Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Oknum Guru SD di Mesuji Terancam Hukuman 15 Tahun, Ini Kasusnya

Oknum Guru SD di Mesuji Terancam Hukuman 15 Tahun, Ini Kasusnya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 7 Nov 2019
  • visibility 1.092
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ASMUNI (51) Oknum Guru Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terancam hukuman 15 tahun penjara terkait dugaan kasus pencabulan terhadap salah satu murid kelas IV SD, yang masih berusia 11 tahun, dijerat penyidik dengan UU Perlindungan Anak.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra menjelaskan Pria berstatus PNS yang menjadi wali kelas dan guru mata pelajaran kelas VI di sekolah tersebut ditangkap dan akan dijerat Pasal 82 ayat (2) Jo Pasal 76E undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Atas perbuatannya mencabuli Pelajar perempuan dibawah umur yang tak lain muridnya, Tersangka ini akan dijerat Pasal 82 ayat (2) Jo Pasal 76E UU R1 nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Dan karena dia PNS juga selaku tenaga pendidik, maka ditambah 1/4 dari hukumannya,”tegas Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra, Kamis (7/11/2019).

Aksi cabul tersangka ini terungkap setelah menerima laporan dari Ibu korban pada 28 Oktober 2019, Anak perempuannya yang masih berusia 11 tahun dicabuli tersangka sebanyak 2 kali. Kata Kapolres lagi, Pertama, di perpustakaan sekolah saat korban masih kelas V dan digudang sekolah saat korban telah kelas VI.

“Tersangka menyuruh korban menyetorkan hapalan di perpustakaan, itu saat korban kelas V, Dimana setelah korban setorkan hafalan, tersangka mencium pipi, memeluk, dan memegang alat kelamin korban dari bagian luar. Usai cabuli, tersangka ancam korban sambil berkata, Jangan bilang siapa-siapa nanti kamu tidak naik kelas,”ujar Kapolres.

Perilaku yang sama juga dialami korban ini saat ia duduk dikelas VI, Masih Kata Kapolres, Digudang sekolah usai korban menyetorkan hafalan yang ditugaskan oleh tersangka, Korban dicabuli seraya diancam agar diam dan tersangka juga menjanjikan nilai yang bagus kepada korban.

“Sedikitnya ada 9 orang korban sudah kita periksa, semuanya anak perempuan dibawah umur, Pelajar kelas VI. Selain itu ada juga telah duduk di bangku SMP bahkan ada yang telah menikah, mengaku pernah menjadi korban perbuatan Cabul tersangka,”ungkap Kapolres.

Dari hasil keterangan korban ini lah lalu kita mendatangi tersangka dirumahnya yang pada saat itu tidak berada ditempat. Lanjut Kapolres, Lalu sekitar tanggal 5 November 2019. Tersangka menyerahkan diri ke Polsek terdekat didampingi keluarganya, kemudian diserahkan ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Aksi cabul tersangka dengan memegang bagian tubuh korbannya seperti memeluk dan memegang alat kemaluan dari luar, juga mencium pipi. Itu dilakukan saat proses belajar mengajar, Modusnya menanyakan PR hafalan atau sesuatu yang ia perintahkan kepada murid – muridnya,”tandas Kapolres.

Para Korban disuruh menyetorkan apa yang diminta tidak didalam kelas, lanjut Kapolres, tetapi Satu persatu secara bergiliran datang ke perpustakaan ataupun gudang kondisinya sepi lalu diraba – raba oleh tersangka dan juga diancam untuk tidak beritahukan perbuatannya kepada siapapun.

“Menurut keterangan dari beberapa korban aksi cabul yang dilakukan tersangka ini terjadi berulang – ulang. Seperti korban yang pertama melapor saat ini duduk dikelas VI, Pada saat kelas V juga pernah mengalami hal yang sama dilakukan oleh tersangka ini. kemungkinan aksi cabul ini dilakukan sejak 2 – 3 tahun sebelumnya,”tukas Kapolres.

Ketika disinggung, mengingat aksi tersangka berulang, Menurut Kapolres, Sampai saat ini baru ada 9 orang anak dibawah umur, pelajar Kelas VI SD yang telah mengaku menjadi korban tersangka, kendati tidak menutup kemungkinan ada korban lainnya.”Yang jelas saat ini baru ada 9 orang, dan senuanya hanya dicabuli, tidak sampai terjadi persetubuhan,”pungkas Kapolres.[**]

Penulis : dra

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deru : Bangun Kesehatan Masyarakat Jangan Dicambur Adukan dengan Politik

    Deru : Bangun Kesehatan Masyarakat Jangan Dicambur Adukan dengan Politik

    • calendar_month Kamis, 4 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    Oleh : Asri SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Gubernur Sumsel Herman Deru memastikan dirinya akan membangun kesehatan yang menjadi hak warga Sumsel tanpa embel-embel politik. Pernyataan itu diungkapkannya saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Dies Natalis Fakuktas Kedokteran Unsri ke-56, di Gedung Graha Sriwijaya, Kamis (4/10/2018). “Hari ini tentu hari yang membanggakan dan membahagiakan kita semua. Dimana hari […]

  • Sesuai Surat Edaran, Pemda Berkewajiban Awasi Pengendalian LPG 3 Kg

    Sesuai Surat Edaran, Pemda Berkewajiban Awasi Pengendalian LPG 3 Kg

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.420
    • 0Komentar

    PEMERINTAH melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta pemerintah daerah turut mengawasi penggunaan Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 kg agar penggunaanya tetap sasaran. Pemda turut mengawasi tersebut karena hal itu telah tercantum dalam Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji Nomor B-2461/MG.05/DJM/2022 tanggal 25 Maret 2022. […]

  • Yakinkan Masyarakat, Pasca Disuntik Vaksin, Walikota Ceritakan Tahapan & Efeknya ke Tubuh

    Yakinkan Masyarakat, Pasca Disuntik Vaksin, Walikota Ceritakan Tahapan & Efeknya ke Tubuh

    • calendar_month Jumat, 15 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.228
    • 0Komentar

    WALIKOTA Palembang Harnojoyo mendapat suntikan vaksin COVID-19 tahap pertama di Palembang, di Rumah Sakit BARI Palembang. Hal itu dilakukan untuk menyakinkan masyarakat Palembang agar tidak ada lagi keraguan lagi dalam mengikuti vaksinasi Covid-19 berjenis Sinovac. “Masyarakat Palembang tidak perlu takut, karena ini tidak seperti apa yang ditakutan. Tidak ada rasa deg-deg-an sedikitpun, karena sudah saya […]

  • Paskibraka Sumsel 2026 Bukan Cuma Pengibar Bendera, Ada Bekal Penting untuk Disiplin dan Masa Depan Generasi Muda

    Paskibraka Sumsel 2026 Bukan Cuma Pengibar Bendera, Ada Bekal Penting untuk Disiplin dan Masa Depan Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Paskibraka Sumsel 2026 bukan hanya dipersiapkan untuk mengibarkan Bendera Merah Putih pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di balik tugas tersebut, ada proses panjang yang membentuk disiplin, kekompakan, keberanian mengambil tanggung jawab, hingga kemampuan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Gambaran itu terlihat dalam suasana pengukuhan Paskibraka Provinsi Sumatera Selatan di […]

  • Pelonggaran Kebijakan Pakai Masker Bukan Berarti jadi Bebas Beraktivitas Tanpa Masker

    Pelonggaran Kebijakan Pakai Masker Bukan Berarti jadi Bebas Beraktivitas Tanpa Masker

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 563
    • 0Komentar

    PELONGGARAN kebijakan pakai masker bukan berarti jadi bebas beraktivitas tanpa masker. Baiknya kita tetap Pakai Masker, khususnya saat: beraktivitas di luar ruangan dengan banyak orang berada di dalam ruangan termasuk dalam kelompok rentan (seperti lansia atau memiliki penyakit komorbid) saat mengalami gejala batuk dan pilek Berbagai informasi mengenai COVID-19 tersedia di https://covid19.go.id dan https://s.id/infovaksin #PakaiMasker #CepatVaksin  

  • 11 Tahap Kedatangan Vaksin COVID-19 di Indonesia

    11 Tahap Kedatangan Vaksin COVID-19 di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 879
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Indonesia berkomitmen agar program vaksinasi COVID-19 dapat berjalan lancar dan berhasil membentuk kekebalan kelompok. Bentuk komitmen itu ditunjukkan dengan mengupayakan ketersediaan vaksin COVID-19 melalui berbagai diplomasi, baik antarnegara (bilateral) dan banyak negara (multilateral) seperti bersama COVAX Facility. Hingga 1 Mei 2021, sudah ada 11 tahap kedatangan vaksin di Indonesia dengan total mencapai 65.500.000 dosis berupa […]

expand_less
WordPress Archive Ecoife – Charity Fundraising Elementor Template Kit Ecoland – Single Property WordPress Theme Ecolife Elementor – Multipurpose Prestashop 8.x, 9.x Theme Ecologist – Environmental, Ecology and Recycling WordPress Theme Ecom – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme Ecomm – The Powerful WooCommerce Theme Ecommax – Electronics & Gadget WooCommerce WordPress Theme eCommerce Website Project in ASP .Net MVC C# – eCommerce MVC Ecomus - Multipurpose WooCommerce Theme Ecomus – Ultimate Shopify OS 3.0 (Theme Block)