmasi  Covid-19 di Muba hari ini Bertambah 6 Kasus

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.136
    • 0Komentar

    JURU Bicara  Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin mengkonfirmasi ada penambahan 6 kasus positif Covid-19 di Musi Banyuasin, Kamis (28/5/2020). Bertambahnya 6 kasus positif Covid-19 ini setelah dikeluarkannya hasil swab dari BBLK Kemenkes di Palembang, dengan bertambah 6 kasus tersebut total positif Covid-19 di Muba menjadi 15 kasus. “Ada penambahan 6 kasus, 4 dirawat di […]

  • Lumbung Pangan Nasional, Mentan : Kita Bikin Pertanian Moderen di Sumsel

    Lumbung Pangan Nasional, Mentan : Kita Bikin Pertanian Moderen di Sumsel

    • calendar_month Jumat, 7 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.093
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, BANYUASIN – Usai menghadiri Rakor Bidang Pertanian di Hotel Aryaduta, Gubernur Sumsel Herman Deru mendampingi Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Banyuasin. Rombongan ini meninjau langsung lokasi Pilot Project Pengembangan Lahan Rawa di Kabupaten Banyuasin khususnya Desa Telang Rejo, Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyusin, Kamis (6/12/2018), siang. Menteri Andi […]

  • Wanita Berhijab Tak Jadi Penghalang jadi Atlet Sepakbola, Salah Satu Contoh Ayunda Dwi Anggraini, Simak Yuk Ceritanya di Sini !

    Wanita Berhijab Tak Jadi Penghalang jadi Atlet Sepakbola, Salah Satu Contoh Ayunda Dwi Anggraini, Simak Yuk Ceritanya di Sini !

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.147
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang- Keimanan yang teguh bisa jadi berkah, meski berhijab bukan jadi penghalang seseorang untuk menjadi atlet, karena tak ada korelasinya, apalagi sepak bola adalah olahraga yang dapat dinikmati oleh semua orang, tanpa memandang jenis kelamin, agama, atau pilihan berbusana. Hijab adalah bagian dari identitas dan keyakinan banyak wanita Muslim, dan mereka berhak untuk berpartisipasi […]

  • Soal Inflasi Penyebabnya Harus Ditelaah Bersama Menurut Gubernur Sumsel

    Soal Inflasi Penyebabnya Harus Ditelaah Bersama Menurut Gubernur Sumsel

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.603
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan, faktor utama penyebab terjadinya inflasi harus ditelaah bersama. Biasanya inflasi terjadi karena kenaikan harga pangan akibat perubahan musim yang di luar kendali manusia. Kemudian masalah berikutnya adalah infrastruktur, yakni akses dari dari daerah penghasil ke pasar yang dituju. Namun untuk infrastruktur di Sumsel saat ini sudah tidak […]

  • Perkuat ketahanan pangan & stabilitas harga, 3 inovasi budidaya pertanian diluncurkan BI- TPID Kalsel

    Perkuat ketahanan pangan & stabilitas harga, 3 inovasi budidaya pertanian diluncurkan BI- TPID Kalsel

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.133
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Kalsel – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Selatan dan Bank Indonesia meluncurkan tiga  inovasi budidaya pertanian dari sisi hulu hingga hilir sebagai  komitmen memperkuat ketahanan pangan dan menjaga kestabilan harga. Inovasi tersebut meliputi, pertama, Gerakan Budidaya dengan model Padi Apung dan penanaman varietas baru Padi Siam Madu. Kedua, implementasi smart greenhouse dalam proses pembibitan dan manipulasi […]

expand_less
WordPress Archive Firezy WP – Elementor Multi-purpose WooCommerce Theme Firoox – Industrial Business Elementor Template Kit FirstCut – Barbershop & Men’s Grooming Elementor Template Kit FirstData Payeezy Payment Gateway WooCommerce Plugin Firwl – Cyber Security WordPress Theme Fishco – Fishing & Hunting Club Elementor Template Kit FishingClub – Fishing & Hunting Theme Fit Coach – Health, Yoga and Lifestyle WordPress Theme Fit Factory – Fitness Gym Elementor Template Kit Fit Point – Gym & Fitness Elementor Template Kit