Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Hindari Risiko,Ini Empat Arahan Presiden untuk BMKG

Hindari Risiko,Ini Empat Arahan Presiden untuk BMKG

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
  • visibility 882
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDONESIA merupakan negara yang memiliki risiko bencana geo-hidrometeorologi yang tinggi. Frekuensi, durasi, dan intensitas kejadian bencana tersebut meningkat signifikan dari tahun ke tahun. Bahkan dalam waktu bersamaan dapat terjadi multi bencana. Untuk itu, Indonesia harus meningkatkan ketangguhan dalam menghadapi bencana.

“Dengan tantangan yang semakin meningkat, maka kita harus meningkatkan ketangguhan kita dalam menghadapi bencana, menguatkan manajemen penanganan bencana, dan meningkatkan kemampuan untuk mengantisipasi dan memitigasi bencana untuk mengurangi risiko korban jiwa, kerusakan, dan kerugian harta benda,” ujar Presiden Joko Widodo dikutip dari www.setkab.go.id pada Kamis (29/7/2021).

Presiden mencontohkan, kejadian bencana gempa bumi pada kurun waktu 2008-2016 rata-rata 5.000-6.000 kali dalam satu tahun. Pada 2017 meningkat menjadi 7.169 kali dan 2019 jumlahnya meningkat signifikan menjadi lebih dari 11.500 kali.

“Cuaca ekstrem dan siklon tropis juga meningkat frekuensinya, durasi, dan intensitasnya. Periode ulang terjadinya El Nino atau La Nina pada periode 1981-2020, cenderung semakin cepat, dua sampai dengan tiga tahunan, dibandingkan periode 1950-1980, yang berkisar lima sampai dengan tujuh tahunan,” imbuhnya.

Untuk meningkatkan ketangguhan dalam menghadapi bencana tersebut, dalam Rakorbangnas Presiden Joko Widodo menekankan empat hal.

Pertama, layanan BMKG harus disertai dengan inovasi-inovasi yang mengikuti perkembangan teknologi terbaru. “Tingkatkan adaptasi teknologi untuk observasi, analisis, prediksi, dan peringatan dini secara lebih cepat dan akurat agar kita lebih mampu meminimalkan risiko yang harus kita hadapi,” ujarnya.

Kedua, peringatan BMKG harus digunakan sebagai rujukan dalam pengambilan keputusan pemerintah di berbagai sektor. Informasi dari BMKG, seperti kekeringan, cuaca ekstrem, gempa, dan kualitas udara, harus menjadi perhatian dan acuan bagi berbagai sektor dalam merancang kebijakan dan pembangunan.

Kebijakan nasional dan daerah juga harus betul-betul sensitif dan antisipatif terhadap kerawanan bencana. Untuk itu, Presiden meminta agar sinergi dan kolaborasi antara BMKG dengan kementerian dan lembaga, serta pemerintah daerah harus terus diperkuat.

“BMKG harus mampu memberikan layanan informasi yang akurat, yang dapat diperoleh dengan cepat dan mudah. Sehingga informasi dan data dari BMKG tersebut bisa digunakan oleh kementerian dan lembaga, serta pemerintah daerah dalam merancang kebijakan dan merencanakan pembangunan,” tegasnya.

Ketiga, pentingnya peningkatan kapasitas manajemen penanggulangan dan adaptasi bencana, terutama di tingkat daerah dari tingkat kelurahan, desa, hingga provinsi secara terus menerus.

“Harus ada desain manajemen yang jelas yang melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat, sejak fase prabencana, tanggap darurat, dan pascabencana. Manajemen ini juga perlu disimulasi dan dilatih sehingga ketika terjadi bencana kita sudah sangat siap, langsung bekerja dengan cepat,” ujarnya.

Terakhir, perlu adanya edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat, terutama masyarakat di wilayah rawan bencana.

“Kesiagaan dan ketangguhan masyarakat atas ancaman bencana perlu terus ditingkatkan. Budaya kesiagaan harus melembaga dalam keseharian masyarakat, manfaatkan juga kearifan lokal yang sudah ada dalam masyarakat untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap bencana,” kata Presiden.

Ditambahkan Presiden, masyarakat juga perlu diedukasi untuk mencari dan memanfaatkan informasi yang benar yang disediakan oleh sumber-sumber resmi, sehingga tidak mudah terjebak pada kabar dan berita-berita bohong.

“Saya minta BMKG bukan hanya menyampaikan informasi cuaca, iklim, gempa, dan tsunami yang lebih cepat dan dengan jangkauan yang lebih luas pada masyarakat, tetapi bersinergi bersama BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) mengedukasi masyarakat bagaimana bersiap menghadapi bencana,” tandasnya.
InfoPublik/Foto: BPMI Setpres (***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMI Muba Jajaki Kerja Sama Pengelolaan UTD Dendang PMI Bandung

    PMI Muba Jajaki Kerja Sama Pengelolaan UTD Dendang PMI Bandung

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.104
    • 0Komentar

    PENGURUS Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berkunjung ke Markas PMI Kota Bandung, rabu pagi (9/9/2020). Kunjungan yang dipimpin langsung Wakil Bupati Beni Hernedi selaku Ketua PMI Muba ini dimaksudkan untuk melihat langsung bagaimana pengelolaan Unit Transfusi Darah (UTD) sekaligus menjajaki kerja sama dengan PMI Kota Bandung. “Kami sangat terkesan dengan UTD PMI […]

  • Awas !!, Telat Lapor LHKPN, ASN Muba Bakal di Sanksi

    Awas !!, Telat Lapor LHKPN, ASN Muba Bakal di Sanksi

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 957
    • 0Komentar

    PEMKAB Muba baka memberi sanksi bagi aparatur sipil negara [ASN] yang telat melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk tahun 2019 pada Tahun 2020 lalu.  Di tahun ini target 100% kembali diusahakan oleh Pemkab Muba. Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi pada acara Rapat Koordinasi dalam rangka Sosialisasi Peraturan KPK Nomor 02 Tahun 2020 […]

  • Jurnalis-Youtuber Desa di Muba Siap Publikasi Kemajuan Daerah

    Jurnalis-Youtuber Desa di Muba Siap Publikasi Kemajuan Daerah

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.625
    • 0Komentar

    PROGRAM Satu Jurnalis Satu Youtuber Satu Desa yang di inisiasi oleh Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan menjadi pilot project dalam membangun Desa se Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bertahap mulai dilaksanakan. Sebanyak 21 peserta jurnalis desa yang berasal dari perwakilan desa di Kecamatan Bayung Lencir, mengikuti pelatihan jurnalistik […]

  • “AI Pinter, Tapi Jangan Disuruh Ngaji-PR Tetap Butuh Rasa Manusia”

    “AI Pinter, Tapi Jangan Disuruh Ngaji-PR Tetap Butuh Rasa Manusia”

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.759
    • 0Komentar

    KATA orang dulu, “sepandai-pandai tupai melompat, sekali waktu jatuh juga”. Nah, pepatah itu sekarang cocok banget buat teknologi canggih bernama Artificial Intelligence alias AI. Pintar sih pintar, tapi jangan dikira dia bisa gantiin rasa, apalagi hati. Sekarang AI udah kayak kawan kantor baru yang nggak pernah ngeluh lembur, nggak minta THR, dan bisa nulis press […]

  • Kapolda Tinjau Pos Pengobatan Korban Banjir

    Kapolda Tinjau Pos Pengobatan Korban Banjir

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 899
    • 0Komentar

    SEBAGAI bentuk kepedulian terhadap masyarakat , Kapolda Aceh Irjen. Pol. Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M., memberikan langsung bantuan kemanusiaan kepada pengungsi korban bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara, kemaren. Penyerahan bantuan tersebut berupa dua ribu paket sembako, obat-obatan, dan vitamin. Penyerahan tersebut dilakukan pada tiga titik posko pengungsian korban banjir di Lhoksukon. Kapolda Aceh juga […]

  • Tidak Produktif, Pemerintah Akan  Cabut Ribuan IUP, HGU, dan HGB

    Tidak Produktif, Pemerintah Akan Cabut Ribuan IUP, HGU, dan HGB

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 690
    • 0Komentar

    PEMERINTAH memutuskan untuk mencabut ribuan Izin Usaha Pertambangan (IUP), Hak Guna Usaha (HGU), dan Hak Guna Bangunan (HGB) yang tidak dijalankan, tidak produktif, dialihkan ke pihak lain, serta penggunaan yang tidak sesuai dengan peruntukan dan peraturan karena itu sangat merugikan. Selanjutnya, pemerintah akan memberikan kesempatan pemerataan pemanfaatan aset bagi kelompok-kelompok masyarakat dan organisasi-organisasi sosial keagamaan […]

expand_less
WordPress Archive Socialzy – Social Media Marketing Agency Elementor Template Kit Socience Social Media Marketing Agency Elementor Template Kit Socify – Marketplace & Community WordPress Theme Sofbox | Software Landing Page Template (HTML5) WP All Export Pro Premium WP All Export User Add-On Pro WP All Import Pro Advanced Custom Fields Addon Soflyy WP All Import Pro Link Cloaking Addon WP All Import Pro Premium WP All Import Pro User Import Addon