Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertambangan & Energi » Menengok Aktivitas Power House PLTA Musi Kapahyang, Awas Wanita Haid Jangan Masuk!

Menengok Aktivitas Power House PLTA Musi Kapahyang, Awas Wanita Haid Jangan Masuk!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 18 Des 2018
  • visibility 3.165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JIKA anda ingin memasuki kawasan obyek vital nasional, seperti Power House Pembangkit Listrik Tenaga Air [PLTA] Musi di Kabupaten Kepahyang, Bengkulu perlu kesehatan yang fit. Apabila sudah tidak sehat lagi atau mengidap penyakit tertentu lebih baik jangan memaksakan diri.

“Sebelum masuk kita ingatkan untuk yang berpenyakit asma dan pernafasaan untuk tidak masuk,” instruksi Iwan Sianturi, Supervisor K3L, di Power House PLTA Musi Kabupaten Kepahyang Bengkulu, Selasa (18/12/18).

Kenapa anjuran dan presedur  itu sangat penting? karena Power House berada di kedalaman 400 meter di bawah tanah. Bahkan sebelum memasuki kawasan itu, seseorang harus melewati terowongan sejauh 1, 2 kilometer, sehingga udara di Power House sedikit pengap, karena asupan oksigen  yang menipis.

Prosuder Safety di Area ini menurutnya, merupakan faktor terpenting untuk memulai kegiatan dan pekerjaan disini, dan itu merupakan hal yang tidak bisa ditawar – tawar lagi.

“Kami bertugas untuk menyuplai listrik, se Sumatera dan wajib melakukannya dengan cara yang aman dan nyaman sesuai anjuran untuk mencapai kinerja yang maksimal,” terangnya.

Untuk masalah prosedur keamanan lainnya, jika terjadi kecelakaan atau bencana alam seperti yang kerap terjadi, yakni gempa bumi. Pegawai sudah dibekali dengan pelatihan penyelamatan diri, itu pun rutin dilakukan setiap 3 bulan sekali.

“Pernah kita ukur waktunya, jarak dari dalam hanya ditempuh waktu 2, 5 menit saja, makanya setiap mobil yang masuk kita selalu sarankan, untuk langsung memarkir kendaraan menghadap kepintu gerbang, itu prosedur kita,” jelasnya.

Hal itu juga dibenarkan manager K3L, bahkan seorang security yang enggan disebut namanya mewanti-wanti, agar wanita dalam kondisi [Maaf] menstruasi pun tidak boleh untuk masuk kesini, selain untuk fisik yang kurang fit, dan hal lain seperti adat, apabila dalam kondisi seperti itu wajib tidak boleh masuk ke tempat tertentu.

“Antara percaya dan tidak percaya, cuma kita kan tetap harus menjaga kebersihan daerah kita, apalagi ini kerja kita dibawah tanah,”singkatnya.

Sejarah PLTA Musi.

PLTA Musi merupakan bagian dari UPDK unit pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Bengkulu, yang mulai dibangun pada 1996 dan diresmikan 2006, dimana sebelumnya melalu proses Rekomendasi pembangunannya berdasarkan hasil studi pendahuluan tentang pengembangan sumber-sumber tenaga air suatu daerah pada 1965.

Pekerjaan lebih lanjut terhadap rencana pembangunannya dan studi hidro potensial pada tahun 1981-1983 serta Implementasi pelaksanaan pembangunan dikoordinasikan oleh PT PLN (Persero) pikitring Sumbagsel, Babel, Sumbar dan Riau dan pembangunannya diawasi langsung oleh PT PLN (Persero).

PLTA Musi terdiri dari beberapa bangunan utama yang letaknya terpisah disesuaikan dengan kegunaannya, dihubungkan oleh access road yakni Intake Damdigunakan untuk mengambil air dari Sungai Musi bagian hulu sebelum masuk ke inlet facility,

Power House merupakan bangunan utama PLTA Musi yang terdapat di bawah permukaan tanah sebagai tempat turbin, generator, trafo utama dan alat bantu pembangkit,

Main Control House (MCH) digunakan sebagai tempat kontrol utama pembangkit, Reregulating dam berupa bendungan yang digunakan untuk menampung air yang telah digunakan untuk menggerakkan turbin.

Fungsi RRD di PLTA Musi sangat penting sebagai pengatur besarnya air yang harus dilepas ke arah downstream (buangan) mengingat kapasitas sungai di downstream tidak sebanding dengan debit yang dikeluarkan oleh turbin saat unit beroperasi.

Power House ini memiliki potensi Energi tahunan mencapai 1.140 GWh, memiliki jenis Turbine Voist Alphine Techonology (Va tech) Francis Vertical Shaft dan generator besutan Mitsubishi Electric, menjadikan PLTA ini sebagai penyuplai listrik di Sumatera .

Sedangkan UPDK unit pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Bengkulu tupoksinya sebagai pengelola pembangkitan dan mengelola dua pembangkit yakni PLTA Musi yang terbesar di Sumatera dengan kapasitas 3 x 70 MW dan PLTA Tes yang tertua di Sumatera beroperasi sejak 1923 dan sampai saat ini beroperasi. [**]

Penulis : Faldy

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel Tetapkan Festival Gapura Jadi Agenda Tahunan

    Sumsel Tetapkan Festival Gapura Jadi Agenda Tahunan

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 965
    • 0Komentar

    DEMI membangkitkan semangat membangun lingkungan serta menjaga kekompakan dan silaturahmi antar warga Sumsel, Gubernur Sumsel H.Herman Deru memastikan Festival Gapura yang digelar menyambut HUT RI Agustus lalu bakal menjadi agenda tahunan Pemprov Sumsel. Hal itu diungkapkannya saat menyerahkan  piala tetap, piala bergilir, piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada para pemenang Lomba Festival Gapura HUT RI ke-74 […]

  • Mau Tahu Alasannya,  Kenapa Pemerintah Bakal Buka Lowongan CPNS 2018 ?

    Mau Tahu Alasannya, Kenapa Pemerintah Bakal Buka Lowongan CPNS 2018 ?

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.105
    • 0Komentar

    Penerimaan CPNS dipastikan bersifat pertumbuhan minus

  • DPO Komandan Operasi KKB Kodap XVI Wilayah Yahukimo Diringkus Polisi, Ini Kronologisnya

    DPO Komandan Operasi KKB Kodap XVI Wilayah Yahukimo Diringkus Polisi, Ini Kronologisnya

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 907
    • 0Komentar

    PADA hari Sabtu tanggal 27 November 2021 Pukul 10.40 Wit, bertempat diseputaran PT Indopapua Jalan Gunung Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, personil gabungan Satgas Nemangkawi dan Polres Yahukimo berhasil melakukan penangkapan terhadap DPO Komandan Operasi KKB Kodap XVI Wilayah Yahukimo an. Demius Magayang alias Temius Magayang. Kronologis penangkapan: Pada hari dan tanggal tersebut diatas pukul 10.40 […]

  • Bio Farma Siapkan Sistem Pelacakan untuk Distribusi Vaksin COVID-19

    Bio Farma Siapkan Sistem Pelacakan untuk Distribusi Vaksin COVID-19

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 795
    • 0Komentar

    BIO Farma siapkan sistem pelacakan (track & trace system) untuk distribusi Vaksin COVID-19. Bio Farma menyediakan satu sistem seperti barcode baik di vial maupun dusnya, sehingga dapat melacak keberadaan vaksin maupun mutunya secara digital Hal ini dilakukan agar kualitas vaksin terjamin mutunya sampai ke penerimanya. Dukung program vaksinasi COVID-19 dengan tetap menjalankan 3M secara disiplin […]

  • Masjid Hayya Alal Falah Dibangun, Ini Harapannya

    Masjid Hayya Alal Falah Dibangun, Ini Harapannya

    • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.036
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H Herman Deru mengapresiasi kekompakan warga karena tanpa menggunakan dana APBD mampu membangun masjid. Pihaknya sangat menghargai upaya warga. Tanpa APBN tanpa APBD bisa membangun rumah ibadah, kata gubernur saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid Hayya Alal Falah yang berada di pemukiman penduduk di Jalan Padat Karya, Komplek Griya Intikom Kelurahan Srimulya, […]

  • Percepatan Vaksinasi Covid-19, Kejar Target 100 Juta Penduduk

    Percepatan Vaksinasi Covid-19, Kejar Target 100 Juta Penduduk

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kesehatan mendorong percepatan vaksinasi COVID-19 untuk mengejar target 100 juta penduduk lagi. Ini dilakukan untuk segera membentuk kekebalan kelompok dan cegah penularan mutasi baru virus Sars-CoV-2 penyebab COVID-19. Dengan vaksinasi dosis pertama yang sudah mencakup 70% di suatu daerah, termasuk lansia sebanyak 60%, maka daerah tersebut dapat mendorong penurunan status level PPKM. Upaya yang […]

expand_less
WordPress Archive wpDiscuz User & Comment Mentioning wpDiscuz – Widgets wpDiscuz | WordPress Comment Plugin WpEstate Real Estate WordPress Theme WPFA – WooCommerce Product Finder Assistant WPFomify WPFomify Active Campaign Addon WPFomify ConvertKit Addon WPFomify Drip Addon WPFomify EDD Addon