Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pojok Fisip UIN Raden Fatah » Persiapan Teknis Pendirian Program Studi Adminitrasi Publik FISIP UIN RF Telah Capai Kelengkapan

Persiapan Teknis Pendirian Program Studi Adminitrasi Publik FISIP UIN RF Telah Capai Kelengkapan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
  • visibility 2.453
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PENGEMBANGAN Program Studi melalu “Workshop Persiapan Teknis Pendirian Program Studi Administrasi Publik” dilaksanakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (RF) di Ruang Rapat Utama FISIP UIN Raden Fatah, kemarin.

Dengan narasumber Dr. Drs. H. Entang Adhy Muthar, MS Asesor BAN PT sekaligus Dosen Prodi Administrasi Publik Universitas Padjadjaran Bandung dan Dr. Ramadhan Pancasilawan, M.Si Pimpinan Redaksi Jurnal Jane FISIP  UNPAD sekaligus Tim Kerjasama UNPAD Pemprov Banten dan Sekretaris Prodi Administrasi Publik Universitas Padjadjaran Bandung 2017-2019).

Kegiatan Workshop Persiapan Teknis Pendirian Program Studi Administrasi Publik tersebut mengenai pembukaan Program Studi Administrasi Publik di FISIP UIN Raden Fatah merupakan rencana awal yang telah direncanakan sejak lama. Lalu proses pembukaan Program Studi tersebut telah dijalankan kurang lebih satu tahun.

“Sebenarnya acara ini acara formal, yang bersifat teknis, pembukaan prodi administrasi publik ini sebenarnya sudah lama kita rencanakan dan merupakan rencana kita dari awal,” ujar Dr. Yenrizal. M.Si, Wakil Dekan I FISIP UIN Raden Fatah saat menyampaikan kata sambutannya.

“Proses pembukaan prodi Administrasi Publik ini sebenarnya telah berjalan kurang lebih satu tahun la ya, dan workshop kali ini merupakan bagian dari itu, nah setelah itu, setelah lengkap, dan kemudian sudah menetap kemudian di kirim ke kementerian agama”. ungkap Taufik Akhyar Dosen Ilmu Politik FISIP UIN Raden Fatah.

Persiapan pendirian Program Studi Administrasi Publik telah berlangsung tersebut meliputi kurikulum, dosen yang memenuhi syarat,akreditasi hingga dokumen -dokumen yang mendukung lainnya.

Selain itu menurut Dr. Ramadhan Pancasilawan, M.Si, mata kuliah sebagai penentu profile jurusan.

“Ada salah satu yang menjadi pedoman. Disini ada kurikulum juga, mata kuliah nasional atau universitas, mata kuliah wajib fakultas, mata kuliah program studi kemudian juga mata kuliah pilihan,” ungkapnya dalam workshop.

Nah ini, akan kita pilih untuk menjadi profile jurusan,” lanjutnya.

Tujuan diadakannya workshop tersebut ialah untuk mendapatkan informasi mengenai pengalaman dari narasumber dan  mengatasi masalah masalah yg dihadapi, mengenai dokumen persiapan pembukaan Program Studi Administrasi Publik.

Dr. Drs. H. Entang Adhy Muthar, MS menyampaikan dalam workshop tersebut perihal pertemuan lanjutan pada hari ini mengenai proposal yang telah disampaikan sebagai proses persiapan pembukaan Program Studi Adminitrasi Publik.

“Karena ini merupakan pertemuan lanjutan dari sebelumnya saya berkeinginan mencoba rivew terhadap proposal yang di sampaikan, sehingga mungkin kasus kasus yang disampaikan mungkin tidak terlalu komperhesif, namun bukan tidak mustahil, karena kemaren mendapatkan catatan catatan kecil, semoga  untuk ini tidak mendapatkan catatan catatan pada pertemuan akhir ini,” ungkapnya saat workshop.

Menurut Taufik Akhyar mekanisme persiapan pembukaann Program Studi Adminitrasi Publik tersebut telah sampai pada titik kelengkapan.

“Intinya adalah setelah dokumen persiapan ini  sudah fix, sudah baik, sudah lengkap, kemudian di kirim, jadi setelah pengiriman baru pihak kemenag beserta pimpinan Dikti memeriksa Kelayakan untuk pemberian izin pembukaan prodi administrasi public,” ujarnya.

Adapun kendala dalam proses pendirian program studi tersebut menurut Taufik Akhyar.

“Setiap proses pendirian program studi baru ini pasti ada kendala, diantaranya adalah tuntutan tuntutan dari aturan aturan yang ada terkait dengan pengisian data itu, misal dosen tetep yg memenuhi syarat, kemudian sekarang aturan baru mencantumkan atau menunjukkan profile lulusan ke Dikti bahwa mahasiswa nya di administrasi publik, kemudian mereka tamat sudah ada gambaran mau kerja apa, dan seterusnya,” tuturnya

Harapannya dalam Pembukaan Program Studi Adminitrasi Publik ini dapat terealisasikan dengan cepat agar pada semester depan sudah dapat menjalankan program studi baru tersebut.[***]

yul

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wow, 9 Kali Berturut-turut, OKI Pertahankan OpiniWTP, BPK Sumsel : Bukan Jaminan, Tapi….

    Wow, 9 Kali Berturut-turut, OKI Pertahankan OpiniWTP, BPK Sumsel : Bukan Jaminan, Tapi….

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.088
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali meraih Opini Wajar Pengecualian (WTP) atas Hasil Pemeriksaan (LHP) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumsel. Torehan ini membuat Pemkab OKI mempertahankan opini WTP sembilan kali berturut-turut. Kepala Perwakilan BPK Sumatera Selatan, Hary Purwaka, mengatakan bahwa opini WTP merupakan penilaian pemeriksa […]

  • Tingkatkan Kualitas SDM, Pendidikan Jadi Isu G20

    Tingkatkan Kualitas SDM, Pendidikan Jadi Isu G20

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 740
    • 0Komentar

    INDONESIA mengangkat empat isu utama untuk dibahas bersama oleh negara anggota G20. Yakni, kualitas pendidikan untuk semua, teknologi digital dalam pendidikan, solidaritas dan kemitraan, dan masa depan dunia kerja. Isu pendidikan menjadi hal strategis yang dibahas dalam pertemuan negara-negara Group of Twenty atau G20. Presidensi atau Keketuaan Indonesia berperan menentukan agenda prioritas dalam rangkaian pertemuan […]

  • RAPBN 2027 Tembus Rp4.097 Triliun, Ini 8 Program Prioritas Prabowo

    RAPBN 2027 Tembus Rp4.097 Triliun, Ini 8 Program Prioritas Prabowo

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – RAPBN 2027 mengalokasikan rencana belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun. Presiden Prabowo Subianto mengatakan anggaran tersebut akan diarahkan untuk memperkuat delapan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), mulai dari kedaulatan pangan hingga pengentasan kemiskinan. Prabowo menyampaikan rencana tersebut dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (14/8). Angka belanja negara dalam RAPBN 2027 […]

  • Bisakah Jagung Ogan Ilir Bantu Gizi Anak Seluruh Indonesia?

    Bisakah Jagung Ogan Ilir Bantu Gizi Anak Seluruh Indonesia?

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    PAGI, udara Jalan Palembang-Kayu Agung, Kelurahan Indralaya, Ogan Ilir Sumatera Selatan terasa hangat. Namun di lahan yang biasanya sepi. Gubernur Sumatera Selatan Dr. H Herman Deru dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terlihat sibuk membawa cangkul, ikut menanam jagung bersama petani. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni ada pesan nasional yang kuat di baliknya. Tanam […]

  • Pemprov Sumsel Naikan Lagi Anggaran Penanganan COVID-19 Jadi Rp120 Miliar

    Pemprov Sumsel Naikan Lagi Anggaran Penanganan COVID-19 Jadi Rp120 Miliar

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.059
    • 0Komentar

    Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar melangsungkan Video Conference (Vidcon) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), berkenaan dengan langkah-langkah antisipasi penanganan penyebaran Covid-19. Bertempat di Ruang Command Centre Kantor Gubernur Sumsel, Jum’at (3/4/2020).   Pemerintah Prov. Sumsel mengadakan Video Conference dengan Mendagri Terkait COVID-19 VIDEO conference ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam […]

  • Selain Jadi Kunci Pelonggaran Kegiatan Daerah, Indikator Vaksinasi  Sangat Penting Untuk Yang Satu Ini

    Selain Jadi Kunci Pelonggaran Kegiatan Daerah, Indikator Vaksinasi  Sangat Penting Untuk Yang Satu Ini

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.209
    • 0Komentar

    BERDASARKAN Instruksi Mendagri No. 42 Tahun 2021, indikator vaksinasi untuk penetapan level kabupaten/kota meliputi 2 aspek yaitu capaian vaksinasi pada populasi umum maupun warga lanjut usia (lansia). kedua, target ini berdiri bersamaan tidak terpisah, sehingga jika tidak bisa dicapai keduanya, maka level daerah harus naik. Pemerintah berharap penambahan indikator ini menjadi pemicu motivasi daerah melakukan […]

expand_less
WordPress Archive Gravitizer – Gravity Forms Material UI Styler Gravity Flow WordPress Plugin Gravity Forms 2Checkout Addon Gravity Forms Active Campaign Addon Gravity Forms Advanced Post Creation Addon Gravity Forms Agile CRM Addon Gravity Forms Authorize.net Addon Gravity Forms Autocomplete (+address field) Gravity Forms Batchbook Addon Gravity Forms Breeze Addon