Kamis, 10 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Ini Analisa Sementara dari PVMBG Terkait Gelombang Tinggi di Selat Sunda

Ini Analisa Sementara dari PVMBG Terkait Gelombang Tinggi di Selat Sunda

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 23 Des 2018
  • visibility 1.022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memaparkan data untuk menjelaskan kaitan letusan gunung Anak Krakatau dan tsunami di Selat Sunda.

Kepala PVMBG Kementerian ESDM Kasbani dalam informasi di Jakarta, Minggu, menyampaikan bahwa saat ini masih mendalami kedua kaitan gejala alam tersebut, namun PVMBG sudah mendapatkan data awal untuk pendalaman.

Pada pukul 21.03 WIB, Sabtu (22/12) terjadi letusan di Anak Krakatau, selang beberapa lama ada info tsunami.

PVMBG menjelaskan aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga menimbulkan tsunami dirasa belum cukup kuat berdasar data yang mengarahkan penyebab tersebut.

  1. Saat rekaman getaran tremor tertinggi yang selama ini terjadi sejak bulan Juni 2018 tidak menimbulkan gelombang terhadap air laut bahkan hingga tsunami.
  2. Material lontaran saat letusan yang jatuh di sekitar tubuh gunung.
  3. Untuk menimbulkan tsunami sebesar itu perlu ada runtuhan yang cukup masive (besar) yang masuk ke dalam kolom air laut.
  4. Dan untuk merontokkan bagian tubuh yang longsor ke bagian laut diperlukan energi yang cukup besar, ini tidak terdeksi oleh seismograph di pos pengamatan gunungapi.
  5. Masih perlu data-data untuk dikorelasikan antara letusan gunungapi dengan tsunami.

Potensi Bencana Erupsi Gunung Krakatau, Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) menunjukkan hampir seluruh tubuh Gunung Anak Krakatau yang berdiameter kurang lebih 2 Km merupakan kawasan rawan bencana. Berdasarkan data-data visual dan instrumental potensi bahaya dari aktifitas Anak Krakatau saat ini adalah lontaran material pijar dalam radius 2 km dari pusat erupsi. Sedangkan sebaran abu vulkanik tergantung dari arah dan kecepatan angin.

Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis data visual maupun instrumental hingga tanggal 23 Desember 2018, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau masih tetap Level II (Waspada). Sehubungan dengan status Level II (Waspada) tersebut, direkomendasikan kepada masyarakat tidak diperbolehkan mendekati Gunung Krakatau dalam radius 2 km dari Kawah. Masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung harap tenang dan jangan mempercayai isu-isu tentang erupsi Gunung Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami, serta dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat.[**]

Penulis : Ant

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkat Kerja Keras Semua Pihak, Penanganan Covid-19 Membaik, Pemerintah Sesuaikan Level PPKM di Beberapa Wilayah

    Berkat Kerja Keras Semua Pihak, Penanganan Covid-19 Membaik, Pemerintah Sesuaikan Level PPKM di Beberapa Wilayah

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    SITUASI pandemi Covid-19 di Tanah Air mengalami tren perbaikan dalam satu minggu terakhir, di mana tingkat positivity rate terus menurun dalam tujuh hari terakhir. Hal tersebut merupakan hasil kerja keras semua pihak serta ridha Allah Swt. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pernyataannya terkait perkembangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Istana Merdeka, Jakarta, Kemaren. […]

  • Sumsel Melesat ke Peringkat Delapan Besar LKS SMK Nasional, Ini Harus Jadi Penyemangat Siswa

    Sumsel Melesat ke Peringkat Delapan Besar LKS SMK Nasional, Ini Harus Jadi Penyemangat Siswa

    • calendar_month Rabu, 9 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 686
    • 0Komentar

    PRESTASI Sumsel terus melesat termasuk dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat nasional. Jika sebelumnya berada di peringkat 26 se Indonesia, di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru Sumsel justru langsung melejit masuk 10 besar nasional LKS Tahun 2020. Menurut Gubernur catatan prestasi itu harus menjadi penyemangat agar Sumsel berbuat yang lebih baik. Atas prestasi itu […]

  • Terima Bantuan Alkes Jerman Solarkiosk Solution dan Swiss Re Foundation, Bupati Muba : Unik, Menyelamatkan Kehidupan Masyarakat dari Pandemi

    Terima Bantuan Alkes Jerman Solarkiosk Solution dan Swiss Re Foundation, Bupati Muba : Unik, Menyelamatkan Kehidupan Masyarakat dari Pandemi

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    PEMKAB Muba menerima bantuan Alkes lengkap digunakan energi terbarukan dari Jerman Solarkiosk Solution dan Swiss Re Foundation sebagai donatur. Award tersebut yakni dengan diberikannya donasi berupa satu set Independent Energy Health Center Based On Solar Energy (Solar KIOSK) dan juga bantuan Lainnya untuk Pencegahan COVID-19. “Alat ini adalah suatu alat lengkap pelayanan kesehatan yang menggunakan […]

  • Gandeng BNN,TP PKK Ikut Perangi Narkoba  

    Gandeng BNN,TP PKK Ikut Perangi Narkoba  

    • calendar_month Jumat, 27 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.058
    • 0Komentar

    “Narkoba ini sangat memprihatinkan karena bisa membunuh satu generasi,”

  • [Voices of Galaxy] Di Dalam Upaya Kepala Adat Uruma Kambeba Untuk Melindungi Amazon

    [Voices of Galaxy] Di Dalam Upaya Kepala Adat Uruma Kambeba Untuk Melindungi Amazon

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Voices of Galaxy adalah serangkaian kisah nyata yang menyoroti para pengguna Samsung Galaxy yang menggunakan hasrat, kreativitas, dan tekad mereka bersama dengan teknologi untuk memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka sendiri dan komunitas mereka. Episode ini memperkenalkan dunia kepada Kepala Uruma Kambeba, pemimpin suku Tururukari-Uka — suku asli yang terletak jauh di dalam Hutan […]

  • TAWA TAPI TAHU : “Rak Sandal Mungil, Kecil-Kecil Bau Sendal, Banyak Makna di Teras Rumah”

    TAWA TAPI TAHU : “Rak Sandal Mungil, Kecil-Kecil Bau Sendal, Banyak Makna di Teras Rumah”

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.077
    • 0Komentar

    Di DINDING kiri teras rumahku yang tidak seberapa luas, berdiri satu benda mungil yang jadi saksi bisu segala lalu lalang kehidupan rak sandal dua tingkat, panjangnya cuma 70 cm. Sekilas tampak biasa, kadang malah dikira bangku kucing ngaso atau alas galon bocor. Tapi jangan salah, di situlah letak kekuatan dan kebijaksanaan hidup sehari-hari sering bersembunyi. Ibarat […]

expand_less
WordPress Archive Sports & Life – Gym and Fitness WordPress Theme SportsPress Pro WordPress Plugin Spring Plants – Gardening & Houseplants WordPress Spring Watercolor and Floral Template Kit Springbook – Responsive WordPress Blog Travel Photography Theme Sprout – Clean Blog/News/Magazine Responsive Theme Sputnik – Social Media Marketing Elementor Template Kit SquaDrone – Drone & UAV Business Square – Real Estate WordPress Theme Squareroot – WordPress Resume Theme