Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Suarakan Mahasiswa Bisa Berkarir Jadi Petani,Petambak dan Peternak

Suarakan Mahasiswa Bisa Berkarir Jadi Petani,Petambak dan Peternak

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
  • visibility 848
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Calon DPR RI Dapil 2, Zain Ismed menyuarakan kepada mahasiswa/wi  yang telah lulus ataupun belum di Sumatera Selatan [Sumsel] harus mampu membangun daerahnya masing-masing dan berprofesi sebagai petani, petambak dan peternak.

Menurutnya profesi tersebut, jangan dianggap remeh ataupun sebelah mata, sebab profesi petani, peternak dan petambak sangat mulia. Bahkan bukan saja untuk daerahnya masing-masing, namun bangsa Indonesia umumnya.

“Semua bagus, petani, petambak, peternak, apalagi jika mahasiswa memang berlatar belakang pendidikan dari fakultas pertanian maupun peternakan,”urainya dalam rilis diterima ST, Rabu (17/10/2018).

Dia menambahkan peluang usaha menjadi petani atau peternak menjadi salah satu usaha dengan tekanan pekerjaan yang begitu ringan saat ini.

“Bertani adalah usaha sendiri, tidak ada orang lain yang menekan anda untuk melakukannya. Tidak ada juga orang lain yang menuntut ilmu untuk harus ini dan harus itu. Semuanya terserah diri sendiri saja, hanya satu tujuan, yaitu bagaimana agar usaha ini berkembang dan memberikan hasil yang terbaik kelak,”urainya lagi.

Apalagi lanjutnya sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan negara agraris tropis terbesar setelah Brasil, Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar, juga memiliki potensi swasembada pangan yang apik.

Sayangnya, potensi tersebut tidak akan optimal tanpa peran riil dari mahasiswa itu sendiri, selain memang dukungan pemerintah.

“Oleh sebab itu saya mendorong sekali, jika kiranya nanti mahasiswa yang berasal dari daerah di Sumsel dapat berbagi Ilmu dan meneruskan jadi petani, peternak dan penambak, katakanlah, paling tidak, misalnya meneruskan usaha orang tuanya,”ungkapnya.

Namun dengan dibumbuhi manajemen yang kreatif, sehingga usaha itu lebih maju berkembang dan mampu memperluas pasar sendiri. “Bisa mengembangkan pertanian, pertenakan dan tambak milik sendiri dihubungkan dengan teknologi digital,”paparnya.

Mantan Sekper Pusri Palembang ini juga menambahkan, siapa bilang petani, peternak dan penambak tidak bisa mapan ? Semuanya bisa asal ada kemauan untuk maju.

Dia ingin mahasiswa di Sumsel, jika selesai jangan berorientasi hanya ingin menjadi ASN, Karyawan BUMN maupun swasta.

Mahasiswa di didik di bangku kuliah,  diharapkan mampu kreatif  bahkan bisa membuka lapangan kerja sendiri, apalagi ‘zaman now’ saat ini serba menggunakan teknologi digital, tentu mahasiswa-mahasiswa lebih memahami.

“Saya optimistis, jika nantinya mahasiswa dapat berprofesi menjadi petani, petambak dan peternak, dikampung halamannya, pasti daerah itu bakal maju, dan mampu menciptakan lapangan kerja.

Karena selama ini masih banyak lulusan perguruan tinggi yang berorientasi mengadu nasib ke kota-kota besar untuk mencari kerja.

“Hal ini harus dirubah, dengan menciptakan lapangan kerja di tempat mereka dilahirkan setidaknya dapat membantu pemerintah menekan angka urbanisasi diperkotaan,”terang mantan Manajer Humas dan GM Pemasaran Pusri ini.

Menurut Ketua Dewan Kopi Sumsel ini, mahasiswa di Sumsel harus mencontoh Negara luar yang lebih maju dari Indonesia, seperti  Jepang ataupun negara di Eropa lainnya, karena banyak mahasiswanya yang sukses menjadi petani mengembangkan usaha pertanian, pertenakan dan petambak dari sisi ulu dan ilirnya.

Mereka, ujarnya mampu memproduksi dari hasil pertanian, pertenakan dan tambak yang berkualitas. Pesannya lagi untuk mahasiswa /wi bahwa makna karir sejatinya memiliki banyak definisi. Tergantung darimana kamu melihat dan mengartikannya.

Ia juga mampu menjadi bukti, bahwa sebuah ilmu seyogyianya harus dikembalikan untuk sekitar, harus mampu memberikan manfaat bagi orang banyak. Ingat kata Soe Hok Gie, seorang aktivis Indonesia Tiongho “Kita adalah segelintir orang yang beruntung bisa mengenyam pendidikan di universitas. Mereka yang tak sempat mengenyam pendidikan di perkuliahan adalah tanggung jawab kita.” [**]

Penulis : One

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi PSMS Medan, EPA SFC U-16 Targetkan Curi Poin

    Hadapi PSMS Medan, EPA SFC U-16 Targetkan Curi Poin

    • calendar_month Rabu, 12 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Jelang menghadapi PSMS Medan pada laga perdana Liga 1 U-16 di Sation Madya Bumi Sriwijaya pada 15 September mendatang, Elite Pro Academy Sriwijaya FC  (EPA SFC) U-16 lebih mempersiapkan finishing touch. Pelatih Kepala Elite Pro Academy Sriwijaya FC U-16, Fauzi Toldo mengungkapkan, dari semua persiapan yang sudah mereka lakukan sejauh ini, memang […]

  • Desain Diungkapkan untuk 8 Shenton Way, Sebuah Bangunan yang Siap Mendefinisikan Kembali Skyline Singapura sebagai Kota Tertinggi, dan Di Antara Pencakar Langit Paling Berkelanjutan di Asia

    Desain Diungkapkan untuk 8 Shenton Way, Sebuah Bangunan yang Siap Mendefinisikan Kembali Skyline Singapura sebagai Kota Tertinggi, dan Di Antara Pencakar Langit Paling Berkelanjutan di Asia

    • calendar_month Jumat, 28 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.188
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id SINGAPURA – Skidmore, Owings & Merrill (SOM) telah mengungkapkan desain 8 Shenton Way, menara baru 63 lantai yang akan menjadi jangkar persimpangan Central Business District (CBD) Singapura dan Marina Bay, lingkungan Tanjong Pagar yang bersejarah, dan Greater Southern Waterfront yang sedang berkembang. Segera menjadi salah satu landmark paling terkenal di kaki langit, menara ini […]

  • 229 Peserta Resmi Jadi CPNS Muba

    229 Peserta Resmi Jadi CPNS Muba

    • calendar_month Rabu, 2 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.117
    • 0Komentar

    SEBANYAK 229 peserta, resmi menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2019 yang diresmikan secara langsung oleh Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di Opproom Pemkab Muba. Khidmat dan bahagia begitulah suasana yang tampak pada rangkaian Peresmian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2019 dilingkungan Pemkab Muba. Tak hanya itu, meski […]

  • Akhor Sebut Era Milenial, Era Politik Gagasan

    Akhor Sebut Era Milenial, Era Politik Gagasan

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.337
    • 0Komentar

    Problem – problem warga yang ada bisa diselesaikan dengan baik dan tepat sasaran.

  • Bombardier Capai Tonggak Penting dalam Proyek Penelitian EcoJet, Melanjutkan Pekerjaan Pendefinisian Industri Menuju Penerbangan Berkelanjutan

    Bombardier Capai Tonggak Penting dalam Proyek Penelitian EcoJet, Melanjutkan Pekerjaan Pendefinisian Industri Menuju Penerbangan Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.831
    • 0Komentar

    Bombardier berhasil menyelesaikan fase pengujian penerbangan awal pada proyek penelitian EcoJet, menggunakan model pesawat berbadan sayap campuran. Fase pengujian selanjutnya, berfokus pada menerbangkan model berskala lebih besar, sedang berlangsung. Proyek penelitian EcoJet bertujuan untuk mengembangkan dan mematangkan teknologi untuk mendukung masa depan yang berkelanjutan bagi penerbangan bisnis. JENEWA, 22 Mei 2023 (GLOBE NEWSWIRE) — Bombardier […]

  • Pasar Rakyat Jual Sembako Tetap Buka, PPKM Level 4 Dilanjutkan Hingga Awal Agustus

    Pasar Rakyat Jual Sembako Tetap Buka, PPKM Level 4 Dilanjutkan Hingga Awal Agustus

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 829
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo memutuskan untuk melanjutkan penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dari tanggal 26 Juli hingga tanggal 2 Agustus 2021. Kebijakan tersebut diambil setelah Presiden dan jajarannya mempertimbangkan sejumlah hal, baik aspek kesehatan, aspek ekonomi, hingga dinamika sosial. “Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, aspek ekonomi, dan dinamika sosial, saya memutuskan untuk melanjutkan […]

expand_less
WordPress Archive Kalkulat – Multipurpose Business WordPress Theme Kalles – Clean, Versatile, Responsive Shopify Theme – RTL support Kalles - Versatile Elementor WooCommerce Theme Kalliope – Modern Blog WordPress Theme KALLYAS – Creative eCommerce Multi-Purpose WordPress Theme Kalόs – Portfolio WordPress Theme Kamperven – Campervan & RV Rental Elementor Template Kit Kanawa – Modern Travel Blog Elementor Template Kit Kanca – Startup Business Consulting Elementor Template Kit Kango – Architecture Elementor Template Kits